Anda di halaman 1dari 22

TUGAS UNIT PROSES

KLASIFIKASI DAN PERAN


MIKROORGANISME
KELOMPOK 3:

ELFIN ILHAMDIO (1510941017)


MERIENZA VAROLIA (1510941018)
MELISA RIANTIKA (1510941020)
RIMA MARLINA PUTRI (1510941022)
RISNA FATILLA (1510941025)

DOSEN:
RIDWAN, MT
OUTLINES

Pengertian Mikroorganisme

Ciri Umum Mikroorganisme

Dasar Pengelompokan Mikroorganisme

Jenis-jenis Mikroorganisme

Peranan Mikroorganisme dalam Pengelolaan


Lingkungan
Pengertian
Mikroorganisme
Mikroorganisme adalah organisme yang sangat kecil sehingga untuk mengamati bantuan
sarana yang diperlukan. Mikroorganisme juga disebut organisme mikroskopis.
Mikroorganisme seringkali bersel tunggal (uniseluler) atau multiseluler (multiseluler).

Menurut Fardiaz (1989)


Menurut Darwis (1992) Semua mikroorganisme yang tumbuh pada bahan-
Mikroorganisme makhluk hidup bahan tertentu memerlukan bahan organik untuk
sangat kecil, mikroorganisme pertumbuhan dan proses metabolisme.
diklasifikasikan kedalam kelas Mikroorganisme yang tumbuh dan berkembang dalam
protista terdiri dari bakteri, jamur, suatu material dapat menyebabkan perubahan dalam
protozoa, dan algae. komposisi fisik dan kimia, seperti perubahan warna,
kekeruhan, dan bau asam.
Ciri Umum
Mikroorganisme
Prokariota (jasad prokariotik/ primitif) (eubacteria dan arachbacteria)
1. Jasad yang perkembangan selnya belum sempurna;
2. Berperan penting dalam pengolahan biologi, yaitu bakteri.
Eukariota (jasad eukariotik)
1. Jasad yang perkembangan selnya telah sempurna;
2. Meliputi tumbuhan, binatang dan Protista;
3. Eukariota seperti jamur, protozoa dan algae.
Jenis-jenis
Mikroorganisme
Parasit
Parasit adalah hewan mikroskopis yang dapat mengurangi produktivitas hewan
inang. Parasit dapat menginfeksi manusia dan hewan, seperti menyerang kulit
manusia. Parasitoid adalah parasit dari organisme lain yang menggunakan
jaringan untuk kebutuhan gizi mereka sampai orang-orang yang menunggang
meninggal karena kehilangan jaringan atau nutrisi yang dibutuhkan. Parasitoid
juga dikenal sebagai necrotroph.

Ragi
Ragi atau Fermen adalah zat yang menyebabkan fermentasi. Ragi biasanya
mengandung mikroorganisme yang memfermentasi dan media kultur untuk
mikroorganisme. Medium kultur ini bisa dalam bentuk butiran kecil atau
nutrisi cair. Ragi umumnya digunakan dalam industri makanan untuk membuat
makanan dan minuman fermentasi seperti acar, tempe, tape, roti, dan bir.
Fungi

Fungi adalah nama regnum dari sekelompok besar makhluk hidup eukariotik
heterotrof yang mencerna makanannya di luar tubuh lalu menyerap molekul
nutrisi ke dalam sel-selnya.
Virus ContohBakteri
Virus
Virus adalah Contoh
parasit berukuran mikroskopik yang menginfeksi sel organisme
biologis. Virus bersifat parasit obligat, hal tersebut disebabkan karena virus
hanya dapat bereproduksi di dalam material hidup dengan menginvasi dan
memanfaatkan sel makhluk hidup karena virus tidak memiliki perlengkapan
selular untuk bereproduksi sendiri.

Bakteri
Bakteri, dari kata Latin bacterium (jamak, bacteria), adalah kelompok besar
organisme prokariota, selain archaea, yang berukuran sangat kecil serta
memiliki peran besar dalam kehidupan di bumi. Struktur sel bakteri relatif
sederhana: tanpa nukleus/inti sel, kerangka sel, dan organel-organel lain
seperti mitokondria dan kloroplas. Bakteri dapat ditemukan di hampir semua
tempat: di tanah, air, udara, dalam simbiosis dengan organisme lain maupun
sebagai agen parasit (patogen), bahkan dalam tubuh manusia
Peranan Mikroorganisme
dalam Pengelolaan Lingkungan
Mikroba dan lingkungan tercemar Mikroba

Bakteri dan fungi adalah mikroba dekomposer yang yang bersifat kosmopolitan yang berarti
mudah ditemukan diberbagai lingkungan dan dapat berfungsi sebagai recycler. Mikroba akan
Pemilahan
mentransformasikan bahan kimia sintetik dan alami sebagai sumber energy dan material yang
penting untuk pertumbuhannya. Mikroba seperti bakteri, kamir dan kapang merupakan mikroba
penting yang berperan dalam bioremidiasi limbah pencemar di lingkungan. Saat ini mikroba
banyak digunakan untuk membantu memperbaiki kualitas lingkungan dan utamanya untuk
mengatasi masalah pencemaran lingkungan.
Pengumpulan
Peran Mikroba Sebagai Pembersih Air
Kelompok bakteri besi Crenotrix dan Spaerotilus
mampu mengoksidasi senyawa ferro menjadi ferri
yang berakibat berubahnya warna air menjadi
kehitaman atau kecoklatan

Kelompok bakteri belerang Cromatium dan


Thiobacillus mampu mereduksi senyawa sulfat
menjadi H2S sehingga air akan berbau busuk

Kelompok mikroalgae dalam jumlah besar juga akan


membuat perubahan warna pada air.
Peran Mikroba Dalam Peran Mikroba Dalam
Mengurai Sampah Mengurai Minyak Di Laut
Pada proses pengomposan terjadi proses
biokonversi bahan organik oleh berbagai Mikroba mengoksidasi minyak bumi menjadi
kelompok mikroba heterotroph. Mikroba yang CO2 dan bioproduk seperti asam lemak,
banyak berperan dalam proses tersebut surfaktan, dan biopolymer. Dengan demikian
adalah bakteri, jamur Actynomycetes, dan mikroba dapat melakukan pembersihan
protozoa. Peran mikroba bersifat selulotik dan tumpahan minyak. Mikroba yang dapat
lignilolitik sangat besar pada proses mendegradasi minyak adalah kelompok
dekomposisi sisa tanaman yang banyak Psedomonand,Corynebacteria,Mycobacteria
mengandung lignoselulosa. Sampah organik dan beberapa jenis Yeast
dapat diproses menjadi kompos dan biogas
Peran Mikroba Dalam Mengurai
Detergen
Banyak mikroba mampu mendegradasi detergen ABS dan LAS. Peran mikroba di
dalam unit pengolahan limbah merombak senyawa detergen. Komunitas mikroba
didominasi oleh bakteri gram negative. Telah ditemukan bakteri dari sub klas
proteobacteria yang mampu mendegradasi detergen dari ekosistem air laut.

Peran Mikroba Dalam Menguraikan


Plastik
Plastik terdiri dari bermacam senyawa yang terdiri dari polietilin, polisterin, dan polivenil
klorida. Bahan-bahan ini sulit untuk didegradasi. Mikroba yang mampu merombak dan
menggunakan plastik sebagai sumber karbon yaitu jamur Aspergillus niger, A. versicolor,
Cladosporium sp, Husarium sp., Penicillium sp, Trichoderma sp., dan Verticillium sp. Sedang
jenis kamir yang mampu mendegradasi plastik adalah Zygosaccharomyces drosophilae,
Saccharomyces cerevisiae, dan bakteri Pseudomonas aeruginosa, Brevibacterium sp.,
Actynomycetes, Streptomyces rubrireticuli.
Peran Mikroba Dalam Menguraikan Logam Berat
Limbah pabrik yang banyak mengandung logam berat dapat dibersihkan oleh
mikroorganisme yang dapat menggunakan logam berat sebagai nutrient atau hanya
menjerat logam berat. Mikrooraganisnme yang dapat digunakan adalah Thiobacillus
ferrooxidans dan Bacillus subtilis. Thiobacillus ferrooxidans mendapatkan energy dari
senyawa anorganik seperti besi sulfida dan menggunakan energi untuk membentuk
bahan yang berguna seperti asam fumarat dan besi sulfat. Sedangkan Bacillus subtilis
mampu mengikat beberapa logamberat seperti Pb, Cd, Cu, Ni, Zn, AL dan Fe

Peran Mikroba Dalam Menguraikan Pestisida/Herbisida


Pestisida di lingkungan akan dapat terakumulasi melalui rantai makanan sehingga dapat
membahayakan kehidupan terutama manusia. Untuk mengatasi pencemaran tersebut
saat ini telah banyak dipelajari biodegradasi pestisida atau herbisida. Aspergillus niger
merupakan jamur yang dapat dikembangkan untuk mematabolisme pestisida tertentu
seperti karbofuran dan endosulfan.
Kesimpulan

Klasifikasi dapat diidentifikasikan sebagai penyusunan organisme ke dalam grup taksonomi


(taksa atau takson) dengan berdasarkan persamaan atau hubungan kekerabatan baik
morfologi maupun struktur lainnya.

Mikroorganisme merupakan suatu kelompok organisme yang sangat kecil

Peranan mikroorganisme bagi lingkungan diantaranya yaitu Peran mikroba sebagai


pembersih air, pengurai sampah, pengurai plastik, pengurai deterjaen, pengurai logam berat,
pengurai pestisida, dan lain-lain
Referensi

• Budiyanto, Moch Agus Kresno. 2002. Mikrobiologi Terapan. Malang. Penerbit :


Universitas Muhammadiyah Malang.

• Volk, Wesley A dan Wheeler, Margaret F. 1990. Basic Microbilogy fifth edition.
Jakarta. Penrbit Erlangga. (diterjemahkan oleh Soenartono Adisoemarto. 1990.
Mikrobiologi Dasar edisi kelima jilid 2).