Anda di halaman 1dari 16

TRAUMATOLOGI

 Kelompok 1

 Ilham Suttan Subhakti


 Kiki Maya Suci
DEFINISI

 Traumatologi adalah ilmu yang


mempelajari tentang luka dan cedera serta
hubungannya dengan berbagai kekerasan
(ruda paksa)
KLASIFIKASI
1. Trauma mekanik
2. Trauma suhu
3. Trauma kimiawi
4. Trauma listrik, radiasi, ledakaan dan petir
5. Trauma tembak
TRAUMA MEKANIK
 1. Trauma tumpul
 trauma tumpul dapat di sebabkan oleh 2 hal:
• Benda tumpul yang bergerak pda korban yang
diam
• Korban yang bergerak pada benda tumpul yang
diam
• Macam-macam trauma tumpul:

• 1. luka memar

• 2. luka lecat

• 3. luka robek
LUKA MEMAR
 Kerusakan tersebut disebabkan oleh pecahnya
kapiler sehingga darah keluar dan meresap ke
jaringan sekitarnya. Mula-mula terlihat
pembengkakan, kemudian disusul dengan
berwarna merah kebiruan
LUKA LECET
 Disebabkan oleh rusaknya atau lepasnya lapisan
luar dari kulit.
 Ciri-ciri :

 1. bentuk luka tidak teratur

 2. batas luka tidak teratur

 3. tepi luka tidak rata

 4. kadang ditemukan sedikit perdarahan


LUKA ROBEK
 Luka yang disebabkan karena persentuhan
dengan benda tumpul dengan kekuatan yang
mampu merobek seluruh lapisan kulit dan
jaringan dibawahnya.
 Ciri-cirinya :

 1. bentuk garis batas luka tidak teratur dan tepi


luka tidak rata
 2. disekitar garis batas luka ditemukan memar

 3. terdapat jembatan jaringan

 4. lokasi luka lebih mudah terjadi pada daerah


yg dekat dengan tulang misalnya daerah
kepala/ektremitas
TRAUMA TAJAM
1. luka sayat
ciri-cirinya panjang lebih dominan dari pada
dalamnya, lebar lukanya tipis.
2. Luka tusuk
ciri-cirinya dalamnya lebih dominan
dibandingkan dengan lebar dan panjang lukanya
3. Luka bacok
panjang lebar dan dalamnya sama,
pinggirnya rata, sudutnya tajam
TRAUMA TEMBAK
1. Luka tembak tempel
ciri-cirinya lukanya berbentuk bintang,
kemudian kelim tatoo dan kelim jelaga masuk ke
dalam luka dan terbentuknya jejas laras (contusio
ring)
2. Luka sangat dekat
kurang dari 15cm, disekitar lubang dijumpai
kelim tatoo dan kelim jelaga
3. Luka tembak dekat 15-70cm
kelim tatoo (+), kelim jelaga dan api tidak
sampai
4. Luka tembak jauh lebih dari 70cm
kelim tatoo dan kelim jelaga tidak tampak
TRAUMA SUHU
1. Temperatur panas
Pada bagian ini yang akan dibahas tentang
luka yang berhubungan dengan suhu panas yaitu
luka bakar. Adapun derajat luka bakar :
a. Luka bakar derajat I

b. Luka bakar derajat II

c. Luka bakar derajat III

d. Luka bakar derajat IV

e. Luka bakar derajat V

f. Luka bakar derajat VI


2. Temperatur Dingin
Reaksi-reaksi umum dari tubuh korban trauma
dingin meliputi:
 Kulit pucat dan menggigil, trdapat cutis anserine.

 Kepucatan bercampur warna sianosis

 Pada autopsy, jantung berisi darah berwarna merah


cerah.
 Organ dalam mengalami kongesti hebat.

 Lebam mayat berwarna merah cerah yang bercampur


bercak berwarna merah gelap.
 Cairan tubuh menjadi es jika tubuh korban lama
ditemukan.
TRAUMA KIMIA
1. Zat korosif
dapat menimbulkan luka-luka apabila mengenai
tubuh manusia. Ciri-ciri lukanya
terbagi 2 :
a. Golongan asam :
1. Asam mineral Hcl
2. Asam organik Asam oksalat dan asam
asetat
ciri-ciri luka diatas ialah : terlihat kering, berwarna
coklat kehitaman, teraba keras dan kasar.
a. Golongan basa
1. KOH
2. NaOH
ciri-ciri luka diatas ialah : terlihat basah dan udem
berwarna merah kecoklatan teraba lunak dan licin
TRAUMA LISTRIK
 Ciri-cirinya :
1. Bentuk luka berupa kerusakan lapisan kulit
dengan tepi agak menonjol dan disekitarnya
terdapat merah pucat
2. Ditemukan adanya metalisasi
3. Baju sepatu dan lainnya yang menempel
dikorban terbakar
DERAJAT LUKA
1. Luka Ringan :
korban tidak terhalang melakukan
aktivitas (tidak perlu opname)
2. Luka Sedang
Korban terhalang dengan pekerjaannya
akan tetapi untuk sementara.
3. Luka berat
Berdasarkan KUHAP pasal 90 :
a. Luka yang menyebabkan terganggu aktivitas
(perlu opname)
b. Salah satu panca indra hilang
c. Keguguran dan hilang ingatan