Anda di halaman 1dari 16

Hubungan Tingkat Pengetahuan

Anemia dengan Kebiasaan


Makan pada Remaja Putri di
SMP N 237 Jakarta Timur

Qorri Febriyana Romandani


201511022

Dosen Pembimbing
Teti rahmawati, S.Kp., M.Kep.,
Ns,Sp.Kep.Kom
Latar Belakang
WHO (2015) jumlah penduduk di beberapa
Riskesdas 2013 : 23,9%
negara didunia yang mengalami anemia yaitu
usia 15- 49 tahun yaitu Africa 69,9 juta, America Kemenkes RI : usia 5-14
38,1 juta, South East Asia 190,6 juta, European
tahun 26,4% dan usia 15-
48,4 juta, Eastern Mediterranean 55,2 juta,
Western Pasific 92,6 juta, dan global 496,3 juta 25 18,4%
SDKI : 75.9%
SKRT : 50,5%
Data DKI Jakarta : 23%
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan
oleh Sari, Darjito dan anandasari (2016)
menunjukan bahwa sebanyak 95,7% remaja
putri mendapat asupan zat gizi yang kurang.
Kerangka Teori

Konsep Remaja
Faktor yang ,mempengaruhi
kebiasaan makan :
1. Teman sebaya
2. Sosial Ekonomi
3. Suasana dalam keluarga
4. Kemajuan industri
Kebiasaan Makan

Faktor yang mempengaruhi


anemia :
1. Mentruasi
2. Kebiasaan sarapan pagi
Pengetahuan tentang 3. Kebiasaan jajan
Anemia 4. Pendidikan orangtua
5. Pendapatan orangtua
6. Pengetahuan anemia
Kerangka Konsep
Variabel bebas Variabel terikat

Pengetahuan Tentang Kebiasaan Makan Remaja


Anemia Putri

Faktor yang mempengaruhi :


1. Teman sebaya
2. Menstruasi
3. Kebiasaan sarapan pagi
4. Kebiasaan jajan

Variabel perancu
Hipotesis :
H0 : Tidak ada hubungan tingakat
pengetahuan anemia dengan
kebiasaan makan pada remaja putri
Ha : ada hubungan tingkat
pengetahuan anemia dengan
kebiasaan makan pada remaja putri
Definisi Operasional

Variabel Definisi Operasional Cara ukur Alat Ukur Hasil ukur Skala Ukur

Variabel bebas

Pengetahuan Pengetahuan remaja Mengisi kuisioner yang Responden mengisi Pengetahuan Ordinal
tentang tentang pengertian berisi pertanyaan mengenai kuisioner yang diberikan tentang anemia :
Anemia anemia, penyebab pengetahuan tentang Bagian B nomor 1-20, 0 = kurang ( 55%)
anemia, cara anemia yang diukur dengan dengan 10 pernyataan 1 = cukup (56-
pencegahan anemia, menggunakan skala positif dan 10 75%)
tanda-tanda awal guttman yang memiliki nilai pernyataan negatif 2 = baik ( 76-
anemia, dan cara 0-1 dengan makna : 100%)
mengobati anemia 0 = apabila jawaban salah
1 = apabila jawaban benar (wawan dan dewi,
(sujarweni, 2014) 2010)

Variabel terikat

Kebiasaan Perilaku makan Format Recall 24 Jam Responden mengisi Kebiasaan makan Ordinal
Makan responden setiap format yang disediakan dengan daftar AKG :
harinya yang selama 3x 24 jam 0 = kurang (70-80%)
dilakukan dirumah 1 = Sedang (80-
ataupun diluar rumah 90%)
2 = Baik (100%)
Variabel prancu

Menstruasi Pernyataan responden kuisioner Responden menjawab 0 = belum menstruasi Ordinal


mengenai pengakuan pertanyaan yang diberikan di 1 = sudah menstruasi
sudah mengalami Bagian B, no 1-4
menstruasi atau belum

Kebiasaan Pengakuan responden kuisioner Responden menjawab 0 = suka jajan


jajan membeli makanan atau pertanyaan yang duberikan 1 = tidak suka jajan
minuman yang ada di Bagian B, nomor 1-6
kantin sekolah atau
makanan yang dijual
ditempat umum

kebiasaan Pernyataan responden Kuisioner Responden menjawab 0 = tidak pernah Ordinal


sarapan pagi mengenai pengakuan suka pertanyaan yang diberikan di sarapan
menkonsumsi makanan bagian B 1 = kadang-kadang
yang dimakan waktu pagi No 1-5 2 = selalu sarapan
sebelum berangkat atau
melakukan aktifitas pagi

Teman Pengaruh teman sebaya Kuisioner Responden mengisi ordinal


sebaya dalam pemenuhan pernyataan yang diberikan di 0 = tidak ada pengaruh
kebiasaan makan Bagian B, no 1-6 1 = ada pengaruh
responden Pernyataan menggunakan
skala Lickert dengan nila 1-4
dengan makna :
1 = sangat setuju
2 = setuju
3 = tidak setuju
4 = sangat tidak setuju
Populasi
Penelitian
Sampel Populasi siswi
Penelitian putri kelas VII dan
VIII berjumlah 244
Tempat dan Sample penelitian siswi
waktu berjumlah 159
sampel
Option
Desain penelitian SMP N 237
A Jakarta Timur dan
Deskriptif dengan
dilakukan pada
pendekatan cross
bulan April 2019
sectional
Besar Sampel

Mengantisipasi kemungkinan Drop


Out maka hasil perhitungan total
besar sampel berjumlah 144
dengan menambahkan 10% dari
besar sampel dan ditotalkan
menjadi 159 responden

N : Besar populasi : siswa


n :Besar sampel
d : Tingkat kepercayaan yang
diinginkan, biasanya 0,05 (95%)
Teknik Pengumpulan Data
Prosedur
Teknis
Penelitian

Prosedur
Administrasi

Teknik
pegumpulan
data

Sumber
Data

Jenis Data
Instrumen Penelitian

Kuisioner Bagian A
Kuisioner tentang Data
Identitas Diri

Kuisioner Bagian B
Kuisioner tentang
pengetahuan anemia,
kebiasaan jajan, kebiasaan
sarapan pagi, mentruasi dan
teman sebaya

Kuisioner Bagian C
Kuisioner tentag Format
kebiasaan makan dengan
metode Recall 24 jam
Uji Instrumen

Teknik Korelasi Product Moment,


Valid = Ada korelasi antara skor
pernyataan dengan jumlah skor
total . 30 siswa/i SMP N 237
Jakarta kelas VII A dan kelas VIII
A tidak diikutsertakan dalam
pengocokan sampling
. Uji Realibilitas
Uji Validitas
Koefisien Reliabilitas alpha-
cronbach
Tingkat reliabilitas diukur
dalam rentang skala nilai
Alpha 0-1
Penyuntingan (editting)

Pemberian Code
(coding)
Teknik
Pengolahan
Data Memasukan Data
(entry date)

Pembersihan Data
(cleaning data)
Analisa Data
Analisis
Univariat Analisis Bivariat

Variabel Jenis Hasil Analisis Variabel Variabel Jenis Hasil


Data Independ Dependen Data Analisi
Kebiasaan Persentase dan en s
Kategorik
makan Frekuensi Tingkat Kebiasaan Kategorik Chi-
Kebiasaan Persentase dan Pengetah Makan Square
Kategorik
sarapan pagi Frekuensi uan remaha
Kebiasaan Persentase dan tentang
Kategorik
Jajan Frekuensi Anemia
Tingkat
pengetahua Persentase dan
Kategorik
n tentang Frekuensi
Anemia
Persentase dan
Menstruasi Kategorik
Frekuensi
Presentase dan
Teman Sebaya Kategorik
Frekuensi
Etika Penelitian

Menghormatiharkatdanmartabatmanusia(respect for
humandiginity)

Menghormatiprivasidankerahasiaansubjekpenelitian(respect
for privacy and confidentiality)

Keadilandaninklusivits/keterbukaan(respect for justice and


inclusiveness)

Memperhitungkan manfaat dan kerugian yang ditimbulkan


(balancing harms and benefits)