Anda di halaman 1dari 24

Mengenali Gejala Klinik serta Pencegahan &

Pengobatan pd Filariasis

A6
SEORANG LAKI” BERUSIA 37 TAHUN DATANG DENGAN
KELUHAN UTAMA BENGKAK PADA TUNGKAI SEKITAR
PERGELANGAN KAKI SEJAK 3 BULAN YANG LALU
RUMUSAN MASALAH

Laki2 37 tahun
keluhan
bengkak pada
tungkai, 3 bulan
yg lalu
Mind Map
Anamnesis
Pemeriksaan Fisik
Tatalaksana dan Penunjang

Rumusan Masalah
Patofisiologi

Diagnosis

Epidemiologi Etiologi
Anamnesis

Identitas pasien
• Nama : Tn. x
• Umur : 37 tahun
• Jenis kelamin : Laki-laki
• Keluhan utama : Bengkak pada tungkai kaki sejak 1 bulan yang
lalu.
 Riwayat Penyakit Sekarang :-

 Riwayat Penyakit dahulu : -

 Riwayat Kesehatan Kelurga : -

 Riwayat Pribadi : Pasien pernah tinggal di daerah endemis 1 tahun yang lalu

 Riwayat Sosial Ekonomi : -

 Riwayat Alergi : -
Pemeriksaan Fisik

 Keadaan umum : tampak sakit sedang

 Kesadaran : compos mentis

 Inspeksi : Bengkak pada tungkai bawah kanan

 Palpasi : Bengkak, merah, nyeri tekan, non pitting

 Perkusi :

 Auskultasi :

 Tanda-tanda vital :
Pemeriksaan Penunjang

• Darah lengkap : Eosinofil 3%


• Deteksi parasit : sediaan darah tebal , cairan kiluria dan
hidrokel .
• Teknik biomolekuler: PCR
• Ultrasinografi (USG); melihat adanya pergerakan cacing
• Limfosinitrografi: abnormalitas sistem limfatik
• Immunochromatograpic (ICT): Antibodi
Working Diagnosis

• Penyakit kaki gajah (filariasis)

• Penyakit ini bersifat menahun (kronis)

• Infeksi Wuchereria bancrofti, Brugia malayi, atau Brugia

timori yang menjadi dewasa dalam kelenjar getah bening

manusia (hospes definitif)

• Tanpa pengobatan: cacat menetap- pembesaran kaki,

lengan dan alat kelamin.

• Tidak mematikan, rasa malu, mengganggu aktifitas

sehari-hari.
Working Diagnosis

Brugia timori
 Nokturna
 Ditularkan oleh nyamuk
Anopheles barbirostris
 Perbandingan ruang kepala: 3:1
 Pertumbuhan: - nyamuk (+- 10 hari)
- tubuh manusia (+- 3 bulan)
Working Diagnosis

Brugia malayi
 Nokturna & nonperiodik
 Panjang: ♀ 43 hingga 55 mm,
♂ 13 hingga 23 mm.
 Perbandingan ruang kepala: 2:1
 Anopheles barbirostris, Mnsonia
 Ditemukan di: India,
Indonesia, Malaysia, dan Filipina.
Working Diagnosis

Wuchereria bancrofti
 Ditemukan di
belahan bumi Selatan,
termasuk Indonesia
 Nokturna
 Ditularkan oleh nyamuk Culex quinquefasciatus (kota), anopheles
serta nyamuk aedes (desa)
 Pertumbuhan: - nyamuk (+- 2minggu)
- tubuh manusia (+- 7 bulan)
Gejala

 Edema : • Peredangan pembengkakan kemerahan


 pembengkakan di atas kulit umumnya teraba rasa nyeri tersa hangat
kenyal, • Tubuh bereaksi dengan bakteri
 disertai nyeri/tidak, nyeri oleh infeksi
 disertai demam / tidak
 tulang kering dan diatas punggung kaki, perut,
lengan, wajah, dan kelopak mata bagian atas.
 Merah dan gatal  reaksi alergi
Etiologi

Filariasis - manifestasi satu atau lebih cacing jenis filariasis :

 Wuchereria bancrofti Filariasis limfatik

 Brugia malayi filariasis limfatik

 Brugia timori filariasis limfatik


Epidemiologi

 Filariasis bancroftii : perkotaan atau pedesaan.

 Brugia malayi dan Brugia timori : pedesaan

 Penyebaran

 Brugia malayi : Sumatera - kepulauan Maluku

 Brugia timori : Indonesia Timur


Patofisologi

Larva I  Larva II  Larva III

(aktif)  Larva IV  Larva V


Manifestasi Klinik

 Peradangan limfatik(limfadenitis-limfangitis): Cacing dewasa

 Occult filariasis: Mikrofilaria

 Limphangiektasia/ terjadi dilatasi

 Limfaedema

 Elephantiasis
 Stadium tanpa gejala

Cacing dewasa penyumbatan saluran limfatik  Disfungsi sistem limfatik  aliran


terganggu , akumulasi cairan limfe  mengurangi sumbatan  cairan masuk ke jaringan
 limfaedma

 Stadium akut

Terjadi Limfadenitis dan Limfangitis  hilang timbul  menyerang alat kelamin


(funikulitis, epididimis, ochritis)

 Satadium Menahun

Hidrokel, limfaedema dan elefantiasis


Penatalaksanaan

• Dietilkarbamasin sitrat (DEC), 6 mg/kgBB/hari, 12 hari ( 3x sehari)


• Kombinasi DEC 6 mg/kgBB dan albendazol 400 mg, sekali/tahun, 5-10 tahun
• Ivermektin, 200 µg/kgBB, obat tunggal (6 bulan sekali), +DEC (diberikan
setahun sekali)
• membersihkan kaki dengan air dan sabun (lipatan kulit & sela jari)
Pencegahan

• Menghindari gigitan nyamuk

• Fogging
KESIMPULAN
 Limfatik Filariasis merupakan suatu penyakit infeksi pada manusia yang

menyerang kelenjar dan saluran getah bening. Penyakit ini disebabkan oleh
cacing Nematoda, yaitu Wuchereria bancrofti, brugia malayi dan brugia timori
dan ditularkan melalui nyamuk yang spesifik untuk spesiesnya.

 Hipotesis diterima, Bengkak pada pasien disebabkan Karena filariasis