Anda di halaman 1dari 18

Fitoterapi Gangguan Menstruasi

Lisna Iswantika
260112180001
Rimpang Kunyit (Curcumae Domesticae Rhizoma)

Taksonomi
Kingdom : Plantae
Divisi : Spermatophyta
Sub-divisi : Angiospermae
Kelas : Monocotyledonae
Ordo : Zingiberales
Suku : Zingiberaceae
Genus : Curcuma
Spesies : Curcuma domestica
Val (Winarto, 2004)
Rimpang Kunyit (Curcumae Domesticae Rhizoma)

Kandungan Kimia
a. zat warna kurkuminoid yang merupakan suatu senyawa diarilheptanoid 3-
4% yang terdiri dari Kurkumin, dihidrokurkumin, desmetoksikurkumin dan
bisdesmetoksikurkumin.
b. Minyak atsiri 2-5% yang terdiri dari seskuiterpen dan turunan fenilpropana
turmeron (aril-turmeron, alpha turmeron dan beta turmeron), kurlon
kurkumol, atlanton, bisabolen, seskuifellandren, zingiberin, aril kurkumen,
humulen.
c. Arabinosa, fruktosa, glukosa, pati, tanin dan dammar
d. Mineral yaitu magnesium besi, mangan, kalsium, natrium, kalium, timbal,
seng, kobalt, aluminium dan bismuth (Sudarsono et.al, 1996)

Gambar 2. Struktur kima kurkumin [1,7-bis-(4'-hidroksi-3'-metoksifenil)hepta-1,6-diena-3,5-dion]


Rimpang Kunyit (Curcumae Domesticae Rhizoma)

Efek Farmakologi
 Melancarkan darah,
 Peluruh haid,
 Antiinflamasi
 Antibakteri,
 Memperlancar pengeluaran empedu
(kolagogum),
 Peluruh kentut (Karminatif)
 Adstringen (Said, 2007)
Rimpang Kunyit (Curcumae Domesticae Rhizoma)

Uji Klinis
Untuk mengetahui khasiat dan keamanan Kiranti Sehat Datang Bulan
(KSDB) terhadap nyeri haid, keputihan dan gangguan siklus haid, dilakukan
uji klinis KSDB bekerja sama dengan Bagian Obstetri dan Ginekologi
Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Bandung dan RSU Dr. Hasan
Sadikin Bandung.

Metode Penelitian
”Acak Tersamar Ganda”, terhadap wanita usia 18 – 40 tahun yang tidak
sedang hamil atau menggunakan alat kontrasepsi KB, serta tidak memiliki
kelainan sistemik dan ginekologis
Uji dilakukan selama 2 bulan, dengan dosis uji 1 botol per hari.
Nilai derajat nyeri haid diukur menggunakan metoda VNS (Verbal
Numerical Scale) dengan skala 0 – 10.
Rimpang Kunyit (Curcumae Domesticae Rhizoma)

Dosis
3 x 1–3 g serbuk rimpang/hari, rimpang
segar 20 g
Cara pembuatan/penggunaan:
-Bahan diseduh dengan 1 cangkir air
mendidih, diamkan, saring dan
diminum selagi hangat.
-Bahan dibuang kulitnya, dihaluskan.
tambahkan 2 sdm air panas,peras dan
saring. boleh ditambahkan 1 sdm madu,
diminum sekaligus.

Efek Samping
Bersifat ringan yaitu mulut kering, kembung,
nyeri perut, dosis tinggi menimbulkan mual, alergi kulit.
Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa)
Taksonomi
Kingdom : Plantae
Filum : Charophyta
Kelas : Equisetopsida
Ordo : Malvales
Suku : Thymelaceae
Genus : Phaleria
Spesies : Phaleria macrocarpa
Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa)
Kandungan Kimia
Ekstrak Phaleria macrocarpa mengandung
Phalerin mencapai 9,52 %. Ekstrak pit
Phaleria macrocarpa mengandung 9,1 %
Mahkosid, 0,21” kaemferol, dan 0,1 %
mangiferin. (Altaf, Zaini Bin Asmawi, Dewi, &
Umar, 2013)

Kandungan kimia Phaleria macrocarpa pada kulit


dan buah kaya akan senyawa berikut ini :
• Saponin
• Alkaloid
• Polifenol
• Fenol
• Flavonoid
• Tanin
Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa)
Efek Farmakologi Dosis
• Dismenorea dan nyeri abdomen serta • 3x 100 mg Bioactive fraction
gejala lain terkait sindrom
premenstruasi DLBS1442 100 mg
(Tjandrawinata,R.R,&all,a.,2013)
Kegunaan lain :
• Anti Kanker
• Antioksidan Efek Samping
• Anti hipergligemia • Tidak ada laporan terjadinya efek
• Anti inflamasi samping. Aman jika digunakan pada
• Anti diare dosis yang telah disarankan.
• Vasodilator
• Anti virus
• Anti bakteri
• Anti jamur
(Hending W & Ermin KW., 2009)
Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa)
Uji Klinik
Studi klinis mengenai penggunaan DISMENO telah dilakukan
dengan tujuan untuk mengevaluasi efikasi dan keamanan
DLBS1442 pada penderita dismenorea
(Tjandrawinata,R.R,&all,a.,2013)
Metode studi klinis
Wanita berumur 18-40 tahun, memiliki siklus PMS yang
regular (22-35 hari per siklus), paling sedikit memiliki 1
gejala psikologis dan 1 gejala somatik 5 hari sebelum
menstruasi dimulai.
DLBSI442, 2-3 x 100 mg (baseline nyeri abdominal ringan
dan sedang-berat), dengan rata-rata penggunaan 6 hari, 3
hari sebelumn sampai 3 hari pertama periode menstruasi.
Daily self-assesment dari gejala yang terkait dengan sindrom
premenstruasi menggunakan Visual Analog Score
Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa DLBS1442
mampu mengurangi berbagai gejala PMS antara lain dengan
meredakan nyeri di perut, payudara, punggung dan sakit
kepala secara signifikan dan juga terbukti dapat
memperbaiki mood. (Tjandrawinata,R.R,&all,a.,2013)
Agni Casti Fructus
Taksonomi
Kingdom : Plantae
Divisi : Tracheophyta
Kelas : Magnoliopsida
Bangsa : Lamiales
Marga : Vitex
Genus : Phaleria
Jenis : Vitex agnus-castus L
Simplisia: Agni casti fructus (Buah
matang yang dikeringkan)(Itis.gov,2015)
Agni Casti Fructus
Kandungan Kimia
• Essential oil, seperti 1,8-
cineole,sabinene, α-pinene, α-terpinyl
acetate, castine,myrene, citronellol,
cymene, camphene, (Z)-β-farnesene
• Iridoid, seperti agnucastoside A,
agnucastoside B, agnucastoside C,
acubin, agnuside, mussaenosidic acid
• Flavonoid, seperti casticin, luteolin-6-
C-glucoside, luteolin, artemetin,
isohamnetin
• Diterpenoid, seperti rotandifuran,
vitexilactone, vitexilacta A
• Essential fatty acids, seperti palmitic
acid, oleic acid, linoleic acid, stearic
acid.
(Meena et al.,2011)
Agni Casti Fructus
Efek Farmakologi
• Kegunaan utama dari Vitex
agnus castus adalah sebagai
pengobatan PMS atau gangguan
menstruasi dan sindrom
menopouse.
• Kegunaan lain dari tanaman ini
diantaranya antioksidan,
imunomodulator, anti kanker,
anti mutagenik, antimikroba,
antifungi, pengusir serangga,
larvasida, osteopenic, anti
epilepsi dan antiinflamasi
Agni Casti Fructus
Kriteria inklusi :
 perempuan usia reproduksi
Uji Klinis  siklus menstruasi yang
Uji cross-over double blind plasebo- teratur berlangsung 25-34
terkontrol, yaitu semua pasien hari
wanita yang telah dirujuk ke Rumah  memenuhi kriteria DSM-IV
Sakit Fatemie (Pumah Sakit untuk PMS.
Universitas, Hamedan, Iran) Kriteria eksklusi :
dievaluasi dengan DSM-IV  Wanita hamil dan menyusui,
mengenai PMS. Informasi kontrasepsi yang tidak
mengenai riwayat rinci kehamilan, memadai,
menyusui, kontrasepsi, penyakit  Pengonsumsi narkoba dan
mental dan obat-obatan yang alkohol
dikonsumsi untuk depresi mayor  Pasien dengan masalah
serta penyakit lain telah hipofisis
dikumpulkan  Pasien yang telah
(Zamani, Neghab, dan Torabian menggunakan hormon
2011) seksual selain pil kontrasepsi
oral (dengan dosis tetap)
 Memiliki hipersensitivitas
terhadap Vitex agnus
Agni Casti Fructus
Dosis
Dosis harian ekstrak buah Vitex Contoh sediaan
agnus-castus biasanya 20-40 mg per
hari (Chhabra & Kulkarni, 2011) Dosis
Vitex tincture ; herb; aqueous
ethanol = 1:5 (175 mg per hari)

Efek Samping
Efek samping penggunaan sediaan
yang mengandung Vitex agnus castus
jarang terjadi. Efek samping yang
dapat muncul diantaranya adalah
rasa gatal, ruam, sakit kepala, rambut
rontok, kelelahan, mulut kering,
takikardia, mual, dan meningkatnya
jumlah darah menstruasi. (Chhabra &
Kulkarni, 2011)
Croci Sativi Stigma
Croci Sativi Stigma adalah stigma dari Crocus
sativus L., anggota suku Iridaceae. Sinonim C.
officinalis Martyn. Dikenal di Indonesia dengan
nama kamkama, kuma-kuma, sapran, di
Inggris: saffron, saffron crocus, , India: saffron;
Perancis: safran; Spanyol: azafran. Kuma-kuma
dikenal sebagai tanaman budidaya. Tanaman
ini mulanya tumbuh liar di daerah asalnya,
yaitu Yunani, Asia Kecil dan Persia. Kuma-kuma
diperkenalkan di Spanyol oleh orang-orang
Arab pada abad ke-10. Kemudian budidaya
menyebar ke negara-negara di selatan Eropa,
Asia Kecil, Iran, India utara, dan China. Kuma-
kuma jarang dibudidayakan di AsiaTenggara di
mana iklimnya tidak cocok untuk spesies ini.
Produk dari tanaman ini, stigma kering,
diimpor dalam skala kecil di negara-negara Asia
Tenggara (BPOM RI, 2012)
Croci Sativi Stigma
Kandungan Kimia
Glikosida apokarotinoida: crocin (crocetin-p-
digentibiosida); picrocrocin; minyak atsiri: 4,5-
dehidro-|3- siklositral (safranal), 4-hidroksi-p-
siklositral (senyawa turunan picrocrocin);
karotinoid: likopen, a-, p- , y-karoten; asam lemak;
zat tepung. (BPOM RI, 2012)

Efek Farmakologi
Meredakan gejala-gejala premenstrual syndrome
(PMS) (BPOM RI, 2012)

Dosis
Secara tradisional: 10-15 stigma/cangkir air; 0,5-1,5
g per hari; 0,5-2,5 g simplisia kering; 0,1-1 g serbuk;
15-16 tetes tingtur. (BPOM RI, 2012)

Efek Samping
Efek yang tidak diinginkan Dapat menimbulkan
perubahan pola makan (peningkatan atau
penurunan nafsu makan), sakit kepala, namun
bersifat ringan. (BPOM RI, 2012)
Daftar Pustaka

1. Alara OR, Alara JA, Olalere OA (2016) Review on Phaleria macrocarpa


Pharmacological and Phytochemical Properties. Drug Des 5:134.
doi:10.4172/2169-0138.1000134
2. Badan POM RI. 2012. Acuan Sediaan Herbal. Volume ketujuh. Edisi pertama.
Jakarta: Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Hal 81-83
3. https://ot.id/research-innovation-1/studi-klinis/uji-klinis-kiranti-sehat-datang-
bulan Diakses pada tanggal 17 Nopember 2018
4. http://www.dlbs.co/id/read/ethical/dismeno Diakses pada tanggal 17 Nopember
2018
5. Khader M, Eckl PM. Thymoquinone: an emerging natural drug with a wide range
of medical applications. Iran J Basic Med Sci [Internet]. 2014;17:950–
957. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4387230/
6. Niroumand MC, Heydarpour F, Farzaei MH. Pharmacological and therapeutic
effects of Vitex agnus-castus L.: A review. Phcog Rev 2018;12:103-14