Anda di halaman 1dari 24

Kelompok 1:

1. Ayu Khalifah
2. Dea Muzdalifah
3. Revina Pangestuti
4. Wiwit Ariyati
Manajemen operasional ialah suatu bentuk dari
pengelolahan yang menyeluruh dan optimal
pada sebuah masalah tenaga kerja, barang,
mesin, peralatan, bahan baku atau produk
apapun yang bisa dijadikan sebuah barang
atau jasa yang tentunya bisa diperjual belikan.
 Efficiency “meningkatkan efisiensi”, untuk
meningkatkan efisiensi dalam perusahaan.
 Productivity “meningkatkan efektivitas”, untuk
meningkatkan efektivitas dalam perusahaan.
 Economy “mengurangi biaya”, untuk mengurangi
biaya dalam kegiatan perusahaan.
 Quality “meningkatkan kualitas”, untuk
meningkatkan kualitas didalam perusahaan.
 Reduced processing time “mengurangi waktu
proses produksi”, untuk mengurangi waktu
proses produksi didalam sebuah perusahaan.
 Memiliki sebuah tujuan yakni untuk
menghasilkan barang dan jasa
 Memiliki sebuah kegiatan yakni dalam
kegiatan proses transformasi
 Adanya sebuah mekanisme yang
mengendalikan suatu pengoperasian
 Fungsi Perencanaan
 Dalam perencanaan, manajer operasi
menentukan tujuan subsistem operasi dari
organisasi dan mengembangkan suatu program,
kebijakan dan peosedur yang diperlukan guna
mencapai tujuan tersebut

◦ Fungsi Pengorganisasian
 Dalam pengorganisasian, manajer operasi
menentukan struktur individu, grup, seksi,
bagian, divisi atau dapartemen dalam
subsistem operasu uantuk mencapai tujuan
organisasi
Fungsi Pergerakan
 Dalam hal ini, manajemen operasi berfungsi
memimpin, mengawasi dan memotivasi
karyawan untuk melaksanakan tugasnya.
 Fungsi Pengendalian
 Dalam hal ini, manajemen operasu berfungsi
mengembangkan standar dan jaringan
komunikasi yang dibutuhkan agar
pengorganisasian dan pergerakan sesuai dengan
yang telah direncanakan dan juga mencapai
tujuan
Ruang Lingkup Aspek Operasional
 Aspek Struktural
 Aspek Struktural adalah aspek yang mengenai
suatu pengaturan komponen yang membangun
suatu sistem manajemen operasional yan saling
berinteraksi antara satu dengan yang lainnya.

 Aspek Fungsional
 Aspek Fungsional adalah aspek yang berkaitan
dengan manajerial dan pengorganisasian seluruh
komponen struktural maupun interaksi mulai
dari perencanaan, penerapan, pengendalian
maupun perbaikan agar diperoleh suatu kinerja
yang optimal
 Aspek Lingkungan
 Aspek Lingkungan adalah sebuah sistem
manajemen operasional berupa pentingnya
memperhatikan perkembangan dan
kecenderungan yang berhubungan erat
dengan lingkungan.
 Rumat didirikan pada tahun 2010 di cikarang, Bekasi.
 Rumat adalah Spesialis Luka Diabetes adalah sebuah divisi
layanan masyarakat dari PT Rumah Perawatan Indonesia (PT
RPI).
 Rumat didirikan oleh 2 orang yaitu Dadang Suharto S.Kp WOCN
seorang perawat senior yang bersertifikat perawatan luka
internasional dan Fakhrudin ST sebagai bisnis Developernya
 Sampai saat ini, rumat sudah terdapat kurang lebih 60 Unit yang
tersebar di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Dan DIY.
MISI
VISI

Visi:
• Membebaskan diabetesi indonesia dari opsi
amputasi.
• Menjadi sumber rujukan studi luka diabetes
dengan data kasus terbanyak di indonesia
• Menjadi Trend-setter model layanan keperawatan
mandiri
Misi:
• Mendirikan 250 unit layanan keperawatan
luka diabetes
• Menyediakan data kasus bagi peminat studi
luka diabetes
• Memberdayakan 400 orang perawat mandiri
 Rumat menyediakan beberapa keperluan pasien
antara lain:
Sandal khusus untuk penderita luka dikaki
Booklet panduan perawatan penderita diabetes mellitus
(diabetesi)
Konsultasi gizi
Beberapa alternatif obat tradisional atau herbal untuk
diabetesi (tidak wajib dibeli), dll.

 Rumat juga menyediakan pelayanan home care


Rumat-Spesialis Luka Diabetes, adalah sebuah
divisi layanan masyarakat dari PT Rumah
Perawatan Indonesia (PT RPI). Perusahaan ini
didirikan oleh dua orang, yaitu Dadang
Suharto S.Kp. WOCN seorang perawat senior
yang bersertifikat Perawatan Luka
Internasional, dan Fakhrudin ST, sebagai
Business Developer-nya. Unit Pelayanan
pertama dibuka pada tanggal 1 Agustus 2010
di Cikarang, Bekasi.
 Pak Dadang Suharto dan pak fakhrudin
berada di tingkatan manajemen puncak.
Karena pada tingkatan ini biasanya terdiri
atas direksi, CEO, atau disebut dengan
presiden direksi.

 Manajemen tingkat menengah : manager


cabang
 Di setiap rumat yang tersebar diseluruh kota,
masing-masing cabang rumat bertanggung
jawab pada satu manager cabang.

 Manajemen Lini Pertama : Penanggung jawab


 Manajemen puncak ini punya peran utama
sebagai:
 Bertanggung jawab atas semua manajemen yang
ada di bawahnya ( rumat yang tersebar di
beberapa kota di Indonesia).
 Menentukan rencana, tujuan, dan juga kebijakan
perusahaan ( menentukan pendirian rumat di
tempat yang lain, dan kebijakan perusahaan
berupa jam operasional , harga , serta biaya jasa
yang disudah ditentukan).
 Memobilitas sumber daya perusahaan yang
tersedia: ( menentukan dan memberikan
pelatihan kepada perawat yang akan bekerja di
rumah rawat tersebut).
 Serta menyiapkan rencana perusahaan jangka
panjang : ( rencana mendirikan rumat di tempat
lain).
 Adapun tugas serta peran manajemen tingkat
menengah ini adalah:
 Menjalankan semua perintah, kebijakan, serta
rencana yang telah disusun oleh manajemen
puncak
 Memberikan saran serta rekomendasi kepada
manajemen puncak
 Mengkoordinasikan seluruh aktivitas dari
semua departemen
 Berkomunikasi dengan manajemen puncak
serta manajemen yang ada dibawahnya
 Disetiap rumat yang tersebar di seluruh kota,
terdapat penanggung jawab yang bertanggung
jawab dalam operasional sehari-hari di rumat
tersebut. Contoh: Rumat Rawamangun memiliki
seorang penanggung jawab bernama Ns. Millati
Atmami , S.Kep.

 Manajemen tingkat ini mempunyai aktivitas


berupa:
 Mengarahkan setiap karyawan
 Mengembangkan moral kepada para karyawan
 Menjaga hubungan baik anatara manajemen
tingkat menengah serta karyawan
 Unit Rumat di Rawamangun adalah unit ke-
14
 Alasan Rumat didirikan di Rawamangun
adalah lokasi yang strategis karena terdapat
di pinggir jalan raya, mudah ditemui karena
dekat dengan Mall didaerah Rawamangun.
 Tempat Rumat di unit Rawamangun yaitu
menyatu dengan apotik, praktik dokter klinik
serta laboratorium.
 Unit Rawamangun mempunyai 2 bed pasien
yang disekat dengan tirai.
 Saat ini Unit Rawamangun mempunyai 2
perawat mandiri diantaranya 1 perawat
penanggung jawab sebagai perawat
pelaksana dan 1 perawat pelaksana.
 Prosedur penerimaan pasien baru yaitu calon
pasien yang ingin melakukan perawatan
biasanya telfon terlebih dahulu untuk
melakukan kontrak jam berapa pasien bisa
datang.
 Pendaftaran awal Rp. 50.000
- Kartu Pasien
- Buku Panduan Hidup Sehat
 Cek Gula Darah/GDS
 Jasa Tindakan
Disesuaikan dengan jenis tindakan yang
diperlukan, kondisi luka dan lama perawatan.
Untuk luka kecil Rp. 150.000 dan untuk luka
besar Rp. 200.000
 Barang Habis Pakai Rp. 50.000
 Topikal Terapi/Balutan
Disesuaikan dengan jumlah yang dipakai
 Jumlah pasien pehari paling sedikit 5 orang
dan paling banyak 22 orang
 Jumlah pasien pertahun >4000 orang
 Promosi dilakukan ke Puskesmas dengan cara
melakukan pendidikan kesehatan
 Sebanyak 70% pasien yang datang mengalami
luka di bagian kaki.
 Sewa pertahun di Unit Rawamangun tidak
terkaji
 Luas bangunan 7m x 8m
 Wifi tidak terdapat
 Telepon bayar tidak terkaji
 Di rumat tersedia bantuan untuk pasien yang
kurang mampu.
THANK YOU

Anda mungkin juga menyukai