Anda di halaman 1dari 10

RADIOGRAFI

UNSHARPNESS

KELOMPOK 3, 2B

A L FA H R I R E ZA M A H E N D R A ( P 1 3 3 7 4 30 117 0 4 8 )
RIFQI ANISA ( P 1 3 3 7 4 30 117 0 5 1 )
K H A N S A I N TA N L A R A S AT I ( P 1 3 3 7 4 30 117 0 5 2 )
D E S TA R A N I R A M A D A N T I ( P 1 3 3 7 4 30 117 0 5 4 )
H E S T I F I T R I AT U L L U B N A N I N G T YA S ( P 1 3 3 7 4 30 117 0 5 7 )
A S H V I N I N U R U L H I D AYA H S . ( P 1 3 3 7 4 30 117 0 5 9 )
D YA H AY U D W I WA R D A N I ( P 1 3 3 7 4 30 117 0 6 1 )
I VA N I B E T H A R I A D . P. S ( P 1 3 3 7 4 30 117 0 8 2 )
L O E V I A N R O B E RT P U RWA N TO ( P 1 3 3 7 4 30 117 0 9 2 )
ANNISA DEWI ARUMSARI ( P 1 3 3 7 4 30 117 0 9 3 )
I WA N ( P 1 3 3 7 4 30 117 0 9 8 )
PENGERTIAN

Ketidaktajaman (Unsharpness) adalah


hilangnya resolusi spasial dalam gambar
radiografi. Ketidaktajaman (Unsharpness)
ini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu
faktor geometri (geometric unsharpness),
faktor pergerakan (movement unsharpness),
dan screen unsharpness.
JENIS-JENIS UNSHARPNESS

 Geometrik Unsharpness
Unsharpness geometris mengacu pada hilangnya ketajaman
yang merupakan hasil dari faktor-faktor geometris peralatan dan
pengaturan radiografi. Itu terjadi karena radiasi tidak berasal dari
satu titik tetapi lebih dari satu area.

G a mb a r. D u a s u mb e r y a n g b e r b e d a u ku r a n , a r a h r a d i a s i d a r i ma s i n g - ma s i n g t e p i
s u mb e r ke t e p i ma s i n g - ma s i n g d a r i o b j e k, l o ka s i d i ma n a r a d i a s i i n i a ka n
me n g e ks p o s f i l m d a n ke p a d a t a n o b j e k d i f i l m .
JENIS-JENIS UNSHARPNESS

Tiga faktor yang menyebabkan unsharpness


adalah ukuran sumber, jarak dari sumber ke
objek, dan jarak objek ke detektor. Ukuran
sumber diperoleh dengan referensi
spesifikasi produsen untuk suatu sumber X-
ray atau gamma ray .
JENIS-JENIS UNSHARPNESS

 Movement unsharpness
Movement unsharpness disebabkan oleh pergerakan
pasien, detektor atau sumber sinar-X, selama
paparan. Gerakan pasien, baik disengaja atau tidak, adalah
penyebab paling umum.
Movement unsharpness dapat diminimalisir dalam beberapa
cara:
Immobilisasi pasien, meminta pasien untuk tetap diam atau
menahan nafas.
Menggunakan waktu eksposure sesingkat mungkin (mAs
rendah dengan kV tinggi atau mA tinggi dengan s yang
rendah), dengan demikian memberikan lebih sedikit waktu
untuk bergerak.
JENIS-JENIS UNSHARPNESS

Screen unsharpness
Ketika photon Sinar-X berinteraksi dengan
kristal pada lapisan screen (IS) maka photon
Sinar-X dikonversikan menjadi photon cahaya
tampak menuju ke film (emulsi film = kristal
AgBr) dengan penyebaran secara divergen
kesegala arah.
FAKTOR – FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI UNSHARPNESS
1. Faktor Citra Radiografi
a) Ketajaman dan kontras objektif
b) Tingkat eksposi

Bila citra radiografi berbatas/berbentuk jelas, benda densitas


masih dapat diamati, walau tingkat densitasnya sedikit (ketajaman
baik walau dengan kontras yang sangat rendah). Jika citra
radiografi dengan perbedaan densitas tinggi, struktur masih dapat
terlihat jelas walau dengan batas yang tidak begitu tegas
(ketajaman masih dapat dilihat, walaupun detail struktur tidak
optimal).
FAKTOR – FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI UNSHARPNESS
2. Faktor Viewer/Illuiminator (alat baca x -foto)
Hubungannya terhadap detail (devinition) adalah dengan
contras subyektif faktor viewer dapat dilihat dari segi :

A. Penerangan
Penerangan lampu viewer dapat dengan berbagai warna,
intensitas, dan homogenitas; diluminator yang moderen denfgan
dilengkapi dengan beberapa lampu TL yang memancarkan cahaya biru
cerah dan homogen, dapat meningkatkan nilai kontras “kontras -
fisual”.

B. Penglihatan Pemirsa
Kontras citra radiografi oleh mata kelihatnaya dipengaruhi
oleh tingkat penerangan yang diadaptasi, dan oleh silaunya cahaya
viewer.
KESIMPULAN

Ketidaktajaman adalah ketidakmampuan


radiograf menampakkan hasil yang baik
dikarenakan kekaburan.
Jenis jenis unsharpness yaitu : geometric
unsharpness, movement unsharpness, dan screen
unsharpness.
Faktor – faktor yang mempengaruhi
unsharppness , meliputi Faktor Citra Radiografi,
yaitu Ketajaman, kontras objektif dan tingkat
eksposi, serta Faktor Viewer/Illuiminator, yaitu
penerangan dan penglihatan pemirsa.
TERIMA KASIH 

Anda mungkin juga menyukai