Anda di halaman 1dari 14

KIMIA TERAPAN

Titiek Deasy Saptaryani, ST., MT


Email: tiex_deaz@yahoo.com
KONSEP - KONSEP
DASAR KIMIA
PENDAHULUAN
Ilmu Kimia adalah ilmu yang mempelajari tentang struktur zat,
sifat zat, perubahan zat dan perubahan energi yang menyertai
reaksi kimia. Perubahan zat ini menyebabkan terjadinya satu atau
lebih zat yang jenisnya baru.

CABANG ILMU PENGETAHUAN ALAM


Ilmu kimia sangat menolong kita dalam mempelajari, menyelidiki
bahkan memecahkan persoalan-persoalan teknik, seperti proses
terjadinya korosi, bagaimana mencegah korosi dan yang lebih luas
lagi bagaimana proses pembentukan bahan.

Beberapa masalah yang penting, yang kita harapkan dapat


dipecahkan oleh kimiawan, antara lain:
PENGGOLONGAN MATERI
PENGGOLONGAN MATERI
Materi adalah sesuatu yang menempati ruang dan
mempunyai massa.

1. Zat Tunggal (murni)


yaitu suatu zat yang secara kimia tak dapat diuraikan lagi menjadi zat-zat
lain.

Zat tunggal dibedakan lagi menjadi:


 Unsur, adalah zat tunggal secara kimia tidak dapat di urai menjadi zat lain
yang lebih sederhana.
Contoh: besi (Fe), Alumunium (Al), Cuprum (Cu)/emas, Pt /Tembaga, dsb
Ada 114 jenis unsur, terdapat di alam 92, selebihnya adalah buatan.
Biasanya unsur di alam terdapat dalam bentuk senyawa, contoh H dalam air,
Oksigen dalam udara, dsb.
Unsur dapat dihubungkan ke dalam logam dan non logam

Untuk memudahkan penulisan unsur diberi lambang atau tanda unsur


(dapat di lihat di system periodic unsur).
PENGGOLONGAN MATERI
 Senyawa, adalah zat tunggal yang secara kimia dapat di urai
menjadi zat lain yang lebih sederhana.
Contoh: air, karbon dioksida, garam dapur, gula tebu (sukrosa),
urea, dsb.
• Garam dapur berbentuk putih padat berasa asin dan sangat
berguna untuk tubuh manusia. Terbentuk dari Natrium yaitu
logam yang sangat reaktif (dapat meledak jika dilarutkan dalam
air) dan Cloride yaitu non logam (gas berwarna hijau muda berbau
menusuk seperti kaporit dan racun). Garam dapur dengan
elektrolisa dapat diurai menjadi logam natrium dan gas chlor.
• Gula dapat dipanaskan sehingga terurai menjadi karbon dan air.
• Air berbentuk cair dan tidak terbakar, terdiri dari H (mudah
terbakar) dan O (perlu untuk pembakaran).
 Campuran, yaitu suatu bahan yang terdiri dari dua atau lebih zat
tunggal, susunan kimianya tidak tetap dan dapat dipisahkan
menjadi komponen semulanya melalui perubahan fisika.
Campuran di bedakan lagi menjadi 3 (tiga):
Larutan, merupakan campuran yang homogen yaitu tidak terdapat batas antar
komponennya, tidak terbedakan lagi walaupun menggunakan mikroskop ultra.
Contoh:larutan gula dan air, mempunyai komponen yang sama disetiap
bagiannya dan tidak dapat dipisahkan melalui penyaringan.
Proses pelarutan dipengaruhi oleh suhu, pengadukan, dan ukuran partikel zat
terlarut.

Suspensi, campuran kasar dan tampak heterogen (masih ada batas) dan dapat
dibedakan tanpa menggunakan mikroskop, sifat: keruh dan tidak stabil.
Zat tersuspensi lambat laun terpisah karena gravitasi (mengalami sedimentasi)
dipisah melalui penyaringan / screening.
Contoh: campuran terigu dengan air, kapur dengan air, dsb.

Koloid, terletak antara larutan dan suspense.


Contoh: santan, air susu, air sabun dan cat, secara makroskpis terlihat homogen
tapi jika diamati dengan mikroskop akan tampak heterogen (masih dibedakan
komponennya).
Bersifat keruh dan umumnya stabil (tidak memisah) dan tidak dapat disaring.
PERUBAHAN MATERI
Perubahan Fisika
Perubahan Fisika adalah perubahan yang hanya menyangkut sifat
fisika (zat dan energi), sedangkan sifat kimianya tetap atau ikatan-
ikatan kimianya,seperti struktur dan komposisi serta perubahan
energi yang menyertainnya : tidak berubah.
Contoh : Es mencair, dimana molekul air tidak berubah yang berubah
hanya cara molekul-molekul air itu bergabung.

Perubahan Kimia
Perubahan kimia adalah perubahan dimana komposisi dan ikatan
kimianya berubah dan terbentuklah zat baru yang mempunyai sifat-
sifat berlainan dengan zat semula.
Contoh : Besi yang berkarat ini berarti besi dan oksigen bereaksi
sehingga timbul karat besi. Karat besi tersebut mempunyai
komposisi dan sifat yang berlainan dengan besi dan oksigen (Besi
bersifat magnetis sedangkan karat non magnetis).
PERUBAHAN MATERI
PERUBAHAN MATERI
ANALISA DAN SINTESA
Analisa
adalah peristiwa peruraian suatu zat menjadi beberapa macam
zat.
H 2O  H + O2

Sintesa
adalah peristiwa penggabungan dua zat atau lebih menjadi
suatu zat baru.
Diambil sepotong besi yang benar-benar bersih. dari karat
kemudian disimpan pada udara yang lembab
sampai beberapa waktu, lambat laun besi itu
berkarat.Pembentukan karat disebabkan karena besi telah
mengikat Oksigen.
Besi + Oksigen  Karat besi