Anda di halaman 1dari 16

Salep Mata

Disusun
1. Rizky Amelia 16334076
2. Herlany Oktavia 16334077

Dosen : Prof. Dr. Teti Indrawati, M,Si. Apt


Latar Belakang

Studi Biofarmasetika obat melalui mata :


 „Penyerapan kurang baik
 arah air mata, pengenceran
 struktur khas kornea
 „Kontak singkat
- kapasitas menahan dan menyimpan terbatas
Anatomi Mata
Tiga lapisan (luar ke dalam):
1. -Sclera (lap. serabut)
-Conjunctiva (pengolesan obat)
-Kornea (penyerapan obat)

2. -Choroidea ( lap. vasculer )


-mulucus ciliaris dan proseus ciliaris
-Iris dan pupil

3 . Retina (lap. saraf )


Penggunaan obat mata
Salep Mata

 Pelepasan bahan aktif dari sediaan salep


mata dapat dipengaruhi oleh:
– Kedipan kelopak mata
– Kondisi bahan aktif dalam sediaan mata, yaitu
terlarut dalam basis salep mata, tersuspensi
dalam basis salep
– Ukuran partikel bahan aktif
Syarat Syarat Salep Mata

1. Dibawah kondisi yang benar-benar aseptik dan memenuhi


persyaratan dari tes sterilisasi resmi
2. Mengandung bahan yang sesuai atau campuran bahan
untuk mencegah pertumbuhan atau menghancurkan
mikroorganisme yang berbahaya ketika wadah terbuka
selama penggunaan.
3. Salep akhir harus bebas dari partikel besar.
Beberapa faktor dapat mempengaruhi ketersediaan obat
salep mata yaitu:
1. Pengeluaran obat dengan lapisan air mata
Air mata keluar 16% per menit,kecuali selama waktu tidur atau selama
anestesi.Volume air mata normal adalah hanya 7 mikroliter,sehingga
menyebabkan obat hilang.

2. Terbatasnya kapasitas konjungtiva


Daerah precorneal dapat menyimpan sekitas 30 mikroliter,termasuk air
mata ketika mata tidak berkedip.

3. Pengenceran oleh air mata dan aqueous humor


Berdasarkan fungsi air mata yang dapat menetralkan efek sediaan obat
mata,maka air mata dianggap sebagai salah satu penghambat penghantaran obat
mata sehingga obat mata tidak memberikan efek farmakologis karena obat
mengalami pengenceran.Eliminasi dari mata terjadi biasanya selama aliran
aqueous humor atau bagian melintasi barier darah-okular.
KEKURANGAN

 Penggunaan terkonsentrasi
obat yang sering diperlukan
untuk mencapai efek teraupetik
 Jumlah obat yang disampaikan
KELEBIHAN
selama aplikasi eksternal dapat
bervariasi.
Kemudahan
 Untuk mengatasi efek samping
kenyamanan,pengobatan
dari pemberian dosis dan
dilakukan sendiri,kepatuhan
konsentrasi tinggi yang
pasien ditingkatkan dan
diproduksi oleh sitem
peningkatan penetrasi hidrofil dan
konvensional
beratmolekul obat
 Menyediakan penghantaran
rendah.Penyerapancepat dan
obat berkelanjutan dan
onset cepat
dikendalikan
 Meningkatkan
ketersedianhayati obat okular
oleh meningkatkan waktu
kontak cornea.
Bagaimana perjalanan obat sediaan
salep mata dalam tubuh??

Didalam Mata ada 2


hambatan (barier) :

Barier statis terdiri dari segmen


yang berbeda dari mata seperti
Barier Statis kornea,sclera,retina dan barier
darah-retina

Barier sedangkan hambatan dinamis


Dinamis yang terdiri dari aliran darah
membatasi neovasnkularisasi dan
konjungtiva,limfatik clearance,dan
pengiriman pengenceran air mata.
okular obat

Hambatan ini akhirnya


mempengaruhi
ketersediaanhayati
berbagai obat yang
disampaikan melalui rute
ini.
Kesimpulan

1. Syarat salep mata yaitu harus aseptik. Mengandung


campuran bahan untuk mencegahpertumbujan
mikroorganisme. Bebas partikel besar

2. faktor dapat mempengaruhi ketersediaan obat salep mata


yaitu:
-pengeluaran obat dengan lapisan air mata
- terbatasnya kapasitas konjungtiva
- pengenceran oleh air mata
- drainase ke saluran nasolakrimalis
- mengikat protein