Anda di halaman 1dari 23

Disusun Oleh :

dr.Afrianisuci Purnama Dewi


dr.Alman Pratama Manalu
dr.Rebeka Hana Aruan
dr.Ria Indira
dr.Rini Anadhofani
dr.Supriadi
 A. Latar belakang
Hipertensi saat ini masih menjadi faktor risiko
kematian tertinggi di seluruh dunia.
Hipertensi di Indonesia terdaftar sebagai
penyakit pembunuh ketiga setelah penyakit
jantung dan kanker.
Berdasarkan data dari rekapan kunjungan
pasien selama tahun 2015 kasus hipertensi
termasuk penyakit 20 terbanyak yang
berobat ke Puskesmas Toboali .
 Berdasarkan data pasien yang berobat jalan
dipoli umum Puskesmas Toboali pada Bulan Maret
didapatkan data yang berobat berjumlah 98
orang.
Dari jumlah tersebut didapatkan jumlah pasien
laki-laki sebanyak 53 pasien dan jumlah pasien
perempuan sebanyak 45 pasien.

 Berdasarkan latar belakang diatas maka peneliti


tertarik untuk melakukan penelitian terhadap
penderita hipertensi dengan judul Gambaran
Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Penderita
Hipertensi dalam Upaya Mencegah Tidak
Terkontrolnya tekanan darah, di wilayah kerja
Puskesmas Toboali Bulan April Tahun 2016.
 Gambaran Pengetahuan, Sikap dan Tindakan
Penderita Hipertensi dalam Upaya Mencapai
Tekanan Darah Terkontrol di wilayah Kerja
Puskesmas Toboali Bulan April Tahun 2016
 Bagaimanakah pengetahuan penderita
hipertensi dalam upaya mencegah tidak
terkontrolnya tekanan darah?

 Bagaimanakah sikap penderita hipertensi


dalam upaya mencegah tidak terkontrolnya
tekanan darah?

 Bagaimanakah tindakan penderita hipertensi


dalam upaya mencegah tidak terkontrolnya
tekanan darah?
 TUJUAN UMUM
Untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan,
Sikap dan Tindakan Penderita Hipertensi
dalam Upaya Mencapai Tekanan Darah
Terkontrol di wilayah Kerja Puskesmas
Toboali bulan April tahun 2016.
 Diketahuinya Gambaran Tingkat Pengetahuan
Penderita Hipertensi di wilayah Kerja Puskesmas
Toboali bulan April tahun 2016 di Kabupaten
Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung.

 Diketahuinya Gambaran Tingkat Sikap Penderita


Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Toboali
bulan April tahun 2016 di Kabupaten Bangka
Selatan, Provinsi Bangka Belitung, dalam Upaya
Mencapai Tekanan Darah Terkontrol.

 Diketahuinya Gambaran Tindakan Penderita


Hipertensi di Puskesmas Toboali bulan April
tahun 2016 di Kabupaten Bangka Selatan,
Provinsi Bangka Belitung, dalam Upaya Mencapai
Tekanan Darah Terkontrol.
 Bagi Peneliti
 Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah
pengalaman bagi penulis dalam meneliti secara
langsung di lapangan.
 Untuk memenuhi salah satu tugas peneliti dalam
menjalani program internship dokter umum
Indonesia.
 Bagi Masyarakat
Hasil penelitian ini diharapkan agar masyarakat tahu
dan mengerti tentang cara mencapai tekanan darah
terkontrol pada penyakit hipertensi.
 Bagi Tenaga Kesehatan
Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi
Puskesmas Toboali Kabupaten Bangka Selatan,
Provinsi Bangka Belitung, dalam rangka meningkatkan
pelayanan kesehatan khususnya penyakit hipertensi.
 Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja
puskesmas Toboali.
Penelitian ini merupakan penelitian
deskriptif yang disajikan dalam bentuk
distribusi frekuensi dari masing-masing
variabel yang diteliti menggunakan analisa
univariat.
 A. Konsep Pengetahuan
Pengertian Pengetahuan
Menurut Notoatmodjo (2007:143) pengetahuan
merupakan hasil dari tahu dan ini terjadi
setelah orang tersebut melakukan
penginderaan terhadap suatu objek tertentu.
Penginderaan terjadi melalui panca indera
manusia.
Sebagian besar pengetahuan manusia diperoleh
melalui mata dan telinga.
b. SIKAP (ATTITUDE)
Sikap terdiri dari berbagai tingkat :
 Menerima (receiving)
 Merespon (responding)
 Menghargai (valuing)
 Bertanggung Jawab (Responsible)
C. Praktek atau Tindakan (Practice)
 Tindakan mempunyai beberapa tingkatan, yaitu:
 Persepsi (perception)
 Mengenal dan memilih berbagai objek sehubungan dengan
tindakan yang akan diambil adalah merupakan praktek tingkat
pertama.
 Respon terpimpin (guided respons)
 Dapat melakukan sesuatu sesuai dengan urutan yang benar dan
sesuai dengan contoh adalah merupakan indikator praktek tingkat
dua.
 Mekanisme (mecanism)
 Apabila seorang telah dapat melakukan sesuatu dengan benar
secara otomatis atau sesuatu itu sudah merupakan kebiasaan, maka ia
sudah mencapai praktek tingkat tiga.
 Adaptasi (adaption)
 Adaptasi adalah suatu praktek atau tindakan yang sudah
berkembang dengan baik. Artinya tindakan itu sudah di
modifikasikannya sendiri tanpa mengurangi kebenaran tindakannya
tersebut.
Pengertian
Tekanan darah tinggi (hipertensi) adalah suatu
peningkatan tekanan darah di dalam arteri.
Tekanan darah di bedakan antara tekanan darah sistolik
dan tekanan darah diastolik.
Hipertensi dapat di definisikan sebagai tekanan darah
persisten di mana tekanan sistoliknya di atas 140
mmHg dan tekanan diastolik di atas 90 mmHg,
pada populasi manula hipertensi di defenisikan sebagai
tekanan sistolik 160 mmHg dan tekanan diastolik 90
mmHg.
A. Desain Penelitian
 Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif
yang bertujuan untuk menggambarkan
pengetahuan, sikap dan tindakan penderita
hipertensi upaya mencegah tidak terkontrolnya
tekanan darah di wilayah Kerja Puskesmas
Toboali Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi
Bangka Belitung.
 Penelitian ini disajikan dalam bentuk distribusi
frekuensi terhadap variabel yang diteliti yaiu
variabel pengetahuan, variabel sikap dan
variabel tindakan
B. Lokasi dan Waktu Penelitian
 Lokasi Penelitian
Lokasi penelitian ini dilakukan di Puskesmas
Toboali Kabupaten Bangka Selatan Provinsi
Bangka Belitung.

 Waktu Penelitian
Penelitian akan dilakukan pada bulan April
Tahun 2016.
 EtikaPenelitian
Sebelum dilakukan penelitian responden
akan menandatangani format persetujuan
sebagai responden dalam penelitian ini.
Hal ini dilakukan sebelum peneliti
menyerahkan kuesioner untuk dilakukan
wawancara.
Populasi dan Sampel Penelitian
 1. Populasi Penelitian
Populasi dalam penelitian ini adalah semua
penderita hipertensi yang datang berobat ke
puskesmas Toboali bulan April Tahun 2016.
 2. Sampel Penelitian
Sampel adalah sebagian atau populasi yang
diteliti. Sampel yang digunakan pada
penelitian ini adalah 114 penderita (total
populasi).
E. Tehnik Pengumpulan Data

 Tehnik Pengumpulan Data


Data diperoleh dari pengisian kuesioner yang
telah disiapkan oleh peneliti dengan
menggunakan teknik wawancara.

 Instrumen Penelitian
Instrumen penelitian berupa kuesioner yang
berisi pertanyaan tertulis tentang pengetahuan,
sikap dan tindakan penderita hipertensi upaya
mencegah kekambuhan penyakit hipertensi.
 F. Teknik Pengolahan dan Analisa Data

1. Teknik Pengolahan Data


 Pengolahan Data (editing)
 Pengkodean (Coding)
 Pemasukan Data (Entry)
 Pembersihan Data (Cleaning data)
 . Tehnik Analisis Data
Pada penelitian ini digunakan analisa univariat yaitu analisa yang
dilakukan terhadap setiap variabel dari hasil penelitian dalam analisa ini
hanya menghasilkan distribusi dan persentase dari tiap variabel yang
diteliti yaitu variabel pengetahuan, variabel sikap dan variabel tindakan.

 Rumus yang digunakan


X
P= x 100
N

Keterangan :
P : Persentase
X : Jumlah soal
N : Jumlah Responden
Simpulan
 Pengetahuan penderita hipertensi tentang upaya
mencegah kekambuhan penyakit hipertensi kurang
baik sejumlah 60 responden (52.64 %) sisanya
berpengetahuan baik sejumlah 54 responden (47,36
%).
 Sikap penderita hipertensi yang memiliki sikap negatif
dalam upaya mencegah kekambuhan penyakit
hipertensi sejumlah 71 responden (62,29 %) dan positif
sejumlah 43 responden (37,71 %).
 Tindakan penderita hipertensi tentang upaya
mencegah kekambuhan penyakit hipertensi baik
sejumlah 59 responden (51,75%) dan responden yang
kurang baik dalam upaya pencegahan kekambuhan
penyakit hipertensi berjumlah 55 responden (48,25%).
 Untuk Masyarakat
Agar lebih meningkatkan pengetahuan tentang upaya
pencegahan terjadinya penyakit hipertensi dengan
mengikuti penyuluhan kesehatan yang diberikan oleh
petugas kesehatan terdekat agar dapat terhindar penyakit
hipertensi secara dini.
 Untuk Petugas Kesehatan
Diharapkan bagi petugas kesehatan agar dapat lebih
meningkatkan sosialisasi tentang penyakit tekanan darah
tinggi dan memberikan penyuluhan tentang upaya
mencegah kekambuhan penyakit hipertensi secara dini dan
tindakan apa saja yang harus dilakukan jika tekanan darah
meningkat serta menjelaskan pentingnya memeriksakan
tekanan darah secara teratur ke pelayanan kesehatan
terdekat.
 Untuk Penderita Hipertensi
Agar lebih rajin dalam memeriksakan tekanan darahnya
ke pelayanan kesehatan terdekat atau rumah sakit serta
mengikuti kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan untuk
mencegah kekambuhan penyakit hipertensi.