Anda di halaman 1dari 8

MENCUCI TANGAN YANG BAIK

DAN BENAAR
OLEH:
RUDIONO, SST
PENGERTIAN
Mencuci tangan dengan menggunakan antiseptik
pencuci tangan

TUJUAN
Mengurangi infeksi nosokomial
Mencuci Tangan sebaiknya dilakukan :
• Sebelum dan sesudah memeriksa klien.
• Sebelum dan sesudah memakai sarung tangan.
• Jika terjadi kontaminasi pada tangan seperti :
memegang instrumen dan item lain yang kotor,
menyentuh selaput lendir, darah atau cairan tubuh
(sekresi dan ekskresi), terjadi kontak lama dan
intensif dengan pasien.
• Sebelum melakukan prosedur invasif nonbedah
(memasang infus, mengambil sampel darah,
memasang kateter urine, menghisap nasotrakea).
• Bila berpindah dari bagian tubuh terkontaminasi ke
bagian tubuh bersih (luka bedah) selama perawatan
klien.
• Setelah menggunakan kamar mandi.
• Sebelum makan.
Peralatan Minimal untuk Mencuci
Tangan:
Di IRD, poliklinik, maupun ruang rawat inap,
puskesmas, tempat pelayanan publik seperti kamar
mandi umum, perlu disediakan area cuci tangan
seperti wastafel, minimal terdapat :

• Sabun (batang atau cair, yang antiseptik maupun


nonantiseptik)
• Wadah sabun yang berlubang supaya air bisa
terbuang keluar
• Air mengalir (pipa, atau ember dengan keran),
• Handuk/lap sekali pakai (tisu, atau kain yang dicuci
setelah sekali pakai)
Cara Mencuci Tangan yang Baik dan Benar:
SEKIAN
DAN
TERIMAKASAIH
SEMOGA SUKSES