Anda di halaman 1dari 13

KONSEP

PERAWATAN
HYGENE
KELOMPOK 6

• Heni Rahmawati
• Hermawan Tri anggoro
• Isa krisnawati
• Khoiriyati
• Rani Mila Astriani
• Wahyuningsih
1.Anatomi dan fisiologis
Integumen/kulit
1. Sistem Integumen : sistem organ paling luas terdiri
dari kulit dan aksesorisnya, termasuk rambut, kuku,
kelenjar atau keringat dan sebaseous dan reseptor
saraf spesifik.
Fungsi :
 Melindungi struktur internal
 Mencegah masuknya kuman penyakit
 Mengatur suhu tubuh
 Melakukan proses ekresi
 Melindungi bahaya sinar matahari
 Memprodusi vutamin D
• Bagian-bagian anatomi fisiologi integumen :
a. Lapisan kulit epidermis (kulit luar)
• Sel keratinosit
• Mecanosit
• Merkel
• lengerhanes
b. Kulit dermis (lapisan kulit kedua)
• Kolagen
• Serat retikuler
• Serat elastis
• Di dalam lapisan kulit dermis terdapat :
1. Kelenjar keringat
2. Kelenjar minyak
3. Foliker rambut
4. Hipodermis atau subkutan syaraf
2.Faktor-faktor yang
mempengaruhi personal Hygenes
menurut Depkes (2000) :
1. Body Image : gambaran individu terhadap
dirinya sangat mempengaruhi kebersihan
diri.
2. Praktis sosial : anak anak yang selalu
dimanja dalam kebersihan diri,kemungkinan
akan terjadi perubahan pola personal hygene
3. Status sosial ekonomi : personal hygene
memperlukan alat dan bahan sprt sabun ,
pasta gigi dll yang memperlukan uang.
4. Pengetahuan : pengetahuan yg baik dapat
meningkatkan kesehatan.
5. Kebersihan seseorang
6. Kondisi fisik atau psikis
3.Tipe Perawatan Hygene

1. Perawatan pagi hari.


2. Perawatan pagi atau setelah
sarapan.
3. Perawatan siang Hari
4. Perawatan malam hari / sebelum
tidur
4. Cara menjaga kebersihan diri

• Menjaga kebersihan rambut dan kepala.


• Menjaga kebersihan muka dan mata.
• Menjaga kebersihan telinga dan hidung.
• Menjaga kebersihan gigi dan mulut.
• Menjaga kebersihan badan.
• Menjaga kebersihan tangan dan kaki
5. Macam macam teknik menjaga
kebersihan tangan
Tipe Cuci tangan bersih :
 singsingkan lengan baju diatas pergelangan tangan lepaskan
pershiasan dan jam tangan.
 Pertahankan kuku jari pendek dan terkikir
 Berdiri didepan bak cuci, jaga agar tangan dan baju tidak
menyentuh permukan bak cuci.
 Buka Keran yg dioperasikan dengan tangan.
 Hindari memercikan air ke baju.
 Atur aliran air
 Basahi tangan dan lengan bawah secara menyeluruh dibawah air
mengalir.
 Oleskan 1ml sabun cair biasa / 3ml sabun cair anti septik pd tangan
dan gosok sampai berbusa
 Gosokan selama 10-15 sekon
 Jika area dibawah jari kotor, bersihakan dg kuku jari tangan atau
sikat.
 Bilas tangan dan pergelangan tangan menyeluruh
 ulangi langkah 9-11, tetapi lama mencuci tangan di
perpanjang 1,2,3 menit.
 Keringkan tangan secara menyeluruh
 Letakan handuk dalam wadah yg telah disediakan.
 Hentikan aliran air dengan siku
 Untuk menghentikan aliran keran tangan, dengan
tisu kertas bersih dan kering.
 Pertahankan tangan tetap bersih
Tipe cuci tangan steril :
1. Lepaskan perhiasan
2. Kenakan masker wajah
3. Atur aliran air pada suhu hangat
4. Alirkan air dengan siku atau tangan dengan
5. Bagian atas ditutupi handuk atau tisyu
6. Hindari memercikkan air ke baju
7. Basahi tangan dan lengan bawah secara menyeluruh di
bawah air mengalir
8. Alirkan 2-5 ml sabun cair ke tangan dan gosok tangan serta
lengan sampai 5 cm diatas siku
9. Berihkan kuku di bawah air mengalir dengan pengikir
10. Basahi sikat dan olesakan sabun antimikrobial
11. Cuci sikat oleskan sabun kembali
12. Keringakan tangan secara menyeluruh
13. Usap jari-jari turun ke pergelangan tangan dan lengan bawah
14. Letakkan handuk ke dalam wadah yang telah disediakan
15. hentikan aliran air dg siku, gunakan tisu bersih untuk
menutupnya
6. Konsep perawatan diri dalam
Keperawatan
Self care : pelaksanaan aktivitas individu
yang berkaitan dengan pemenuhan
kebutuhan dalam mempertahankan
kehidupan kesehatan dan
kesejahteraan.
1. Universal self care
2. Devolopmental self care
3. Health diviation