Anda di halaman 1dari 29

Assalamualaikum Wr. Wb.

Disusun Oleh
ARIB MUSYAFA HUSAIN
14510008

Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah-Metro Kerja Praktek 2018


BAB I PENDAHULUAN

BAB II LANDASAN TEORI

BAB III METODE PELAKSANAAN

BAB IV PENUTUP
PENDAHULUAN

Maksud dan Tujuan Kerja Praktek

Kerja Praktek lapangan diwajibkan bagi mahasiswa dengan maksud


memberikan pengalaman, dan pengamatan visual secara langsung keadaan-
keadaan dan kejadian nyata dilapangan pada suatu pembangunan fisik dengan
segala aspeknya untuk dianalisa guna melengkapi pengetahuan, keterampilan,
dan lain sebagainya.

Maksud dan Tujuan Pembangunan

Jalan Pagar Alam merupakan jalan Kota dimana jalan tersebut memiliki
peranan penting dibidang perekonomian dan pendidikan di Kota Bandar
Lampung. maka jalan tersebut dipandang perlu untuk dilakukan pembangunan
karena jumlah kendaraan yang semakin meningkat di tiap tahunnya.
DATA UMUM

Nama Paket : kegiatan peningkatan jalan Pagar Alam


Kedaton, Kota Bandar Lampung
Pelaksana : PT. MANGGUNG POLAH RAYA
Konsultan Pengawas : CV. TIARA INDAH KONSULTAN
Perencana : CV. TIARA INDAH KONSULTAN
Status Jalan : Jalan Kota
Panjang Fungsional : 3,900Km
Panjang Efektif : 3,900Km
Lebar Jalan : 6,5m
Nilai Kontrak + Ppn : -
Sumber Dana : Anggaran Pendapatan Belanja Daerah
(APBD) Kota Bandar Lampung
Tahun Anggaran : 2017
BATASAN MASALAH
Dalam penyusunan laporan kegiatan kerja praktek ini
pembahasan masalah dibatasi pada masalah :
Perhitungan Tebal perkerasan lentur (flexible pavement) pada STA
1+950 – STA 3+900.

Metode yang digunakan dalam perhitungan menggunakan


metode Bina Marga 1987.
Pekerjaan lapis permukaan atau surface P: 3,900 Km, L:6,50m
LANDASAN TEORI

Lapis Perkerasan

Perkerasan lentur merupakan perkerasan yang dibangun di atas tanah


dasar (subgrade). Susunan struktur lapisan perkerasan lentur jalan
dari bagian atas ke bawah, perkerasan yang menggunakan bahan ikat
aspal dan agregat ditebar dijalan pada suhu tinggi (sekitar 100 0C)
Seperti pada gambar di bawah

Bagian perkerasan jalan umumnya meliputi :


- Lapis Pondasi Bawah (Sub Base)
- Lapis Pondasi Atas (Base)
- Lapis Permukaan (Surface)
Gambar : Susunan Lapis Perkerasan Lentur
PERKERASAN LENTUR (FLEXIBLE PAVEMENT)
METODE BINA MARGA

Prosedur perencanaan pada pekerjaan perkerasan lentur dengan


menggunakan metode bina marga 1987.
Perencanaan perkerasan lentur ini merupakan dasar dalam menentukan
tebal perkerasan lentur yang dibutuhkan untuk suatu jalan raya.

Tanah Dasar (Subgrade)


Tanah dasar adalah lapis terbawah dari struktur perkerasan atau lapisan
teratas dari badan jalan, tanah dasar bisa terdiri dari tanah asli, tanah galian
dan tanah yang distabilisasi (perbaikan).
Lapis Pondasi Bawah (Sub Base)
Lapis pondasi bawah ialah lapis yang terletak antara lapisan tanah dasar dan
lapis pondasi atas,

Lapis Pondasi Atas (Base)


Lapis pondasi atas adalah lapisan perkersan yang terletak diantara pondasi
bawah dan lapisan permukaan.

Lapis Permukaan (Surface)


Bagian struktur perkerasan paling atas yang langsung menerima serta
meneruskan beban lalu lintas kelapis di bawahnya.
PELAKSANAAN DILAPANGAN

Pekerjaan Persiapan

a. Penetapan / Penentuan Titik Nol bangunan yang dilaksanakan oleh


pihak direksi pekerjaan, konsultan pelaksana dan konsultan pengawas
serta akan ditindak lanjut oleh kontraktor pelaksana dalam
pengukuran.
MOBILISASI PERALATAN
PEMBERSIHAN JALAN MENGUNAKAN AIR
COMPRESSOR
PROSES PENYEMPROTAN CAIRAN PEREKAT
PROSES PEMINDAHAN LASTON DARI TRUCK
KE ALAT ASPHALT FINISHER
PROSES PEKERJAAN PENINGKATAN
MATERIAL (AC-WC)
PEMADATAN LASTON LAPIS ANTARA (AC-WC)
MENGGUNAKAN ALAT TANDEM ROLLER
PEMADATAN LASTON LAPIS ANTARA (AC-WC)
MENGGUNAKAN ALAT PNEUMATIC TIRE ROLLER
PERHITUNGAN OVERLAY
Analisa Penentuan Tebal Perkerasan Lentur

Dasar perhitungan atau parameter yang digunakan pada


perencanaan Metode Analisa Komponen ’87 adalah sebagai
berikut :
Data Lapangan
 Peranan Jalan = Kolektor
 Tipe Jalan = 1 Lajur 2 Arah
 Rencana Jenis Perkerasan = Perkerasan Lentur
 Kelandaian rata-rata =2%
DATA – DATA PENDUKUNG LAINNYA

Perkembangan Lalu-lintas ( i ) = 19,26%


Umur Rencana = 10 Tahun
Curah hujan rata-rata = 2.317,6 mm/tahun
DATA – DATA TEKNIS PENDUKUNG

Data Pertumbuhan Jumlah kendaraan 2016

Mobil Truk Sepeda Total


Tahun
penumpang sedang Motor Kendaraan

2016 594 666 12611 13871

Mobil Truk Sepeda Total


Tahun
penumpang sedang Motor Kendaraan

2017 1.768 845 13.930 16.543


Total (LHR) 2016 = 13871
Total (LHR) 2017 = 16543
n = 13871
in = 16543
i = in – n × 100 %
13871
= 16543 – 13871 × 100 %
13871
= 2672× 100 %
13871
= 19,26 %
TEBAL LAPIS PERKERASAN DI LAPANGAN
TEBAL LAPIS PERKERASAN DARI
PERHITUNGAN

B
PENUTUP

 Untuk mendesain suatu tebal lapis perkerasan pada


suatu ruas jalan harus ditinjau dari pendekatan melalui
analisa nilai terhadap fungsinya, dengan tujuan untuk
menekan biaya pelaksanaan dengan tetap memelihara
kualitas yang diinginkan.

 Dari hasil uraian kerja praktek yang membahas tentang


Pengamatan Tebal Perkerasan pada Pekerjaan Peningkatan
Jalan Pagar Alam Kedaton, Kota Bandar Lampung dapat
disimpulkan dalam berbagai hal sebagai berikut :
Dari Hasil data perhitungan yang saya lakukan
didapatkan hasil sebagai berikut :

 Tebal surface (AC-WC) = 4 cm


 Tebal surface (AC-BC) = 4 cm
 Tebal Sub Base A = 10 cm
 Tebal Sub Base B = 15 cm

Sementara di gambar dan di lapangan mempunyai


ketebalan :
 Tebal surface (AC-WC) = 4 cm
 Tebal Sub Base A = 10 cm
 Tebal Sub Base B = 15 cm
Dari hasil peritungan yang saya hitung dibandingkan dengan
gambar dan pelaksanaan di lapangan tebal perkerasan yang
dilaksanakan oleh Kontraktor pelakasana kegiatan, PT
MANGGUNG POLAH RAYA dan Konsultan perencana dan
pengawas, CV. TIARA INDAH KONSULTAN dan Dinas
Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung, data-data yang
didapat dilapangan, terdapat perbedaan tebal lapisan
perkerasan.
TERIMA KASIH
Wasalamualaikum wr.wb