Anda di halaman 1dari 18

AKAD

MUDHARABAH
PENGERTIAN Istilah mudharabah
dikemukakan oleh Ulama Iraq,
sedangkan Ulama’ Hijaz
ISTILAH menyebutnya dengan istilah
qirad.

BAHASA Adhdharby fil ardhi atau


bepergian untuk urusan dagang

Akad kerjasama usaha antara pemilik dana dan


pengelola dana untuk melakukan kegiatan
usaha, laba dibagi atas dasar nisbah bagi hasil
TERMINOLO menurut kesepakatan kedua belah pihak;
GI sedangkan bila terjadi kerugian akan ditanggung
oleh si pemilik dana kecuali disebabkan oleh
misconduct, negligence atau violation oleh
pengelola dana
KARAKTERISTIK AKAD MUDHARABAH

3 4

2 5
1 6

PEMBAG JAMINAN
PEMBA IAN MODAL PERJAN
-GIAN KEUN- JIAN PERSENG
RESIKO RISIKO TUNGAN
KETAAN
TINGGI
Skema Mudharabah
(1) (1)
Akad
Pemilik Dana Pengelola Dana
Mudharabah

(2)

Porsi Porsi
Proyek
Rugi Laba Usaha
Porsi Laba
(3)
(4)
(4)
Hasil Usaha
(5)
DASAR SYARIAH – AL QUR’AN

… Maka, jika sebagian kamu mempercayai sebagian yang lain,


hendaklah yang dipercayai itu menunaikan amanatnya dan
hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya….” (QS.2:283)
DASAR SYARIAH – AS SUNNAH
●Dari Shalih bin Suaib ra bahwa Rasulullah saw
bersabda, “tiga hal yang didalamnya terdapat
keberkatan: jual beli secara tangguh, muqaradhah
(mudharabah), dan mencampadukkan dengan
tepung untuk keperluan rumah bukan untuk dijual.”
(HR.Ibnu Majah)

●“Abbas bin Abdul Muthalib jika menyerahkan harta


sebagai mudharabah, ia mensyaratkan kepada
pengelola dana nya agar tidak mengarungi lautan
dan tidak menuruni lembah, serta tidak membeli
hewan ternak. Jika persyaratan itu dilanggar, ia
(pengelola dana) harus menanggung resikonya.
Ketika persyaratan yang diteapkan Abbas didengar
Rasulullah SAW, beliau membenarkannya.”.
(HR.Thabrani dari Ibnu Abbas)
Rukun
• Menurut Jumhur Ulama’ Rukun Akad
Mudharabah :
1. A’QIDAIN (dua orang yang berakad)
2. Al- Mal (Modal)
3. Al- Ribh (Keuntungan)
4. Shighat (Ucapan serah terima)

• Sedangkan menurut Imam Abu Hanifah,


rukun mudharabah hanya satu Ijab
(Ungakapan penyerahan modal) dan
qobul (ungkapan menerima modal dan
ungkapan persetujuan akad).
Syarat-Syarat Mudharabah

1. Syarat terkait dengan orang yang melakukan akad (aqidain).

2. Syarat yang terkait dengan modal.

3. Syarat yang terkait dengan keuntungan.


Jenis Akad
Mudharabah

Mudharabah
Mudharabah Musytarakah
Mudharabah Muqayyadah
Muthlaqah

Sumber PPT AKAD MUDHARABAH oleh Sri Nurhayati / Wasilah


Mudharabah Muthlaqah

Pengelola dana memiliki


kewenangan untuk
melakukan apa saja dalam
pelaksanan bisnis bagi
keberhasilan tujuan
mudharabah itu.
MUDHARABAH MUQAYYADAH
Pemilik dana memberikan batasan
kepada pengelola dana mengenai
lokasi, cara, dan atau objek
investasi/sektor usaha.

Contoh: tidak mencampurkan


dana pemilik dana dengan dana lainnya;
tidak menginvestasikan dananya pada
transaksi penjualan cicilan, atau
mengharuskan pengelola dana untuk
melakukan investasi sendiri tanpa
melalui pihak ketiga .
MUDHARABAH MUSYTARAKAH

Merupakan perpaduan antara akad mudharabah dan akad


musyarakah).

Pengelola dana turut menyertakan modal atau dananya dalam


kerjasama investasi.

Diawal kerjasama, akad yang disepakati adalah akad


mudharabah dengan modal 100% dari pemilik dana. Setelah
berjalannya operasi usaha dengan pertimbangan tertentu dan
kesepakatan dengan pemilik dana, pengelola dana ikut
menanamkan modalnya dalam usaha tersebut.
• Masing-masing pihak menyatakan akad tersebut batal, atau
pekerja dilarang bertindak hukum, atau pemilik modal menarik
modalnya.
• Salah seorang yang berakad gila.
• Modal habis di tangan pemilik, sebelum dikelola oleh pekerja.
• Salah seorang yang berakad meninggal dunia.
PRODUK YANG DITAWARKAN

• Mudharabah
• Berjangka
SIMPANAN Mudharabah

• Mudharabah
• Musyarakah
• Murabahah
• Bai’bitsaman
PEMBIAYAAN
Ajil
• Ijaroh
SIMPANAN
MUDHARABAH
1. Simpanan Umum Mudharabah
2. Simpanan Pendidikan
3. Simpanan Walimah atau Pernikahan
4. Simpanan Haji dan Umroh
5. Simpanan Qurban
6. Simpanan Idul Fitri
7. Simpanan Aqiqah
8. Simpanan Amanah
Simpanan Berjangka Mudharabah
Yaitu simpanan dari pihak ketiga
dengan harapan BMT dapat memutar
uang tersebut kepada calon debitur.
Nasabah menyimpan uang tersebut
untuk jangka waktu tertentu dengan
mengharap pembagian keuntungan
berdasarkan kesepakatan bersama
antara pihak ketiga dan BMT
memberikan pembagian keuntungan
sesuai kesepakatan yang ditetapkan
pada awal penempatan dana.
Produk simpanan BMT “ANDA”
sebagai berikut :

Jangka Waktu Bagihasil (100%)


(BMT : Nasabah)

4 bulan 60 : 40

6 bulan 55 : 45

12 bulan 50 : 50
Yaitu pembiayaan modal kerja
yang diberikan oleh BMT
kepada anggotanya dimana
pengelolaan usaha sepenuhnya
diserahkan kepada anggota Contoh :
sebagai nasabah debitur. • Fasilitas: Pembiayaan Al
Dalam hal ini anggota Mudharabah
menyediakan usaha dan sistem • Keperluan: Memulai usaha kertas
bekas
manajemennya. Hasil • Plafon: Rp 500.000,00
keuntungan akan dibagi • Biaya administrasi: Rp 1.000,00
sesuai kesepakatan bersama. • Tingkat keuntungan: 15% dari
plafon pembiayaan
• Keuntungan per bulan: Rp 75.000,00
• Pembagian keuntungan: 50 : 50
• Jangka waktu: 6 bulan (pembiayaan)
Rp 37.500,00 (keuntungan BMT)