Anda di halaman 1dari 39

Statistik Deskriptif

Pertemuan III & IV


Tujuan Perkuliahan
1.Menjelaskan pengertian dan konsep dasar
statistik deskriptif
2.Memahami cara penyajian data statistik
3.Memahami tabel, grafik, dan diagram
4.Mengaplikasikan teknik pengukuran gejala
pusat (modus, median, mean)
5.Menerapkan cara pengukuran variasi
kelompok (rentang data, varians, standar
deviasi)
Pengertian dan konsep dasar
statistik deskriptif
Lanjut mang…..!
Review (Pertemuan I)

Deskriptif
Statistik Parametris
Inferensial
Non
Parametris
Pengertian statistik deskriptif
Menggambarkan atau menganalisa hasil
penelitian, dg metode meringkas dan tabulasi
data secara ilmiah dlm bentuk tabel dan grafik
tetapi tidak digunakan untuk membuat
kesimpulan yg lebih luas (generalisasi/iferensial).
Mis: cara menghitung varians dan
merencanakan histogram
Konsep dasar
Data yg disajikan ad/ tabel biasa maupun
distribusi frekuensi, grafik garis maupun batang;
proporsi, rasio, ukuran2 kecenderungan pusat
(rata-rata hitung/mean, median, modus),
ukuran2 variasi (simpangan baku/standar
deviasi, varians, rentang dan kuartil.
Beberapa frekuensi kejadian yang
dapat dianalisis dengan deskriptif
Jumlah mutlak kejadian. Mis, jumlah pasien malaria yg
dirawat di RSUD Merauke tahun 2014 ad/ 500 orang
Proporsi. Pembilang bagian dari penyebut. Mis, pasien yg
dirawat di RSUD Merauke ad/ 10% malaria, 5% DHF, 15%
cidera, dll.
Rasio. Perbandingan dr 2 bilangan. Mis, rasio mhs laki-laki
dan perempuan semester IV adalah 1:5.
Angka (rate). Banyaknya kejadian pada suatu populasi
dlm jangka waktu tertentu. Mis, jumlah mhs Prodi D.III
Keperawatan Merauke yg berprestasi ad/ 10 %  20
orang per 200 mhs dlm 1 semester.
Cara penyajian data statistik

Maju terus pantang mundur…..!!!


• Data hasil penelitian (observasi, wawancara, kuesioner
(angket) maupun dokumentasi harus disajikan.
• Prinsip dasar penyajian data statistik ad/ komunikatif &
lengkap, sehingga menarik perhatian pihak lain yg
mudah dibaca dan dimengerti.
• Penyajian data yg komunikatif: berwarna & bila data
banyak, perlu variasi dlm penyajiannya.
• Tujuannya u/ memberikan informasi & mempermudah
interpretasi hasil analisis.
• Yang terbagi menjadi: tulisan, tabel, grafik, diagram
lingkaran & piktogram.
Con’t…
Menjadi
pertimbangan
penting adalah jenis
variabelnya. Data dari
beberapa variabel
yang digambarkan
dengan tabel,
beberapa dengan
grafik, beberapa
dengan keduanya.
Tulisan/narasi (tekstuklar)
• Dalam bentuk narasi mulai dari pengambilan
data sampai kesimpulan
• Kelemahannya krg statistik bila datanya
banyak.
Contoh:
“Mahasiswa prodi D.III Keperawatan Merauke yang
drop out meningkat jumlahnya dari tahun ke tahun
karena berbagai alasan; pribadi, ekonomi,
indisipliner, dll. Sehingga perlu menggandeng orang
tua/wali untuk mencari solusinya”.
Tabel atau daftar (tabuler)
Adalah penyajian data dlm bentuk angka (data numerik) yg disusun
dlm kolom & baris dg 7-an u/ menunjukkan frek kejadian dlm kategori
berbeda.
Macam-macam tabel:
• Master tabel (tabel induk), tabel yang menyajikan data secara
terperinci.
• Teks tabel (tabel khusus), bagian dari tabel induk
Syarat tabel
• Judul tabel
• Bagan
– Box head (judul kolom)
– Stub (judul baris)
• Footnote (catatan kaki)
Contoh tabel
Tabel 1.1 Jumlah Mahasiswa Prodi D.III Keperawatan Merauke Menurut Kelas dan Jenis
Kelamin Tahun Ajaran 20122013

NO JENIS KELAMIN TINGKAT I TINGKAT II TIGKAT III


1 Laki-laki 20 20 20
2 Perempuan 47 40 55
Jumlah total 67 60 75

Sumber: Nama Penulis (tahun)


Contoh di atas adalah gaya lama
Contoh tabel model baru
Tabel 1.1
Jumlah Mahasiswa Prodi D.III Keperawatan Merauke Menurut Kelas dan Jenis Kelamin
Tahun Ajaran 20122013

NO JENIS KELAMIN TINGKAT I TINGKAT II TIGKAT III


1 Laki-laki 20 20 20
2 Perempuan 47 40 55
Jumlah total 67 60 75
Sumber: Nama Penulis (tahun)
Tabel frekuensi
Variabel nominal
Table 2.1
Distribusi Warna Rambut tiap 95 Anak-anak Dalam Studi
Malathion Versus D-phenothrin Untuk Penangan Kutu

NO Kategori (Warna Rambut) Frekuensi (Jumlah Anak ) n = 95


1 Cokelat 49
2 Gelap 27
3 Pirang 15
4 Merah 4
Sumber: Bowers (2008)
Con’t…
Frekuensi relatif
Seringkali penggunaan lebih dari angka sebenarnya dari subjek pada tiap
kategori yaitu persentase  tabel frekuensi relatif atau persentase.
Table 2.2
Persentase Anak-anak Dalam Setiap Kategori Warna Rambut

Kategori (Warna Frekuensi (Jumlah Anak ) Frekuensi relatif (% anak


NO
Rambut) n = 95 pada tiap kategori)
1 Cokelat 49
2 Gelap 27
3 Pirang 15
4 Merah 4
Sumber: Bowers (2008)

Jadi rumusnya: f/n x 100(%)


Latihan
Tabel 2.3
Distribusi Frekuensi Penyebab Trauma Tumpul Pada
Ekstremitas

Frekuensi (Jumlah Frekuensi relatif (% Pasien


NO Penyebab Cedera
Pasien) n = ? Pada Tiap Kategori)
1 Jatuh 46
2 Terjepit 20
3 KLL 6
4 Lain 3

Sumber: Rainer et al. (2000) dalam Bowers (2008)


Ordinal variabel
Tabel 2.4
Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Inap Psikiatri
Terhadap Asuhan Keperawatan

Kepuasan Terhadap Frekuensi (Jumlah Frekuensi relatif (% Pasien


NO
Askep Pasien) n = ? Pada Tiap Kategori)
1 Sangat Puas 121
2 Puas 161
3 Netral 90
4 Tidak Puas 51
5 Sangat Tidak Puas 52
Sumber: Rodgers and Pilgim (1991) dalam Bowers (2008)
Variabel Metrik Kontinyu-Organisasi
Data Berdasarkan Nilai
Mengelompokkan data metric kontinyu
Tabel 2.5
Data Acak yang Berhubungan Dengan 30 Bayi Termasuk Berat Badan
ID Bayi (n= 90) BBL AS JK Merokok Paritas
1 3710 8 M no 1
2 3650 7 F no 1
3 4490 8 M no 0
4 3421 6 F yes 1
5 3399 6 F no 2
6 4094 9 M no 3
7 4006 8 M no 0
8 3287 5 F yes 5
9 3594 7 F no 2
10 4206 9 M no 4
11 3508 7 F no 0
12 4010 8 M no 2
13 3896 8 M no 0
14 3800 8 F no 0
15 2860 4 M no 6
16 3798 8 F no 2
17 3666 7 F no 0
18 4200 9 M yes 2
19 3615 7 M no 1
20 3193 4 F yes 1
21 2994 5 F yes 1
22 3266 5 M yes 1
23 3400 6 F no 0
24 4090 8 M no 3
25 3303 6 F yes 0
26 3447 6 M yes 1
27 3388 6 F yes 1
28 3613 7 M no 1
29 3541 7 M no 1
30 3886 8 M yes 1
Con’t…
Tabel 2.6
Distribusi Frekuensi Berkelompok Untuk BBL 30 Bayi
Jumlah Bayi
NO BBL Frekuensi relatif
(Frekuensi) n = 30
1 2700–2999 2
2 3000–3299 3
3 3300–3599 9
4 3600–3899 9
5 3900–4199 4
6 4200–4499 3

Sumber: Rodgers and Pilgim (1991) dalam Bowers (2008)


Grafik dan Diagram
Pie Diagram
Frekuensi (Jumlah Anak ) n = 95
Merah
4%
Pirang
16%

Cokelat
52%

Gelap
28%

Cokelat Gelap Pirang Merah


Grafik Bar/Batang Sederhana
Frekuensi (Jumlah Anak ) n = 95
60

50
Cokelat, 49

40

30

Gelap, 27
20

Pirang, 15
10

0 Merah, 4
Cokelat Gelap Pirang Merah
Cokelat Gelap Pirang Merah
Grafik Bar/Batang
Berkelompok/kluster

29

Cokelat, 20 20

Gelap, 17

10

Pirang, 5
Merah, 2 2

COKELAT GELAP PIRANG MERAH


Laki-Laki Perempuan
Histogram
Histogram
Grafik Garis
IP Mahasiswa Semester III
3.50

3.00

2.50

2.00

1.50

1.00

0.50

0.00
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61
Grafik Titik-Titik
IP Mahasiswa Semester III
3.50

3.00

2.50

2.00

1.50

1.00

0.50

0.00
0 10 20 30 40 50 60 70
Piktogram
Mengaplikasikan teknik pengukuran
gejala pusat (modus, median, mean)
Sekali layar terkembang, pantang
surut ke belakang…..!
Tabel 2.7
Data IP Mahasiswa Semester IV

3.29 3.19 2.71 2.71 2.33 2.52 3.10

2.43 1.71 1.05 1.57 0.38 2.81 3.00

2.33 2.33 0.76 2.62 3.00 2.86 1.76

2.52 3.10 1.86 2.90 2.71 2.81 0.86

3.00 3.19 2.71 2.90 2.43 2.33 2.10

3.10 2.62 2.43 2.29 2.14 1.90 2.43

3.29 1.90 2.81 3.00 3.10 3.29 2.05

2.81 0.95 2.33 0.76 2.81 3.10

1.95 1.33 2.90 2.62 3.29 2.81


Con’t…
Modus (angka yang sering muncul)
Dari tabel 2.7 kita tentukan modusnya
• Cara manual:
Urutkan kemudian hitung data yang nilainya sama.
• Komputer:
– Excel: =mode()
– SPSS
– Program statistic lain
Median (nilai titik tengah)
Dari tabel 2.7 kita tentukan mediannya
• Cara manual:
– Urutkan (jumlah data 63= ganjil)
– Jika jumlah data ganjil tentukan 1 datum sebagai titik tengah
– Jika jumlah data genap, tentukan rata2 2 data titik tengah
• Komputer:
– Excel: =median()
– SPSS
– Program lain
Con’t…
Mean (nilai rata-rata)
• Manual
Jumlahkan semua data kemudian dibagikan dengan
jumlah sampel (n)
• Komputer
– Excel: =average()
– SPSS
– Program lain
Menerapkan cara pengukuran
variasi kelompok (rentang data,
varians, standar deviasi)
Sekali layar terkembang, surut kita
berpantang…..!
Rentang data (range)
Adalah jarak nilai terkecil dengan nilai terbesar.
Cara menentukan:
• Manual
– Urutkan datanya
– Kurangi nilai terbesar dengan nilai terkecil
– Rumus: R= 𝑥𝑡 − 𝑥𝑟
R= range (jarak)
𝑥𝑡 = nilai/data tertinggi
𝑥𝑟 = nilai/data terendah
• Komputer:
– Microsoft excel
– SPSS
– Program lain
• Contoh
– Berikut adalah data BB beberapa mhs semester IV: 45 47 46 60 44 55 50 55 45. berapakah
range-nya?
– Urutkan datanya: 44 45 45 46 4750 55 55 60
– R= 60 (𝑥𝑡) – 44 (𝑥𝑟)
– R= 16
– Gampangkan kan?
Varians
• Salah satu teknik statistik untuk menjelaskan homogenitas
kelompok
• Varians merupakan jumlah kuadrat semua deviasi nilai-nilai individu
terhadap rata-rata kelompok
• Akar varians disebut standar deviasi/simpangan baku
• Varian populasi diberi simbol 𝛔2 dan standar deviasi 𝛔
• Varian sampel diberi simbol s2 dan standar deviasi s
• Rumus: 𝜎 2 / 𝑠 2 = varians populasi/sampel
Varians populasi Σ = jumlah
2
Σ 𝜒 𝑖 − 𝜇 𝜒𝑖 = datum/nilai
𝜎2 = 𝜇/𝜒= ҧ rata-rata populasi/sampel
N
Varians sampel N/n= jumlah populasi/sampel
Σ 𝜒 − 𝜒ҧ 2
𝑖
𝑠2 =
(n − 1)
Con’t…..
Contoh: No TB 𝑥𝑖 − 𝜒ҧ (xi - 𝜒)ҧ 2
Berikut adalah data TB 1 154 -2.89 8
beberapa mhs 2 164 7.11 51
semester IV: 154 164 3 156 -0.89 1
156 156 154 160 160
4
150 158. Berapakah 156 -0.89 1
variansnya? 5 154 -2.89 8
6
Menggunakan tabel 160 3.11 10
bantu. 7 160 3.11 10
136,89 8 150 -6.89 47
s=
9−1 9 158 1.11 1
s= 17,11 ∑=1412
136.89
𝜒=156,89
ҧ
Simpangan baku (standar deviasi)
• Merupakan akar dari varians
• Digunakan pada data yang “berdistribusi normal”, untuk memberikan informasi
tentang berapa banyak data bervariasi sekitar rata-ratanya.
• SD menunjukkan berapa banyak satu set nilai tersebar di sekitar rata-rata
• Rumusnya adalah:
Standar deviasi populasi
Σ 𝜒𝑖 − 𝜇 2
𝜎=
N
Standar deviasi sampel
Σ 𝜒𝑖 − 𝜒ҧ 2
𝑠=
(n − 1)
Dari varians di atas
Maka simpangan baku sampelnya adalah
𝑠 = 17,11
s = 4.14
Latihan
Berikut adalah sampel data frek denyut nadi
pasien rawat inap ruang penyakit dalam RSUD
Merauke: 61 83 75 89 81 64 67 87 79 65 100
• Tentukan nilai rentangnya
• Tentukan nilai variansnya
• Tentukan standar deviasinya