Anda di halaman 1dari 49

ANALISIS MINE SEVERITY INDEX MENGGUNAKAN TRUCK PAYLOAD

MEASUREMENT SYSTEM DI SITE PT CK-MIFA BERSAUDARA MEULABOH, ACEH

Yuyun Wahyudin
12115036

Pembimbing : Bapak Dialdi Albi

Program Studi Teknik Pertambangan


Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan
Instititut Teknologi Bandung
2018
LATAR BELAKANG
TUJUAN

OUTLINE BATASAN PERMASALAHAN


HASIL PENGAMATAN
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
LATAR BELAKANG
Umum :
“Upaya peningkatan produktifitas untuk mencapai target produksi.”
Khusus :
“Site CK-MIFA Project memiliki material yang bervariasi (pasir-lempung-lumpur), umumnya
bersifat ringan dan lunak, hal ini menyebabkan tonase yang diangkut seringkali dibawah
payload maksimum yang mampu diangkut oleh hauler. Selain itu kondisi jalan tambang lebih
cepat rusak, dibutuhkan monitoring untuk mengetahui keadaan jalan tambang tersebut.”
BATASAN PERMASALAHAN

• Produktifitas alat dan estimasi produksi tambang.


• Software TPMS dan pengolahan data TPMS.
• Distribusi payload pada hauler.
• Index kondisi jalan tambang, front loading dan area disposal.
TUJUAN

• Menentukan produktifitas alat dan estimasi produksi tambang.


• Mengetahui cara menggunakan software TPMS dan pengolahan data TPMS.
• Mengetahui distribusi payload pada hauler.
• Mengetahui keadaan jalan tambang, maupun front loading dan area disposal.
TPMS
The Truck Payload
Measurement System is
primarily used to measure,
displays, and records the
weight of material
(payload) being hauled by
an Off-Highway Truck
(OHT) .
KEGUNAAN TPMS
• As benchmarking current Haul Road Condition
• Improving haul road and payload management
• Extend component life
• Productivity improvement
• Reduce fuel consumption
• Operator technique
• Operator comfort and safety
KEGIATAN PENAMBANGAN

LAND COAL COAL


CLEARING CLEANING CRUSHING

OVERBURDEN COAL COAL


GETTING HAULING
REMOVAL
Produksi = Productivity x Effective Working Hour
Machine

Environment Material

Productivity

Method Manpower
METODE
• PENCATATAN CYCLE TIME DI LAPANGAN
• TRUCK PAYLOAD MEASUREMENT SYSTEM
CYCLE TIME LOADER

Swing Digging
Empty Tahapan
Digging (s)
Waktu Rata-rata
8.384
Swing Load (s) 5.063
Loading(s) 3.634
Swing Empty (s) 4.714
Delay (s) 9.313
Cycle Time (s) 21.795

Loading Swing Cycle Time + Delay (s) 34.277

Loaded
PRODUKTIFITAS LOADER
𝑘𝑥𝑄𝑥𝑖
𝑃= 𝑥 3600 𝑑𝑒𝑡𝑖𝑘/𝑗𝑎𝑚
𝐶𝑚

1,1 𝑥 5,2 𝑥 90%


𝑃= 𝑥 3600 𝑑𝑒𝑡𝑖𝑘/𝑗𝑎𝑚
34,277 𝑑𝑒𝑡𝑖𝑘

𝑃 = 540.67 Bcm/jam

Dimana
k : bucket fill factor
i : swell factor
Cm : cycle time

Sumber : Diktat Peralatan Tambang, Budi Sulistianto


ESTIMASI PRODUKSI SITE CK-MIFA BULAN JULI 2018

• Produksi = Produktivitas 1 fleet x Jumlah Fleet x EWH rata-rata Juli 2018


• Produksi = 540.67 Bcm/jam x 7 x 9.87 jam/hari x 31 hari/bulan
• Produksi = 1.158.017,49 Bcm
Truck Payload
Measurement System

Mine Severity Index Payload Index


Haul Road Index
Mine Severity Index

P J
A
Y I
L
O H
A
D G Unacceptable
I F
N
D
E
E
X
D

B Acceptable
A

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
M

S I HAUL ROAD INDEX


Truck Payload Measurement
System
Pengambilan data dilakukan pada 16 unit OHT
– CO269 CO304 CO325
– CO270 CO305 CO330
– CO274 CO306 CO336
– CO299 CO307 CO351
– CO302 CO309
– CO303 CO310
TOTAL PAYLOAD SUMMARY
TRUCK PAYLOAD MEASUREMENT SYSTEM
Production Range Under In 10-20% >20%
Machine No. Total Loads
Rated Payload Range Range Over Over

48.6 to 59.4 t 393 351 14 2


CO269 760
54. tonnes 51.71% 46.18% 1.84% 0.26%
48.6 to 59.4 t 45 0 0 0
CO270 45
54. tonnes 100.00% 0.00% 0.00% 0.00%
48.6 to 59.4 t 566 449 21 2
CO274 1038
54. tonnes 54.53% 43.26% 2.02% 0.19%

CO299 913
48.6 to 59.4 t 84 58 27 744 Distribusi Payload
54. tonnes 9.20% 6.35% 2.96% 81.49%
48.6 to 59.4 t 563 87 3 0
CO302 653
54. tonnes 86.22% 13.32% 0.46% 0.00%
48.6 to 59.4 t 455 371 23 2
CO303 851
54. tonnes 53.47% 43.60% 2.70% 0.24%
2%
48.6 to 59.4 t 609 123 12 23
CO304 767 8%
54. tonnes 79.40% 16.04% 1.56% 3.00%
48.6 to 59.4 t 497 0 0 0
CO305 497
54. tonnes 100.00% 0.00% 0.00% 0.00% 27%
48.6 to 59.4 t 928 258 8 1 Under Range
CO306 1195
54. tonnes 77.66% 21.59% 0.67% 0.08% In Range
48.6 to 59.4 t 138 69 1 0
63%
CO307 208 >Range <10%
54. tonnes 66.35% 33.17% 0.48% 0.00%
48.6 to 59.4 t 731 537 40 58
10-20% Over
CO309 1366
54. tonnes 53.51% 39.31% 2.93% 4.25%
48.6 to 59.4 t 573 330 9 5
CO310 917
54. tonnes 62.49% 35.99% 0.98% 0.55%
48.6 to 59.4 t 20 0 0 0
CO325 20
54. tonnes 100.00% 0.00% 0.00% 0.00%
48.6 to 59.4 t 250 168 8 0
CO330 426
54. tonnes 58.69% 39.44% 1.88% 0.00%
48.6 to 59.4 t 483 0 0 0
CO336 483
54. tonnes 100.00% 0.00% 0.00% 0.00%
48.6 to 59.4 t 468 130 9 3
CO351 610
54. tonnes 76.72% 21.31% 1.48% 0.49%

6803 2931 175 840


Totals: 10749
Percent 63.29% 27.27% 1.63% 7.81%
Truck Payload Measurement
System

Dari 16 unit tersebut, sebanyak 8 unit OHT terindikasi


mengalami masalah pada TPMS.
f(x) CO269 CO270 CO274 CO299 CO302 CO303 CO304 CO305
Average 48.21 18.95 47.99 88.87 37.98 47.52 43.07 23.38
Min 20.1 15.5 24.2 24.6 0 23.3 20.8 16
Max 67.8 27.3 68.4 148.7 62.7 70.1 84.8 29.8

f(x) CO306 CO307 CO309 CO310 C325 CO330 CO336 CO351


Average 42.93 44.87 48.19 46.68 21.45 46.74 19.64 41.20
Min 22.9 21.1 24 25.9 14.7 26.9 14.8 17.7
Max 72.7 60.9 88.3 67 48.3 63.7 32.3 83.3
Nb : Tabel yang berwarna merah berarti OHT tersebut memiliki masalah pada TPMS.
Distribusi Payload

Payload Empty Travel Empty Travel Empty Stopped Load Loaded Stopped Loaded Travel Loaded Travel Total Total Travel
f(x)
Tonnes Time Dist. Km Time Time Time Time Dist. Km CycleTime Dist. Km >10% <20% >20%
Average 46.42 0:03:46 0.86 0:02:31 0:01:29 0:00:28 0:03:30 0.87 0:11:43 1.73 1.76% 1.26%

In Range
35.97%

Under Range
61.01%

Under Range In Range >10% <20% >20%


Payload Distribution Index

Mine Severity Index


Dari tabel PLD Index Rating di bawah
P J
A diperoleh bahwa proses OverBurden
I Removal di PT CK-Mifa Project
Y
L H memiliki index E.
O
A G Unacceptable
D F

I E
N
D
D
E C
X
B Acceptable
A
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
M
S I HAUL ROAD INDEX
(Sumber : Caterpillar.Inc)
Estimasi Produksi PT CK-MIFA
JULI 2018
𝑹𝒊𝒕𝒂𝒔𝒊 𝑱𝒖𝒍𝒊 𝟐𝟎𝟏𝟖 𝒙 𝑨𝒗𝒆𝒓𝒂𝒈𝒆 𝑷𝒂𝒚𝒍𝒐𝒂𝒅
Produksi =
𝑨𝒗𝒆𝒓𝒂𝒈𝒆 𝑫𝒆𝒏𝒔𝒊𝒕𝒚
𝟒𝟑.𝟓𝟑𝟏 𝒙 𝟒𝟔,𝟒𝟐 𝒕𝒐𝒏
Produksi =
𝟏,𝟖 𝒕𝒐𝒏/𝑩𝒄𝒎
Produksi = 𝟏. 𝟏𝟏𝟐. 𝟒𝟓𝟗 Bcm

𝑨𝒗𝒆𝒓𝒂𝒈𝒆 𝑷𝒂𝒚𝒍𝒐𝒂𝒅
– Produksi = 𝒙 𝟑𝟔𝟎𝟎 𝒅𝒆𝒕𝒊𝒌
𝑪𝒎 𝑶𝑯𝑻 𝒙 𝑨𝒗𝒆𝒓𝒂𝒈𝒆 𝑫𝒆𝒏𝒔𝒊𝒕𝒚

𝟒𝟔.𝟒𝟐 𝒕𝒐𝒏
– Produksi = 𝒙 𝟑𝟔𝟎𝟎 𝒅𝒆𝒕𝒊𝒌 𝒙𝟒 𝒉𝒂𝒖𝒍𝒆𝒓 𝒙 𝟕 𝒇𝒍𝒆𝒆𝒕 𝒙 𝟗. 𝟖𝟕 𝒋𝒂𝒎 𝒙 𝟑𝟏 𝒉𝒂𝒓𝒊
𝟕𝟎𝟕 𝒅𝒆𝒕𝒊𝒌 𝒙 𝟏,𝟖 𝒕𝒐𝒏/𝒎𝟑

– Produksi = 𝟏𝟑𝟏. 𝟑𝟏 𝑩𝒄𝒎/𝒋𝒂𝒎 𝒙 𝟒 𝒉𝒂𝒖𝒍𝒆𝒓 𝒙 𝟕 𝒇𝒍𝒆𝒆𝒕 𝒙 𝟗. 𝟖𝟕 𝒋𝒂𝒎 𝒙 𝟑𝟏 𝒉𝒂𝒓𝒊


– Produksi = 1.125.000,19 Bcm
HAUL ROAD INDEX
17 JULI 2018
CO302
CO304
CO330
CO303
CO351
CO274

18 JULI 2018
CO310
CO270
CO305
CO325
CO336
19 JULI 2018
CO274

CO310
25 JULI 2018
CO309
CO299
CO306
HAUL ROAD INDEX SUMMARY
One Way
Tanggal Waktu Operator ID Unit Loader Front Loading Dumping Area HRI Status
Distance (m)
13:15 Erdiyanto CO302 10 RR suspension cylinder charge intermittent
14:15 Aji Setiawan CO304 Pit Stop 4 Baik
CE156 Utara 800
17 Juli 2018 15:15 Mahrip CO330 8 Green lamp ckt open/ground short intermittent
16:00 Anis CO303 Arah Pondok Operator 10 Baik
17:00 Maisir CO351 CE188 Utara Pit Stop 700 8 RR suspension cylinder charge intermittent
07:45 Rahmat Jumadi CO274 1100 10 Baik
09:30 Sumardin CO310 Arah Pondok Operator 1100 10 Green lamp ckt open/ground short intermittent
CE4008 Utara-Timur
10:45 Tumidi CO270 1100 1 Baik
18 Juli 2018 13:45 Wahyu CO305 Pit Stop 1100 2 Baik
1000 RR suspension cylinder charge intermittent
15:30 Rahmat Syafrizal CO325 8
CE180 Timur Pinggir Jalan Pit Bawah Green lamp ckt open/ground short intermittent
17:20 Tumidi CO336 1000 File Data Logger Error
08:00 Anshari CO269 File Data Logger Error
1100
19 Juli 2018 CE156 Timur Arah Pondok Operator LR pressure sensor intermittent
13:00 Samsibar CO307 3
RF suspension cylinder charge intermittent
08:45 Erdo Feni CO309 Disposal Barat 1400 m 6 Baik
25 Juli 2018 10:30 Hasyim Jauhari CO299 CE4008 Utara-Barat 500 m 3 RR suspension cylinder charge intermittent
Pinggir Jalan Arah Pondok
11:30 Hadi Saputra CO306 500 m 7 Green lamp ckt open/ground short intermittent

• Diperoleh rata-rata haul road index ialah “8” (7.86).


302

Ada masalah pada RR suspension


cylinder charge.
304
Posisi loading tidak rata terlihat dari rack dan
strut pressure suspensi meningkat di RR dan LF.
4 pass jika dilihat dari grafik strut pressure.
Skill operator loader saat loading material ke
hauler sudah baik.
304
Menikung terlalu tajam di dumping
area.
Grafik di haul road memliki frekuensi
moderat dan <ML, kondisi jalan
lumayan baik.
304
330

Terdapat masalah yakni green


lamp ckt open/ground short
intermittent.
330

Menikung terlalu
tajam.
Banyak spike >ML,
kondisi jalan kurang
baik.
330 VS 304
310

Saat jalan dalam kondisi baik, hauler


bisa mencapai kecepatan 32.5 kph.
Kondisi loading dan dumping area
perlu dimaintain lebih baik.
310
270&305
Status TPMS normal.
Pembacaan strut pressure tidak normal dimana
suspensi tidak merespon saat proses loading.
270
270
Data strut pressure
yang tidak normal
menghasilkan haul
road condition index
yang tidak sesuai.
336&269
• File Data Logger error
Hal ini bisa jadi dikarenakan kabel yang
menghubungkan TPMS on-board dengan off-board
(laptop) longgar akibat guncangan saat hauler berjalan.
Saat dilakukan pengecekan terhadap status suspensi
pada real time parameter tidak ditemukan masalah.
307
Saat proses loading,
strut pressure pada
masing-masing suspensi
tidak merespon.
309

Loading dan dumping area perlu dimaintain lebih baik.


Design jalan perlu diperbaiki, jalan 2 arah hanya bisa dilalui satu
hauler, sehingga harus antri saat berpapasan.
Saat kondisi jalan baik, hauler bisa melaju dengan cepat.
Mine Severity Index

P J
A
Y I
L
O H
A
D G Unacceptable
I F
N
D E
E
X D

B Acceptable
A

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
M

S I HAUL ROAD INDEX


KESIMPULAN

• Rata-rata payload OHT pada PT CK-Mifa Project ialah sebesar 46,42 ton dimana masih kurang
dari target sebesar 54 ton, adapun nilai distribusi payload index ialah “E”.
• Rata-rata road haul index pada jalan tambang di PT CK-Mifa Project ialah “8”.
• Mine Severity Index pada Site CK-Mifa Project ialah “8E” yang berarti dalam keadaan
unacceptable.
• Penggunaan TPMS dalam monitoring produktifitas kurang baik, dalam hal ini utamanya payload,
karena tingkat ketelitian pengukuran yang rendah.
SARAN

• Ukuran vessel OHT 773E ialah 24 m³.


Tonase = Vessel x Density x Bucket Fill Factor
Tonase = 24 m³x 1,8 ton/m³ x 1.1
Tonase = 47.52 ton

• Agar mampu menampung material dengan target tonase 54 ton, maka sebaiknya dilakukan
pemasangan sirip pada vessel dengan perhitungan 54/(1.1x1.8) = 28 m³ (27,27).
• Namun dengan adanya penambahan tonase pada muatan OHT akan menyebabkan keadaan
jalan makin cepat rusak, sehingga dibutuhkan maintain jalan yang lebih baik.
STANDAR JALAN TAMBANG SESUAI
KEPMEN ESDM NO 1827 K/30/MEM/2018
Lebar Jalan Tambang/Produksi
Lebar jalan tambang/produksi mempertimbangkan
alat angkut terbesar yang melintasi jalan tersebut
paling kurang:
• Tiga setengah kali lebar alat angkut terbesar,
untuk jalan tambang dua arah
• Dua kali lebar alat angkut terbesar, untuk jalan
tambang satu arah
• Lebar jalan pada jembatan sesuai ketentuan di
atas
SARAN
• Jalan dimaintain lebih baik lagi.
• Training operator mengenai posisi loading yang baik,
baik itu operator loader maupun hauler.
• Penambahan support equipment yakni grader agar
proses maintain bisa lebih cepat, terutama saat proses
slippery.
• Perbaikan pada road haul design
Beberapa bagian dari haul road memiliki lebar jalan
yang kurang, sehingga OHT harus antri untuk
melewati bagian jalan tersebut, hal ini akan
menambah cycle time unit dan juga secara tidak
langsung akan berdampak pada produktifitas.
TERIMA KASIH