Anda di halaman 1dari 12

KEDUDUKAN DAN PERAN

ORGANISASI PROFESI INDONESIA


Dosen : Siti Santy Sianipar, S.Kep., M.Kes

OLEH :
KELOMPOK 3
1) ARMELIATI 2018.C.10a.0959
2) CIA 2018.C.10a.0962
3) DHEA PERMATASAR.I. 2018.C.10a.0964
4) OCTAVIA MARETANSE 2018.C.10a.0979
5) YOGA PRATAMA 2018.C.10a.0992
DEFINISI ORGANISASI PROFESI
KEPERAWATAN

Organisasi profesi keperawatan merupakan


organisasi yang anggotanya adalah para
praktisi yang menetapkan diri mereka
sebagai profesi dan bergabung bersama
untuk melaksanakan fungsi fungsi sosial
yang tidak dapat mereka laksanakan dalam
kapasitas mereka sebagai individu.
CIRI ORGANISASI PROFESI KEPERAWATAN

Mempunyai Body Pendidikan Berbasis Memberikan Pelayanan Memiliki


of Knowledge Keahlian pada Jenjang Kepada Masyarakat Perhimpunan/
Pendidikan Tinggi Melalui Praktik dalam Organisasi Profesi
Bidang Profesi

Pemberlakuan Kode
Otonomi Motivasi Bersifat Altruistik
Etik Keperawatan
PERAN ORGANISASI PROFESI

1) Sebagai pembina, pengembang dan


pengawas terhadap mutu pendidikan
keperawatan
2) Sebagai pembina, pengembang dan
pengawas terhadap pelayanan keperawatan
3) Sebagai pembina serta pengembang ilmu
pengetahuan dan teknologi keperawatan
4) Sebagai pembina, pengembang dan
pengawas kehidupan profesirofesi, standar
pendidikan dan pelatihan profesi serta
menetapkan kebijakan profesi
MANFAAT ORGANISASI PROFESI

1) Mengembangkan dan memajukan


profesi;
2) Menertibkan dan memperluas ruang
gerak profesi;
3) Menghimpun dan menyatukan pendapat
warga profesi;
4) Memberikan kesempatan pada semua
anggota untuk berkarya dan berperan
aktif dalam mengembangkan dan
memajukan profesi.
ORGANISASI PROFESI (PPNI)

Organisasi profesi keperawatan di


Indonesia bernama Persatuan
Perawat Nasional Indonesia (PPNI)
yang didirikan pada tanggal 17
Maret 1974 dan merupakan
gabungan dari berbagai organisasi
keperawatan yang ada saat itu.
TUJUAN PPNI
1) Membina dan mengembangkan organisasi
profesi keperawatan antara lain: persatuan
dan kesatuan, kerja sama dengan pihak lain
dan pembinaan manajemen organisasi.
2) Membina, mengembangkan dan mengawasi
mutu pendidikan keperawatan di Indonesia.
3) Membina, mengembangkan dan mengawasi
mutu pelayanan keperawatan di Indonesia.
4) Membina dan mengembangkan IPTEK
keperawatan di Indonesia.
5) Membina dan mengupayakan kesejahteraan
anggota
STRUKTUR ORGANISASI PPNI

Jenjang organisasi terdiri dari :


1) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPNI,
2) Dewan Pimpinan Daerah Tingkat I
(DPD I) PPNI,
3) Dewan Pimpinan Daerah Tingkat II
(DPP II) PPNI
4) Komisariat PPNI (pengurus pada
institusi dengan jumlah anggota 25
orang).
Kewajiban anggota PPNI

Menjunjung tinggi, mentaati dan mengamalkan AD


dan ART organisasi, membayar uang pangkal dan
uang iuran kecuali anggota penghormatan, mentaati
dan menjalankan segala keputusan, menghadiri rapat
yang diadakan organisasi, menyampaikan usul untuk
mencapai tujuan yang digariskan dalam program
kerja, memelihara kerukunan dalam organisasi secara
konsekuen, setiap anggota baru yang diterima
menjadi anggota membayar uang pangkal dan uang
iuran.
Hak anggota PPNI
Adapun hak anggota PPNI adalah semua anggota
berhak mendapat pembelaan dan perlindungan
dari organisasi dalam hal yang benar dan adil
dalam rangka tujuan organisasi, semua anggota
berhak mendapat kesempatan dalam menambah
dan mengembangkan ilmu serta kecakapannya
yang diadakan oleh organisasi, semua anggota
berhak menghadiri rapat, memberi usul baik lisan
maupun tulisan, semua anggota kecuali anggota
kehormatan yang mempunyai hak untuk memilih
dan dipilih sebagai pengurus dan dipilih sebagai
pengurus atau perawatan atau perwakilan
organisasi.
PROGRAM KERJA UTAMA PPNI

Program kerja utama PPNI ada sembilan, yang akan


dijabarkan sebagai berikut Pembinaan organisasi dan
keanggotaan , Pengembangan dan pembinaan pendidikan
,Pengembangan dan pembinaan serta pendidikan dan
latihan keperawatan, Pengembangan dan pembinaan
pelayanan keperawatan di rumah sakit, Pengembangan
dan pembinaan pelayanan keperawatan di Puskesmas,
Pembinaan dan Pengembangan IPTEK, Pembinaan dan
Pengembangan kerja sama dengan profesi lain dan
organisasi keperawatan internasional, Pembinaan dan
Pengembangan sumber daya/yayasan , dan Pembinaan
dan Pengembangan kesejahteraan anggota.
KESIMPULAN

Keperawatan adalah sebuah profesi, di mana di dalamnya


terdapat sebuah “body of knowladge” yang jelas. Profesi
Keperawatan memiliki dasar pendidikan yang kuat, sehingga
dapat dikembangkan setinggi-tingginya. Hal ini menyebabkan
Profesi Keperawatan selalu dituntut untuk mengembangkan
dirinya untuk berpartisipasi aktif dalam Sistem Pelayanan
Kesehatan di Indonesia dalam upaya meningkatakan
profesionalisme Keperawatan agar dapat memajukan pelayanan
masyarakat akan kesehatan di negeri ini.
Sedangkan Organisasi profesi merupakan organisasi yang
anggotanya adalah para praktisi yang menetapkan diri mereka
sebagai profesi dan bergabung bersama untuk melaksanakan
fungsi-fungsi sosial yang tidak dapat mereka laksanakan dalam
kapasitas mereka seagai individu.