Anda di halaman 1dari 25

AUDIT SIKLUS

PERSEDIAAN DAN
PERGUDANGAN

KELOMPOK 5

Anisa Nur Rahmawati 1811070148


Bella Fernanda 1811070102
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kompleksitas
Audit Persediaan

Persediaan sering kali merupakan akun terbesar pada neraca;

Persediaan sering kali berada pada lokasi yang berbeda, yang membuat pengendalian dan perhitungan
fisik menjadi sulit

Sering kali sulit bagi auditor unutk mengamati dan menilai itempersediaan yang berbeda
(cth : perhiasan, bahan kimia, dan suku cadang elektronik)

Penilaian persediaan juga sulit apabila estimasi keuasangan persediaan merupakan hal yang penting
dan apabila biaya manufaktur harus dialokasikan ke persediaan

Terdapat beberapa metode penilaian persediaan yang dapat diterima dan beberapa organisasi mungkin
ingin menggunakan metode penilaian yang berbeda utukk berbagai bagain persediaan yang dapat
diterima menurut prinsip-prinsip akuntansi yang diterima umum
PERSEDIAAN

PERUSAHAAN DAGANG PERUSAHAAN MANUFAKTUR

Persediaan barang dagang Persediaan bahan baku


Persediaan lain-lain Persediaan produk dalam proses
Persediaan produk jadi
Persediaan bahan penolong
Persediaan lain-lain
Fungsi-fungsi dalam Siklus Persediaan dan Pergudangan
Fungsi

Memroses Menerima bahan Menyimpan bahan baku Memroses barang Menyimpan barang jadi Mengirimkan barang
pesanan baku jadi
pembelian

ALIRAN
PERSEDIAAN Menyimpan
Menaruh
Menempatkan barang yang Mengirimkan
Menerima bahan baku di
bahan baku pada telah selesai di barang jadi
Bahan Baku ruang
produksi ruang
penyimpanan
penyimpanan

DOKUMEN-TASI Permintaan Laporan File Induk persediaan Permintaan bahan baku File induk persediaan Dokumen pengiriman
TERKAIT pembelian penerimaan perpetual bahan baku perpetual barang jadi

File Induk persediaan


perpetual bahan baku
Pesanan Faktur Vendor Catatan akuntansi biaya Catatan akuntansi biaya
pembelian

Catatan akuntansi
biaya
BAGIAN AUDIT PERSEDIAAN
Audit Siklus Persediaan dan Pergudangan Dapat
Tujuan : Dibagi Menjadi Lima Aktivitas Yang Berbeda
Dalam Siklus :

Menyediakan
assurance bahwa
1. Mengakuisisi dan Mencatat bahan baku,
laporan keuangan
tenaga kerja, dan overhead.
memperhitungka
2. Mentransfer secara internal aset dan
n secara wajar
biaya.
bahan baku,
3. Mengirimkan barang dan mencatat
barang dalam
pendapatan serta biaya.
proses,
4. Mengamati persediaan secara fisik.
persediaan
5. Menetapkan harga dan mengkompilasi
barang jadi, dan
persediaan.
harga pokok
penjualan.
Bagian Audit Siklus Yang Diuji

Mentransfer aset dan biaya secara Akuisisi dan pembayaran serta


internal penggajian dan personalia

Mengakuisisi dan mencatat bahan


Persediaan dan pergudangan
baku, tenaga kerja, dan overhead

Mengirimkan barang dan


Penjualan dan penagihan
mencatat pendapatan serta biaya

Mengamati persediaan secara


Persediaan dan pergudangan
fisik

Menetapkan harga dan


Persediaan dan pergudangan
mengkompilasi persediaan
AUDIT AKUNTANSI BIAYA
Pengendalian Akuntansi Biaya

Pengendalian yang berhubungan dengan pemrosesan yang


mempengaruhi persediaan fisik dan penelusuran biaya terkait dari saat
bahan baku diminta hingga produk selesai dibuat dan ditransfer ke
penyimpanan.

Kategori Pengendalian
Akuntansi Biaya:

Pengendalian fisik terhadap bahan baku, barang dalam


proses, dan persediaan barang jadi

Pengendalian terhadap biaya terkait


Pengendalian akuntansi biaya yang efektif lainnya dapat
dilakukan dengan menyusun berkas utama persediaan
perpetual yang dilakukan oleh personel yang mewakili
wewenang atau akses asset, dengan alasan sebagai berikut :

 Melakukan pencatatan atas persedian yang ada, yang digunakan untuk


memulai produksi atau pembelian tambahan bahan baku.
 Mencatat pemakaian bahan baku dan penjualan barang jadi, yang dapaat
ditelaah untuk mengetahui tingkat keusangan barang yang pergerakannya
lambat.
 Mencatat pertanggungjawaban atas pengamatan terhadap perbedaaan
antara perhitungan fisik dan jumlah yang tertera didaftar perpetual.
Pengujian atas Akuntansi Biaya
Metodologi yang perlu diikuti auditor dalam memutuskan
jenis pengujian yang akan dilaksanakan. Auditor perlu
memperhatikan empat aspek dalam akuntansi biaya, yaitu:

Pengendalian fisik atas persediaan Berkas utama persediaan perpetual

Dokumen dan pencatatan dalam Pencatatan biaya per unit


pemindahan persediaan.
PROSEDUR ANALITIS
Prosedur Analitis untuk Siklus
Persediaan dan Pergudangan

Prosedur Analitis Kemungkinan Salah Saji

Membandingkan presentase marjin kotor


dengan tahun sebelumnya. Lebih saji atau kurang saji persediaan dan HPP.

Membandingkan perputaran persediaan (HPP Persediaan yang usang, yang mempengaruhi


dibagi persediaan rata-rata) dgn tahun persediaan dan HPP.
sebelumnya. Lebih atau kurang saji persediaan..

Membandingkan biaya per unit persediaan Lebih atau kurang saji biaya per unit, yang
dengan tahun sebelumnya. mempengaruhi persediaan dan HPP.

Membandingkan nilai persediaan yang Salah saji dalam kompilasi, biaya per unit, atau
ditambahkan dengan tahun sebelumnya. perkalian, yang mempengaruhi persediaan dan
HPP.

Membandingkan biaya manufaktur tahun Salah saji biaya per unit persediaan, terutama
berjalan dengan tahun sebelumnya (biaya tenaga erja langsung dan overhead manufaktur,
variabel harus disesuaikan dengan perubahan yang mempengaruhi persediaan dan HPP.
volume).
Metodologi Desain Pengujian Perincian
Saldo Persediaan
Tahap I
Tahap II
Tahap III
Mengidentifikasi resiko
bisnis klien yang Mendesain dan melakukan
Mendesain dan
mempengaruhi pengujian pengendalian
melakukan beberapa
persediaan dan pengujian substanstif
prosedur analitis untuk
atas transaksi beberapa
persediaan
Menentukan salah saji siklus
yang dapat diterima Mendesain pengujian
dan menilai resiko atas perincian persediaan
bawaan atas untuk memenuhi tujuan
persediaan audit terkait saldo

Prosedur audit
Menilai resiko Sampel yang dipilih
pengendalian untuk
beberapa siklus Jumlah sampel
Penetapan waktu
OBSERVASI FISIK PERSEDIAAN
Persyaratan Observasi Persediaan

Standar Auditing mensyaratkan auditor untuk memeriksa


efektifitas metode klien dalam perhitungan persediaan dan
mendapatkan keyakinan dari klien atas kuantitas dan kondisi fisik
persediaan. Untuk memenuhi persyaratan tersebut, auditor harus :

Hadir pada saat klien Melakukan tanya jawab


menghitung persediaan kepada klien tentang
untuk menentukan saldo prosedur perhitungan
akhir tahun. mereka.

Melakukan pengujian
Mengamati prosedur
terpisah saat perhitungan
perhitungan klien.
fisik
Standar Auditing

Klien Auditor

Mengevaluasi dan mengamati


Menyusun prosedur perhitungan prosedur klien
fisik akurat Melakukan pengujian perhitungan
Membuat pencatatan persediaan
Mengambil kesimpulan apakah
persediaan fisik sudah memadai
Pengendalian Terhadap Perhitungan Fisik
Keputusan Audit

Prosedur Audit

Auditor menutuskan apakah perhitungan fisik dapat dilakukan


sebelum akhir tahun, terutama dengan dasar akurasi berkas
Penetapan Waktu utama persediaan perpetual.

Untuk memudahkan auditor dalam penghitungan jumlah jenis


persediaan, maka jumlah sampel dalam pengamatan fisik
Ukuran Sampel dapat diambil dari jumlah total jam yang dihabiskan, bukan
jumlah jenis persediaan yang dihitung.

Saat auditor melakukan pengamatan atas perhitungan persediaan,


Pemilihan Item mereka harus berhati-hati dalam :

Mengamati perhitungan atas jenis persediaan yang signifikan dan


sampel dari jenis persediaan tertentu.
Melakukan tanya jawab atas jenis yang mungkin usang atau rusak.
Mendiskusikan dengan manajemen alasan tidak dimasukkannya
persediaan tertentu.
Pengujian Observasi Fisik
Tujuan Audit terkait Saldo dan Pengujian Rincian Saldo
untuk Observasi Persediaan Fisik

Tujuan Audit yang Prosedur Observasi


Berkaitan dengan Persediaan yang Komentar
Saldo Umum
Tabel 21-2 Tujuan Audit terkait Saldo dan Pengujian Rincian Saldo untuk Observasi Persediaan Fisik
Tujuan Audit yang Prosedur Observasi Persediaan yang Umum Komentar
Berkaitan dengan
Saldo
Persediaan yang Memilih sampel acak nomor tag dengan nomor yang Tujuannya untuk mengungkapkan barang
dicatat pada tag dilampirkan pada persediaan aktual. fiktif dalam persediaan.
memang ada Mengamati pergerakan persediaan selama
(eksistensi) perhitungan
Persediaan yang Memeriksa persediaan untuk memastikan sudah 1. Perlu memperhatikan jika ada bagian
dihitung dan diberi label. persediaan yang tidak dimasukkan
diberi label untuk Mengikuti pergerakan persediaan selama 2. Pengujian ini harus diselesaikan saat
memastikan tidak perhitungan. perhitungan fisik
ada yang hilang Menyelidiki persediaan di lokasi lain. 3. Pengujian ini harus selesai saat
(kelengkapan) Menghitung seluruh label yang dipakai maupun perhitungan fisik.
tidak dipakai untuk memastikan tidak ada yang
hilang atau sengaja tidak dimasukkan.
Mencatat nomor label yang dipakai maupun tidak
dipakai untuk tindak lanjut berikutnya
Persediaan Menghitung ulang perhitungan klien (mengecek Pencatatan perhitungan klien dalam file
dihitung secara deskripsi dan unit perhitungan, seperti lusin atau audit pada lembar perhitungan persediaan
akurat (akurasi) gross) dilakukan karena dua alasan:
Membandingkan perhitungan fisik dengan file induk 1. memperoleh dokumentasi bahwa
persediaan perpetual pemeriksaan fisik yang memadai teah
Mencatat perhitungan klien untuk pengujian dilakukan
selanjutnya 2. menguji kemungkinan bahwa klien
mengubah perhitungan yang tercatat
setelah auditor meninggalkan premis
Tujuan Audit yang Prosedur Observasi Persediaan yang Umum Komentar
Berkaitan
Persediaandengan Memeriksa deskripsi persediaan pada tag dan Pengujian tersebut akan dilakukan
Saldo
diklasifikasikan membandingkannya dengan persediaan aktual bahan sebagai bagian dari prosedur pertama
dengan benar pada baku, barang dalam proses, dan barang jadi. dalam tujuan keakuratan.
label (klasifikasi) Mengevaluasi apakah presentase penyelesaian yang
dicatat pada tag untuk barang dalam proses sudah layak
Informasi Mencatat dalam file audit untuk menindaklanjuti nomor Mencari informasi pisah batas yang
diperoleh untuk dokumen pengiriman terakhir yang digunakan pada akhir benar atas penjualan dan pembelian
memastikan tahun sebagai bagian penting dalam
penjualan dan Memastikan persediaan diatas dikecualikan dari pengamatan persediaan.
pembelian perhitungan fisik.
persediaan dicatat Menelaah pengiriman pengiriman persediaan bersamaan
pada periode yang dengan pengiriman yang belum diperhitungkan.
benar (pisah batas) Mencatat dalam file audit nomor laporan penerimaan
pada akhir tahun untuk tindak lanjut.
Memastikan bahwa persediaan diatas dimasukkan dalam
perhitungan fisik.
Menelaah area penerimaan persediaan yang seharusnya
dimasukkan dalam perhitungan fisik
Persediaan yang Menguji persediaan yang usang dengan menanyakan
usang dan tidak karyawan pabrik dan manajemen serta mewaspadai item
digunakan lagi yang rusak, berkarat atau ditutupi debu, atau berlokasi di
tidak dimasukkan tempat yang tidak layak
atau ditandai (nilai
realisasi)
Klien memiliki hak Menanyakan tentang konsinyasi atau persediaan
atas persediaan pelanggan yang dicantumkan dala premis klien.
yang dicatat pada Mewaspadai persediaan yang dipisahkan atau diberi
tag (hak) tanda khusus sebagai indikasi kepemilikan
AUDIT PENETAPAN HARGA DAN KOMPILASI
Pengujian Harga Persediaan mencakup semua pengujian atas harga
per unit klien untuk menentukan apakah hal itu sudah benar.

Pengendalian Prosedur
Penetapan Penetapan Penilaian
Harga dan Harga dan Persediaan
Kompilasi Kompilasi

Metode harus sesuai SAK

Auditor Metode harus konsisten

Biaya persediaan vs harga


pasar dipertimbangkan
Penilaian Persediaan

Penetapan Harga Persediaan Penetapan Harga Persediaan


yang Dibeli yang Dibuat

Menentukan metode yang digunakan klien Mempertimbangkan bahan baku, tenaga


(FIFO, LIFO, rata-rata tertimbang, metode kerja langsung, dan overhead manufaktur
lainnya) Mempertimbangkan biaya per unit atas
Menentukan biaya-biaya yang dimasukkan bahan baku dan jumlah unit yang
dalam penilaian jenis persediaan diperlukan
Mendata jenis persediaan Memeriksa spesifikasi rancangan
Meminta dan memeriksa faktur vendor Memeriksa produk yang selesai dibuat

Harga Pokok atau Harga Pasar

Mempertimbangkan apakah biaya penggantian atau


nilai realisasi bersih lebih rendah dibandingkan biaya
historis
Tujuan Audit terkait Saldo dan Pengujian Perincian Saldo atas Penetapan Harga dan
Kompilasi Persediaan
Tujuan Audit Terkait Saldo Prosedur Umum Penetapan Harga dan Komentar
Kompilasi Persediaan

Persediaan dalam skedul persediaan Melaksanakan pengujian kompilasi (lihat Jika pengendalian efektif, maka
sama dengan perhitungan persediaan tujuan eksistensi, kelengkapan, dan pengujian perluasan dan
fisik perkaliannya sudah benar dan keakuratan) penjumlahan perlu dibatasi.
totalnya ditambahkan dengan benar Melakukan penjumlahan skedul untuk
serta sama dengan buku besar umum persediaan bahan baku, barang dalam
(detail tie-in) proses, dan barang jadi.
Menelusuri total ke buku besar umum.
Mengalikan kuantitas dengan harga item
terpilih
Persediaan dalam daftar persediaan Menelusuri daftar persediaan dalam skedul Lima tujuan berikutnya dipengaruhi
memang ada (eksistensi) ke label persediaan dan catatan oleh hasil pengamatan persediaan.
perhitungan auditor untuk memastikan Nomor tag dan perhitungan yang
keberadaan dan deskripsinya diverifikasi sebagai bagian dari
pengamatan fisik persediaan dan
ditelusuri ke skedul persediaan
sebagai bagian dari pengajuan
tersebut.
Item persediaan yang ada telah Menelusuri dari tag persediaan ke skedul
dicantumkan dalam skedul listing listing persediaan dan memastikan
persediaan (kelengkapan) persediaan pada tag telah dicantumkan.
Memperhitungkan nomor tag untuk
memastikan tidak ada yang dihapus.
Item persediaan dalam skedul Menelusuri daftar persediaan pada skedul
listing persediaan sudah persediaan dari catatan perhitungan
akurat (keakuratan) auditor untuk jumlah dan deskripsi.
Melakukan pengujian harga persediaan.

Item persediaan dalam skedul Memverifikasi klasifikasi ke dalam bahan


listing persediaan baku, barang dalam proses, dan barang
diklasifikasikan dengan benar jadi dengan membandingkan deskripsi
(klasifikasi) pada tag persediaan dan perhitungan
pengujian yang dicatat auditor dengan
skedul listing persediaan.
Item persediaan dalam listing Melaksanakan pengujian terhadap
persediaan dinyatakan pada perbandingan biaya dan harga pasar, harga
nilai realisasi (nilai realisasi) jual, dan keusangan.

Klien memiliki hak atas item Menelusuri tag persediaan yang


persediaan dalam skedul diidentifikasi sebagai tidak dimiliki selama
listing persediaan (hak) observasi fisik ke skedul listing persediaan
untuk memastikan item tersebut tidak
dicantumkan.
Mereview kontrak dengan vendor dan
pelanggan serta mengajukan pertanyaan
kepada manajemen tentang pencantuman
persediaan yang dikonsinyasi atau tidak
dimiliki lainnya, atau penghilangan
persediaan yang dimiliki
Integrasi Pengujian
KASUS
PharMor, Inc

Mickey Monus adalah pahlawan lokal di Youngstown, Ohio. Dia mengakuisis sebuah
apotek lokal dan dalam kurun waktu 10 tahun telah menambah 299 apotek lagi
untuk membentuk mata rantai ritel diskon nasional. PharMor, Inc ini dipandang
sebagai rising star oleh beberapa pakar ritel dan dianggap sebagai Wal-Mart.
PharMor menjual berbagai produk rumah tangga dan obat resep dengan harga
yang jauh lebih murah dari toko lainnya. Monus menggambarkan strategi
perusahaan sebagai “Power Buying” dimana PharMor menumpuk produk ketika
pemasok menjual dengan harga yang sangat murah dan mengalihkan
penghematan tersebut ke pelanggan yang sangat memperhatikan biaya melalui
diskon harga yang sangat tinggi. Sebenarnya harga PharMor sudah rendah sehingga
perusahaan menjual barang dengan harga yang lebih rendah dari biayanya. Tidak
ingin kehilangan keberhasilan PharMor, Monus dan timnya mulai telibat dalam
akuntansi yang kreatif sehingga PharMor tidak pernah melaporkan kerugian
tersebut dalam laporan keuangannya. Manajemen membuang kerugian tersebut ke
dalam “Bucket Account” untuk merealokasikan jumlahnya ke ratusan toko
perusahaan dalam bentuk kenaikan fiktif biaya.
Kecurangan yang dilakukan PharMor untuk menutupi kerugian:
1. Mengeluarkan faktur fiktif atas pembelian barang dagang
2. Membuat ayat jurnal fiktif untuk meningkatkan persediaan dan
menurunkan harga pokok penjualan
3. Menghitung terlalu tinggi serta menghitung dua kali item-item
persediaan

Model pemeriksaan yang dilakukan auditor :


1. Hanya mengamati empat toko dari 300 toko dan memberi tahu manajemen
PharMor selama beberapa bulan dimuka mengenai toko yang akan
dikunjungi

Yang dilakukan PharMor dalam menghadapi pemeriksaan auditor :


1. Eksekutif PharMor melengkapi persediaan di keempat toko yang terpilih
tetapi mengalokasikan kenaikan persediaan fiktif ke 296 toko lainnya
Kecurangan tersebut akhirnya terungkap ketika agen perjalanan menerima cek
PharMor yang ditandatanganui oleh Monus yang membayar beban yang tidak
berhubungan dengan PharMor. Agen menunjukkan cek tersebut kepada atasannya
yang ternyata adalah investor PharMor
Penyelidikan terhadap pengeluaran yang tidak sah tersebut akhirnya menyebabkan
ditemukannya kecurangan persediaan

A
K
I
B
A
T

Monus akhirnya dituntut dan dipenjara selama 5 tahun. Monus dihukum 33 bulan
penjara. Biaya kelalaian audit menyebabkan kantor akuntan publik mengeluarkan
biaya lebih dari $300 juta dalam pengadilan sipil