Anda di halaman 1dari 11

SKALA PETA

KELOMPOK 10

DESY AMELIA SIREGAR


TAMIMA AZRI ADILA
Skala peta bisa diartikan sebagai rasio/
perbandingan antara jarak 2 titik pada peta dengan
jarak sebenarnya di lapangan/ di permukaan bumi
pada satuan yang sama. Pengertian skala peta adalah
informasi yang perlu dicantumkan agar pengguna peta
bisa mengukur jarak sebenarnya pada peta. Sebagai
contoh peta dengan skala 1:150.000 itu artinya jarak 1
cm yang ada di peta sama dengan jarak 150.000 cm
yang ada di lapangan. Penulisan Skala peta terdapat 2
cara yaitu dengan skala angka atau skala garis.
Ada beberapa jenis skala peta yaitu :

1. Skala Angka atau Skala Pecahan

Yaitu skala yang ditulis dengan angka/ pecahan.Skala ini


mempunyai kelebihan dapat langsung dibaca oleh para
pemakai peta. Sedangkan kelemahannya, tidak dapat
mengontrol kebenaran skala suatu peta yang telah mengalami
perubahan baik karena cuaca atau karena perubahan akibat
pencetakan peta (perbesaran/ pengecilan).

Contoh :
Skala angka ( numerical scale ) yaitu 1 : 100.000
Skala pecahan ( representative scale ) yaitu 1/ 100.000
2. Skala Verbal (Verbal Scale)
Yaitu skala yang dinyatakan dengan kalimat. Pada peta-peta yang tidak
menggunakan satuan pengukuran metrik ( misalnya peta-peta di Inggris),
pernyataan skala dengan kalimat sering dilakukan.
Contoh : one inch to one mile = 1 : 63.360

3. Skala garis (skala grafik)


Skala garis atau grafik disebut juga skala batang. Skala ini dinyatakan
dalam suatu garis lurus yang dibagi menjadi beberapa bagian yang sama
panjang dan pada garis tersebut dicantumkan ukuran jarak sesungguhnya di
lapangan, misalnya dinyatakan dalam meter, kilometer, dan dapat pula
dalam ukuran feet atau mile.
Pada contoh skala garis di atas jarak 0-1 = 1-2 = 2-3 = 3-4 = 4-5 cm
sehingga panjang garis 5 cm di peta menggambarkan jarak sesungguhnya di
lapangan sejauh 5 km.

(artinya setiap satu segmen yang panjangnya 1 cm mewakili jarak 1 km)


Ada beberapa cara untuk menentukan skala peta yang tidak
mencantumkan skalanya yakni:

1. Peta yang bersangkutan dibandingkan dengan peta-peta


atau potret udara yang mempunyai skala

Misalnya:
Kita mengambil jarak 2 titik misalnya A – B pada peta yang tidak berskala.
Jarak kedua titik tersebut diukur dengan mistar, misalnya 5 cm
Langkah berikutnya kita lihat pada peta yang mempunyai titik A – B yang
mempunyai skala, misalnya 1 : 100.000. Dan setelah diukur jarak A – B
pada peta misalnya 10 cm. Dengan demikian skala peta dapat ditentukan
dengan formula, yaitu:
Dengan :
d1 = Jarak peta yang sudah di ketahui skala nya
d2 = Jarak peta yang akan dicari skalanya
P1 = penyebut skala yang diketahui skalanya
P2 = Penyebut skala yang akan dicari

Jadi skalanya yaitu 1 : 200.000


2. Membandingkan jarak horizontal di lapangan dan jarak
yang mewakilinya pada peta
Misalnya :
Jarak titik A-B dalam peta = 5 cm
sedangkan jarak A-B diukur dilapangan = 100 m
3. Menggunakan Garis Kontur (CI) (Interval Contur)
Bila suatu peta mempunyai kontur interval (interval contur), maka
skalanya dapat ditentukan dengan rumus :
Skala = 2000 x C.I
Karena kontur Interval
C.I = 1/2.000 x Skala

4. Menghitung Jarak meridian/ paralel di peta


Suatu peta tidak berskala tetap mempunyai Geography Grid dapat
ditentukan skalanya dengan menghitung jarak dua garis paralelnya.
Seperti diketahui bahwa 1° lintang = 68,7 mil atau 110,56 km.
5. Menggunakan Militer Grid
Peta militer menggunakan grid sendiri yang tidak diketahui oleh
orang lain sebagai pengganti garis lintang dan garis bujur pada peta
biasa. Grid peta militer menggunakan garis dengan angka yang
ditentukan sendiri oleh militer Negara yang bersangkutan. Untuk
menentukan skala peta dengan cara ini digunakan rumus sebagai berikut:

JP = Jarak antar grid dipeta


JG = Jarak grid pada peta
MEMPERBESAR DAN MEMPERKECIL PETA
(mengubah skala peta)

Merubah ukuran peta berarti merubah skala petanya. Untuk


merubah ukuran peta dapat dilakukan dengan cara :
1. Sistem Grid
2. Metode Union Jack
3. Pantograph
4. Fotocopy
5. Fotografi
SEKIAN
&
TERIMA KASIH