Anda di halaman 1dari 11

BIOFARMASETIKA

BUKAL & SUBLINGUAL


KELOMPOK 3:
Andreas Agung W.
Aulia Rahma Az-zahra
Dede Giri Saputri
Nurlisani
Vina Amrina
PENGERTIAN

Bukal merupakan sediaan


sublingual merupakan sediaan
yang digunakan dengan cara
yang digunakan dengan cara
meletakkan tablet diantara
diletakkan dibawah lidah Bukal dan
pipi dan gusi
Sublingual sama-
sama diserap
oleh mukosa
mulut dan
pemberian
secara oral
Sediaan Bukal dan Sublingual terlarut lambat dalam jangka waktu 15-30 menit dan
sediaan ini berbentuk tablet yang umumnya kecil, pipih ataupun oval.

Keuntungan
kerugian
Menghindari penguraian
obat dilambung
Hanya sebagian obat yang dapat
dibuat menjadi tablet bukal dan
Efek lebih cepat dari pada sublingual
obat oral lain

Penyimpanan obat memerlukan cara


Tidak melalui first pass khusus jika mengandung nitrogliserin
efek
Perbedaan penghantaran obat melalui bukal dan sublingual
Parameter Bukal Sublingual
Permeabilitas membran Kurang Baik
Absorpsi obat Lebih lambat Cepat
Ketersediaan hayati Kurang Lebih baik
Kemampuan penghantaran Memungkinkan Tidak memungkinkan
transmukosa gangguan oleh saliva gangguan oleh saliva

Kemampuan untuk Sangat Kecil


sustained-release memungkinkan
Contoh obat yang ada dipasaran
Tablet Dosis Dosis Oral Setara
Bukal
Metiltestosteron 5-20 mg 10-40 mg
Nitrogliserin 1-3 mg 2,5-6 mg (profilaktis)
Sublingual
Ergoid mesilat 0,1-1 mg -
Ergotamin tatrat 2 mg 0,6-1 mg
Isosorbit dinitrat 2,5-5 mg 10-20 mg
Nitrogliserin 0,15-0,6 mg 2,5-6 mg (profilaktis)
Tablet bukal dan sublingual terbatas hanya pada nitrogliserin dan hormon-
hormon steroid.
• menjamin bioavaibilitas • mengurangi serangan
androgen dan astrogen angina pada penderita
Estrogen • Contohnya angeliq, cliane, iskemia jantung
climmen, cyclo prognova, diane • Efek samping
dan lainnya Nitrogliserin mencakup hipotensi
postural yang
• Umumnya diberikan pada berhubungan dengan
wanita yang belum pernah gejala sistem saraf
menjalani histerektomi pusat, takikardi, sakit
Progesteron
• Contohnya medroksiprogesteron kepala dan lainnya
asetat, seperti dilena,
noretisteron asetat
Nitrogliserin

• Sediaan nitrogliserin bucal dan sublingual dapat mengurangi serangan


angina pada penderita iskemia jantung.

• Pemberian 0,3-0,4 mg melepaskan rasa sakit yang 75% dalam 3 menit,


sedangkan 15% lainnya lepas sakit dalam waktu 5-15 menit.
Hal Penting dalam Pembuatan Tablet Bukal dan Sublingual
• Ciri-ciri fisik tablet sublingual dan bukal
Sifat dan Kualitas adalah datar atau oval, dan keras.

• Berat tablet ditentukan oleh jumlah bahan


Berat Tablet yang diisikan kedalam cetakan yang akan
ditekan.

• Dalam proses kompresi, besarnya tekanan


Kekerasan Tablet yang biasa digunakan adalah lebih kecil dari
3000 dan lebih besar dari 40.000 pound.
• Lanjutan. . .
• Semua tablet dalam USP harus melalui
pengujian daya hancur secara resmi yang
Daya Hancur dilaksanakan in vitro dengan alat uji khusus.

• Penggunaan pelarut yang terlalu sedikit dapat


menghasilkan tablet yang lembek. Sebaliknya,
Disolusi jika terlalu banyak pelarut akan menyebabkan
penyusutan ketika pengeringan.
Kesimpulan
• Sediaan bukal penggunaannya disisipkan antara pipi
dan gusi, sedangkan sublingual disisipkan dibawah
lidah.
• Contoh dari tablet bukal dan sublingual yaitu
nitrogliserin dan hormon-hormon steroid.
• Beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu sifat dan
kualitas, kekerasan suatu tablet, berat suatu tablet,
daya hancur dan disolusi suatu tablet tersebut.