Anda di halaman 1dari 10

Presentasi bokong

Kelompok II
A. pengertian
Presentase bokong adalah presentasi
janin dengan daerah bokong atau kedua kaki
menjadi bagian terndah janin (Reeder,2012).
Letak sungsang merupakan keadaan
dimana janin terletak memanjang dengan
kepala di fundus uteri dan bokong berada di
bagian bawah kavum uteri.
B. Etiologi
1. Panggul sempit.
2. Janin mudah bergerak seperti pada
hidroamion, multipara dan premature.
3. Gameli.
4. Klainan uterus.
5. Plasenta previa.
C. Klasifikasi
a. Presentasi bokong murni (frank breech).
b. Presentasi bokong kaki sempurna (complete
breech).
c. Presentasi bokong kaki tidak sempurna
(incomplete breech).
d. Breech gabungan.
D. Manifestasi klinis
a) Pergerakan anak terasa oleh ibu di bagian
perut di bawah pusat dan ibu sering merasa
benda keras (kepala) mendesak tulang iga.
b) Pada palpasi teraba bagian keras, bundar dan
melenting pada fundus uteri.
c) Punggung anak dapat teraba pada salah satu
sisi perut dan bagian-bagian kecil pada pihak
yang berlawanan.
d) Bunyi jantung janin terdengar pada
pungggung anak setingggi pusat.
E. Diagnosis
Diagnosis letak sungsang yaitu pada
pemeriksaan luar kepala tidak teraba di bagian
bawah uterus melainkan teraba di fundus
uteri. Kadang-kadang bokong janin teraba
bulat dan dapat memberi kesan seolah-olah
kepala, tetapi bokong tidak dapat digerakkan
semudah kepala.
F. Cara persalinan letak sungsang:
1. Persalinan spontan (spontaneous breech)
Janin dilahirkan dengan kekuatan dan tenaga
ibu sendiri (cara bracht).
2. Manual aid
Janin dilahirkan dengan tenaga dan kekuatan
ibu sendiri dan sebagian lagi dengan tenaga
penolong.
3. Ekstraksi sungsang
Janin dilahirkan seluruhnya dengan memakai
tenaga penolong.Ekstraksi sungsang dilakukan
jika ada indikasi dan memenuhi syarat untuk
mengakhiri persalinan serta tidak ada kontra
indikasi.
5.Perabdominam (seksio)
Memperhatikan komplikasi persalinan letak
sungsang melalui pervaginam, maka sebagian
besar pertolongan persalinan letak sungsang
dilakukan dengan seksio sesarea.
G. Komplikasi
a. Komplikasi pada ibu
- Perdarahan
- Robekan jalan lahir
- Infeksi
b. Komplikasi pada bayi
- Asfiksia
- Trauma lahir
- infeksi
H. Penatalaksanaan
Selama proses persalinan, resiko ibu dan anak jauh lebih besar
dibandingkan persalinan pervaginam pada presentasi belakang
kepala.
a. Pada saat masuk kamar bersalin perlu dilakukan penilaian secara
cepat dan cermat mengenai: keadaan selaput ketuban,
fase persalinan, kondisi janin serta keadaan umum ibu.
b. Dilakukan pengamatan cermat pada DJJ dan kualitas his dan
kemajuan persalinan.
c. Persiapan tenaga penolong persalinan-dokter anak dan ahli
anaesthesi.
Persalinan spontan pervaginam (spontan Bracht) terdiri dari tiga
tahapan:
- Fase lambat pertama
- Fase cepat
- Fase lambat kedua