Anda di halaman 1dari 6

AIR

• SUMBER DAYA AIR


• HAK PENGUASAAN NEGARA ATAS AIR
• HAK GUNA AIR
• PUTUSAN MK ATAS DIBATALKANNYA UU SDA
SUMBER DAYA AIR

Sumber daya air merupakan hak asasi.


SDA yang terdapat pada air diperlukan manusia untuk memenuhi kebutuhan,
seperti pertanian, industri, pembangkit tenaga listrik , untuk kehidupan layak
manusia.
HAK PENGUASAAN NEGARA ATAS
AIR

Oleh UUD’45 diberi mandat untuk membuat kebijakan (beleid), pengurusan


(bestuurdaad), pengaturan (regelendaad), pengelolaan (beheersdaad),
pengawasan (toezichthoundendaad).
Bumi dan Air dan keayaaan alam yang terkandung di dalamnya yang harus
dipergunakan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. (pasal 33 UUD’45)
HAK GUNA AIR

• Hak Guna Air adalah hak untuk memperoleh dan memakai atau
mengusahakan air untuk berbagai keperluan.
• Hak Guna Pakai Air atau HGPA adalah hak untuk memperoleh dan
memakai air.
• Hak Guna Usaha Air atau HGUA adalah hak untuk memperoleh dan
mengusahakan air.

(PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 69 TAHUN 2014 TENTANG


HAK GUNA AIR)
PUTUSAN MK ATAS
DIBATALKANNYA UU NOMOR 7
TAHUN 2004 TENTANG SDA

• MK menyatakan UU SDA bertentangan dengan UUD’45 dan tidak


mempunyai hukum mengikat.

• UU SDA No.7 Tahun 2004 dibatalkan , MK menghidupkan kembali UU


No.11 Tahun 1974 tentang pengairan.

• MK menyatakan sebagai unsur yang menguasai hajat hidup orang banyak,


Air haruslah dikuasai oleh negara sesuai Pasal 33 Ayat 2 UUD’45.
POIN PEMBATASAN MK DALAM HAL
PEMBATASAN PENGELOLAAN AIR

• Setiap pengusahaan air tidak boleh mengganggu dan meniadakan hak


rakyat.
• Negara harus memenuhi hak rakyat atas air sebagai salah satu hak asasi
manusia berdasarkan pasal 281 ayat 4 UUD’45.
• Pengelolaan air haruslah mengingat kelestarian lingkungan.
• Sebagai cabang produksi yang penting dan menguasai hajat hidup orang
banyak, air menurut pasal 33 ayat 2 UUD’45 harus dalam pengawasan dan
pengendalian negara secara mutlak.
• Hak pengelolaan atas air mutlak milik negara, maka prioritas utama atas air
adalah BUMN atau BUMD.