Anda di halaman 1dari 18

TOPIK 4

Langkah-Langkah Penyusunan
RAB

MATA KULIAH
ESTIMASI BIAYA
PS D3 TEKNIK SIPIL
JURUSAN TEKNIK SIPIL PNB
SUB TOPIK
• Data-data dalam penyusunan RAB
• Langkah-langkah dalam meyusun RAB
• Latihan Soal
• Rangkuman
• Daftar Pustaka
TUJUAN

• Mahasiswa dapat memahami langkah-


langkah yang dilakukan dalam
penyusunan RAB
• Mahasiswa dapat mengetahui data-
data yang diperlukan dalam
penyusunan RAB
Secara umum komponen biaya yang tercantum
dalam estimasi biaya konstruksi meliputi :

• Estimasi biaya langsung (material, labor &


peralatan)
• Estimasi biaya tak langsung
• Biaya tak terduga
• Keuntungan (profit) atau jasa
• Pajak
DATA YANG DIPERLUKAN DALAM
PEMBUATAN RAB
Dalam penyusunan / pembuatan RAB data yang
diperlukan adalah sbb :
1. Gambar-gambar rencana arsitektur dan struktur
serta gambar-gambar lain (gambar bestek)
2. Peraturan dan syarat-syarat (bestek / RKS)
3. Berita acara penjelasan pekerjaan
4. Buku Analisa BOW (Burgelyks Openbare
Werkon) atau SNI
5. Peraturan-peraturan normalisasi terkait
6. Peraturan / spesifikasi bahan dari pabrik / industri
7. Daftar harga bahan yang digunakan di daerah
tersebut
8. Daftar upah di daerah tersebut
9. Daftar upah borongan tiap pekerjaan
10. Peraturan pemerintah daerah yang berkaitan
dengan pembangunan dan peraturan lain yang
berkaitan
11. Daftar volume tiap pekerjaan
L
A
NGK
A
H-
LAN
G
KA
HP
E
NY
US
U
NAN
R
AB

G
A
MB
AR
R
EN
CA
N
A

ID
EN
T
I
FI
KAS
I
E
L
EM
EN
-E
LE
MEN R
E
NCA
NAKE
RJ
A
BAN
G
UNA
N &
S
Y
ARA
T-
SY
ARA
T
(
RKS
)
I
DEN
TIF
IKA
SI
IT
EM
PE
K
.
TI
AP-
TI
APEL
EM
E
N
BA
NGUNAN

P
ER
HI
TUNG
ANVOLU
ME A
NA
L
IS
AHAR
G
ASA
TUANUP
AH,
S
E
TI
API
TE
M P
EK.
U N
T
UK B
A
HA
N,P
ER
AL
AT
ANSE
TI
API
TE
M
M
AS
I
NG-
MASI
NGELE
ME
N PE
K
.UNT
U
KMA
SI
NG-
MAS
IN
G
BANG
UNAN E
LEM
EN
BA
NGUN
AN
(
A) (B
)

H
A
RG
AS
E
TI
API
TE
M P
EK
.U
NT
U
K
MA
S
IN
G-
MAS
INGEL
E
MEN
BANG
UNAN
(C
)=(
A)*
(
B)

J
ML.
H A
R
GA
SE
TI
API
TE
MP
EK
.
U
N
TUKMA
S
IN
G-
MAS
IN
G E
L
EM
EN
B
AN
GUNA
N
R
C=C
J
AS
A
D
i
t
amb
a
hKONT
RAK
T
OR
(
D)=
10%
*
RC
P
A
JA
KP
E
RT
AM
BA
HA
N N
I
LAI
(P
PN
)
P
PN
=1
0
%*(
RC+
D)

R
E
NC
AN
AA
N
GG
AR
AN
BI
AYA
RA
B
=R
C+
D+
PP
N
LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN RAB

• Perhitungan RAB dilakukan setelah tahap


perancangan yang menghasilkan gambar-
gambar, RKS selesai dikerjakan.
• Jadi dapat dikatakan bahwa gambar
rencana dan RKS menjadi titik tolak dari
penyusunan RAB.
• Gambar rencana & RKS
– Untuk menyusun daftar seluruh jenis pekerjaan
– Untuk menyusun daftar bahan, alat & tenaga
Garis besar penyusunan RAB
• Pengelompokan jenis pekerjaan
– Untuk membuat daftar seluruh jenis
pekerjaan yang ada serta membuat kelompok-
kelompok pekerjaan yang sejenis/tipikal
– sekaligus menetapkan satuannya sehingga
kemungkinan adanya pekerjaan yang
tertinggal dan tidak terhitung volumenya
menjadi lebih kecil dan kemungkinan
terjadinya kesalahan di dalam mengestimasi
harga bangunan dapat dihindarkan.
– Mempermudah perhitungan volume dan
harga satuan untuk masing-masing jenis
pekerjaan.
• Menghitung volume pekerjaan
– Dengan melihat, meneliti dan
memahami gambar-gambar rencana
serta RKS.
– Semakin detail gambar rencana
perhitungan volume semakin
sempurna
• Menyusun analisa harga satuan
– Analisa harga satuan bahan, alat, dan
tenaga kerja dilakukan dengan
menghitung setiap elemen biaya untuk
satu satuan yang telah dipilih.
– Setelah masing-masing harga satuan
bahan, alat, dan tenaga kerja terhitung,
selanjutnya disusun daftar harga satuan,
alat, dan tenaga kerja. Selanjutnya
dengan berdasarkan satuan masing-
masing pekerjaan dan dengan data
harga satuan bahan, alat, dan tenaga
kerja, disusun analisa harga satuan
pekerjaan.
• Harga nominal bangunan (Real Cost)
– Diperoleh dengan menjumlahkan seluruh
hasil perkalian antara volume masing-masing
jenis pekerjaan dengan harga satuan
pekerjaan.
– Meliputi total biaya bahan, alat, dan upah
tenaga kerja yang diperlukan untuk
mewujudkan bangunan
• Anggaran Biaya Bangunan
– merupakan jumlah nilai nominal bangunan,
jasa kontraktor, dan PPn (10 %) = NILAI
KONTRAK
• Jasa Pelaksana (kontraktor)
– Besarnya tergantung dari besar kecilnya
bangunan yang di kerjakan
– Untuk bangunan-bangunan
negara/pemerintah, yang lazim berlaku adalah
berkisar antara 5 s/d 10 % dari harga nominal
bangunan.
– Untuk bangunan-bangunan swasta, besarnya
nilai jasa kontraktor tergantung dari hasil
negosiasi antara pemberi tugas dengan
kontraktor.
• Keuntungan
– Hasil jerih payah dari keahlian, ditambah hasil
dari faktor resiko dan tidak sama dengan gaji
ESTIMASI BIAYA
• Volume (Bilt of Quantity)
• HAS (Harga Analisa Satuan)
• RAB (Rencana Anggaran Biaya)
RANGKUMAN
Garis besar penyusunan RAB :
• Pengelompokan jenis pekerjaan
• Menghitung volume pekerjaan
• Menyusun analisa harga satuan
• Harga nominal bangunan (Real Cost)
• Anggaran Biaya Bangunan
DAFTAR PUSTAKA
• Soedrajat Sastraatmdja, 1984, ANALISA ANGGARAN
BIAYA PELAKSANA, Nova, Bandung
• Bachtiar Ibrahim, 1993, RENCANA DAN ESTIMATE REAL
OF COST, Bumi Aksara, Jakarta.
• J. A Mukomoko, 1987, DASAR PENYUSUNAN
ANGGARAN BIAYA
• BANGUNAN METODE BOW, Gaya Media Pratama,
Jakarta.
• W. Niron John, 1992, RENCANA ANGGARAN BIAYA
BANGUNAN, Cetakan kesembilan, CV. Asona, Jakarta