Anda di halaman 1dari 102

PENGANTAR AKUNTANSI 2

—ADAPTASI INDONESIA
Carl S. Warren EDISI 4
James M. Reeve
Jonathan E.Duchac
Ersa Tri Wahyuni
Amir Abadi Jusuf
BAB 15
INVESTASI DAN AKUNTANSI NILAI WAJAR
Tujuan Pembelajaran
Menjelaskan mengapa
perusahaan berinvestasi di Setelah mempelajari Bab ini,
utang dan sekuritas ekuitas.
Anda diharapkan mampu:

Menjelaskan dan
Menjelaskan dan
mengilustrasikan
mengilustrasikan
perhitungan dividend
akuntansi untuk investasi
yield.
utang.

TUJUAN
PEMBELAJARAN

Menjelaskan akuntansi
Menjelaskan dan
nilai wajar dan
mengilustrasikan akuntansi
implikasinya untuk masa
untuk investasi ekuitas.
depan.

Menjelaskan dan
mengilustrasikan penilaian
dan pelaporan investasi
pada laporan keuangan.
www.penerbitsalemba.com
Mengapa Perusahaan Berinvestasi

Kebanyakan perusahaan memperoleh kas dari kegiatan


operasinya. Kas tersebut dapat digunakan untuk tujuan-
tujuan sebagai berikut.
1. Investasi pada kegiatan operasi saat ini.
2. Investasi pada investasi sementara untuk mendapatkan
pendapatan tambahan.
3. Investasi pada investasi jangka panjang pada saham
milik perusahaan lain untuk alasan strategis.
www.penerbitsalemba.com
Investasi Kas pada Kegiatan Operasi Saat Ini
(slide 1 dari 2)

 Kas dapat digunakan untuk menggantikan


peralatan yang sudah usang atau untuk membeli
peralatan baru yang lebih efisien dan produktif.
 Selain itu, kas dapat diinvestasikan kembali dalam
perusahaan untuk memperluas kegiatan operasi
saat ini.

www.penerbitsalemba.com
Investasi Kas pada Kegiatan Operasi Saat Ini
(slide 2 dari 2)

Perusahaan menggunakan kas untuk membayar.


Beban

Pemasok untuk barang dagangan dan aset lain

Bunga untuk kreditor

Dividen untuk pemegang saham

www.penerbitsalemba.com
Investasi Kas di Investasi Sementara (slide 1 dari 3)

Perusahaan berinvestasi di sekuritas, seperti.


Sekuritas Utang Sekuritas Ekuitas
(Debt Securities) (Equity Securities)

• Wesel • Saham preferen


• Obligasi • Saham biasa

www.penerbitsalemba.com
Investasi Kas di Investasi Sementara (slide 2 dari 3)

Investasi pada sekuritas utang dan ekuitas,


disebut investasi (investment)

Bagian Aset Lancar

Laporan Posisi Keuangan

www.penerbitsalemba.com
Investasi Kas di Investasi Sementara (slide 3 dari 3)

Tujuan utama dalam berinvestasi di investasi


sementara.
1. Memperoleh pendapatan bunga,
2. Menerima deviden,
3. Mengakui laba dari kenaikan harga pasar sekuritas.

www.penerbitsalemba.com
Investasi Kas di Investasi Jangka Panjang

 Investasi jangka panjang


Pengurangan biaya
sering melibatkan
pembelian saham
perusahaan lain dengan
jumlah yang signifikan.
Investasi seperti itu
Penggantian
Penggabungan biasanya mempunyai manajemen
tujuan strategis,seperti

Perluasan

www.penerbitsalemba.com
Akuntansi untuk Investasi Utang (slide 1 dari 2)

 Sekuritas utang termasuk wesel dan obligasi


dikeluarkan oleh perusahaan dan organisasi
pemerintah.
 Kebanyakan perusahaan menginvestasikan
kelebihan kas di obligasi sebagai investasi
untuk mendapatkan bunga.

www.penerbitsalemba.com
Akuntansi untuk Investasi Utang (slide 2 dari 2)

Akuntansi untuk investasi obligasi termasuk


pencatatan hal-hal sebagai berikut.
1. Pembelian obligasi.
2. Pendapatan bunga.
3. Penjualan obligasi.

www.penerbitsalemba.com
Pembelian Obligasi (slide 1 dari 4)

 Pembelian obligasi dicatat dengan mendebit akun investasi


untuk harga beli obligasi, termasuk komisi broker.
 Komisi broker adalah biaya yang dibebankan oleh agen
yang mengatur transaksi penjualan antara pembeli dan
penjual obligasi.
 Jika obligasi dibeli di antara tanggal bunga, harga, harga beli
termasuk utang bunga sejak pembayaran bunga terakhir kali.
 Hal ini karena penjual telah menghasilkan utang bunga,
tetapi pembeli akan menerima utang bunga ketika
dibayarkan.
www.penerbitsalemba.com
Pembelian Obligasi (slide 2 dari 4)

Asumsikan bahwa PT Angkasa membeli


Rp18.000.000 obligasi pemerintah Indonesia pada
nilai nominal pada tanggal 17 Maret 2016,
ditambah utang bunga untuk 45 hari. Obligasi
tersebut mempunyai tingkat bunga 6% pada
tanggal 31 Juli dan 31 Januari.

www.penerbitsalemba.com
Pembelian Obligasi (slide 3 dari 4)

Ayat jurnal untuk mencatat pembelian obligasi pemerintah adalah sebagai


berikut.

2016 17 Investasi–Obligasi Pemerintah Indonesia 18.000.000


Mar. Piutang bunga 135.000
Ayat Jurnal Kas 18.135.000
Membeli obligasi pemerintah
seharga Rp18.000.000.000, 6%.

www.penerbitsalemba.com
Pembelian Obligasi (slide 4 dari 4)

Oleh karena PT Angkasa membeli obligasi pada 17


Maret, perusahaan juga membeli utang bunga untuk
45 hari (31 Januari–17 Maret). Utang bunga sebesar
Rp135.000 dihitung sebagai berikut.

Utang bunga Rp18.000.000 × 6% × (45/360) Rp135.000

www.penerbitsalemba.com
Pendapatan Bunga (slide 1 dari 4)

Pada tanggal 31 Juli, PT Angkasa menerima pembayaran bunga


per semester sebesar Rp540.000 (Rp18.000.000 × 6% × ½).
Bunga sebesar Rp540.000 termasuk utang bunga sebesar
Rp135.000 atas obligasi yang dibeli PT Angkasa pada 17 Maret.
Dengan demikian, PT Angkasa telah menghasilkan pendapatan
bunga sebesar Rp405.000 (Rp540.000 – Rp135.000) sejak
membeli obligasi.

www.penerbitsalemba.com
Pendapatan Bunga (slide 2 dari 4)

Penerimaan bunga pada tanggal 31 Juli ditunjukkan sebagai berikut.

2016 31 Kas 540.000


Juli Piutang bunga 135.000
Ayat Jurnal Pendapatan bunga 405.000
Menerima bunga per semester

www.penerbitsalemba.com
Pendapatan Bunga (slide 3 dari 4)

Periode akuntansi PT Angkasa berakhir pada tanggal 31 Desember. Dengan


demikian, jurnal penyesuaian harus dibuat untuk utang bunga selama 5
bulan (1 Agustus hingga 31 Desember) sebesar Rp450.000 (Rp18.000.000 ×
6% × 5/12). Ayat jurnal penyesuaian untuk mencatat utang bunga adalah
sebagai berikut.

2016 31 Piutang bunga 450.000


Ayat Des. Pendapatan bunga 450.000
Jurnal Utang bunga selama 5 bulan.

www.penerbitsalemba.com
Pendapatan Bunga (slide 4 dari 4)

 Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2016, PT Angkasa akan


melaporkan Pendapatan Bunga sebesar Rp855.000 (Rp405.000 +
Rp450.000) sebagai bagaian dari Pendapatan Lain-Lain pada laporan
laba rugi.
 Penerimaan bunga per semester sebesar Rp540.000 pada 31 Januari
2017, dicatat sebagai berikut.

2017 31 Kas 540.000


Jan. Pendapatan bunga 90.000
Ayat Jurnal Piutang bunga 450.000
Menerima bunga per semester

www.penerbitsalemba.com
Tampilan 1 Rentang Waktu Bunga
Tanggal Tanggal Tanggal
Pembelian Akru Akhir
Penerimaan Penerimaan Penerimaan
Obligasi Tahun
Bunga Bunga Bunga

31 Januari 17 Maret 31 Juli 31 Desember 31 Januari


2016 2017

Rp135.000 Rp405.000 Pendapatan Rp450.000 Pendapatan Rp90.000 Pendapatan


Piutang Bunga Bunga (diperoleh) Bunga (diperoleh) Bunga (diperoleh)

Rp540.000 Rp450.000 Rp540.000


Bunga Diterima Bunga Diakru Bunga Diterima
secara Tunai secara Tunai

www.penerbitsalemba.com
Penjualan Obligasi (slide 1 dari 4)

 Penjualan investasi obligasi normalnya


berakibat pada laba atau rugi.
 Jika hasil dari penjualan melebihi nilai buku
(biaya) obligasi, maka laba akan dicatat.
 Jika hasil dari penjualan kurang dari nilai
buku (biaya) obligasi, maka rugi akan
dicatat.
www.penerbitsalemba.com
Penjualan Obligasi (slide 2 dari 4)

Sebagai ilustrasi, pada tanggal 31 Januari 2017, PT Angkasa menjual


obligasi pada 98, di mana harga sama dengan 98% nilai nominalnya.
Penjualan tersebut menghasilkan kerugian sebesar Rp360.000, seperti
yang ditunjukkan sebagai berikut.

Hasil penjualan Rp17.640.000*


Dikurangi nilai buku (biaya) obligasi 18.000.000
Rugi atas penjualan obligasi Rp(360.000)
*Rp18.000.000 × 98%

www.penerbitsalemba.com
Penjualan Obligasi (slide 3 dari 4)

Ayat jurnal untuk mencatat penjualan obligasi adalah


sebagai berikut.

2017 31 Kas 17.640.000


Jan. Rugi atas penjualan investasi 360.000
Ayat Jurnal Investasi—obligasi pemerintah Indonesia 18.000.000
Menjual obligasi
pemerintah Indonesia

www.penerbitsalemba.com
Penjualan Obligasi (slide 4 dari 4)

 Tidak ada utang bunga pada penjualan, karena tanggal


pembayaran bunga juga jatuh pada tanggal 31 Januari.
 Jika penjualan dilakukan antara tanggal bunga, utang bunga
sejak tanggal pembayaran bunga terakhir harus
ditambahkan pada hasil penjualan dan dikreditkan ke
Pendapatan Bunga.
 Rugi atas penjualan investasi obligasi dilaporkan sebagai bagian
dari pendapatan Lain-Lain (Rugi) pada laporan laba rugi PT
Angkasa.

www.penerbitsalemba.com
Contoh Latihan 15-1 Transaksi Investasi Obligasi

Buatlah ayat jurnal untuk mencatat transaksi investasi


obligasi PT Arafura berikut ini.
1. Membeli obligasi PT Paramarta sebesar Rp40.000.000
secara tunai pada 100 ditambah utang bunga sebesar
Rp320.000.
2. Menerima bunga per semester pertama.
3. Menjual obligasi sebesar Rp30.000.000 pada 102
ditambah utang bunga sebesar Rp110.000.

www.penerbitsalemba.com
Jawaban Latihan 15-1 Transaksi Investasi Obligasi
1. Investasi—Obligasi PT Paramarta 40.000.000
Piutang bunga 320.000
Kas 40.320.000
2. Kas 2.000.000*
Piutang bunga 320.000
Pendapatan bunga 1.680.000
*Rp40.000.000 × 10% × 1/2
3. Kas 30.710.000*
Pendapatan bunga 110.000
Laba atas penjualan investasi 600.000
Investasi—obligasi PT Paramarta 30.000.000
*Hasil penjualan (Rp30.000.000 × 102%) Rp30.600.000
Utang bunga 110.000
Total hasil penjualan Rp30.710.000

www.penerbitsalemba.com
Akuntansi untuk Investasi Ekuitas (slide 1 dari 2)

 Sebuah perusahaan dapat berinvestasi pada


saham preferen atau saham biasa
perusahaan lain.
 Perusahaan yang berinvestasi di saham
perusahaan lain disebut investor.
 Perusahaan yang sahamnya dibeli disebut
investee.

www.penerbitsalemba.com
Akuntansi untuk Investasi Ekuitas (slide 2 dari 2)

 Jumlah persen saham investee yang beredar


yang dibeli oleh investor menentukan tingkat
pengendalian yang dimiliki investor atas investee.
Hal ini, pada gilirannya, menentukan metode
akuntansi yang digunakan untuk mencatat
investasi saham.

www.penerbitsalemba.com
Tampilan 2 Investasi Saham

Persentase Saham Beredar Tingkat Kontrol Investor Metode Akuntansi


oleh Investor atas Investee
Kurang dari 20% Tidak ada kontrol Metode Biaya
Antara 20% dan 50% Pengaruh signifikan Metode Ekuitas
Lebih dari 50% Kontrol Konsolidasi

www.penerbitsalemba.com
Metode Biaya: Kepemilikan Kurang dari 20%
(slide 1 dari 2)

 Jika investor membeli kurang dari 20% saham


yang beredar dari investee, investor dianggap
tidak memiliki kontrol atas investee.
 Dalam hal ini, diasumsikan bahwa investor
membeli saham terutama untuk mendapatkan
dividen atau untuk merealisasikan keuntungan
atas kenaikan harga saham.

www.penerbitsalemba.com
Metode Biaya: Kepemilikan Kurang dari 20%
(slide 2 dari 2)

 Investasi kurang dari 20% dari saham perusahaan


yang beredar dicatat dengan menggunakan metode
biaya (cost method).
 Menurut metode biaya, ayat jurnal dicatat untuk
transaksi berikut.
 Pembelian saham
 Penerimaan dividen
 Penjualan saham

www.penerbitsalemba.com
Metode Biaya: Kepemilikan Kurang dari 20%–
Pembelian Saham
 Pembelian saham dicatat sebesar biaya perolehan.
 Setiap komisi broker dimasukkan sebagai bagian dari biaya.

Sebagai ilustrasi, asumsikan bahwa pada tanggal 1 Mei, PT Bumi


Kencana membeli 2.000 saham biasa PT Indraprasta pada harga
Rp49.900 per saham ditambah komisi broker Rp200.000. Jurnal untuk
mencatat pembelian saham adalah sebagai berikut.

Mei 1 Investasi—Saham PT Indraprasta 100.000.000


Ayat Kas 100.000.000
Jurnal Membeli 2.000 lembar saham biasa PT
Indraprasta [(Rp49.900 × 2.000 lembar) +
Rp200.000)]

www.penerbitsalemba.com
Metode Biaya: Kepemilikan Kurang dari 20%–
Penerimaan Dividen

Pada tanggal 31 Juli, PT Bumi Kencana menerima dividen sebesar


Rp400 per lembar saham dari PT Indraprasta. Jurnal untuk mencatat
penerimaan dividen adalah sebagai berikut.

Juli 31 Kas 800.000


Ayat Pendapatan dividen 800.000
Jurnal Menerima dividen dari saham biasa
PT Indraprasta (2.000 lembar × Rp400)

 Pendapatan dividen dilaporkan sebagai bagian dari Pendapatan


Lain-Lain pada laporan laba rugi PT Bumi Kencana.
www.penerbitsalemba.com
Metode Biaya: Kepemilikan Kurang dari 20%–
Penjualan Saham (slide 1 dari 3)

 Penjualan investasi saham umumnya


menghasilkan laba atau rugi.
 Laba dicatat jika hasil penjualan melebihi nilai
buku (biaya) saham.
 Kerugian dicatat jika hasil penjualan kurang
dari nilai buku (biaya).

www.penerbitsalemba.com
Metode Biaya: Kepemilikan Kurang dari 20%–
Penjualan Saham (slide 2 dari 3)

Pada tanggal 1 September, PT Bumi Kencana menjual 1.500 saham PT


Indraprasta untuk Rp54.500 per saham, dikurangi komisi Rp160.000.
Penjualan menghasilkan laba sebesar Rp6.590.000, seperti yang
ditunjukkan berikut ini.

Hasil penjualan Rp81.590.000*


Dikurangi nilai buku (biaya) obligasi 75.000.000**
Laba atas penjualan Rp6.590.000
*(Rp54.500 × 1.500 lembar) – Rp160.000
**(Rp100.000.000/2.000 lembar) × 1.500 lembar

www.penerbitsalemba.com
Metode Biaya: Kepemilikan Kurang dari 20%–
Penjualan Saham (slide 3 dari 3)

Ayat jurnal untuk mencatat penjualan saham adalah sebagai berikut:

1 Kas 81.590.000
Sept. 6.590.000
Laba atas penjualan investasi
Ayat Jurnal Investasi—PT Indraprasta 75.000.000
Menjual 1.500 lembar saham biasa
PT Indraprasta

Laba atas penjualan investasi dilaporkan sebagai bagian dari Pendapatan Lain-
Lain pada laporan laba rugi PT Bumi Kencana.

www.penerbitsalemba.com
Contoh Latihan 15-2 Transaksi Investasi Saham

Pada tanggal 1 September, 1.500 saham PT Berkah


Niaga diperoleh dengan harga Rp24.000 per saham
ditambah komisi broker sebesar Rp40.000. Pada tanggal
14 Oktober, dividen sebesar Rp600 per lembar saham
telah diterima dari saham PT Berkah Niaga. Pada
tanggal 11 November, 750 lembar saham (setengah) dari
saham PT Berkah Niaga dijual untuk Rp20.000 per
saham, dikurangi komisi broker Rp45.000. Buatlah ayat
jurnal untuk pembelian awal, dividen, dan penjualan.

www.penerbitsalemba.com
Jawaban Latihan 15-2 Transaksi Investasi Saham
1 Sept Investasi—Saham PT Berkah Niaga 36.040.000*
Kas 36.040.000
*(1.500 lembar × Rp24.000 per lembar) + Rp40.000
14 Okt Kas 900.000*
Pendapatan Dividen 900.000
*Rp600 per lembar × 1.500 lembar
*Rp40.000.000 × 10% × 1/2
11 Nov Kas 14.955.000*
Rugi atas penjualan investasi 3.065.000
Investasi—Saham PT Berkah Niaga 18.020.000**
*(750 lembar × Rp20.000) – Rp45.000
**Rp36.040.000 × ½

www.penerbitsalemba.com
Metode Ekuitas: Kepemilikan antara 20%–50%
(slide 1 dari 3)

 Jika pembelian oleh investor antara 20% sampai


dengan 50% dari saham yang beredar dari investee,
investor dianggap memiliki pengaruh signifikan atas
investee.
 Dalam hal ini, diasumsikan bahwa investor
membeli saham terutama untuk alasan strategis,
seperti mengembangkan hubungan pemasok.

www.penerbitsalemba.com
Metode Ekuitas: Kepemilikan antara 20%–50%
(slide 2 dari 3)

 Investasi antara 20% sampai dengan 50% dari


saham beredar perusahaan dicatat dengan
menggunakan metode ekuitas (equity method).
 Berdasarkan metode ekuitas, saham dicatat pada
awalnya sebesar biaya perolehan, termasuk
komisi broker. Hal ini sama dengan metode biaya.

www.penerbitsalemba.com
Metode Ekuitas: Kepemilikan antara 20–50%
(slide 3 dari 3)
Berdasarkan metode ekuitas, akun investasi akan disesuaikan untuk
bagian investor atas laba neto dan dividen dari investee.
Penyesuaian ini adalah sebagai berikut.

1. Laba Neto: Investor mencatat bagiannya atas laba neto investee


sebagai peningkatan dalam akun investasi. Bagiannya atas rugi
neto dicatat sebagai penurunan akun investasi.
2. Dividen: Bagian investor dividen tunai yang diterima dari investee
mengurangi akun investasi.
Dari PSAK:
PSAK 15 atau IAS 28 (investasi pada
entitas asosiasi dan ventura bersama)
memberikan standar, cara untuk
mengimplementasikan akuntansi
metode ekuitas jika perusahaan
www.penerbitsalemba.com memiliki investasi dalam entitas asosiasi
Metode Ekuitas: Kepemilikan Kurang antara 20%–
50%–Pembelian Saham

Sebagai ilustrasi, asumsikan bahwa PT Sinar Purnama membeli


kepemilikan 40% saham biasa PT Flamingo pada tanggal 2 Januari
2016, seharga Rp350.000.000. Jurnal untuk mencatat pembelian
adalah sebagai berikut.

2016 2 Investasi pada saham PT Flamingo 350.000.000


Ayat Jan. Kas 350.000.000
Jurnal Membeli 40% saham PT Flamingo.

www.penerbitsalemba.com
Metode Ekuitas: Kepemilikan Kurang antara 20%–
50%–Mencatat Laba Neto Investee (slide 1 dari 2)

Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2016, PT Flamingo


melaporkan laba neto sebesar Rp105.000.000. Berdasarkan metode
ekuitas, PT Sinar Purnama (investor) mencatat pangsa laba neto PT
Flamingo, sebagai berikut.

2016 31 Investasi pada saham PT Flamingo 42.000.000


Ayat Des. Pendapatan PT Flamingo 42.000.000
Jurnal Mencatat laba neto atas 40% lembar
saham PT Flamingo sebesar
Rp105.000.000 × 40%

www.penerbitsalemba.com
Metode Ekuitas: Kepemilikan Kurang antara 20%–
50%–Mencatat Laba Neto Investee (slide 2 dari 2)

 Pendapatan dari PT Flamingo dilaporkan pada laporan


laba rugi PT Sinar Purnama. Tergantung pada
jumlahnya, mungkin akan dilaporkan secara terpisah
atau sebagai bagian dari Pendapatan Lain-Lain.
 Jika PT Flamingo memiliki kerugian selama periode
tersebut, maka jurnal akan menjadi debit Rugi PT
Flamingo dan kredit ke akun investasi.

www.penerbitsalemba.com
Metode Ekuitas: Kepemilikan Kurang antara 20%–
50%–Mencatat Dividen Investee

Selama tahun berjalan, PT Flamingo mengumumkan dan membayar


dividen tunai sebesar Rp45.000.000. Berdasarkan metode ekuitas, PT
Sinar Purnama (investor) mencatat pangsa dividen PT Flamingo
sebagai berikut.

2016 31 Kas 18.000.000


Ayat Des. Investasi pada saham PT Flamingo 18.000.000
Jurnal Mencatat pendapatan atas 40% dividen
PT Flamingo sebesar Rp45.000.000 × 40%

www.penerbitsalemba.com
Tampilan 3 Investasi dan Dividen

Investasi 40% Laba 40% Dividen Investasi


pada Saham Neto PT Tunai PT pada Saham
PT Flamingo Flamingo Flamingo PT Flamingo
Rp42.000.000 Rp18.000.000 Rp374.000.000 Peningkatan
(40% bunga) Neto
Rp24.000.000
Rp350.000.000
(40% bunga)

www.penerbitsalemba.com
Metode Ekuitas: Kepemilikan antara 20%–50%–
Penjualan Saham (slide 1 dari 3)

 Berdasarkan metode ekuitas, laba atau rugi biasanya


dicatat dari penjualan investasi.
 Laba dicatat jika hasil melebihi nilai buku
investasi.
 Rugi dicatat jika hasil kurang dari nilai buku
investasi.

www.penerbitsalemba.com
Metode Ekuitas: Kepemilikan antara 20%–50%–
Penjualan Saham (slide 2 dari 3)

Sebagai ilustrasi, jika PT Sinar Purnama menjual saham PT Flamingo


pada tanggal 1 Januari 2017 dengan harga Rp400.000.000, laba
sebesar Rp26.000.000 akan dilaporkan, sebagai berikut.

Hasil penjualan Rp400.000.000


Nilai buku investasi saham 374.000.000
Laba atas penjualan Rp26.000.000

www.penerbitsalemba.com
Metode Ekuitas: Kepemilikan antara 20%–50%–
Penjualan Saham (slide 3 dari 3)

Ayat jurnal untuk mencatat penjualan saham adalah sebagai berikut:

2017 1 Kas 400.000.000


Jan. Investasi pada saham PT Flamingo 374.000.000
Ayat Jurnal Laba atas penjualan saham PT Flamingo 26.000.000
Menjual saham PT Flamingo

www.penerbitsalemba.com
Contoh Latihan 15-3 Metode Ekuitas

Pada tanggal 2 Januari, PT Omega mengakuisisi 35%


saham beredar milik PT Beta dengan harga
Rp140.000.000. Untuk tahun yang berakhir 31
Desember, PT Beta meraih pendapatan Rp44.000.000
dan membayar dividen sebesar Rp20.000.000. Buatlah
jurnal untuk PT Omega untuk pembelian saham, pangsa
pendapatan PT Beta, dan dividen yang diterima dari PT
Beta.

www.penerbitsalemba.com
Jawaban Latihan 15-3 Metode Ekuitas

2 Jan Investasi pada saham PT Beta 140.000.000


Kas 140.000.000
31 Des Investasi pada saham PT Beta 15.400.000*
Pendapatan PT Beta 15.400.000
*Mencatat 35% pendapatan PT Beta, 35% × Rp44.000.000
31 Des Kas 7.000.000*
Investasi pada saham PT Beta 7.000.000
*Mencatat 35% dividen PT Beta Rp20.000.000, 35% × Rp20.000.000

www.penerbitsalemba.com
Konsolidasi: Kepemilikan Lebih dari 50%
(slide 1 dari 2)

 Jika investor membeli lebih dari 50% dari saham yang


beredar dari investee, investor dianggap memiliki kontrol atas
investee. Pembelian kepemilikan lebih dari 50% saham
perusahaan asosiasi disebut kombinasi bisnis (business
combination).
 Dalam hal ini, diasumsikan bahwa investor membeli
saham investee terutama untuk alasan strategis. Misal,
perusahaan dapat bergabung untuk menghasilkan lini
produk yang lebih efisien, diversifikasi lini produk,
memperluas geografis, atau memperoleh pengetahuan.

www.penerbitsalemba.com
Konsolidasi: Kepemilikan Lebih dari 50%
(slide 2 dari 2)

 Sebuah perusahaan yang memiliki seluruh atau sebagian


besar saham biasa dari perusahaan lain disebut perusahaan
induk (parent company).
 Korporasi yang dikendalikan disebut anak perusahaan
(subsidiary company).
 Pada akhir tahun, laporan keuangan induk dan anak
perusahaan digabungkan dan dilaporkan sebagai
perusahaan tunggal. Laporan keuangan gabungan disebut
laporan keuangan konsolidasi (consolidated financial
statement).

www.penerbitsalemba.com
Penilaian dan pelaporan Investasi (slide 1 dari 2)

 Sekuritas utang dan ekuitas adalah aset keuangan yang sering


diperdagangkan di bursa publik seperti New York Stock
Exchange. Akibatnya, nilai pasar mereka dapat diamati dan,
dengan demikian, secara objektif ditentukan.
 Untuk alasan ini, prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku
umum (SAK) memungkinkan beberapa sekuritas utang, dan
mengharuskan sekuritas ekuitas yang kepemilikan kurang
dari 20% dinilai dalam catatan akuntansi dan laporan
keuangan pada nilai pasar wajar (fair market value).

www.penerbitsalemba.com
Penilaian dan Pelaporan Investasi (slide 2 dari 2)

Pengklasifikasian sekuritas.

Sekuritas trading (trading securities)

Sekuritas yang tersedia untuk dijual (available-for-sale securities)

Sekuritas yang dimiliki sampai jatuh tempo (held-to-maturity securities)

www.penerbitsalemba.com
Sekuritas Trading (slide 1 dari 9)

 Sekuritas trading (trading securities) adalah


sekuritas utang dan ekuitas yang dibeli untuk
mendapatkan keuntungan jangka pendek dari
perubahan harga pasar mereka.
 Sekuritas trading sering dipegang oleh bank-bank,
reksadana, perusahaan asuransi, dan lembaga
keuangan lainnya.

www.penerbitsalemba.com
Sekuritas Trading (slide 2 dari 9)

 Oleh karena sekuritas trading diadakan sebagai


investasi jangka pendek, mereka dilaporkan sebagai
aset lancar pada laporan posisi keuangan.
 Sekuritas trading dinilai sebagai portofolio (kelompok)
dari sekuritas dengan menggunakan nilai wajar
sekuritas.

www.penerbitsalemba.com
Sekuritas Trading (slide 3 dari 9)

 Nilai wajar (fair value) adalah harga pasar yang akan


diterima perusahaan jika sekuritas dijual.
 Perubahan nilai wajar dari portofolio (kelompok) dari
sekuritas trading diakui sebagai keuntungan atau
rugi yang belum direalisasi (unrealized gain or loss)
periode berjalan.

www.penerbitsalemba.com
Sekuritas Trading (slide 4 dari 9)

Sebagai ilustrasi, asumsikan PT Mulia membeli portofolio sekuritas


trading selama 2016. Pada tanggal 31 Desember 2016, biaya dan nilai
wajar sekuritas adalah sebagai berikut.

Nama Jumlah Saham Total Biaya Total Nilai Wajar


PT Asahan 400 Rp5.000.000 Rp7.200.000
PT Milenium 500 Rp11.000.000 Rp7.500.000
PT Piawai 200 Rp8.000.000 Rp10.600.000
Total Rp24.000.000 Rp25.300.000

www.penerbitsalemba.com
Sekuritas Trading (slide 5 dari 9)

Jurnal penyesuaian pada tanggal 31 Desember 2016 untuk mencatat


nilai wajar portofolio sekuritas trading ditampilkan berikut ini.

2016 31 Penyisihan investasi trading 1.300.000


Ayat Des. 1.300.000
Laba yang belum direalisasi atas investasi trading
Jurnal Untuk mencatat peningkatan nilai wajar
sekuritas trading.

www.penerbitsalemba.com
Sekuritas Trading (slide 6 dari 9)

 Laba yang Belum Direalisasi atas Investasi Trading dilaporkan pada


laporan laba rugi.
 Tergantung pada maknanya, mungkin akan dilaporkan secara
terpisah atau sebagai Pendapatan Lain-Lain pada laporan laba
rugi.

www.penerbitsalemba.com
Sekuritas Trading (slide 7 dari 9)

Penilaian penyisihan dilaporkan pada 31 Desember 2016 di


laporan posisi keuangan sebagai berikut.

PT Mulia
Laporan Posisi Keuangan (Item Terpilih)
31 Desember 2016
Aset Lancar:
Kas Rp120.000.000
Investasi trading (biaya) Rp24.000.000
Ditambah penilaian penyisihan investasi trading Rp 1.300.000
Investasi trading (nilai wajar) Rp25.300.000

www.penerbitsalemba.com
Sekuritas Trading (slide 8 dari 9)

 Jika nilai wajar portofolio sekuritas trading kurang dari biaya:


 Penyesuaian akan mendebit Rugi Belum Direalisasi atas
Investasi Trading dan penilaian kredit Penyisihan Investasi
Trading untuk perbedaan.
 Rugi Belum Direalisasi atas Investasi Trading akan dilaporkan
pada laporan laba rugi sebagai Beban Lain-Lain.
 Penilaian Penyisihan Investasi Trading akan ditampilkan pada
laporan posisi keuangan sebagai pengurang Investasi Trading
(biaya).

www.penerbitsalemba.com
Sekuritas Trading (slide 9 dari 9)

 Seiring waktu, akun penilaian penyisihan disesuaikan untuk


mencerminkan perbedaan antara biaya dan nilai wajar portofolio.
 Dengan demikian, peningkatan dalam akun penilaian
penyisihan dari awal periode akan mengakibatkan penyesuaian
untuk mencatat keuntungan yang belum direalisasi, mirip
dengan ayat jurnal yang digambarkan sebelumnya.
 Demikian juga, penurunan akun penilaian penyisihan dari awal
periode akan mengakibatkan penyesuaian untuk mencatat
kerugian yang belum direalisasi.

www.penerbitsalemba.com
Contoh Latihan 15-4 Penilaian Sekuritas Trading
pada Nilai Wajar

Pada tanggal 1 Januari 2016, Penilaian Penyisihan


Investasi Trading memiliki saldo nol. Pada tanggal 31
Desember 2016, biaya portofolio sekuritas trading adalah
Rp79.200.000, dan nilai wajar adalah Rp76.800.000.
Siapkan ayat jurnal penyesuaian pada 31 Desember
2016 untuk mencatat keuntungan atau kerugian yang
belum direalisasi pada investasi trading.

www.penerbitsalemba.com
Jawaban Latihan 15-4 Penilaian Sekuritas Trading
pada Nilai Wajar

2016
31 Des Rugi belum direalisasi atas investasi trading 2.400.000
Penilaian penyisihan atas investasi trading 2.400.000*
Untuk mencatat penurunan atas nilai wajar investasi trading.
*Nilai wajar investasi trading, 31 Desember 2016 Rp76.800.000
Dikurangi biaya investasi trading, 31 Desember 2016 Rp79.200.000
Rugi atas investasi trading Rp(2.400.000)

www.penerbitsalemba.com
Sekuritas yang Tersedia untuk Dijual (slide 1 dari 7)

 Sekuritas yang tersedia untuk dijual (available-for-sale


securities) adalah sekuritas utang dan ekuitas yang tidak
untuk diperdagangkan, dimiliki hingga jatuh tempo, atau
dimiliki untuk alasan strategis.
 Perubahan nilai wajar sekuritas trading dilaporkan sebagai
laba atau rugi yang belum direalisasi pada laporan laba rugi.
Sebaliknya, perubahan nilai wajar sekuritas yang tersedia
untuk dijual dilaporkan sebagai bagian dari ekuitas
pemegang saham dan, dengan demikian, dikeluarkan dari
laporan laba rugi.

www.penerbitsalemba.com
Sekuritas yang Tersedia untuk Dijual (slide 2 dari 7)

Sebagai ilustrasi, asumsikan bahwa PT Mulia membeli tiga sekuritas


selama 2016 sebagai sekuritas tersedia untuk dijual, bukan sekuritas
trading. Pada tanggal 31 Desember 2016, biaya dan nilai wajar dari
sekuritas adalah sebagai berikut.

Nama Jumlah Saham Total Biaya Total Nilai Wajar


PT Asahan 400 Rp5.000.000 Rp7.200.000
PT Milenium 500 Rp11.000.000 Rp7.500.000
PT Piawai 200 Rp8.000.000 Rp10.600.000
Total Rp24.000.000 Rp25.300.000

www.penerbitsalemba.com
Sekuritas yang Tersedia untuk Dijual (slide 3 dari 7)

Ayat jurnal penyesuaian pada tanggal 31 Desember 2016 untuk


mencatat nilai wajar portofolio sekuritas yang tersedia untuk dijual
adalah sebagai berikut.

2016 31 Penilaian penyisihan investasi tersedia untuk dijual 1.300.000


Ayat Des. Laba (rugi) belum direalisasi atas investasi
Jurnal tersedia untuk dijual 1.300.000
Untuk mencatat peningkatan nilai wajar
investasi tersedia untuk dijual.

www.penerbitsalemba.com
Sekuritas yang Tersedia untuk Dijual (slide 4 dari 7)

 Tidak seperti sekuritas trading, ayat jurnal penyesuaian pada 31


Desember 2016 mengkredit akun akuitas pemegang saham dan
bukan akun laporan laba rugi.
 Sebuah saldo kredit di Laba (Rugi) belum direalisasi atas Investasi
Tersedia untuk Dijual ditambahkan ke ekuitas pemegang saham,
sedangkan saldo debit dikurangi dari ekuitas pemegang saham.

www.penerbitsalemba.com
Sekuritas yang Tersedia untuk Dijual (slide 5 dari 7)
Penyisihan dan laba yang belum direalisasi dilaporkan pada 31 Desember 2016, laporan posisi
keuangan sebagai berikut.
PT Mulia
Laporan Posisi Keuangan
31 Desember 2016
Aset Lancar
Kas Rp120.000.000
Investasi tersedia untuk dijual (biaya) Rp24.000.000
Ditambah penyisihan investasi tersedia untuk dijual Rp 1.300.000
Investasi tersedia untuk dijual (nilai wajar) Rp25.300.000

Sama Ekuitas Pemegang Saham:


Saham biasa Rp10.000.000
Premi saham Rp150.000.000
Saldo laba Rp250.000.000
Laba (rugi) belum direalisasi atas investasi tersedia untuk dijual Rp1.300.000
Total ekuitas pemegang saham Rp411.300.000
www.penerbitsalemba.com
Sekuritas yang Tersedia untuk Dijual (slide 6 dari 7)

 Jika nilai wajar kurang dari biaya :


 Penyesuaian akan mendebit Laba (Rugi) Investasi Tersedia
untuk Dijual dan mengkredit Penyisihan Investasi Tersedia
untuk Dijual untuk perbedaan yang terjadi.
 Rugi Laba (Rugi) Investasi Trading akan dilaporkan dalam
bagian Ekuitas sebagai item negatif.
 Penilaian Penyisihan Investasi Tersedia untuk Dijual akan
ditampilkan pada laporan posisi keuangan sebagai pengurang
Investasi Tersedia untuk Dijual (biaya).

www.penerbitsalemba.com
Sekuritas yang Tersedia untuk Dijual (slide 7 dari 7)

 Seiring waktu, akun penyisihan disesuaikan untuk mencerminkan


perbedaan antara biaya dan nilai wajar portofolio.
 Dengan demikian, peningkatan penyisihan penilaian dari awal
periode akan mengakibatkan penyesuaian untuk mencatat
peningkatan dalam penilaian dan akun Laba (Rugi) belum
Direalisasi, mirip dengan ayat jurnal yang digambarkan
sebelumnya.
 Demikian juga, penurunan penyisihan penilaian dari awal
periode akan mengakibatkan penyesuaian untuk mencatat
penurunan dalam penilaian dan akun Laba (Rugi) belum
Direalisasi.
www.penerbitsalemba.com
Contoh Latihan 15-5 Penilaian Sekuritas Tersedia
untuk Dijual pada Nilai Wajar

Pada tanggal 1 Januari 2016, Penyisihan Investasi


Tersedia untuk Dijual memiliki saldo nol. Pada tanggal 31
Desember 2016, biaya sekuritas yang tersedia untuk
dijual adalah Rp45.700.000, dan nilai wajar adalah
Rp50.000.000.
Siapkan ayat jurnal penyesuaian untuk mencatat
keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi untuk
sekuritas yang tersedia untuk dijual pada tanggal 31
Desember 2016.

www.penerbitsalemba.com
Jawaban Latihan 15-5 Penilaian Sekuritas yang
Tersedia untuk Dijual pada Nilai Wajar

2016
31 Des Penyisihan investasi yang tersedia untuk dijual 4.300.000*
Laba (rugi) belum direalisasi atas investasi yang tersedia untuk dijual 4.300.000
Untuk mencatat peningkatan nilai wajar investasi yang tersedia untuk dijual.

*Nilai wajar investasi yang tersedia untuk dijual, 31 Desember 2016 Rp50.000.000
Dikurangi biaya investasi yang tersedia untuk dijual, 31 Desember 2016 Rp45.700.000
Laba (rugi) belum direalisasi atas investasi yang tersedia untuk dijual Rp 4.300.000

www.penerbitsalemba.com
Sekuritas yang Dimiliki Hingga Jatuh Tempo
(slide 1 dari 3)

 Sekuritas yang dimiliki hingga jatuh tempo (held-


to-maturity securities) adalah investasi utang, seperti
wesel atau obligasi, bahwa sebuah perusahaan
cenderung mempertahankan sekuritas tersebut terus
sampai tanggal jatuh tempo mereka.
 Sekuritas yang dimiliki hingga jatuh tempo terutama
dibeli untuk memperoleh pendapatan bunga.

www.penerbitsalemba.com
Sekuritas yang Dimiliki Hingga Jatuh Tempo
(slide 2 dari 3)

 Jika sekuritas dimiliki hingga jatuh tempo akan jatuh tempo


dalam waktu satu tahun, maka dilaporkan sebagai aset lancar
pada laporan posisi keuangan. Jika dimiliki hingga jatuh tempo
yang jatuh tempo lebih dari setahun maka dilaporkan sebagai
aset tidak lancar.
 Hanya sekuritas dengan tanggal jatuh tempo, seperti wesel
perusahaan dan obligasi, diklasifikasikan sebagai sekuritas yang
dimiliki hingga jatuh tempo.
 Sekuritas ekuitas tidak dimiliki hingga jatuh tempo karena
mereka tidak memiliki tanggal jatuh tempo.

www.penerbitsalemba.com
Sekuritas yang Dimiliki Hingga Jatuh Tempo
(slide 3 dari 3)

 Investasi obligasi dimiliki hingga jatuh tempo dicatat sebesar


biaya mereka, termasuk komisi broker.
 Jika tingkat bunga obligasi berbeda dari suku bunga pasar,
obligasi dapat dibeli dengan premi atau diskonto.
 Dalam kasus tersebut, premi atau diskonto diamortisasi
selama jangka waktu obligasi.
 Investasi obligasi yang dimiliki hingga jatuh tempo dilaporkan
pada laporan posisi keuangan pada biaya amortisasi.

www.penerbitsalemba.com
Tampilan 4 Ringkasan Penilaian dan
Pelaporan Investasi
Sekuritas Trading Sekuritas yang Tersedia untuk Sekuritas yang Dimiliki Hingga
Dijual Jatuh Tempo
Dinilai pada: Nilai Wajar Nilai Wajar Biaya Amortisasi
Perubahan dalam penilaian Laba atau rugi yang belum Akumulasi laba atau rugi yang
dilaporkan sebagai: direalisasi dalam laporan laba belum direalisasi dilaporkan Tidak diterapkan. Sekuritas
rugi sebagai Pendapatan Lain- dalam ekuitas pemegang yang dimiliki hingga jatuh
Lain. saham di laporan posisi tempo dilaporkan pada biaya.*
keuangan.
Dilaporkan dalam laporan Biaya investasi ditambah atau Biaya investasi ditambah atau Biaya amortisasi investasi.
posisi keuangan sebagai: dikurangi penilaian penyisihan. dikurangi penilaian penyisihan.

Diklasifikasikan dalam laporan Aset lancar. Dilaporkan sebagai aset lancar Dilaporkan sebagai aset lancar
posisi keuangan sebagai: atau aset tidak lancar atau aset tidak lancar
bergantung pada manajemen. bergantung waktu jatuh tempo.

* Amortisasi premi atau diskonto dilaporkan sebagai bagian pendapatan bunga dalam laporan laba rugi.

www.penerbitsalemba.com
Laporan Posisi Keuangan Kedai Kopi
Kedai Kopi
Laporan Posisi Keuangan
31 Desember 2016

Aset
Aset Lancar:
Kas dan setara kas Rp235.000.000
Investasi trading (biaya) Rp420.000.000
Ditambah penyisihan investasi trading Rp 45.000.000 Rp465.000.000
Piutang usaha Rp305.000.000
Dikurangi penyisihan untuk piutang tak tertagih Rp 12.300.000 Rp292.700.000
Persediaan barang dagang—pada biaya lebih rendah (FIFO) atau pasar Rp120.000.000
Asuransi dibayar di muka Rp 24.000.000
Total aset lancar Rp1.136.700.000
Investasi
Investasi pada Nikmat Coffee (metode ekuitas) Rp565.000.000
Aset Tetap:

www.penerbitsalemba.com
Laporan Laba Rugi Kedai Kopi (slide 1 dari 2)

Kedai Kopi
Laporan Laba Rugi
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2016

Pendapatan dari penjualan:


Penjualan Rp5.450.000.000
Dikurangi: Retur dan potongan penjualan Rp26.500.000
Diskon penjualan Rp 21.400.000 Rp 47.900.000
Penjualan Rp5.402.100.000
Beban pokok penjualan Rp2.160.000.000

Laba bruto Rp3.242.100.000

www.penerbitsalemba.com
Laporan Laba Rugi Kedai Kopi (slide 2 dari 2)
Kedai Kopi
Laporan Laba Rugi
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2016

Total beban operasi Rp2.608.700.000


Laba dari operasi Rp633.400.000
Penghasilan dan beban lain-lain
Pendapatan bunga Rp 18.000.000
Beban bunga (136.000.000)
Rugi atas penghapusan aset (23.000.000)
Laba belum direalisasi atas investasi trading 5.000.0000
Penghasilan ekuitas pada Nikmat Coffee 57.000.000 (79.000.000)
Laba sebeluim pajak penghasilan Rp554.400.000
Beban pajak penghasilan 132.800.000
Laba neto Rp421.600.000

www.penerbitsalemba.com
Akuntansi Nilai Wajar

 Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual


aset.
 Nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi ini terjadi dalam
kondisi bisnis normal.
 Standar akuntansi keuangan mengharuskan investasi trading
dan investasi yang tersedia untuk dijual dicatat sebesar nilai
wajarnya.
 Hal ini berbeda dari basis pengukuran biaya secara
tradisional, yamg mencatatat aset seperti persediaan dan
aset tetap pada harga pembelian mereka.

www.penerbitsalemba.com
Dampak Akuntansi Nilai Wajar terhadap
Laporan keuangan
 Penggunaan nilai wajar untuk menilai aset dan liabilitas
memengaruhi laporan keuangan. Secara khusus, laporan
posisi keuangan dan laporan laba rugi dapat terpengaruh.
 Ketika suatu aset dilaporkan pada nilai wajar, selisih
antara biaya awal dari aset atau nilai wajar periode
sebelumnya harus dicatat.

Dari PSAK:
PSAK 68 Pengukuran Nilai Wajar
memberikan panduan cara
pengukuran nilai wajar. PSAK 68
diadopsi dari IFRS 13 Fair Value
Measurement. Nilai pasar adalah
satu jenis nilai wajar yang terdapat dalam
standar ini. Jika nilai pasar tidak tersedia,
www.penerbitsalemba.com PSAK 68 memperbolehkan jenis lainnya
Dampak Akuntansi Nilai Wajar terhadap Laporan
Keuangan—Laporan Posisi Keuangan

 Ketika suatu aset dilaporkan pada nilai wajar, selisih antara


biaya awal dari aset atau nilai wajar periode sebelumnya harus
dicatat. Seperti yang digambarkan untuk sekuritas trading dan
sekuritas yang tersedia untuk dijual, salah satu metode untuk
melakukan hal ini adalah dengan menggunakan penyisihan.
 Perubahan dalam nilai wajarnya diakui dalam laporan laba rugi,
tetapi sebagai bagian ekuitas pemegang saham melalui akun
penghasilan komprehensif dan akumulasi penghasilan
komprehensif lain.

www.penerbitsalemba.com
Dampak Akuntansi Nilai Wajar terhadap Laporan
Keuangan—Laporan Laba Rugi

 Sekuritas trading juga dilaporkan pada nilai wajar dalam


laporan posisi keuangan. Alih-alih mencatat laba yang
belum direalisasi atau kerugian atas perubahan nilai wajar
sebagai bagian dari ekuitas pemegang saham,
keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi dapat
dilaporkan pada laporan laba rugi.

www.penerbitsalemba.com
Analisis dan Interpretasi Keuangan: Dividend Yield
(slide 1 dari 6)

 Dividend yield mengukur tingkat imbal hasil kepada


pemegang saham, berdasarkan dividen tunai.
 Dividend yield paling sering dihitung untuk saham biasa
karena saham preferen memiliki tingkat dividen yang
dinyatakan.
 Sebaliknya, dividen tunai yang dibayarkan pada
saham biasa biasanya bervariasi dengan
profitabilitas perusahaan.

www.penerbitsalemba.com
Analisis dan Interpretasi Keuangan: Dividend Yield
(slide 2 dari 6)

 Dividend yield dihitung sebagai berikut.

Dividen per Lembar Saham Biasa


Dividend Yield
Harga Pasar per Lembar Saham Biasa

www.penerbitsalemba.com
Analisis dan Interpretasi Keuangan: Dividend Yield
(slide 3 dari 6)

 Sebagai ilustrasi, harga pasar dari PT Telkom Indonesia (Persero), Tbk.,


adalah Rp4.150 pada tanggal 21 April 2017. Selama tahun sebelumnya, PT
Telkom Indonesia (Persero), Tbk. telah membayar dividen sebesar
Rp136,747 per lembar saham. Dengan demikian, dividend yield saham
biasa PT Telkom Indonesia (Persero), Tbk., dihitung sebagai berikut.

Rp136,747

Dividend Yield 3,29%


Rp4.150

www.penerbitsalemba.com
Analisis dan Interpretasi Keuangan: Dividend Yield
(slide 4 dari 6)

 Dividend yield merupakan fungsi pertama dari


keuntungan perusahaan, atau kemampuan untuk
membayar dividen.
 Kedua, dividend yield perusahaan adalah fungsi dari
penggunaan alternatif manajemen dana.
 Jika sebuah perusahaan memiliki peluang
pertumbuhan yang cukup, dana dapat diarahkan
ke investasi internal, dibanding ke arah membayar
dividen.
www.penerbitsalemba.com
Analisis dan Interpretasi Keuangan: Dividend Yield
(slide 5 dari 6)

 Dividend yield akan bervariasi dari hari ke hari, karena


harga pasar saham perusahaan bervariasi dari hari ke
hari.
 Dividend yield saat ini disediakan dengan layanan berita
kutipan dari harga pasar, seperti The Wall Street
Journal, Yahoo! Finance, dan Google Finance.

www.penerbitsalemba.com
Analisis dan Interpretasi Keuangan: Dividend Yield
(slide 6 dari 6)

 Dividend yield baru-baru ini untuk beberapa perusahaan yang dipilih


adalah sebagai berikut.
Perusahaan Dividend Yield (%)
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. 3,17
PT Astra Otoparts Tbk. 1,74
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Tidak ada
PT IndosatTbk. 1,31
PT Summarecon Agung Tbk. 0,56
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 1,79
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. 1,88
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. 3,08

www.penerbitsalemba.com
Contoh Latihan 15-6 Dividend Yield

Pada tanggal 11 Maret 2016, PT Sabang memiliki harga


pasar Rp58.000 per saham dari saham biasa. Untuk
tahun sebelumnya, PT Sabang membayar dividen
tahunan sebesar Rp2.900 per saham. Hitung dividen
yield untuk PT Sabang.

www.penerbitsalemba.com
Jawaban Latihan 15-6 Dividend Yield

Dividen per Lembar Saham Biasa


Dividend Yield
Harga Pasar per Lembar Saham Biasa

Rp2.900
0,05 atau
Dividend Yield 5%
Rp58.000

www.penerbitsalemba.com
Lampiran: Penghasilan Komprehensif
(slide 1 dari 5)

 Penghasilan komprehensif (comprehensive income)


didefinisikan sebagai semua perubahan dalam ekuitas
pemegang saham selama periode tertentu, kecuali yang
dihasilkan dari dividen dan investasi pemegang saham.
 Penghasilan komprehensif dihitung dengan menambah atau
mengurangi penghasilan komprehensif lainnya dari laba neto,
sebagai berikut.

Laba neto RpXXX


Penghasilan komprehensif lain RpXXX
Penghasilan komprehensif RpXXX

www.penerbitsalemba.com
Lampiran: Penghasilan Komprehensif
(slide 2 dari 5)

 Pos penghasilan komprehensif lain (other comprehensive


income) termasuk keuntungan yang belum direalisasi dan
kerugian atas sekuritas yang tersedia untuk dijual serta item-
item lainnya seperti penyesuaian mata uang asing dan liabilitas
pensiun.
 Sekuritas kumulatif dari penghasilan komprehensif lain
dilaporkan pada laporan posisi keuangan, sebagai akumulasi
penghasilan komprehensif lain (accumulated other
comprehensive income).

www.penerbitsalemba.com
Lampiran: Penghasilan Komprehensif
(slide 3 dari 5)

Perusahaan diwajibkan untuk melaporkan penghasilan


komprehensif dalam laporan keuangan di salah satu dari
dua cara berikut.

1. Pada laporan laba rugi, atau


2. Dalam pernyataan terpisah laba rugi komprehensif
yang dengan segera mengikuti laporan laba rugi.

www.penerbitsalemba.com
Lampiran Penghasilan Komprehensif(slide 4 dari 5)

Penyisihan dan laba yang belum direalisasi dilaporkan pada 31 Desember


2016, laporan posisi keuangan sebagai berikut.

PT Mulia
Laporan Posisi Keuangan
31 Desember 2016

Ekuitas Pemegang Saham:


Saham biasa Rp10.000.000
Premi saham Rp150.000.000
Saldo laba Rp250.000.000
Laba (rugi) belum direalisasi atas investasi tersedia untuk dijual Rp1.300.000
Total ekuitas pemegang saham Rp411.300.000

www.penerbitsalemba.com
Lampiran Penghasilan Komprehensif(slide 5 dari 5)

Atau, PT Mulia bisa melaporkan laba yang belum direalisasi sebagai bagian dari
akumulasi penghasilan komprehensif lain sebagai berikut.

PT Mulia
Laporan Posisi Keuangan
31 Desember 2016

Ekuitas Pemegang Saham:


Saham biasa Rp10.000.000
Premi saham Rp150.000.000
Saldo laba Rp250.000.000
Akumulasi penghasilan komprehensif lain:
Laba (rugi) belum direalisasi atas investasi tersedia untuk dijual Rp1.300.000
Total ekuitas pemegang saham Rp411.300.000

www.penerbitsalemba.com
Kunjungi
www.penerbitsalemba.com
Fan Page
www.facebook.com/penerbit.salemba
Follow Us On
@penerbitsalemba
Terima Kasih