Anda di halaman 1dari 18

MODUL 3

PENGANTAR PENDIDIKAN ANAK


BERKEBUTUHAN KHUSUS
TUTOR : LUKMAN HAKIM .M.Pd
OLEH KELOMPOK 1 :
ZAENUDIN
TATI MULYATI
AGUS SOLEHUDIN
NUROCHMAH
SETYA NUGRAHA
NUR AFIFAH
SITI MUMINAH
MODUL 3

Pendidikan Khusus Bagi Anak


Berbakat
` KB. I
Definisi dan Dampak Anak
Berbakat
A. Pengertian

 Pengertian anak berbakat sangat beragam


tergantung dari pandangan masyarakat.
a. Menurut Publik Law (Amerika Serikat)
Anak berbakat adalah anak yg menunjukkan
kemampuan yg tinggi dalam bidang bidang.
Misalnya intelektual, kreatif, seni dsb.
b. Versi Indonesia
mereka yang di definisikan oleh orang orang
profesional mampu mencapai profesi yang tinggi
karena memiliki kemampuan yang luar biasa.
Implikasi dari keberbakatan

No Anak Berbakat Anak berbakat


1 Bakat merupakan potensi 4. Anak berbakat cenderung salah satu
yg memungkinkan saja yang muncul
seseorang berpartisipasi
tinggi
2 Anak berbakat ada yang 5. Perlunya layanan khusus bagi anak
underachiever berbakat
3 Terdapat keragaman
dalam bakat
Kesimpulan :
Anak Berbakat adalah anak yang mempunyai kemampuan
yang unggul dari anak rata rata lainnya baik kemampuan
intelektual maupun non intelektual sehingga mereka
memerlukan layanan khusus.
B. Dampak Keberbakatan
`
1. Aspek Akademik
a. Perkembangan kognitif lebih cepat
b. Bosan dalam pengajaran reguler
c. Kecepatan perkembangan kognitif tidak direspon
orang tua, anak akan kecewa
2. Aspek sosial/emosi
a. Emosi tidak stabil
b. Individu rawan terhadap kritik
c. Mengambil jalan pintas dalam menyelesaikan
masalah
CIRI ANAK BERBAKAT

a. Diterima oleh teman f. Bebas dari tekanan emosi


sebaya g. Mampu bergaul dengan teman
sebaya
b. Keterlibatan mereka
dalam kegiatan h. Mampu memotivasi orang lain
social i. Memiliki humor

c. Cenderung jadi juru


damai dalam
pertengkaran
d. Memiliki kejujuran
e. Tenggang rasa
3. Dampak anak berbakat terhadap kesehatan

1. Memiliki penampilan yang menarik dan rapi


2. Kesehatannya lebih baik dari teman lainnya

Menurut Renzuli karakteristik anak berbakat sbb:

a. Kemampuan kecerdasan jauh di atas rata rata


b. Memiliki kreativitas yang tinggi
c. Tanggung jawab atau pengikatan diri thd tugas
KB. 2
Kebutuhan Pendidikan dan Jenis
layanan bagi Anak Berkebutuhan Khusus

1. Kebutuhan Pendidikan 2. kebutuhan Pendidikanberkaitan


dengan masyarakat
anak berbakat dari segi
 membutuhkan kepedulian dari
anak itu sendiri
masyarakat thd pengemb bakatnya
 membutuhkan peluang
 membutuhkan pengembangan SDM
untuk aktualisasi
berbakat
 berinteraksi dengan  membutuhkan keserasian antara
teman
kemampuan dng pengalaman
 mengembangkan belajar.
kreativitas  mewujudkan kemampuan anak
berbakat secara nyata
B. Jenis layanan bagi anak
berbakat
1. Komponen Sebagai Persiapan 2. Komponen sbg alternatif
Penentuan Jenis Layanan implementasi jenis layanan
a. Pengidentifikasian anak
berbakat a. Ciri khas layanan keb
b. Tujuaan umum pend anak anak berbakat
berbakat
- adaptasi lingkungan belj
c. Kebutuhan pend anak
berbakat - adaptasi program
b. Strategi pembelajaran dan
model layanan
- strategi pembelajaran
- model model layanan
Adaptasi lingkungan belajar

1. Kelas pengayaan
2. Guru konsultan
3. Ruangan sumber belajar
4. Studi mandiri
5. Kelas khusus
6. Sekolah khusus
Adaptasi program
1.Melalui percepatan akselerasi
(perlompatan tingkat kelas )
2. Melalui pengayaan (siswa diberikan materi yang
lebih luas )
3. Pencanggihan materi pelajaran (diberikan materi
yang lebih tinggi agar tertantang )
4. Pembaruan ( agar anak menguasai ide ide yg
penting )
5. Modifikasi kurikulum sebagai alternatif
- kurikulum plus
- Kurikulum berdeferensiasi
Strategi pembelajaran dan
model layanan
1. Strategi Pembelajaran 2. Model Layanan
Hal Hal yang perlu Model model layanan
diperhatikan:
a. Model layanan kognitif
a. Pembelajaran AB afektif
harus diwarnai dengan
b. Model layanan
kecepatan dan tingkat
kompleksitas yang pengembangan moral
lebih. c. Model pengembangan
b. Pengembangan
nilai afektif
kecerdasan IQ juga d. Layanan bidang
emosi khusus
c. Berorientasi pada
modifikasi proses, isi
dan produk
c. Layanan pengembangan
kreativitas
 Tingkat kreativitas pertama
- fleksibelitas,
- originalitas,
- keterbukaan terhadap masalah
 Tingkat kreativitas kedua
- pemecahan masalah
 Tingkat kreativitas ketiga
- perumusan masalah berdasarkan asumsi tertentu
d. simulasi imajinasi dan proses inkubasi

Hal yang perlu dilakukan :


1. Stimulasi imajinasi kreatif
2. Proses inkubasi

Bonussss 
e. Desain Pembelajaran

 Anak berbakat terus  Menghindari bosan


menerus memerlukan  Mengaktifkan dan
stimulus untuk keterlibatan siswa dlm
mencapai pembelajaran
perkembangan yang  Mengakomodir thd
optimal. perbedaan indivual dan
 Oleh karena itu perlu gaya belajar
pembelajaran
didesain sedemikian
rupa agar siswa dapat
berkembang sesuai
kebutuhannya.
f. Evaluasi

 Tujuan :
a. mengetahui ketuntasan
anak berbakat
b. penerapan dari layanan
pend anak berbakat
c. model pengukuran
menggunakan PAP dan PAN
Terima kasih

Anda mungkin juga menyukai