Anda di halaman 1dari 19

FAMILY CENTERED

CARE
 Sehat adalah kesejahteraan optimal antara
fisik, mental dan sosial yang harus dicapai
sepanjang kehidupan anak dalam rangka
mencapai tingkat pertumbuhan dan
perkembangan yang optimal sesuai dengan
usianya
 BUDAYA
 SOSIAL
 AGAMA
 KELUARGA
 Makanan anak dan orangtua tidak dibedakan
 Kemiskinan
 Anak dengan keluarga vegetarian
 Penyakit keturunan
 FILOSOFI : Keluarga sebagai yang konstan
dalam kehidupan anak
 Keluarga adalah sumber utama kekuatan dan
dukungan anak
 Mengikutsertakan keluarga sebagai partner
yang utuh dalam perawatan kesehatan
anaknya dan untuk membantu
perkembangan serta mendukung stabilitas
dari keluarga
 Sistem pelayanan dan personil RS harus
memberi dukungan, menghormati,
mendorong, meningkatkan kekuatan dan
kompetensi keluarga melalui kerjasama dan
membina hubungan dengan orangtua
 MENGHARGAI (RESPECTING)
Menghargai setiap bayi/anak dan orangtua
 PERBEDAAN (DIVERSITY)
menghormati perbedaan ras, etnik, budaya dan sosial
ekonomi, pengalaman setiap orangtua dan persepsi
mereka terhadap perawatan
 KEKUATAN (STRENGTHS)
mengenal dan membangun kekuatan dari setiap
bayi/anak dan orangtua disetiap situasi yang sulit dan
penuh tantangan
 PILIHAN (CHOICE)
mendukung dan memfasilitasi setiap pilihan yang
telah ditentukan oleh bayi/anak dan orangtua
 FLEKSIBELITAS (FLEXIBILITY)
memastikan fleksibelitas pada kebijakan organisasi,
prosedur dan pemberi pelayanan sehingga dapat menyatu
pada kebutuhan, kepercayaan dan nilai budaya bayi dan
keluarga
 BERBAGI (SHARING)
berbagi informasi yang jujur dan tidak bias pada keluarga
sehingga dapat menajdi dasar dari keputusan yang
diambil
 DUKUNGAN (SUPPORT)/ EMPOWERING
menyediakan atau memastikan bahwa keluarga memiliki
dukungan formal maupun informal
 KOLABORASI (COLLABORATING)
berkolaborasi antara orangtua dengan setiap tatanan
profesi
`
Harga diri
dan saling
menghargai

Kolaborasi
FCC Informasi

Partisipasi
 Memperkuat hubungan antara bayi, anak dan
anggota keluarga pada awalnya yang
terlupakan, terganggu oleh karena perpisahan
yang dipaksa oleh tim kesehatan
 Orangtua dan keluarga mendapatkan informasi
tentang kondisi, pengobatan dan prognosis bayi
atau anak mereka
 Orangtua atau keluarga terlibat dalam
pengambilan keputusan sehubungan dengan
perawatan anak atau bayi mereka
 Meningkatkan kerjasama antara tim
kesehatan dengan keluarga
 Meminimalkan efek hospitalisasi pada anak
dan orangtua
 Meningkatkan kepercayaan orangtua dan
keluarga pada tim kesehatan
 PRINSIP PELAYANAN KEPERAWATAN PADA
ANAK HARUS BERFOKUS PADA
KELUARGA, UNTUK MEMENUHI
KEBUTUHAN ANAK DAN KELUARGA
 Fasilitasi keterlibatan orangtua dalam
keperawatan
 Peningkatan kemampuan keluarga dalam
merawat anaknya
 Memfasilitasi hubungan orangtua dan
anaknya selama dirumah sakit
 Membantu orangtua dalam proses
peningkatan pengetahuan dan keterampilan
yang berhubungan dengan keadaan sakit
anaknya
 Mengajarkan orangtua untuk dapat
memberikan perawatan pada anaknya yang
sakit saat sudah kembali ke rumah
 Meningkatkan pengambilan keputusan klinis
berdasarkan informasi yang lebih baik dan
proses kolaboratif
 Meningkatkan tindak lanjut ketika rencana
perawatan dikembangkan bersama-sama
dengan keluarga
 Lebih efisien dan efektif waktu dalam proses
perawatan
 Meningkatkan komunikasi antara anggota
tim kesehatan
 Meningkatkan keputusan profesional
(American Academy of Pediatrics, 2012)
 Keterbukaan dan kejujuran dalam
berkomunikasi antara orangtua dan tenaga
kesehatan berjalan dua arah
 Melibatkan keluarga dalam pengambilan
keputusan
 Berbagi informasi dengan orangtua
 Antara keluarga dan tenaga kesehatan
merupakan “partnership” dalam memberikan
perawatan kepada bayi/anak
 Adanya kebijakan dan program yang dapat
meningkatkan kemampuan keluarga
sehingga dapat terlibat dalam perawatan
bayi/anak