Anda di halaman 1dari 9

INTEGRASI SOSIAL

KELOMPOK 1:

 Bintang Prayuda
 Putri Nova A.
 Dexsa Putri E.
 R. Athira M.
 Jessline Yonita
 Ryan Zikri
 Kamarul Rizman
A. PENGERTIAN INTEGRASI SOSIAL
• Pengertian Integrasi Sosial Menurut Para Ahli
• Gillin & Soerjono Soekanto

B. PROSES TERWUJUDNYA &


TERBENTUKNYA INTEGRASI SOSIAL
• Bentuk/ Jenis Integrasi Sosial dan Contohnya

C. FAKTOR INTEGRASI SOSIAL


• Fakror pendorong dan penghambat

D. MANFAAT INTEGRASI SOSIAL


• Manfaat Integrasi Sosial
A. PENGERTIAN INTEGRASI SOSIAL
• integrasi dalam Bahasa Inggris “integration”
artinya adalah kesempurnaan/keseluruhan,
sedangkan sosial adalah hubungan dan timbal balik
dari tidakan yang dilakukan oleh masyarakat.
• Integrasi sosial adalah keterkaitan unsur-unsur
masyarakat saling berhubungan secara intensif dalam
berbagai bidang kehidupan. Artinya, dalam integrasi
sosial terjadi pembauran beberapa unsur berbeda
sehingga dapat bekerja sama dengan unsur lain.
GILLIN
• Dalam pandangannya, integrasi sosial
ialah fenomena sosial yang terjadi karena
adanya proses sosial, terutama mengenai
perbedaan budaya, emosional, perilaku,
dan keinginan yang akhirnya
menimbulkan aspek masalah social
sehingga dengan menyadari hal ini
masyarakat akan melakukan proses
perdamaianyang dikenal dengan integrasi.
SOERJONO SOEKANTO
• Arti integrasi sosial adalah salah satu
bentuk proses sosial yang dilakukan oleh
berbagai pihak di dalam mengatasi
permasalahan dalam kehidupan
masyarakat. Permasalahan ini bisa di latar
belakangi dengan adanya kekerasan,
konflik sosial, dan juga ancaman dari pihak
lain atau kelompok lain.
B. PROSES TERWUJUDNYA &
TERBENTUKNYA INTEGRASI
SOSIAL
• Proses mengenai terwujudnya
integrasi sosial dalam masyarakat,
menurut pandangan ilmu sosiologi
diawali dengan terjadinya konflik
dalam masyarakat.
BENTUK INTEGRASI SOSIAL
 Integrasi Normatif
yaitu integrasi yang biasanya terbentuk karena adanya kesepakatan nilai,
norma, cita-cita bersama, dan rasa solidaritas antaranggota masyarakat.
Integrasi normatif biasanya terjadi pada masyarakat yang memiliki
solidaritas mekanik (masyarakat sederhana).

 Integrasi Fungsional
yaitu integrasi yang biasanya dibentuk berdasarkan kerangka perspektif
fungsional, yaitu melihat masyarakat sebagai suatu sistem yang
termntegrasi. Integrasi fungsional biasanya berkembang dalam masyarakat
yang memiliki tingkat spesialisasi kerja tinggi.

 Integrasi Koersif
yaitu integrasi yang terjadi tidak berasa dan hasil kesepakatan normatif
ataupun ketergantungan fungsional. Integrasi koersif merupakan hasil
kekuatan yang mengikat masyarakat secara paksa.
C. FAKTOR INTEGRASI SOSIAL
• Faktor Pendorong Integrasi 6. Faktor Penghambat Integrasi
Sosial Sosial
• Faktor pendorong dalam integrasi • Faktor penghambat integnasi
sosia, diantaranya adalah sebagai sosial, diantarnya adalah sebagai
berikut: berikut:
1. 1. Rasa ingin memiliki. • 1. Kondisi masyarakat yang
terisolasi.
2. 2. Konsesus
• 2. Masyarakat kunang memiliki
3. 3. Cross-cutting affiliations.
ilmu pengetahuan.
4. 4. Cross-cutting loyalities.
• 3. Tendapat perasaan superior
5. 5. Kesediaan berkorban demi salah satu kelompok.
kebaikan bersama.
D. MANFAAT INTEGRASI SOSIAL
• Dari sejumlah pembahasan yang diutarakan di atas, dapat
ditarik kesimpulan bahwa integrasi sosial sangat
bermanfaat bagi kedamaian di suatu wilayah, manfaatnya
antara lain sebagai berikut;
• 1. Menjadikan Kehidupan Masyarakat Lebih Tentram
• 2. Memberikan Kenyamanan dalam Kehidupan Berbangsa
dan Bernegara
• 3. Melahirkan kebudayaan baru yang berbeda dengan
kebudayaan sebelumnya
• 4. Mampu memberikan sikap kepedulian antar sesama,
meskipun berbeda dalam suku, budaya, negara, dan lain
sebaginya.