Anda di halaman 1dari 9

PEMIKIRAN POLITIK ISLAM

“PERAN GANDA PEREMPUAN BERDASARKAN


NORMATIFISME ISLAM DALAM PERSPEKTIF
KESETARAAN GENDER”

The Power of PowerPoint – thepopp.com


Oleh Kelompok 13 :
Ardila Fitratul Ula 201610050311012

Anik Pramudya Wardhani 201610050311013

Dyaz Putri Primasari 201610050311014

Malta Ra anisa Agustin 201610050311017

Fiqri Syarifatul Aini 201610050311022

Hikmatul Fitri 201610050311025

Cella Mita yoky Ardila 201610050311051

Lailatul Musthafidah 201610050311058

Rika Puspita Dewi 201610050311136

The Power of PowerPoint – thepopp.com


Latar Belakang Masalah
Dalam perspektif sejarah, terutama di zaman Jahiliyah, perempuan
adalah kelompok manusia yang selalu tertindas. Mereka tidak
memiliki daya dan upaya untuk keluar dari belenggu tindasan,
mereka tidak dihargai layaknya laki-laki, terutama yang berkaitan
dengan seksualitas dan produktifitas ekonomi.

Dimana posisi perempuan dalam kebudayaan tidak


seberuntung dan sebaik laki-laki. Realitas tersebut
diperparah dengan adanya dikotomi yang menjadi
pemicu munculnya konstruksi sosial, khususnya dalam
pembagian kerja, dimana perempuan ditempatkan di
ranah domestic dan laki-laki di Theranah public.
Power of PowerPoint |

Kecenderungan ini muncul karena fenomena kesetaraan


thepopp.com
n seks (Jenis Kelamin) merupakan dua
berbeda, tetapi pengertiannya sering
dukkan. Gender secara umum
untuk mengidentifikasi perbedaan laki-
erempuan dari segi sosial dan budaya Meskipun pada kenyataannya saat ini Eksistensi dan peranan
h terkonstuk dan tidak dapat diubah, kaum perempuan dalam kehidupan berbangsa dan
ta lain pembedaan peran yang ada bernegara Indonesia telah diakui sejak lama. Sejarah
laki atau perempuan. mencatat nama R.A Kartini sebagai tokoh emanispasi yang
memiliki pemikiran jauh melampaui zamannya ke depan.
Meskipun kiprah perempuan di Indonesia cukup
membanggakan, namun eksistensi dan peran perempuan
secara keseluruhan belum sesuai harapan, dapat kita lihat
dalam bidang Pendidikan, angka buta huruf perempuan lebih
tinggi daripada laki-laki
1.Bagaimana kedudukan 1. Mengetahui kedudukan
peran ganda perempuan peran ganda perempuan
perspektif islam bila dilihat dari keadilan
dilihat dari keadilan dan
dan kesetaraan gender.
kesetaraan gender?

2.Apakah kedudukan
perempuan dalam ranah 2.Mengetahui
domestik dan publik dari kedudukan perempuan
perspektif gender dan sesuai dengan
keadilan sesuai dengan
normatife islam.
normatife islam?

Rumusan Masalah & Tujuan Masalah

The Power of PowerPoint | thepopp.com


Pembahasan
1.1. Konsep Kesetaraan Gender
Term “gender” secara kebahasaan, “jenis kelamin”, yang membedakan segala aspek antara laki-
laki dan perempuan, baik dari segi perbuatan, perilaku, usaha, dan aktivitas. gender merupakan
suatu istilah untuk membedakan kaum laki-laki dan perempuan dalam aspek tertentu, terutama
perbedaan segi “sex”, jenis kelamin.

 Kesetaraan gender yang dimaksud adalah sebagai interpretasi mental dan kultural terhadap pemahaman adanya perbedaan
kelamin, yakni laki-laki dan perempuan namun perbedaan itu bukan dalam arti pembedaan, tetapi kesamaan dalam
berkompentisi sesuai kodratnya masing-masing. Ini berarti bahwa ada konsep pembagian kerja yang dianggap tepat bagi
laki-laki dan perempuan sesuai situasi, dan kondisi budaya (Mulia:2003).

 Dalam perspektif islam, kesetaraan gender mendapat perhatian khusus. Dalam ajaran islam itu sendiri memberi dorongan
kepada pihak perempuan untuk lebih maju, dan tampil sebagai pemimpin bukan saja didalam rumah, (riwayat hadis Abu’
Abdullah). Tetapi di semua ranah public sebagaimana ranah public sebagaimana Ratu Balqis yang berhasil memimpin
negara superpower (arysun’ azhim).

The Power of PowerPoint | thepopp.com


1.2 Domestika Perempuan
Kiprah perempuan di dunia public, tidak lagi menjadi pemandangan yang langka. Di berbagai
sector, termasuk sector yang pada umumnya didominasi laki-lakipun, kita menemukan
keterlibatan para perempuan. Terbukanya lapangan dan peluang kerja yang tidak lagi ketat
dengan kriteria gender, kemajuan di bidang Pendidikan, kemiskinan yang dialami sebagaian
besar keluarga, dsb merupakan factor-faktor yang sangat berperan meningkatkan jumlah
perempuan yang berkiprah di ranah public

 Menurut Istibsyarah mengungkapkan bahwa, fenomena kesetaraan merupakan sebuah langkah maju sekaligus
menumbuhkan rasa optimis bahwa perempuan mulai menapaki jalan menuju era kemandirian dan kebebasan.

 Namun menurut Masharul Haq, sikap optimistis demikian hanya ditumjukkan oleh kelompok minoritas dalam
masyarakat. Bagi kelompok mayoritas, yang di dalamnya tidak terkecuali sebagian akademisi, fenomena ini justru
dianggap sebagai langkah mundur dan cermin kegagalan mempertahankan citra dan jati diri ketimuran, yang terganti
oleh budaya barat

The Power of PowerPoint | thepopp.com 7


Fast Globalization Quis intellegam ex eos. Esse labores
incorrupte nec ut, at eligendi evertitur
quo. Id sea mollis accusamus expetendis.

Customer
Ea elitr aeterno fuisset sea, an suas
Satisfaction mazim copiosae sed. Nam in munere
epicurei reformidans, sed recteque
assentior in.

More Clients Duo ei elit tation complectitur, iudico


vocent hendrerit ne vim, qui ad legere
libris delectus. Aeque liberavisse id per,
sed laoreet evertitur ad.

The Power of PowerPoint | thepopp.com 8


The Power of PowerPoint | thepopp.com 9