Anda di halaman 1dari 51

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Umur Kejadian

Menopause pada Ibu-Ibu yang Berusia 50 Tahun


atau Lebih pada Pengunjung Puskesmas Alak
Periode Januari 2019

Oleh :
dr. Vanya Genevieve Orapau
Puskesmas Alak
BAB I. PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
• Menopause (WHO):
Berhentinya siklus menstruasi untuk selamanya bagi wanita yang
sebelumnya mengalami menstruasi sebagai akibat dari hilangnya aktivitas
folikel ovarium. Setelah 12 bulan tidak mendapatkan menstruasi berturut-
turut, periode menstruasi terakhir secara retrospektif ditetapkan sebagai saat
menopause.

 Diagnosis menopause dapat ditegakkan bila ditemukan usia 48-49 tahun,


haid mulai tidak teratur darah haid mulai sedikit atau banyak, haid berhenti
sama sekali.
Lanjutan LATAR BELAKANG
• Studi internasional dengan sampel 18.997 wanita dari 11 negara ditemukan
angka median dari kejadian menopause secara natural mendekati 50 tahun
(rentang 49-52 tahun).
• Pada wanita-wanita Malaysia dan Jepang menunjukan usia kejadian
menopause yang sama dengan angka rata-rata usia menopause wanita
Eropa (54 tahun).
• Suatu studi didapatkan angka rata-rata dari menopause wanita Asia adalah
51,1 tahun.
• Perkiraan umur rata-rata usia menopause di Indonesia adalah 48 tahun.
Lanjutan LATAR BELAKANG
• Permasalahan yang terjadi ialah usia menopause yang terjadi dini
dapat meningkatkan angka mortalitas dan morbiditas, berkaitan
dengan penyakit jantung dan osteoporosis.
1.2 RUMUSAN MASALAH

• Usia menopause yang terjadi dini dapat meningkatkan angka


mortalitas dan morbiditas, berkaitan dengan penyakit jantung dan
osteoporosis.
• Belum adanya penelitian tentang faktor-faktor yang
mempengaruhi usia menopase pada ibu-ibu yang berusia 50
tahun atau lebih di Puskesmas Alak.
Lanjutan RUMUSAN MASALAH

• Belum diketahuinya hubungan antara penggunaan kontrasepsi


hormonal, jumlah anak, dan merokok dengan umur kejadian
menopause pada ibu-ibu yang berusia 50 tahun atau lebih pada
pengunjung Puskesmas Alak.
1.3 HIPOTESIS

• Adanya hubungan antara penggunaan kontrasepsi hormonal,


jumlah anak, dan merokok dengan umur kejadian menopause
pada ibu-ibu yang berusia 50 tahun atau lebih pada pengunjung
Puskesmas Alak periode Januari 2019.
1.4 TUJUAN PENELITIAN

Tujuan Umum
• Mengetahui hubungan antara penggunaan kontrasepsi hormonal,
jumlah anak, dan merokok dengan umur kejadian menopause
pada ibu-ibu yang berusia 50 tahun atau lebih pada pengunjung
Puskesmas Alak periode Januari 2019.
Lanjutan TUJUAN PENELITIAN
Tujuan Khusus
 Diketahui hubungan penggunaan kontrasepsi hormonal dengan
umur kejadian menopause pada ibu-ibu yang berusia 50 tahun
atau lebih di Puskesmas Alak periode Januari 2019.
 Diketahui hubungan jumlah anak dengan umur kejadian
menopause pada ibu-ibu yang berusia 50 tahun atau lebih di
Puskesmas Alak periode Januari 2019.
Lanjutan TUJUAN PENELITIAN
Tujuan Khusus
 Diketahui hubungan merokok dengan umur kejadian menopause
pada ibu-ibu yang berusia 50 tahun atau lebih di Puskesmas Alak
periode Januari 2019.
1.5 MANFAAT PENELITIAN

Bagi Peneliti
• Meningkatkan kemampuan berpikir analitis dan sistematis dalam
mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah kesehatan.
• Mengembangkan daya nalar, minat, dan kemampuan dalam bidang
penelitian.
• Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan informasi dan
pengetahuan bagi peneliti selanjutnya.
Lanjutan MANFAAT PENELITIAN
Bagi Puskesmas
• Sebagai salah satu masukan bahan informasi bagi petugas kesehatan
khususnya dokter puskesmas dan perawat puskesmas.
• Adanya dukungan pendidikan dan pengetahuan sehingga dapat
meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya Pengunjung
Puskesmas Alak.
• Hasil penelitian ini merupakan dasar bagi penelitian selanjutnya pada
Puskesmas Alak.
BAB II. TINJAUAN PUSTAKA
Menopause
• Webster’s Ninth New Collegiate Dictionary mendefinisikan menopause
sebagai periode berhentinya haid secara alamiah yang biasanya terjadi
antara usia 45 - 55 tahun.

• Gebbie mendefinisikan menopause sebagai periode menstruasi spontan


yang terakhir pada seorang wanita dan merupakan diagnosa yang
ditegakkan secara retrospektif setelah amenorrhea selama 12 bulan.
Jenis Menopause

Alami

Sebab
Jenis Kelainan Menopause

Menopause Dini

Menopause
Lambat
EPIDEMIOLOGI

• Penelitian internasional melaporkan, bahwa 18.997 wanita dari 11


negara, ditemukan nilai tengah umur menopause alami adalah 50
tahun (dengan rentang 49-52 tahun).
• Departemen Kesehatan tahun 2005, usia rata-rata menopause
adalah 49 tahun.
• Badan Pusat Statistik (BPS) 2010, usia perempuan yang telah
memasuki usia menopause sebanyak 26,6 juta orang. Usia rata-
rata perempuan mengalami periode menstruasi adalah 51,5.
Fase Menopause

Pascamenopaus
Perimenopause Pramenopause
e
Dampak Menopause

Fisik Psikis

Nyeri tulang Mudah depresi

Jantung berdebar Sulit konsentrasi

Gangguan libido Mudah lupa


Faktor-Faktor yang Berhubungan

1. Penggunaan kontrasepsi hormonal


2. Paritas
3. Merokok
Kontrasepsi Hormonal

• Definisi: Kontrasepsi menggunakan hormon sebagai upaya untuk


mencegah kehamilan (pil KB, suntik KB dan susuk KB)
• Penelitian Fitriani dkk: Terdapat hubungan penggunaan
kontrasepsi pil dengan usia menopause, diesbut menopause
cepat usia 32 tahun dan menopause lambat usia 59 tahun.
• American Journal of Obstetrics & Gynecology (AJOG): Terdapat
hubungan wanita yang menggunakan kontrasepsi hormonal
dengan usia menopause
Paritas

• Definisi: Keadaan seorang wanita sehubungan dengan kelahiran


anak yang dapat hidup
• Penelitian Rizvanovic, dkk: Terdapat Hubungan jumlah paritas
dengan usia menopause. Usia rata-rata menopause pada wanita
yang pernah melahirkan (48.6 tahun) dan yang tidak pernah
melahirkan (47.8 tahun).
• Penilitian Hadya, Padang (2016): Terdapat hubungan yang
signifikan antara jumlah paritas dengan usia menopause (p< 0,01)
Merokok
• Definisi: mengunyah atau membakar tembakau yang kemudian
dihirup asapnya, baik menggunakan rokok maupun pipa.
• Penelitian Safitri dan Anindita: Terdapat hubungan merokok dengan
usia menopause wanita yang merokok lebih cepat memasuki usia
menopause (p=0,011).
• Penelitian Gold & Penelitian di Oslo: Terdapat hubungan merokok
dengan usia menopause (p=0,0001).
• penelitian Delavar di Iran Utara menyatakan tidak terdapat
perbedaan rata-rata usia menopause antara wanita perokok
dengan bukan perokok (p=0,430).
KERANGKA TEORI

Merokok

Hidroksikarbon Efek Toksik


polisiklik Jumlah folikel
aromatik pada ovarium
asap rokok (-) (+)

Hormon seks wanita FSH rendah


(Estrogen & Progesteron) atau absen

Kontrasepsi
Umur Menopause Paritas
Hormonal
KERANGKA KONSEP

Kontrasepsi Hormonal
Jumlah Paritas Usia Menopause
Merokok
BAB III. METODE PENELITIAN
• Deskriptif Analitik
Desain • Cross-sectional
Penelitian

• Puskesmas Alak
Tempat & • 7 – 20 Januari 2019
Waktu

• Populasi target : Semua ibu-ibu yang berusia 50 tahun atau lebih


dan sudah menopause di Puskesmas Alak.
• Populasi terjangkau : Semua ibu-ibu yang berusia 50 tahun atau
Populasi lebih dan sudah menopause pada pengunjung Puskesmas Alak
periode Januari 2019.
Kriteria Inklusi dan Eksklusi

INKLUSI EKSKLUSI

• Semua ibu-ibu yang berusia 50 • Ibu yang telah mengalami


tahun atau lebih dan sudah menopause, tetapi disebabkan oleh
mengalami menopause yang suatu penyakit ataupun telah
datang ke Puskesmas Alak dan dilakukan pengangkatan ovarium
bersedia mengikuti penelitian sebelum menopause
pada periode Januari 2019 • Ibu yang telah menopause tetapi
mendapatkan terapi hormon.
S
A
M
P
E
L
Teknik
• Consecutive sampling
Pengambilan
Sampel

• Variabel dependen : usia kejadian


menopause
• Variabel independen : penggunaan
Variabel
kontrasepsi hormonal, paritas, merokok
Cara Kerja

Menentukan cara
Menentukan jumlah sampel
Mengumpulkan bahan pengambilan sampel dengan
minimal 26 wanita yang Membuat usulan penelitian
ilmiah dan merencanakan metode consecutive
berusia 50 tahun atau lebih dan kuesioner
desain penelitian sampling pada pengunjung
yang sudah menopause
Puskesmas Alak

Melakukan pengolahan, Menyebarkan kuesioner


penyajian, analisis, dan Melakukan pengumpulan terhadap wanita yang
intepretasi datadengan Melakukan coding terhadap data-data dengan berusia 50 tahun atau lebih
program Computer data pada kuesioner yang menggunakan instrumen dan sudah mengalami
Statistical Package for sudah dikumpulkan penelitian berupa kuesioner menopause yang datang
Social Science (SPSS) versi beserta wawancara berkunjung ke Puskesmas
21 Alak

Penulisan laporan penelitian Pelaporan penelitian


PENGUMPULAN DATA

Sumber Data Instrumen Penelitian

• Data primer : • Kuesioner


wawancara dengan
panduan kuesioner
PENGOLAHAN DATA

Entry
Editing Coding
data
ANALISIS DATA
• Univariat
• Bivariat

PENYAJIAN DATA
• Tekstular dan tabular

INTERPRETASI DATA
• Deskriptif dan analitik

PELAPORAN DATA
Definisi Operasional

Usia Kejadian Menopause


Definisi : Usia dimana berhentinya siklus menstruasi secara permanen yang
ditandai dengan tidak adanya menstruasi selama 1 tahun. Kondisi ini
dikatakan sebagai akhir masa reproduksi dari seorang wanita.
Alat Ukur : Kuesioner
Cara Ukur : Mengisi kuesioner. Rata-rata usia menopause normal menurut
penelitian di Indonesia adalah 50,65 tahun.
Hasil Ukur : Menopause dikatakan tidak normal jika < 50 tahun dan
dikatakan normal bila ≥ 50 tahun.
Skala Ukur : Numerik
Definisi Operasional

Penggunaan Kontrasepsi Hormonal


Definisi : Metode kontrasepsi hormonal yang digunakan untuk mencegah
kehamilan, dapat berupa pil, suntik, dan implan/susuk.
Alat Ukur : Kuesioner
Cara Ukur : Menjawab kuesioner. Dikategorikan menjadi ya dan tidak.
Hasil Ukur : Jika menggunakan salah satu dari metode tersebut dikatakan
“ya”, sedangkan jika tidak menggunakan salah satu dari metode tersebut
dikatakan “tidak”.
Skala Ukur : Kategorik – Nominal
Koding : Kode 0. Ya, Kode 1. Tidak
Definisi Operasional

Paritas
Definisi : Jumlah anak yang dilahirkan seorang wanita baik hidup maupun
mati pada setiap kehamilan tidak termasuk abortus
Alat Ukur : Kuesioner
Cara Ukur : Menjawab kuesioner.
Hasil Ukur : Dikatakan nullipara jika jumlah anak yang dilahirkan 0 (nol),
dikatakan primipara jika anak yang dilahirkan 1 (satu), sedangkan multipara
jika anak yang dilahirkan ≥ 2 (dua).
Skala Ukur : Kategorik – Ordinal
Koding : Kode 0. Multipara, Kode 1. Primipara, Kode 2. Nullipara
Definisi Operasional

Merokok
Definisi : Kebiasaan/perilaku menghisap rokok sehari-hari sebelum
menopause (tanpa memperhitungkan apakah saat ini masih aktif merokok
atau sebagai mantan perokok, serta tanpa memperhitungkan jumlah dan
lamanya).
Alat Ukur : Kuesioner
Cara Ukur : Subjek diminta mengisi kuesioner apakah pernah / sampai
sekarang memiliki kebiasaan merokok sehari-hari sebelum menopause
dengan pilihan jawaban ya / tidak.
Hasil Ukur : Jika pernah merokok maka dikatakan “ya”, sedangkan jika tidak
pernah merokok dikatakan “tidak”.
Skala Ukur : Kategorik – Nominal
Koding : Kode 0. Tidak merokok, Kode 1. Merokok
ETIKA PENELITIAN

 Pada penelitian ini, semua data yang didapatkan dari


Puskemas Alak akan dijaga kerahasiaannya dan
hanya digunakan untuk kepentingan penelitian saja
dan subjek berhak menolak untuk menjadi sampel.
BAB IV. HASIL PENELITIAN & PEMBAHASAN
Sebaran Usia Ibu-Ibu Menopause yang Berkunjung di Puskesmas Alak Periode Januari 2019
Sebaran Penggunaan Kontrasepsi Hormonal pada Ibu-Ibu Menopause Berumur 50 Tahun
atau Lebih yang Berkunjung di Puskesmas Alak Periode Januari 2019
Sebaran Paritas pada Ibu-Ibu Menopause Berumur 50 Tahun atau Lebih yang Berkunjung di
Puskesmas Alak Periode Januari 2019
Sebaran Merokok pada Ibu-Ibu Menopause Berumur 50 Tahun atau Lebih yang Berkunjung
di Puskesmas Alak Periode Januari 2019
Tabel 4.2.1 Uji Normalitas

Shapiro-Wilk dF Sig
Kontrasepsi
0.925 29 0.177
Hormonal
Paritas 0.951 29 0.268
Rokok 0.941 29 0.119
Hubungan antara Penggunaan KB Hormonal, Paritas dan Merokok dengan Umur Menopause pada
Ibu-Ibu Berusia 50 Tahun atau Lebih pada Pengunjung Puskesmas Alak Periode Januari 2019

Usia Menopause
Variabel
Uji p H0
Ya 2 Independent Samples
Kontrasepsi Hormonal (Independent Sample T- 0.602 Diterima
Tidak
Test)
Nullipara
Paritas Primipara One-Way ANOVA 0.042 Ditolak
Multipara
Ya Independent Samples
Merokok (Independent Sample T- 0.958 Diterima
Tidak
Test)
BAB V. PENUTUP
KESIMPULAN
• Dari total 29 subjek ibu-ibu berusia 50 tahun atau lebih yang berkunjung ke Pusat Kesehatan
Masyarakat Alak didapatkan rata-rata usia menopause adalah 48,2.
• Dari total 29 subjek penelitian di Pusat Kesehatan Masyarakat Alak didapatkan dari
penggunaan kontrasepsi hormonal didapatkan nilai rata-rata sebaran pengguna kontrasepsi
hormonal 12 adalah 29 orang (41,4%). Sedangkan sebaran jumlah paritas terbanyak adalah 2
atau lebih anak dari 25 orang subjek (86,2%). Dari merokok, didapatkan ibu dengan riwayat
merokok sebelum menopause adalah 1 orang (3,4%).
• Terdapat hubungan yang bermakna antara jumlah paritas dengan usia menopause pada
ibu-ibu yang berusia 50 tahun atau lebih pada pengunjung Pusat Kesehatan Masyarakat
Alak.
• Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara penggunaan kontrasepsi hormonal dan
merokok dengan usia menopause pada ibu-ibu yang berusia 50 tahun atau lebih pada
pengunjung Pusat Kesehatan Masyarakat Alak.
SARAN
Bagi Puskesmas Alak :
• Meningkatkan penyuluhan kepada wanita yang berusia subur (WUS)
mengenai penggunaan kontrasepsi untuk menurunkan anggapan
masyarakat bahwa penggunaan kontrasepsi dapat mempengaruhi usia
menopause dan juga agar dapat menurunkan angka paritas sehingga
tidak mempercepat usia kejadian menopause.