Anda di halaman 1dari 9

TANGGUNG JAWAB

HUKUM AKUNTAN PUBLIK


TANGGUNG JAWAB AKUNTAN
PUBLIK

 Dalam melaksanakan tanggung jawabnya sebagai


profesional, setiap anggota harus senantiasa
menggunakan pertimbangan moral dan profesional
dalam semua kegiatan yang dilakukannya.
Sebagai profesional, anggota mempunyai peran
penting dalam masyarakat.
TANGGUNG JAWAB AUDITOR

 Dalam hal terjadinya pelangaran yang dilakukan


oleh seorang Akuntan Publik, berdasarkan PMK No.
17/PMK.01/2008 hanya dikenakan sanksi
administratif, berupa: sanksi peringatan, sanksi
pembekuan ijin dan sanksi pencabutan ijin.
TANGGUNG JAWAB AUDITOR
 Lebih jauh Soedarjono dalam Sarsiti (2003)
mengungkapkan bahwa auditor memiliki beberapa
tanggung jawab yaitu:
 Tanggung jawab terhadap opini yang diberikan.
 Tanggung jawab terhadap profesi.
 Tanggung jawab terhadap klien.
 Tanggung jawab untuk mengungkapkan kecurangan
 Tanggung jawab terhadap pihak ketiga
KONSEP-KONSEP HUKUM YANG
MEMPENGARUHI KEWAJIBAN

 Konsep Kehati-Hatian (Prudent Person)


 Konsep Kewajiban Atas Tindakan Orang Lain
 Kurangnya Hak Komunikasi Istimewa
Tanggung jawab Akuntan Publik berdasarkan
Peraturan Bank Indonesia Nomor:
3/22/PBI/2001
 Tentang Transparansi Kondisi Keuangan Bank, pada pasal
19 menyatakan Akuntan Publik yang melakukan audit
terhadap Laporan Keuangan Tahunan Bank wajib :
 Melakukan audit sesuai dengan standar professional
akuntan publik serta perjanjian kerja dan lingkup audit
yang disepakati Bank dan Kantor Akuntan Publik
 Memberitahukan pelanggaran perundang-undangan dan
keadaan lain yang dapat membahayakan kelangsungan
usaha bank selambat-lambatnya 7 hari setelah ditemukan.
 Menyampaikan hasil audit dan Management Letter kepada
Bank Indonesia.
 Memenuhi ketentuan rahasia Bank sebagaimana diatur
Undang-Undang Nomor 10 tahun 1998.
Tuntutan hukum juga bisa terjadi karena :

 Business Failure terjadi manakala perusahaan tidak


mampu membayar kewajibannya atau tidak bisa
memenuhi harapan investor karena kondisi ekonomi
atau bisnis yang memberatkan.
 Audit Failure terjadi manakala akuntan publik
memberikan opini yang salah karena gagal mematuhi
apa yang diatur dalam standar auditing.
 Audit Risk adalah risiko bahwa akuntan publik
menyimpulkan bahwa laporan keuangan disajikan
secara wajar dan memberikan opini wajar tanpa
pengecualian padahal dalam kenyataannya laporan
keuangan mengandung salah saji material.
Contoh Fraud di Amerika Serikat

NO Penelitian Judul Penelitian Hasil Penelitian


(tahun)

1. Pany dan The Effect of Gifts, Pemberian hadiah berpengaruh


Reckers signifikan terhadap independensi
Discount,Personalty
(1980) auditor, karakter personal auditor
Characteristic,and Client berhubungan positif dengan
Size on Perceived independensi auditor, sedangkan
Auditor Independence ukuran klien tidak terpengaruh
secara signifikan
Contoh Fraud di Indonesia
No Penelitian ( Judul Penelitian Hasil Penelitian
Tahun )

Widagdo, Lesmana, Analisis Pngaruh Atribut- Ada 6 atribut yang berpengaruh


1. dan Irwandi (2002) atribut Kualitas Terhadap terhadap kualitas audit yaitu:
Kepuasan Klien (Studi pengalaman melakukan audit,
Empiris pada Perusahaan memahami industry klien,
yang Terdaftar di Bursa responsive terhadap pengguna
Efek Jakarta) laporan audit, taat pada standar
auditing, komitmen terhadap
kualitas audit, dan keterlibatan
komite audit.