Anda di halaman 1dari 65

PUSKESMAS KEDUNGBANTENG

Dinas Kesehatan Kab. Banyumas


1
Dasar Hukum :
1. UU. No. 36 tentang Kesehatan
2. UU.No. 6 tentang Desa
3. Permendes No. 21 tahun 2015 tentang Penetapan
Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2016
4. SE. Mendagri No. 140/1508/SJ tahun 2011 tentang
Pedoman Pelaksanaan Pembentukan Kelompok
Kerja Operasional dan Forum Kesehatan
Desa/Kelurahan Siaga Aktif
5. Kemenkes No. HK.02,02/Menkes/52/2015 tentang
Rencana Strategis Kementrian Kesehatan tahun
2015-2019.
6. Surat Keputusan Bupati Banyumas Nomor 1029
tahun 2012 tentang Forum Komunikasi, Kelompok
Kerja Operasional, dan Sekretariat Pokja
Operasional Pengembangan Desa dan Kelurahan
Siaga Aktif Kab. Banyumas
SEHAT:
-KARUNIA TYME
-HAK AZAZI
-INVESTASI

MASALAH DESA DESA


KESEHATAN SIAGA SEHAT

-AKI/AKB
- PENY MENULAR
- PTM
BENCANA ALAM
- GIZI BURUK
- Bencana
-KESWA
- DLL
3
KERANGKA PIKIR DESI / KELSI AKTIF
LINTAS SEKTOR / LSM

KEG GOTONG
P ROYONG
U UKBM : MASY DESA SIAGA
S -UKK
K -POSYD UPAYA PRATAMA
E - POSKESTREN PKD KESEHATAN MADYA DESA
S -DANA SHT PURNAMA SEHAT
M -POD MANDIRI
SURVEILANS
A -dll
S PEMBIAYAAN
MASYARAKAT

LINTAS SEKTOR / LSM


PENGERTIAN DESA SIAGA
KOMPONEN DESA SIAGA
KOMPONEN UTAMA DESA SIAGA
1. POLIKLINIK KESEHATAN DESA (PKD)
2. FORUM KESEHATAN DESA (FKD)
3. PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (GOTONG
ROYONG)
4. UPAYA KESEHATAN
5. SURVAILANS
6. PEMBIAYAAN KESEHATAN
4 PILAR DESA SEHAT

DESA/KELURAHAN SEHAT
- Lingkungan Sehat
- Perilaku Sehat
- Yankes bermutu dan merata

DESI KELSI AKTIF (KEPEDULIAN DAN KESIAPSIAGAAN)

PENGAMATAN DAN
PEMBERDAYAAN

KESEHATAN .
PEMBIAYAAN
PEMANTAUAN
MASYARAKAT

OLEH MASY.
OLEH MASY.
KESEHATAN
UPAYA

FORUM KESEHATAN DESA DAN PKD

PARADIGMA SEHAT (POLA PIKIR, POLA SIKAP, POLA TINDAK)


STRUKTUR ORGANISASI FORUM
DESA SIAGA AKTIF

KETUA FKD

Sekretaris Bendahara

Kelompok Kelp KLB & Tim Reaksi


Kelp PHBS & Kelompok
GSI, KIA & Surveilans Cepat (TRC)
Kesling PSN
Gizi

8
TUJUAN :

1. Optimalisasi peran PKD/sejenis dlm pemberdayaan masy &


mendorong pembangunan kes di desa, rujukan pertama
pelayanan kesehatan bermutu bagi masy.
2. Terbentuk forum kes desa yg berperan aktif menggerakkan
pembangunan kes di tingkat desa.
3. Berkembang kegiatan pemberdayaan masy dlm mencegah &
mengatasi masalah kes.
4. Berkembang upaya kes baik promotif, preventif, kuratif, &
rehabilitatif yg dilaksanakan oleh masy.
5. Berkembang pengamatan & pemantauan oleh masy dlm
deteksi dini, kewaspadaan dini, & kesiapsiagaan thd masalah
kes.
6. Berkembang kemandirian masy dlm pembiayaan kes.
AGENDA/KEGIATAN RUTIN FKD

1.Pertemuan Rutin FKD (Setiap


Bulan)
2.Survei Mawas Diri (SMD) Setahun
sekali atau 2 kali
3.Musyawaran Masyarakat Desa
(MMD) Setahun sekali atau 2 kali
10
SURVEI MAWAS DIRI (SMD)

Merupakan kegiatan pengamatan dan


pengumpulan data tentang potensi
desa dan faktor resiko / masalah
kesehatan yang ada didesa.
Hasil kegiatan SMD akan dibahas
dalam MMD (Musyawarah Masyarakat
Desa)
FORUM KESEHATAN DESA
(LEGALITAS SK KEPALA DESA/KELURAHAN)

TERDIRI :
 Kepala desa & perangkatnya (termasuk RT, RW)
 Badan perwakilan desa dg fungsi elemennya
 TP PKK sebagai organisasi masyarakat
 Lembaga sosial / swadaya masyarakat
 Kader, tokoh masyarakat, tokoh agama
 Perwakilan kelompok tertentu sesuai potensi desa (unsur
pemuda, tenaga kes di desa, dunia usaha, dll)
FUNGSI:
Sebagai wadah:
 mengembangkan sistem kes desa (tu: pemberdayaan masy,
upaya kes, pengamatan & pemantauan kes, pembiayaan
kes)
 merumuskan dan memecahkan masalah kesehatan di desa
Tugas Forum Kes Desa
• Menyusun kebijakan
• Mengumpulkan informasi dan menggali potensi.
• Memadukan potensi & kegiatan di desa
• Merencanakan (identifikasi masalah & sebab masalah
serta potensi, susun pemecahan masalah), menetapkan.
• Koordinasi dan Penggerak kegiatan,
• Monitoring evaluasi kegiatan desa.
• Penghubungan berbagai kepentingan.
Indikator keberhasilan
 Forum yg melaksanakan tugas.
 Kebijakan bid kes
 Rencana pembangunan kes hasil SMD & MMD (min 1 th)
 Kegiatan rapat rutin
 Kegiatan terlaksana
 Dukungan scr berkelanjutan
STRATA DESA/ KEL SIAGA AKTIF

MANDIR
I
PURNAMA
MADYA
PRATAMA
STRATA DESA/KELURAHAN SIAGA AK TIF
NO URAIAN PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI
1 Forum Kesehatan Ada belum Berjalan tapi Berjalan tiap Minimal 8 kali
Desa/Kelurahan berjalan blm rutin 3bl. triwulan dalam 1 th.

2 KPM / Kader Kesehatan Ada < 3 org Ada 3-5 org Ada 6-8 org Ada > 9 org

3 Kemudahan Akses Ya Ya Ya Ya
Yankesdas
4 Posyandu dan UKBM Posyandu ya Posyandu dan Posyandu dan Posyandu dan
lainnya aktif dan yg lain 2 UKBM lainnya 3 UKBM lainnya > 3 UKBM
belum aktif aktif lainnya aktif

5 Dukungan dana utk Keg Baru ada dana Ada dana dari Ada dana dari Ada dana dari
dari pemdes dan 1 pemdes dan 2 pemdes dan 3
pemdes/Kel sbr lain sbr lain sbr

6 Peran Serta Masyarakat Ada peran aktif Ada peran Ada peran Ada peran
dan Ormas masy & ormas aktif masy & 1 aktif masy & 2 aktif masy & 3
belum ormas ormas ormas
7 Perdes Belum ada Ada belum Ada sudah Ada sudah
direalisasikan direalisasikan direalisasikan
8 Surveilans Rumah Tangga - Rumah -Rumah Tangga -Rumah Tangga
Sehat < 20% Tangga Sehat Sehat 30 - 40 Sehat > 40 %
PENCAPAIAN STRATA DESA SIAGA AK TIF MANDIRI
KABUPATEN BANYUMAS TH 2016
17
BENTUK KEGIATAN GOTONG ROYONG

 Gerakan kebersamaan perbaikan lingkungan.


 Pembangunan air bersih
 Jumat bersih, PSN atau Gerakan 3 M
 Pembuatan SPAL
 Jambanisasi, Perbaikan rumah sehat, dll
 Gerakan dukung kelp rentan (bumil resti, balita resti,dll)
 Ambulan desa.
 Penggalangan donor darah.
 Pemanfaatan masy pd upaya kes yg ada (persalinan nakes di
PKD, datang ke Posyandu, dll)
 Paguyuban penderita Tb
 Penggalakan TOGA
 Pengendalian faktor resiko penyakit dan masalah kes
 Pengendalian bencana dan faktor resikonya.
 Dan lain-lain sesuai spesifik daerah
UPAYA KESEHATAN
Pengertian:
= Upaya kes promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif yg
dilaksanakan oleh masy, untuk masy.
Bentuk kegiatan Upaya kesehatan
 Penyuluhan kes sesuai kebutuhan masy desa
 Posyandu utk penimbangan & pemantauan kes balita.
 Pemantauan kes scr berkala (balita, bumil, remaja, usila, dll)
 Upaya kes Mesjid (UKM) atau tempat ibadah.
 Pemantauan ABJ, abatisasi, kaporisasi sumur
 Deteksi dini kasus & faktor resiko (maternal,balita, peny)
 PPPK dan kegawatdaruratan, serta sistem Rujukan
 Pemberian obat: Imunisasi Polio, Fe, Vit A, Oralit,
 PMT penyuluhan dan pemulihan
 Dukungan penyembuhan, perawatan (seperti: PMO Kasus Tb,
dukungan psikis penderita Tb).
 Dan lain-lain.
INDIKATOR KEBERHASILAN UPAYA
KESEHATAN OLEH MASYARAKAT

Ada kegiatan UKBM


Kader aktif dan mampu melaksanakan upaya
kesehatan dg baik.
Kegiatan UKBM berjalan rutin/
berkesinambungan
Peningkatan rujukan masy pada pelayanan
kesehatan yang ada (hasil deteksi dini,
persalinan nakes di PKD).
Peningkatan cakupan UKBM.
PENGAMATAN DAN PEMANTAUAN
(SURVEILANS) OLEH MASYARAKAT

Langkah yang perlu dilakukan:


Informasi yang dibutuhkan:
 Kejadian/kasus
 Faktor risiko
 Kegiatan: Pemberdayaan, upaya kesehatan (kes ibu, Balita, penyakit
tertentu), pembiayaan.
Sumber informasi:
Sistem Pencatatan :
Mekanisme analisis, upaya pemantauan, dan
rencana tindak lanjut.
BENTUK CATATAN YG ADA/PERLU ADA DI
DESA
 Buku KIA di keluarga
 Sistem Informasi Posyandu (SIP)  Ibu Hamil, Bayi, Balita.
 Catatan kasus / kejadian / kegawat-daruratan kesehatan
 Rujukan kasus oleh kader (dapat gunakan DS1 , DS2, DS3)
 Catatan Pendataan PHBS di RT/ PKK
 Catatan kondisi rumah & lingkungan di RT / PKK
 Catatan Keluarga miskin di RT/Desa
 Catatan ABJ
 Catatan kegiatan kesehatan yang dilaksanakan
 dll
Indikator keberhasilan
• Ada catatan dan pelaporan
•Ada penanggung jawab pengamatan dan pemantauan
•Ada pemanfaatan catatan dan informasi
PEMBIAYAAN KESEHATAN

Pengertian pembiayaan kes:


 = pengumpulan dana dari, oleh, untuk masy, dlm rangka
mencegah dan mengatasi masalah kesehatan yang meliputi:
upaya promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif
Bentuk-bentuk pembiayaan kesehatan:
 Tabulin / dasolin
 Arisan jamban, kusen pintu, jendela, ventilasi.
 Dana sehat, JPKM
 Dana posyandu (PMT, kegiatan utk posyandu)
 BAZIS utk kes, jimpitan, dana sosial dawis
 Dana peduli kes (sumbangan, iuran yasinan/jum’atan, inatura,
dana pengemb lingk sbg kompensasi industri)
 P2KP (program pengentasan kemiskinan perkotaan)
 Alokasi dana pembangunan kesehatan desa (APKD).
 dll
Yang perlu diperhatikan dalam pembiayaan kes:
 Pengalokasian/pemanfaatan pembiayaan kes.
 Sumber dana
 Pengelolaan dan pembelanjaan

Indikator keberhasilan Pembiayaan kes:


 Dana terhimpun, masyarakat yang berpartisipasi dalam
pembiayaan kesehatan meningkat,
 Pengalokasian tepat sasaran sesuai berbagai kebutuhan
kesehatan (promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif)
 Pengelolaan dan pemanfaatan tertib, mudah, lancar
 Berkesinambungan kegiatan
PENYEBAB
MASALAH KESEHATAN SEHAT

(masalah)
GAP
Perjalanan waktu (minggu/bulan/tahun)

Faktor Resiko 
SAKIT
lingk, perilaku, yankes, gen
MENGATASI MASALAH KESEHATAN
DENGAN PENDEKATAN SEBAB AKIBAT

SEBAB (HULU) AKIBAT (HILIR)

OLEH MASY. OLEH NAKES PENYAKIT


LINGKUNGAN
DNG PROSES PERILAKU DI PKD, PUSKESMAS,
PEMBERDAYAAN ATAU RUMAH SAKIT
MENANGGULANGI PENEMUAN DAN
FAKTOR RESIKO PENGOBATAN

DIDAMPINGAN &
FASILITASI
OLEH TENAGA KESEHATAN
Contoh DERAJAT
KESEHATAN

FLU INFEKSI KULIT


ASMA BATUK 2 /TBC
PEGEL LINU DIARE
NYERI SENDI DBD
MAAG
NYERI KEPALA
Contoh Hasil DERAJAT
KESEHATAN

ISPA
KUSTA

RABIES

PD3I

GIZI
MASALAH
TB
KESEHATAN
AI

DBD KANKER

MALARIA
TAHAP I DERAJAT

BUAT PETA
KESEHATAN

DASAR IMAJINER
• BATAS RW , RT
• JALAN.
• SUNGAI.
• BANGUNAN / FASUM (rumah, masjid,
Sekolah ,pasar dll)
• Fasilitas /sarana kesehatan mis pustu,
PKD, posyandu AKTOR RESIKO
• IBU HAMIL, BALITA, GAKIN
• MASALAH KES (PENDERITA TB/ISPA, ANEMIA, GIBUR).
• FAKTOR RESIKO LINGKUNGAN &S
FAKTOR RESIKO PERILAKU.
Simbol Pemetaan DERAJAT

Peta Dasar
KESEHATAN

Jalan desa Jamban


Masjid

Batas RW
Pyd Posyandu
Jembatan
Batas RT
Sekolah
Batas Desa

PKD/ Kandang
Rumah PKD
Poskesdes

Sungai Sumber
Puskesmas
air
Sawah
Peta Dasar Imajiner RW IV Desa Wonorejo
Kec. Karanganyar DERAJAT
KESEHATAN
U
RW I

RW III

BL
Peta Dasar Imajiner RW IV Desa Wonorejo
U
U
Kec. Karanganyar DERAJAT
KESEHATAN

RW I

RW III

BL
TAHAP II DERAJAT

TAMBAHKAN
KESEHATAN

FAKTOR RESIKO
PADA PETA IMAJINER
• BATAS RW , RT
• JALAN..
• BANGUNAN (rumah, masjid, ekolah, posyandu dll)

FAKTOR RESIKO
• IBU HAMIL, ibu nifas, bayi, BALITA,
GAKIN
• MASALAH KES (PENDERITA
TB/ISPA, ANEMIA, GIBUR, jiwa ).
• FAKTOR RESIKO LINGKUNGAN &
FAKTOR RESIKO PERILAKU.
Simbol Pemetaan
Peta Faktor Resiko (FR)
DERAJAT
KESEHATAN

Rumah Rumah Rumah


Gakin dng msl kes Tdk sehat

Rumah
By ada bayi
Rumah Rumah
Rumah suspect tanpa jamban
IH ada
bumil
Sampah
Rumah Rumah dng
Blt ada riwayat kasus
balita
B Lokasi dengan
C potensi bencana
Sungai Rumah
dng dapur (-)
MCK
Peta FR Imajiner RW IV Desa Wonorejo
U
Kec. Karanganyar DERAJAT
KESEHATAN

RW I

BL
H

B
BL

BL RW III
HH

BL
Suspect
(TB, gibur, Anemia dll)
SURVEY MAWAS DIRI
(SMD)
(Kunjungan lapangan)

COCOKAN MAPPING
IMAJINER DENGAN
KUNJUNGAN LAPANGAN
OUTPUT SMD

IDENTIFIKASI IDENTIFIKASI FAKTOR IDENTIFIKASI POTENSI


MASALAH/KASUS RISIKO

*) Menular/tidak *) Lingkungan dan *) SDM, SDA, Budaya,


menular dan masalah perilaku Ormas, LSM, Dana,
kesehatan lain teknologi tepat guna
U
Pemetaan FR RW IV Desa Wonorejo
DERAJAT
Kec. Karanganyar KESEHATAN

RW I

BL
H

B
BL

BL RW III
H

Intervensi
Kebid kom
(Ibu, kel & Masy)
H

BL
Contoh Hasil SMD DERAJAT
KESEHATAN
SMD
ANALISA HASIL SMD

1. BAHAN MMD ?

2. MMD
( MENGHASILKAN KESEPAKATAN MASALAH/FR DAN
PERAN DLM MENGATASI MASALAH/FR )

Rencana Tindak Lanjut


• Tindak lanjut jangka pendek (Mhs).
• Tindak lanjut Jangka menengah atau panjang
(FKD & Puskesmas)
BERMAIN PERAN
 Kepala Desa
 Perangkat desa (5 orang)
 BPD ( 3 orang)
 TP PKK ( 2 orang)
 FKD ( 3 orang )
 Bidan Desa
 Tokoh masyarakat (2 orang)
 Tokoh agama (2 orang)
 Karangtaruna (2 orang)
 Tokoh antagonis/provokator (2 orang)
 LSM peduli kesehatan
 Kader kesehatan (2 orang)
 Pengamat ( 2 orang)
 Penyaji (1 orang)
 Notulen (1 orang)
SMD
ANALISA HASIL SMD

1. BAHAN MMD

2. MMD
( MENGHASILKAN KESEPAKATAN MASALAH/FR DAN
PERAN DLM MENGATASI MASALAH/FR )

Rencana Tindak Lanjut


• Tindak lanjut jangka pendek
• Tindak lanjut Jangka menengah atau panjang
(FKD & Puskesmas)
DERAJAT
KESEHATAN

APA PERAN KITA DALAM MENGATASI


MASALAH KESEHATAN
TERSEBUT ?
1. TUGAS INDIVIDU 
2. RUMUSKAN KELOMPOK 
3. RUMUSKAN FORUM & SEPAKATI

PERAN MASYARAKAT
& PETUGAS
MEMBUAT KESEPAKATAN
1. KEPALA DESA
(komitmen) 2. FKD
3. BPD
4. PUSKESMAS
Contoh HASIL KESEPAKATAN

Poedjo Prasetyo
DERAJAT
KESEHATAN

MUSYAWARAH
MASYARAKAT DESA
(MMD)

RENCANA TINDAK LANJUT


MMD

HASIL KESEPAKATAN
TINDAK LANJUT
HASIL KESEPAKATAN

RENCANA INTERVENSI
MENGATASI FAKTOR RESIKO
Kesepakatan Rencana Intervensi Masalah & Faktor Resiko Kes.
RW…….. Desa…..
Kec. ......................Kab....................... Tahun 2013

No Masalah kes. & Jenis Intervensi Jangka Pelaksana


FR Kes. yg Intervensi Intervensi
ditemukan (pendek, menengah,
pajang)

Desa…. Tgl… Mei 2015

Yg menyepakati
Mekanisme Kesepakatan Rencana Intervensi Masalah
& Faktor Resiko Kes.
Hasil Hasil Hasil Hasil
paparan paparan paparan paparan
RW I RW II RW III RW IV

Disimpulkan

Faktor Resiko Suspect/kasus Pelaksana Intv

No Masalah kes. & Jenis Intervensi Jangka Intervensi Pelaksana


FR Kes. yg (pendek, menengah, Intervensi
ditemukan pajang)
Contoh
Kesepakatan Rencana Intervensi Masalah & Faktor Resiko Kes.
RW…….. Desa…..
Kec. ................ Kab......................Tahun 2013

No Masalah kes. & Jenis Intervensi Jangka Pelaksana


FR Kes. yg Intervensi Intervensi
ditemukan (pendek,
menengah, pajang)
1 Ditemukan 1. Konfirm Tb Pendek Puskesmas
suspect TB 2. Penyuluhan Pendek Mahasiswa
Paru. di RT 01 FR TB
(kasus/suspect)
2 Rumah suspect 1. Pemasangan Menengah/ FKD melalui
tidak sehat dan genteng kaca panjang desa 
memungkinkan & plesterisasi PNPM
penularan TB
Paru (lingk Fisik)
Desa…. Tgl… Agt 2015

Yg menyepakati
Contoh
Kesepakatan Rencana Intervensi Masalah & Faktor Resiko Kes.
RW…….. Desa…..
Kec. ...................Kab:..........................Tahun 2013
No Masalah kes. & Jenis Intervensi Jangka Pelaksana
FR Kes. yg Intervensi Intervensi
ditemukan (pendek,
menengah,
pajang)
1 Ditemukan 1. Konfirm Anemia. Pendek Mahasiswa
suspect bumil
Anemia di RT
03
(kasus/suspect)
2 Bumil suspect 1.Penyuluhan individu/ Pendek Mahasiswa
tidak keluargabumil resti.
memeriksakan 2.Pemberian tab FE Pendek Bidan/
kehamilan
(perilaku) Mahasiswa
Desa…. Tgl… Agt 2015
Yg menyepakati
60

POKOK BAHASAN KEENAM


PERMASALAHAN CAPAIAN 61
STRATA DESA SIAGA AKTIF

1.FKD TIDAK AKTIF

PROGRAM KERJA TIDAK ADA


PERTEMUAN TIDAK ADA
KEBIJAKAN MASALAH KES
MENGKOORDINIR UKBM
NOTULEN/DOKUMEN KEGIATAN TIDAK ADA
ADMINISTRASI FKD RATA-RATA BELUM ADA.
SARANA PENDUKUNG (PAPAN NAMA, SEKRETARIAT, PETA
FR DLL)
TUGAS BELUM DIKETAHUI
PERAN & FUNGSI BELUM OPTIMAL
2. PKD BELUM BERJALAN SESUAI HARAPAN 62
 SARPRAS KURANG MEMADAI
 KEBIJAKAN DAERAH YANG KURANG
MENDUKUNG PKD  PENEMPATAN BIDAN
 HARI BUKA PKD RELATIF MINIM
3. PERAN BIDAN DESA KURANG
 PENGETAHUAN/KONSEP DESI KURANG
 KOORDINASI KURANG
 KINERJA KURANG
4. KOMITMEN KEPALA DESA BELUM OPTIMAL
 PENGETAHUAN/KONSEP DESI KURANG
 TUGAS KESEHATAN

5. DUKUNGAN LINTAS PROGRAM BELUM


OPTIMAL  KETERPADUAN PROGRAM,
KETERLIBATAN PROGRAM DI PUSKESMAS

6. DUKUNGAN ANGGARAN SANGAT KECIL


UPAYA PEMECAHAN 64

• ADVOKASI DAN SOSIALISASI


• MENINGKATKAN KOORDINASI LP DAN
LS MELALUI FORKOM DAN POKJANAL
DESI AKTIF
• FASILITASI TEKNIS INTENSIF
• MENGEMBANGKAN UPAYA INOVATIF
DALAM KELEMBAGAAN DAN TEKNIS
PELAYANAN
Sekian
Terimakasih