Anda di halaman 1dari 22

ANATOMI DAN FISIOLOGI ORGAN

REPRODUKSI PADA WANITA

Susi Sastika Sumi, S.Kep., Ns., M.Kep


VULVA
 Merupakan celah paling
luar dari alat kelamin
wanita

 Tempat bermuaranya
sistem urogenital

 Fungsi : Sebagai indra


raba/sentuhan
MONS VENERIS

 Bagian menonjol depan


simfisis

 terdiri dari jaringan


lemak

 Fungsi : Pelindung
terhadap benturan dari
luar dan menghindari
infeksi
LABIA MAYORA

 Bentuk lonjong dan menonjol

 Mengandung kelenjar sebasea (lemak)

 Fungsi : Melindungi Vagina

LABIA MINORA

 Lipatan dibagian dalam labia mayora

 Halus, tipis dan tidak dilapisi lemak

 Fungsi : Melindungi Vagina


KLITORIS
 Merupakan organ erektil

 Mengandung banyak pembuluh darah dan


saraf sensoris

 Analog dengan penis pada laki-laki

VESTIBULUM
 Dibatasi oleh kedua bibir kecil, bagian atas
klitoris, dan bagian belakang pertemuan
kedua labia minora

 Terdapat muara uretra, dua lubang saluran


kelenjar Bartholini dan dua lubang saluran
kelenjar Skene
HYMEN (SELAPUT DARAH)

 Jaringan yang menutupi lubang vagina

 bersifat rapuh dan mudah robek

 Hymen ini berlubang sehingga menjadi saluran dari lendir


yang dikeluarkan uterus dan darah saat menstruasi.
VAGINA (LIANG SENGGAMA)

 Saluran yang menghubungkan vulva dengan rahim

 Panjang dinding depan 8 cm dan dinding belakang 10 cm

 Dinding vagina terdiri dari dari lapisan mukosa, lapisan otot,


dan lapisan jaringan ikat

 Fungsi : Sebagai saluran keluar untuk mengalirkan darah haid


dan secret lain dari rahim, alat untuk bersenggama dan jalan
lahir pada waktu bersalin
UTERUS (RAHIM)

 Uterus merupakan organ berongga dan berdinding tebal, terletak


di tengah-tengah rongga panggul di antara kandung kemih dan
rektum

 Pada wanita dewasa berbentuk seperti buah avokad atau buah


pir dengan ukuran 7,5 x 5 x 2,5 cm

 Mempunyai rongga yang terdiri dari tiga bagian besar yaitu,


badan rahim (korpkus uteri) berbentuk segitiga, leher rahim
(serviks uteri) berbentuk silinder, dan rongga rahim (kavum uteri).
 Uterus mempunyai 3 lapisan yaitu :

1. Perimetrium : Lapisan peritonium

2. Miometrium : Lapisan otot uterus dan lapisan paling tebal

Berfungsi mengisap spermatozoa yang diejakulasikan saat


coitus, melancarkan aliran sperma menuju infundibulum, dan
meluruhkan embrio, plasenta saat melahirkan/keguguran/haid

3. Endometrium : lapisan terdalam disekitar rongga uterus

Berfungsi menyiapkan dan ikut bekerja untuk proses nidasi


dan ikut memelihara plasenta
TUBA FALOPII (SALURAN TELUR)

 Saluran yang keluar dari kornu rahim kanan dan kiri, panjangnya
12-13 cm, diameter mencapai 8 mm

 Berfungsi sebagai saluran telur, menangkap dan membawa


ovum yang dilepaskan oleh indung telur, sebagai saluran dari
spermatozoa ovum dan hasil konsepsi, tempat terjadinya
pembuahan (konsepsi/fertilisasi) dan tempat pertumbuhan dan
perkembangan hasil konsepsi sampai mencapai bentuk blastula
yang siap mengadakan implantasi.
 Tuba fallopi terdiri atas :
1. Pars interstitialis (intramularis) terletak di antara otot rahim
mulai dari osteum internum tuba.
2. Pars istmika tubae, bagian tuba yang berada di luar uterus
dan merupakan bagian yang paling sempit.
3. Pars ampuralis tubae, bagian tuba yang paling luas dan
berbentuk “s”.
4. Pars infindibulo tubae, bagian akhir tubae yang memiliki
lumbai yang disebut fimbriae tubae.
TUBA FALOPII
OVARIUM (INDUNG TELUR)

 Merupakan kelenjar berbentuk buah kenari terletak di kiri dan


kanan uterus di bawah tuba uterine dan terikat di sebelah
belakang oleh ligamentum 1 antum uterus.

 Berukuran sebesar ibu jari tangan (jempol) berukuran 2,25-5


cm x 1,5-2 cm x 0,6-1 cm.

 Ovarium berfungsi dalam pembentukan dan pematangan


folikel menjadi ovum, ovulasi, sintesis, dan sekresi hormon-
hormon steroid (progesteron dan estrogen).
 Ada 2 jenis bagian dari ovarium yaitu :
1. Korteks ovarii
a. Mengandung folikel primordial
b. Berbagai fase pertumbuhan folikel menuju folikel de
graff
c. Terdapat corpus luteum dan albikantes
2. Medula ovarii
a. Terdapat pembuluh darah dan limfe
b. Terdapat serat saraf
OVARIUM
OOGENESIS
Siklus Respon Seksual

Tahap Tahap Tahap Tahap


excitement plateau orgasmus resolusi