Anda di halaman 1dari 51

AKPER PEMKAB KAPUAS TA.

2017/2018

IMUNISASI PADA ANAK


BY
HERLINA, S.KEP.,NS

Keperawatan Anak TA.2017/2018


ADUH SAKIT
MAH…..

Keperawatan Anak TA.2017/2018


Keperawatan Anak TA.2017/2018
Keperawatan Anak TA.2017/2018
Keperawatan Anak TA.2017/2018
PENGERTIAN IMUNISASI
• Merupakan usaha memberikan kekebalan pada
bayi dan anak dengan memasukkan vaksin
kedalam tubuh agar tubuh membuat zat anti
untuk mencegah terhadap penyakit tertentu
(Hidayat, Aziz Alimul : Bab6-101)

Keperawatan Anak TA.2017/2018


Keperawatan Anak TA.2017/2018
Keperawatan Anak TA.2017/2018
• Vaksin ???  Bahan yang dipakai untuk
merangsang pembentukan zat anti yang
dimasukkan ke dalam tubuh melalui suntikan.

Keperawatan Anak TA.2017/2018


Keperawatan Anak TA.2017/2018
Keperawatan Anak TA.2017/2018
JENIS IMUNISASI

Imunisasi Aktif
 pemberian zat sebagai antigen

Imunisasi Pasif
 pemberian zat berasal dari plasma manusia/ binatang

Keperawatan Anak TA.2017/2018


Imunisasi Aktif
Kandungan t.d:
• Antigen  berfungsi sbg zat / mikroba
• Pelarut  baik yg steril / cairan kultur jaringan
• Preservatif, Stabiliser & Antibiotika  berguna
u/ stabilisasi antigen
• Adjuvan  t.d garam aluminium berfungsi u/
meningkatkan imunogenitas antigen

Keperawatan Anak TA.2017/2018


Imunisasi Pasif
• Bacillus Calmette Guerin
• Mencegah penyakit TBC
• Berasal dari Kuman TBC yang dilemahkan
• Diberikan pada anak, Umur 0 – 11 Bulan namun
umumnya bayi umur 2 - 3 bulan
• Melalui IC di lengan kanan atas.
• Dosis 0,05 cc (neonatus) 0,1 cc (bayi 2-3 bulan)
dg jarum pendek (10 mm, ukuran 26)

BCG • Reaksi tubuh setelah imunisasi y/ terjadi ulkus


pada area suntikan & suhu tubuh meningkat.

Keperawatan Anak TA.2017/2018


VAKSIN BCG

Keperawatan Anak TA.2017/2018


• Diphteri, Pertusis, & Tetanus
• Mencegah terjadinya penyakit Difteri.
• Mengandung racun kuman difteri yang telah
dihilangkan tetapi dapat merangsang
pembentukan zat anti ( toksoid)
• Frekuensi pemberian DPT y/ 3 kali
• Diberikan pada anak umur 2-11 bulan dg
interval 4 minggu
• Diberikan secara IM sebanyak 0,5 cc

DPT • Reaksi bisa berat dan ringan. Ringan y/


terjadi pembengkakan & nyeri area suntikan,
sedangkan berat y/ menangis hebat ± 4 jam,
kesadaran menurun, kejang & shock.

Keperawatan Anak TA.2017/2018


VAKSIN DPT

Keperawatan Anak TA.2017/2018


• Mencegah penyakit poliomyelitis
(kelumpuhan pada anak)
• Berasal dari virus yang dilemahkan
• Frekuensi pemberian 4 kali
• Pada umur 0 - 11 bulan dg interval 4
minggu pemberian

POLIO • Diberikan secara oral sebanyak 2 tetes


• Tidak ditemukan efek samping/ reaksi

Keperawatan Anak TA.2017/2018


Vaksin Polio

Keperawatan Anak TA.2017/2018


• Untuk mencegah penyakit campak
• Bersalah dari virus yang dilemahkan
• Dengan pemberian satu kali frekuensi
• Pada umur 9 -11 bulan
• Secara subkutan lengan kiri atas dengan
dosis 0,5 cc
Campak • Reaksi dapat terjadi ruam pada area
suntikan dan panas

Keperawatan Anak TA.2017/2018


Vaksin Campak

Keperawatan Anak TA.2017/2018


• Hepatitis B
• Untuk mencegah penyakit hepatitis
• Kandungannya HbsAg bentuk cair
• Diberikan dalam frekuensi 3 kali
• Diberikan pada umur 0 – 11 bulan
HB • Secara IM sebanyak 0,5 cc
• Tidak ditemukan efek samping

Keperawatan Anak TA.2017/2018


Vaksin Hepatitis B

Keperawatan Anak TA.2017/2018


Keperawatan Anak TA.2017/2018
Keadaan-keadaan yang timbul
setelah imunisasi (Reaksi Imunisasi)
 BCG, dua minggu setelah imunisasi terjadi
pembengkakan kecil dan merah di tempat suntikan,
seterusnya bisul kecil dan menjadi luka parut
 DPT, umumnya bayi menderita panas sore hari setelah
mendapatkan imunisasi, tetapi akan turun dalam 1 -2
hari. Di tempat suntikan merah dan bengkak serta sakit,
walaupun demikian tidak berbahaya dan akan sembuh
sendirinya
 Campak, panas dan umumnya disertai kemerahan yang
timbul 4-10 hari setelah penyuntikan
 Polio & HB, tidak ada efek samping
Keperawatan Anak TA.2017/2018
Kapan imunisasi tidak boleh diberikan?

 BCG, tidak diberikan pada bayi yang menderita


sakit kulit lama, sakit TBC dan hipertermia
 DPT, tidak diberikan bila bayi sedang sakit parah,
hipertermia & kejang
 Polio, tidak diberikan bila diare dan sakit parah
 Campak, tidak diberikan bila bayi sakit mendadak
dan panas tinggi

Keperawatan Anak TA.2017/2018


• Meales, Mump, rubela
• Untuk mencegah campak, gondong, parotis epidemika (mumps) dan campak
• Antigen yang dipakai adalah virus campak strain
MMR

• Mencegah penyakit tifus abdominalis


• Vaksin dari Kuman yang dimatikan diberikan pada umur 6 – 12 bulan sebanyak 0,1 ml
• Vaksin dari Kuman yang dilemahkan dalam bentuk capsul sblm makan di hari 1,2 & 5
usia anak 6 th
Tiphus A • Vaksin dari antigen capsular diberikan pd umur diatas 2 th

• Untuk mencegah penyakit cacar air


• Virus hidup varicella zoozter strain yang dilemahkan
• Biberikan suntukan di daerah tropik pada usia 12 tahun
Varicella

Keperawatan Anak TA.2017/2018


• Mencegah penyakit hepatitis A
Hepatisis A • Diberikan pada usia anak 2 tahun

• Haemophilus Influenza Tipe B


HiB • Untuk mencegah penyakit Influenza

Keperawatan Anak TA.2017/2018


Keperawatan Anak TA.2017/2018
Keperawatan Anak TA.2017/2018
Keperawatan Anak TA.2017/2018
Keperawatan Anak TA.2017/2018
Keperawatan Anak TA.2017/2018
Keperawatan Anak TA.2017/2018
Keperawatan Anak TA.2017/2018
RANTAI DINGIN ( COLD CHAIN)
• m/ cara menjaga vaksin dapat digunakan
dalam keadaan baik / tdk rusak sehingga
mempunyai kemampuan / efek kekebalan
penerimanya.
• Apabila vaksin diluar temperatur yang
dianjurkan maka akan mengurangi potensi
kekebalannya.

Keperawatan Anak TA.2017/2018


Vaksin 0-8 ° C 35-37 ° C
DT 3 - 7 tahun 6 minggu
Pertusis 18 – 24 bulan Dibawah 50 % dalam 1 minggu
BCG
• Kristal • 1 tahun • Di bawah 20% dalam 3-14 hari
• Cair • dipakai dalam 1 kali kerja • Dipakai dalam 1 kali kerja
Campak
• Kristal • 2 tahun • 1 minggu
• Cair • dipakai dalam 1 kali kerja • dipakai dalam 1 kali kerja
Polio 6 – 12 bulan 1 – 3 hari

(Sumber: Ismoedijanto, 2003)

Keperawatan Anak TA.2017/2018


AKPER PEMKAB KAPUAS TA.2017/2018

KETERAMPILAN PERAWATAN
PADA BAYI DENGAN INCUBATOR
BY

HERLINA, S.KEP.,NS

Keperawatan Anak TA.2017/2018


Inkubator adalah
suatu alat yang diciptakan untuk
menciptakan kondisi optimal dari
suhu, kelembaban, dan suplai
oksigen untuk melangsungkan
kehidupan bayi seperti situasi
dalam kandungan ibunya

Keperawatan Anak TA.2017/2018


Keperawatan Anak TA.2017/2018
Inkubator memiliki kelengkapan alat sebagai berikut:

Lampu, berwarna merah atau orange yang digunakan untuk mengatur mekanisme
panas.
Pengontrol suhu, bagian ini mengkalibrasi suhu kamar yang diinginkan. Apabila suhu
inkubator tidak sesuai dengan kebutuhan bayi, dapat diturunkan sekitar 1-1/2.
Lubang saluran oksigen (oxigen inlet), saluran berdiameter sekitar 0,5 cm untuk
mengalirkan oksigen sesuai kebutuhan bayi. Alat ini dilengkapi dengan flowmeter
dan alat analisa oksigen (oxigen analizer).
Humidity, adalah alat untuk menciptakan kelembaban yang dilengkapi dengan
reservoir untuk menampung air pelembab (aqua steril) yang harus diganti tiap 24
jam.
Fasilitas penimbang berat badan, alat ini terdapat pada inkubator yang lengkap di
mana bayi ditimbang berat badannya tanpa harus mengeluarkannya dari inkubator.
Termometer inkubator, merupakan termometer digital yang akan mengukur suhu
inkubator dengan sendirinya sesuai yang diinginkän.

KEPERAWATAN ANAK TA.2017/2018


Tujuan perawatan dengan inkubator:

Menciptakan suhu kamar yang optimal sesuai dengan kebutuhan bayi


Mencegah infeksi
Menciptakan konsentrasi oksigen yang sesuai dengan kebutuhan bayi
Memenuhi kelembaban yang dibutuhkan untuk lingkungan bayi
Untuk memudahkan penanganan, pelayanan dan pengawasan. Dalam
hal ini di dalam inkubator kita dapat melakukan pelayanan perawatan
seperti terapi sinar (photo terapy), memasang monitor EKG,
pemasangan wingneedle, kateter umbilikal, tranfusi dan lain-lain

KEPERAWATAN ANAK TA.2017/2018


Indikasi bayi dirawat dalam incubator.

• Bayi kurang bulan, sehat atau sakit


• Bayi kecil kurang dari 2000 gram, sehat atau sakit
• Bayi lebih dari 2000 gram keadaan sakit terutama
kesulitan bernapas
• Bayi yang mengalami operasi (pasca operasi) sebelum
pemulihan

Keperawatan Anak TA.2017/2018


Cara Menggunakan
1. Bersihkan inkubator dg desinfektan stp hari, &
bersihkan scr keseluruhan setiap minggu atau
setiap akan digunakan
2. Tutup matras dg kain bersih
3. Kosongkan air reservoir, dpt tumbuh bakteria yg
berbahaya dlm air & meyerang bayi

Keperawatan Anak TA.2017/2018


4. Atur suhu sesuai dg umur & BB bayi

Keperawatan Anak TA.2017/2018


5. Hangatkan inkubator sebelum digunakan
6. Bila diperlukan lakukan pengamatan seluruh tubuh
bayi atau terapi sinar, lepas semua pakaian bayi &
segera diberikan pakaian kembali stlh selesai
7. Tutup indikator scpt mungkin, jaga lubang selalu
tertutup agar inkubator tetap hangat
8. Gunakan satu inkubator u/ satu bayi

Keperawatan Anak TA.2017/2018


Cara Perawatan Bayi dalam Inkubator

Merupakan cara memberikan perawatan pada bayi


dengan dimasukkan ke dalam alat yang berfungsi
membantu terciptanya suatu lingkungan yang
cukup dengan suhu yang normal. Dalam
pelaksanaan perawatan di dalam inkubator
terdapat dua cara yaitu dengan cara tertutup dan
terbuka.

Keperawatan Anak TA.2017/2018


Inkubator tertutup
 Inkubator harus selalu tertutup dan hanya dibuka
dalam keadaan tertentu seperti apnea, dan apabila
membuka incubator usahakan suhu bayi tetap hangat
dan oksigen harus selalu disediakan.
 Tindakan perawatan dan pengobatan diberikan
melalui hidung.
 Bayi harus keadaan telanjang (tidak memakai
pakaian) untuk memudahkan observasi
 Pengaturan panas disesuaikan dengan berat badan
dan kondisi tubuh.
 Pengaturan oksigen selalu diobservasi.
 Inkubator harus ditempatkan pada ruangan yang
hangat kira-kira dengan suhu 27 derajat celcius.
Inkubator terbuka
 Pemberian inkubator dilakukan dalam keadaan
terbuka saat pemberian perawatan pada bayi.
 Menggunakan lampu pemanas untuk memberikan
keseimbangan suhu normal dan kehangatan.
 Membungkus dengan selimut hangat.
 Dinding keranjang ditutup dengan kain atau yang lain
untuk mencegah aliran udara.
 Kepala bayi harus ditutup karena banyak panas yang
hilang melalui kepala.
 Pengaturan suhu inkubator disesuaikan dengan berat
badan
TUGAS KELOMPOK

 Bentuk 7 Kelompok
 Membuat Makalah sesuai judul yang ditentukan
 Materi Kelompok & Jadwal Seminar
1. Bimbingan Antisipasi (IIA 08/06/2018 IIB 05/06/2018)
2. Memandikan Bayi (IIA 21/06/2018 IIB 18/06/2018)
3. Askep Anak dg Masalah Khusus (Down Sindrom & Retardasi Mental)
(IIA 22/06/2018 IIB 19/06/2018)
4. Askep Anak dg Gangguan Psikososial (Child Abuse & Autisme)
(IIA 28/06/2018 IIB 25/06/2018)
5. Askep Anak dg Atresia ani & Hischprung
(IIA 29/06/2018 IIB (26/06/2018)
6. Askep Anak dg Gastrochisis & Meningocel
(IIA 05/07/2018 IIB 02/07/2018)
7. Askep Ank dg Penyakit Terminal (IIA 06/07/2018 IIB 03/07/2018)
 Dikumpulkan
 II A  Kamis, 07/06/2018
 II B  Senin, 04/06/2018

Keperawatan Anak TA.2017/2018


Keperawatan Anak TA.2017/2018