Anda di halaman 1dari 9

POLIMER THERMOSETTING

KELOMPOK 3

MARLINA (33117009)
RISKA WAHYUNENGSI (33117023)
DOSEN:
JOICE MANGA, S.T.,M.Si
PENGERTIAN POLIMER

Polimer disebut juga dengan makromolekul merupakan molek


ul besar yang dibangun dengan pengulangan oleh molekul sed
erhana yang disebut monomer. Polimer merupakan molekul ra
ksasa (makromolekul) yang terbentuk dari susunan ulang ratu
san bahkan ribuan molekul sederhana yang disebut monomer.
Oleh karena itu polimer mempunyai massa molekul relatif yan
g sangat basar.Polimer (polymer) berasal dari dua kata, yaitu
poly (banyak) dan meros (bagian – bagian).
polimer dapat dibedakan berdasarkan ketahanan terhadap
panas (termal)
 polimer termoplastik
 polimer termoseting

POLIMER THERMOSETTING

Polimer termoseting adalah polimer yang mempunyai sifat ta


han terhadap panas. Jika polimer ini dipanaskan, maka tidak
dapat meleleh. Sehingga tidak dapat dibentuk ulang kembali.
Susunan polimer ini bersifat permanen pada bentuk cetak pert
ama kali (pada saat pembuatan). Bila polimer ini rusak/peca
h, maka tidak dapat disambung atau diperbaiki lagi. Polimer
ini terdiri dari molekul rantai lurus dengan ikatan yang kuat
antarsesamanya
Kdapat larut dalam pelarut apapun
SIFAT POLIMER THERMOSETTING

Ketika dipanaskan pada tahap awal


, termoset melunak dan mampu me Tidak dapat dibentuk ulang
ngalir di dalam cetakan.
01 02

Jika dipanaskan ulang, tidak


Tidak dapat larut dalam pelar
mampu melunak kembali mel
ainkan akan terdegradasi 06 03 ut apapun

menghasilkan arang.

Tahan terhadap asam


Keras dan kaku 05 04 basa
Jenis – jenis Thermosetteing
JENIS- JENIS THERMOSETTING

1 Resin Urea formaldehid (Resin Amino)

2 Fenol-formaldehida/bakelit (Resin Phenol)

Melamin-formaldehida.(Resin Amino)
3
Resin epoksi

4
Resin Silikon
UREA FENOL MELAMIN EPOKSI SILIKON
CH2OH
NH2 formaldehida HN
CH2O
N N N N

H2N N NH2 H2N N NH2

Resin Urea formaldehid ada Merupakan resin sin Epoxy adalah suatu kop
Dibandingkan dengan Mempunyai sifat yang sanga
lah hasil polimerisasi konde tetik yang dibuat de olimer, terbentuk dari d
resin urea-formaldehi t berbeda dengan bahan das
nsasi urea dengan formalde ngan mereaksikan p ua bahan kimia yang be
da, resin ini mempun ar plastik (atom karbon) lain
hid. Resin ini termasuk dala henol denganformal rbeda. Ini disebut sebag
yai kelebihan yakni tr nya. Sifat-sifat spesifik nya a
m kelas resin thermosetting dehida, wujud nya k ai "resin" dan "pengera
ansparan; kekerasan( dalah: stabilitas (tahan terha
yang mempunyai sifat taha eras, kuat, awet dan s". Resin ini terdiri dari
hardeness) yang lebi dap suhu tinggi), kedap air, o
n terhadap asam ,basa , tid dapat dicetak pada b monomer atau polimer r
h baik; stabilitas term leh karena itu sering digunak
ak dapat melarut dan tidak erbegai kondisi antai pendek dengan kel
al yang tinggi. an untuk membuat: minyak g
dapat meleleh. ompok epoksida di ked emuk (fat), resin, perekat dan
ua ujung. karet sintetis.
APLIKASI POLIMER THERMOSETTING DALAM KEHIDUPAN

RESIN UREA RESIN SILIKON


banyak digunakan RESIN FENOL RESIN EPOKSI silikon sudah
You can Resize without RESIN MELAMIN Aplikasi untuk
dalam industri untuk Salah satu aplikasi Bahan perekat dalam diproduksi secara
losing quality
berbagai tujuan seperti dari resin phenol bahan epoxy komersial dan
industri pengerjaan berbasis luas dan
You can Change Fill Color & adalah
bahan adeshif, papan formaldehid kayu (woodworking ind mencakup pelapis,
digunakan dalam
fiber berdensitas untuk vernis. Vernis ustry) banyak indutri seperti
Line Color perekat dan
medium, dan laminasi adalah bahan Pembuatan kertas automotif, konstruksi,
pada pada produk pelapis akhir yang material komposit energi, elektronik,
untuk tujuan dekoratif. seperti yang
furniture, panel dan lain- tidak berwarna pembuatan senyawa-
lain. Di bidang plastik (clear unpigmented menggunakan serat senyawa kimia,
resin urea formaldehid coating). karbon dan bala pelapisan, tekstil, dan
merupakan bahan bantuan fiberglass barang-barang
FREE
pendukung resin fenol (meskipun polyester
, vinyl ester, dan
kebutuhan
formaldehid karena pribadi.
PPT
dapat memberikan
warna terang. Selain itu,
resin thermosetting
lainnya juga
digunakan untuk
TEMPLATES
laju pengerasan pada
temperatur kamar yang plastik yang
cepat membuat resin ini
www.allppt.com diperkuat kaca).
cocok digunakan
sebagai perekat.
PROSES PENGERJAAN THERMOSETTING

1. TEKAN CETAK 2. CETAK TRANSFER 3. Cara SPRAYING


Prinsip cetak tekan dibambarkan pada gambar di Pada proses cetak transfer, serb
Pengerjaan plastik dengan spraying
bawah ini. Sejumlah bahan dimasukan dalam cet uk termosetting atau benda prab
menggunakan suatu alat penyemprot
akan logam yang telah dipanaskan terlebih dahul entuk diletakkan pada tempat ter
yang dikendalikan seorang operator
u. Pada waktu cetakan ditutup, bahan yang telah sendiri atau alam ruang tekanan
atau control computer.
lunak tertekan sehingga mengalir mengisi rongg di atas rongga cetakan, seperti ta
a cetakan. Bahan yang digunakan dapat berbent mpak pada gambar di bawah ini.
4. PENGECORAN
uk serbuk atau tablet prabentuk. Tekanan yang l Di sini bahan mengalami plastisa
azim digunakan berkisar antara 0,7 sampai 55 Mp si akibat panas dan tekanan dan
Bahan termoset yang dicor antara lai
a, tergantung pada bahan yang digunakan dan b diinjeksikan ke dalam rongga cet
n adalah phenol, polyester, epoksi d
entuk produk. Suhunya berkisara antara 120 hin akan, sebagai cairan panas, di si
an resinalyl. Yang terakhir ini sangat
gga 205˚C. Panas sangat penting bagi resin term ni bahan tersebut kemudian men
cocok untuk lensa optik dan penggu
osetting, karena pertama-tama diperlukan untuk galami pengerasan. Waktu reaksi
naan lainnya yangmemerlukan plasti
plastisasi, kemudian untuk polimerisasi atau unt pengerasan untuk cetak-transfer
k yang sangat jernih. Resin ini muda
lebih singkat dibandingkan pros
uk pengerasan . es cetak-tekan.
h dicor karena memiliki sifatfluiditas
yang baik.
Thank you