Anda di halaman 1dari 18

ASKEP KOMUNITAS

ATRITIS GOUT

KELOMPOK VI
KONSEP DASAR MEDIS ATRITIS GOUT
ETIOLOGI
• Penyakit ginjal kronis
• Faktor usia
• Dehidrasi
• Makanan berlebihan
• Konsumsi alkohol
• Pasca operasa
Penatalaksanaan Medis
1. Olahraga aerobik/senam

2. Kompres panas atau dingin

3. Relaksasi

4. Obat-obatan
Komplikasi

1. Radang sendi akibat asam urat (gouty


arthritis)

2. Komplikasi Hiperurisemia pada Ginjal


KONSEP KEPERAWATAN KOMUNITAS
ATRITIS GOUT
Pengkajian

Yang perlu dikaji pada kelompok atau komunitas adalah

1. Community Core (data inti)

1) Histori dari komunitas, kaji sejarah perkembangan komunitas.

2) Data demografi

Yang perlu di kaji pada data Demografi yaitu :

a. Distribusi Penduduk Berdasarkan Umur Dan Jenis Kelamin

b. Distribusi Penduduk Berdasarkan Pendidikan

c. Distribusi Penduduk Berdasarkan Pekerjaan

d. Distribusi Penduduk Berdasarkan Agama

3) Vital statistik: angka kelahiran, angka kematian, angka kesakitan.

4) Agama, nilai-nilai, keyakinan serta riwayat timbulnya kelompok atau komunitas.


2. Delapan subsistem yang mempengaruhi komunitas (Betty Neuman) :

1) Lingkungan fisik: perumahan yang dihuni oleh penduduk


2) Pendidikan: Apakah ada sarana pendidikan yang dapat digunakan untuk
meningkatkan pengetahuan.
3) Keamanan dan transportasi: Bagaimana keselamatan dan keamanan di
lingkungan tempat tinggal,
4) Politik dan kebijakan pemerintah terkait dengan kesehatan: Apakah cukup
menunjang sehingga memudahkan komunitas mendapat pelayanan di
berbagai bidang termasuk kesehatan
5) Pelayanan kesehatan yang tersedia
6) Sistem komunikasi
7) Sistem ekonomi
8) Rekreasi
3. Status kesehatan komunitas
Status kesehatan komunitas dapat dilihat dari
biostatistik dan vital statistic, antara lain angka
mortalitas, angka morbiditas, IMR, MMR, serta
cakupan imunisasi.
4. Analisis data
Analisis data adalah kemampuan untuk
mengkaitkan data dan menghubungkan data
dengan kemampuan kognitif yang dimiliki
sehingga dapat diketahui tentang kesenjangan
atau masalah yang dihadapi oleh masyarakat
apakah itu masalah kesehatan atau masalah
keperawatan (Mubarak, 2005).
5. Prioritas masalah
Dalam menentukan prioritas masalah
kesehatan masyarakat dan keperawatan perlu
mempertimbangkan berbagai faktor sebagai
kriteria diantaranya adalah (Mubarak, 2005):
1. Perhatian masyarakat
2. Prevalensi kejadian
3. Berat ringannya masalah
4. Kemungkinan masalah untuk diatasi
5. Tersedianya sumberdaya masyarakat
6. Aspek politis
Diagnosa Keperawatan
Beberapa diagnosa yang dapat ditemukan pada klien Gout Arthritis :
1. Nyeri akut berhubungan dengan peradangan sendi, penimbunan
Kristal pada membrane sinovia, tulang rawan artikular, erosi tulang
rawan, prolifera sinovia dan pembentukan panus.

2. Hambatan mobilitas fisik berhubungan dengan penurunan rentang


gerak, kelamahan otot pada rentang gerakan, dan kekakuan pada
sendi kaki sekunder akibat erosi tulang rawan dan pembentukan
panus.

3. Kurangnya pengetahuan berhubungan dengan kurangnya mengenal


masalah penyakit.
Intervensi keperawatan

NO DIAGNOSA KEP INTERVENSI RASIONAL

1. NYERI AKUT 1. Kaji nyeri secara 1. Untuk menentukan


komperhensif meliputi intervensi dan
lokasi, karakteristik, mengetahui efek
skala, intensitas (dengan terapi
skala 0-10), durasi. 2. Posisi yang nyaman
2. kualitas dan pemberat dapat menurunkan
nyeri. nyeri
Atur posisi tidur yang 3. Teknik relaksasi dapat
nyaman bagi pasien mengalihkan perhatian
3. Anjurkan klien untuk klien, sehingga dapat
melakukan teknik menurunkan nyeri.
relaksasi, seperti menarik 4. Untuk menghilangkan
napas dalam, nyeri.
mendengarkan musik,
menonton TV dan
membaca
4. Kolaborasi dalam
pemberian terapi
NO DIAGNOSA KEP INTERVENSI RASIONAL

2. Hambatan 1. Kaji mobilitas yang ada 1. Untuk mengetahui


mobilitas fisik dan observasi adanya 2. Untuk melemaskan
peningkatan sendi
kerusakan 3. Mengetahui kadar
2. Berikan klien latihan asam urat klien
ROM 4. Berkolaborasi untuk
3. Kontrol asam urat pemberian obat
4. Motivasi untuk klien
berobat ke puskesma
NO DIAGNOSA KEP INTERVENSI RASIONAL

Defisit 1. Kaji pengetahuan klien 1. Mempermudah dalam


3.
pengetahuan tentang penyakitnya
2. Jelaskan tentang proses memberikan
penyakit (tanda dan penjelasan pada klien
gejala), identifikasi
kemungkinan penyebab. 2. Meningkatan
Jelaskan kondisi pengetahuan dan
tentangklien
3. Jelaskan tentang mengurangi cemas
program pengobatan dan 3. Mempermudah
alternatif pengobantan
4. Diskusikan perubahan intervensi
gaya hidup yang mungkin 4. Mencegah keparahan
digunakan
untuk mencegah penyakit
komplikasi