Anda di halaman 1dari 25

AKUNTANSI HOTEL

SAP 8

Nama Kelompok
I Wayan Wahyu Wiantara (1607531140 /
10)
Putu Laksmi Puspita Yanti (16075
31148 / 15)
Ni Komang Bella Sri Lestari (16075
01 Jenis – Jenis Pembelian Dairy Product Pada Hotel

02 Jenis – Jenis Penggunaan Dairy Product


Khususnya Food And Beverage Pada Hotel

03 Medesain Dan Membuat Pola Jurnal Khusus Pembelian


Dairy Product Khususnya Food And Beverage Pada Hotel

Mendesain Dan Membuat Poa Jurnal Khusus Peggunaan


04 Dairy Product Khususnya Foods And Beverage Pada
Hotel
JENIS-JENIS PEMBELIAN DAIRY
PRODUCT PADA HOTEL
Hal yang perlu diperhatikan dalam proses
penyimpanan adalah:
Pembelian Persediaan  Temperatur ruangan
 Kebersihan dan kerapihan penyusunan barang
 Metode penyimpanan barang
 Sistem ventilasi
Persediaan barang di hotel bisa
berupa makanan, minuman, Ada beberapa tujuan diadakannya persediaan di
material supplies dan barang- hotel, antara lain:
barang lain, dimana barang-barang  Menjaga kontinuitas usaha
tersebut tersedia untuk dijual  Mencegah over investment dan barang yang
maupun untuk membantu rusak/busuk
kelancaran operasional  Menghindari kerugian akibat waktu
perusahaan. Besar kecilnya penyerahan dan menghemat biaya
persediaan sangat tergantung pemesanan
pada fasilitas yang dimiliki, jumlah  Membuat perencanaan pembelian yang
kamar, dan tingkat perputaran optimal
persediaan.  Menjaga kebutuhan barang dapat seimbang
antara pembelian dengan gudang
 Mencegah slow moving item
Cara Pembelian Persediaan (Bahan Makanan)

Pembelian bahan makanan dengan sistem kontrak


Ada dua jenis pembelian bahan makanan dengan
cara kontrak, yaitu:Kontrak untuk jangka waktu terte
ntu dan Kontrak pembelian dalam jumlah tertentu
Pembelian bahan makanan secara harian
Cara pembelian harian ini biasanya dilakukan untuk
Pembelian bahan makanan secara kuota mingguan bahan-bahan makanan yang tidak tahan lama.
Cara pembelian bahan makanan secara kuota
mingguan, pada umumnya dilakukan untuk bahan-
bahan yang tergolong dalam grocery
Pembelian bahan makanan secara ‘Cash and Carry”
Cara ini biasanya digunakan oleh hotel-hotel kecil-
Pembelian bahan makanan secara pembayaran
menengah
pesanan
Diperlukan bila hotel/restoran memerlukan bahan
makanan tersebut dalam jumlah yang banyak
JENIS-JENIS PENGGUNAAN DAIRY
PRODUCT KHUSUSNYA FOODS
DAN BEVERAGE PADA HOTEL
Penggunaan
Persediaan Penggunaan persediaan untuk operasional
perusahaan harus diadministrasikan dengan baik,
karena penggunaan sama artinya dengan pemakaian
yang merupakan biaya bagi departemen yang
meminta.

Adapun pencatatan yang dilakukan berkaitan dengan


transaksi pengeluaran persediaan dari gudang untuk
digunakan oleh departemen peminta adalah:
Biaya departemen xxx
Persediaan xxx
Daily Store
Makanan jenis daging , ungas
dan ikan laut (meat, poultry,
fish, sea food)
Makanan jenis sembako
Makanan yang terbuat dari (groceries)
susu dan sejenisnya (dairy
product)
Jenis minuman
Makanan yang cepat (beverages)
rusak (perishable)
Makanan Cepat
Rusak/Layu
Bahan makanan yang termasuk perishable adalah:
(Perishable) sayur-sayuran, buah-buahan, bumbu-bumbu segar
(fresh herb) seperti: bawang merah, bawang putih,
cabai, green pepper, red pepper, onion, white
cabbage, leeks, lettuce, tomato, bayam, sayuran
hijau, dan jenis sayuran lainnya yang mudah rusak.

Pembelian makanan jenis ini dilakukan setiap hari.


Kendati pun fasilitas kamar pendingin telah tersedia,
namun penyimpanan seyuran dan buah perlu
penanganan yang benar
Makanan Jenis Dairy Product

Bahan Makanan Jenis


01 Daging,Unggas, Ikan Laut (Meat,
Poultry, Fish and Seafood)

Makanan Jenis Sembako


02 (Groceries)

03 Jenis Minuman (Beverage)


Medesain Dan Membuat Pola Jurnal Khusus
Pembelian Dairy Product Khususnya Food
and Beverage Pada Hotel
Bagian yang Terlibat
1

 Departemen yang memerlukan


barang
 Gudang
 Pembelian Dokumen yang Digunakan
 Penerimaan
2 
 Cost control Purchase requisition
 Account payable  Purchase order
 Memorandum invoice
 Daily receiving report
 Quotation analysis price
 Bincard
 Cardex
ALUR PEMBELIAN PERSEDIAAN
Penjelasan :
1. PR dibuat oleh departemen yang memerlukan barang, PR pada umumnya dibuat dalam 3
rangkap yang kemudian didistribusikan pada cost control, purchasing, gudang atau depa-
rtemen yang memerlukan.
2. Berdasarkan PR yang dibuat, bagian pembelian akan membuat PO di mana harus mend-
apatkan persetujuan dari Accounting Departement Head dan General Manager, dan didu-
kung dengan quotation analysis price.
3. Supplier menyiapkan barang yang diminta berdasarkan PO yang diterima, setelah barang
siap, dan disertai dengan invoice, dikirim ke hotel.
4. Penerimaan barang dalam hotel dilakukan oleh bagian penerimaan barang, setelah bara-
ng yang datang dicek.
5. Bagian gudang setelah menerima barang dari bagian penerimaan, kemudian menyimpan
barang dan mencatatnya pada bincard berdasarkan MI.
6. Sedangkan cost control berdasarkan salinan PR, PO, MI akan mencatat pembelian terse-
but dalam cardex, dan account payable akan mencatatnya pada hutang usaha.
7. MI setiap hari dipilah per jenis barang (food, beverage, material supplies) oleh bagian pe-
nerimaan barang, untuk digunakan sebagai dasar membuat daily receiving report.
Pola Jurnal Khusus Pembelian Pada Hotel
Jurnal penjualan barang dagangan,
untuk mencatat transaksi penjualan
01 barang dagangan yang dilakukan
secara kredit.
Jurnal pembelian barang dagangan,
untuk mencatat transaksi pembelian
02 barang dagangan yang dilakukan
secara kredit.

Jurnal penerimaan kas,


03 untuk mencatat semua transaksi
penerimaan kas atau uang tunai.

Jurnal pengeluaran kas,


04 untuk mencatat semua transaksi
pengeluaran kas atau uang tunai.
JENIS-JENIS PENGGUNAAN DAIRY
PRODUCT KHUSUSNYA FOOD AND
BEVERAGE PADA HOTEL
Daily Store
Daily store merupakan gudang tempat menyimpan barang persediaan berupa ma
kanan dan minuman, dimana tingkat kegiatan atau aktifitasnya setiap hari sangat
sibuk, jauh lebih sibuk dibandingkan gudang lainnya seperti gudang material (gen
eral store)

1. Makanan yang cepat rusak


(perishable). 2. Makanan yang terbuat dari
susu dan sejenisnya
3. Makanan jenis daging , ungas (dairy product).
dan ikan laut
(meat, poultry, fish, sea food).
4. Makanan jenis sembako
(groceries).

5. Jenis minuman (beverages)


MEMBANDINGKAN, MENDESAIN, DAN MENYIMPULKAN BAGAN ALUR PROSEDUR
PENGGUNAAN DAIRY PRODUCT KHUSUSNYA FOOD AND BEVERAGE PADA HOTEL

Laporan yang Prosedur


Bagian yang Dokumen yang digunakan penggunaan
terlibat digunakan persediaan
1. General food
1. Departemen yang
1. Storeroom /beverage co memerlukan baran
1.Departemen requisition st g menyiapkan SR
2.Gudang (SR) 2. Stock opname 2. Gudang akan meng
3.Cost control 2. Bincard report ecek dan menyiapk
3. Cost reconciali an barang yang dim
3. Cardex inta
ation
3. Gudang akan mem
4. Flash cost/dail catat pengambilan
y food cost barang
Bagan alur
penggunaan persediaan
MENDESAIN DAN MEMBUAT POLA JURNAL
KHUSUS PENGGUNAAN DAIRY PRODUCT
KHUSUSNYA FOODS AND BEVERAGE PADA
HOTEL
PENGGUNAAN PERSEDIAAN

Pengguaan persediaan untuk operasional perusahaan harus diadministrasik


an dengan baik, karena penggunaan sama artinya dengan pemakaian yang
merupakan biaya bagi departemen yang meminta.

Adapun pencatatan yang dilakukan berkaitan dengan transaksi pengeluaran


persediaan dari gudang untuk digunakan oleh departemen peminta adalah:

Biaya departemen xxx


Persediaan xxx
Potensial Kos
Potensial kos ini merupakan konsep tertua dalam prosedur pengendalian makan
dan minuman. Potensial kos menghitung potensi atau kemampuan antara penjual
an dan kos yang dikelurakan. Potensial kos dibagi menjadi 2, yaitu

Beverage potentials, dikalkula Food potentials, dikalkulasi


si berdasarkan penjualan 1 2 berdasarkan kos
(sales basis) (cost basis)
Potensial kos minuman bisa dihitung dengan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Kuantitas minuman yang dikonsumsi (dijual) dikalikan dengan kos persatua


n, diperoleh total kos
2. Kuantitas minuman yang dikonsumsi (dijual) dikalikan dengan harga jual pe
rsatuan, diperoleh penjualan potensial (potential sales)
3. Bandingkan antara total kos dengan penjualan potensial, dikalikan 100%,
maka akan diperoleh persentase potensial kos minuman per item
Contoh:
Penjualan minuman vodka dan scotch pada 20 November 2004 masing-masing
10 dan 20 gelas, dimana kos masing-masing per gelasnya adalah Rp 25.000 d
an Rp 30.000. Harga jual per gelas adalah Rp 50.000 dan Rp 45.000. Hitung p
otensial kos dari masing-masing minuman pada tanggal tersebut.
• Vodka
Total kos = 10 x 25.000 = 250.000
Penjualan potensial = 10 x 50.000 = 500.000
Potensial kos = 250.000/500.000 x 100% = 50%
• Scotch
Total kos = 20 x 30.000 = 600.000
Penjualan potensial = 20 x 45.000 = 900.000
Potensial kos = 600.000/900.000 x 100% = 66,67%
Thank you