Anda di halaman 1dari 65

REFRESHING

Deteksi Gangguan Pertumbuhan &


Perkembangan Pada Anak
Pembimbing : dr. Primo Parmato, Sp.A

Oleh : Siti Iklimah (2011730101)


Pertumbuhan (growth) adalah hal yang
berkaitan dengan masalah perubahan dalam
besar, jumlah, ukuran atau dimensi tingkat
sel, organ maupun individu, yang bisa diukur
dengan ukuran berat (gram, pound,
kilogram), ukuran panjang (cm,meter).

Perkembangan (development) adalah


bertambahnya kemampuan (skill) dalam
struktur dan fungsi tubuh yang lebih
kompleks dalam pola yang teratur, sebagai
hasil dari proses pematangan. Disini
menyangkut adanya proses diferensiasi dari
sel – sel tubuh, jaringan tubuh, organ – organ
dan sistem organ yang berkembang.
Tahapan tumbuh – kembang

 Masa pranatal (intra uterin) : Masa Embrio dan Masa


fetus
 Masa postnatal (setelah lahir) :Masa neonatal, masa
bayi, masa prasekolah, masa sekolah, masa
adolesen/remaja
Pertumbuhan Anak
Deteksi Tumbuh Kembang Anak

 Deteksi dini tumbuh kembang anak adalah kegiatan


pemeriksaan untuk menemukan secara dini adanya
penyimpangan tumbuh kembang pada balita dan bayi
pra sekolah (kemenkes RI, 2012)
Faktor yang mempengaruhi
perkembangan

Faktor
Prenatal

Faktor yang
mempengaruhi
perkembangan

Faktor
Faktor
Pasca
Peralinan Persalinan
Penilaian Pertumbuhan Anak

Klinis

Status Gizi

Antropometri
Pemeriksaan klinis terdiri dari dua
bagian, yaitu :

 Medical history ( riwayat medis), yaitu catatan


mengenai perkembangan penyakit.

 Pemeriksaan fisik, yaitu melihat dan mengamati gejala


gangguan gizi baik sign (gejala yang dapat diamati)
dan symptom (gejala yag tidak dapat diamati tetapi
dirasakan oleh penderita gangguan gizi.
Secara Klinis

 Terdapatnya edema pada kedua kaki atau adanya


severe wasting, atau ada gejala klinis gizi buruk
(kwashiorkor, marasmus atau marasmik-kwashiorkor)
Menilai perawakan

Menurut Hippocrates :
 Habitus phthisicus/ perawakan tinggi kurus
 Habitus apoplekticus/ perawakan gemuk pendek

Menurut Kretschmer terdapat 3 jenis perawakan, yaitu :


 Piknikus
 Atletikus
 Astenikus

Menurut Sheldon :
 Endomorfi
 Mesomorfi
 Ektomorfi, untuk perawakan yang sesuai dengan klasifikasi dari Kretschmer
Antropometrik
Berat Badan

Berat badan adalah parameter pertumbuhan yang paling sederhana, mudah diukur dan
dapat diulang.

Hasil pengukuran berat badan dipetakan pada kurva satandar berat badan/ umur (BB/U)
dan berat badan/ tinggi badan (BB/TB).

Berat badan bayi ditimbang dengan timbangan bayi, sedangkan pada anak dengan
timbangan berdiri. Bayi di timbang dalam posisi berbaring terlentang atau duduk tanpa
baju, sedang anak di timbang dalam posisi berdiri tanpa sepatu dengan pakain minimal.
Penambahan Berat Badan

 Trimester I : 700 – 1000 gram/bln


 Timester II : 500 – 600 gram/bln
 Trimester III : 350 – 450 gram/bln
 Timester IV : 250 – 350 gram/bln
• Sampai umur 1 tahun bayi ditimbang tiap bulan

• Sampai umur 3 tahun bayi ditimbang tiap 3 bulan

• Sampai umur 5 tahun, ditimbang 2 kali/ tahun

• Dalam keadaan normal, berat badan bayi umur 4 bulan


sudah mencapai 2x berat badan lahir.

• Pada umur 1 tahun sudah 3x berat badan lahir.


Interpretasi Hasil

BB/U dibandingkan acuan standar, dinyatakan dalam persentase :

 >120% : disebut gizi lebih


 80-120% : disebut gizi baik
 60-80% : tanpa edema : gizi kurang
dengan edema : gizi buruk (kwasiorkor)
 <60% : gizi buruk - tanpa edema ( marasmus)
dengan edema (marasmus kwasiorkor)
Tinggi Badan

Tinggi/ panjang badan pasien harus diukur


pada tiap kunjugan.

Pegukuran tinggi badan adalah sederhana,


mudah dan apabila hasilnya dikaitkan dengan
hasil pengukuran berat badan akan
memberikan informasi yang bermakna.
Pertambahan PB

 Trimester I : 2,8 – 4,4 cm /  0-3 bln = 3,5 cm/bln


bulan  3-6 bln = 2,0 cm/bln
 Timester II : 1,9 – 2,6 cm /  6-9 bln = 1,5 cm/bln
bulan  9-12bln = 1,2 cm/bln
 Trimester III : 1,3 – 1,6 cm /  1-3 thn = 1,0 cm/thn
bulan
 4-6 thn = 3,0 cm/thn
 Trimester IV : 1,2 – 1,3 cm
/bulan
Interpretasi Hasil

 TB/U di bandingkan standar baku (%)

90-110% : baik / normal


70-89% : tinggi kurang
<70% : tinggi sangat kurang
Rasio berat badan menurut tinggi
badan (BB/TB)

 Rasio BB/TB bila dikombinasi dengan berat badan menurut


umur dan tinggi badan menurut umur sangat penting dan lebih
akurat dalam penilaian status nutrisi karena ia mencerminkan
proporsi tubuh serta dapat membedakan antara wasting dan
stunting atau perawakan pendek.
 BB/TB dinyatakan dalam persentase dari BB standar yang sesuai
dengan TB terukur individu tersebut. Cara penghitungannya :
 BB/TB = (BB terukur saat itu)/(BB standar sesuai untuk TB terukur) x
100%

 Interpretasi
 Penilaian status gizi berdasar persentase TB/BB
 >120% : Obesitas
 110-120% : Overweight
 90-110% : Normal
 70-90% : Gizi Kurang
 <70% : Gizi baik
Indeks Massa Tubuh

 Indeks massa tubuh (IMT) diartikan sebagai berat


dalam kilogram yang dibagi dengan tinggi badan
dalam meter kuadrat (Bandini, Flynn dan Scampini,
2011). Indeks massa tubuh digunakan sebagai alat
skrining untuk mendeteksi masalah berat badan pada
anak (CDC, 2011).
Kategori Status Berat dengan Jangkauan
Persentil (CDC,2011).

Katagori Status Berat Jangkauan Persentil

Underweight < Persentil ke-5

Healthy weight Persentil ke-5 - < Persentil ke-85

Overweight Persentil ke-85 - < Persentil ke-95

Obesitas ≥ Persentil ke-95


Lingkar Kepala

 Lingkar kepala dipengaruhi oleh status gizi pada anak


sampai usia 36 bulan. Pengukuran rutin dilakukan
untuk menjaring kemungkinan adanya penyebab lain
yang dapat mempengaruhi pertumbuhan otak,
pengukuran berkala lebih memberi makna daripada
pengukuran sewaktu.
Hasil Pengukuran

 Interpretasi :
 Lingkar Kepala < sentil ke -5 atau < -2SB menunjukkan
adanya mikrosefali, dan kemungkinan malnutrisi
kronik pada masa intrauterin atau masa bayi/ anak
dini.
 Lingkar kepala >sentil ke 95 atau >+2SB menunjukkan
makrosefali.
Head circumference-for-age BOYS
Birth to 2 years (z-scores)
53 53
52
3 52
51 2 51
50 50
1
49 49
48 0 48
47 -1 47
46 46
-2
Head circumference (cm)

45 45
44 -3 44
43 43
42 42
41 41
40 40
39 39
38 38
37 37
36 36
35 35
34 34
33 33
32 32
31 31
30 30
Months 2 4 6 8 10 2 4 6 8 10
Birth 1 year 2 years
Age (completed months and years)
WHO Child Growth Standards
Head circumference-for-age GIRLS
Birth to 2 years (z-scores)
52 52
3
51 51
50 2 50
49 49
1
48 48
47 0 47
46
-1 46
45 45
Head circumference (cm)

-2
44 44
43 -3 43
42 42
41 41
40 40
39 39
38 38
37 37
36 36
35 35
34 34
33 33
32 32
31 31
30 30
Months 2 4 6 8 10 2 4 6 8 10
Birth 1 year 2 years
Age (completed months and years)
WHO Child Growth Standards
Lingkar Lengan Atas

LLA mencerminkan pertumbuhanjaringan lemak dan otot yang tidak berpengaruh


banyak oleh keadaan cairan tubuh dibandingkan dengan berat badan

Laju tumbuh lambat, dari 11 cm pada saat lahir menjadi 16 cm pada umur 1 tahun.
Selanjutnya tidak berubah selama 1- 3 tahun.

Keuntungan penggunaan LLA ini adalah alatnya murah, bisa dibuat sendiri, mudah
dibawa, cepat penggunaannya, dan dapat dipakai oleh tenaga medis lain.
Interpretasi

>85% : gizi baik


(normal)
<12,5 cm : gizi buruk 80-85% :
(merah) 85-100% : gizi baik bordline/kurang kalori
(normal) protein(KKP) I
12,5- 13,5 cm : gizi 70-85% : gizi kurang 75-80% : gizi kurang/
kurang (kuning) KKP II
<70% : gizi buruk
>13,5 cm (gizi baik(hijau) <75% : gizi buruk
/KKP III
Arm circumference-for-age BOYS
3 months to 5 years (z-scores)
22 22
3
21 21
20 20
2
19 19
Arm circumference (cm)

18 1 18
17 17
0
16 16
15 -1 15
14 -2 14
13 13
-3
12 12
11 11
Months 3 6 9 3 6 9 3 6 9 3 6 9 3 6 9
1 year 2 years 3 years 4 years 5 years
Age (completed months and years)
WHO Child Growth Standards
Arm circumference-for-age GIRLS
3 months to 5 years (z-scores)
23 23
3
22 22
21 21
2
20 20
19 19
Arm circumference (cm)

1
18 18
17 17
0
16 16
-1
15 15
14 -2 14
13 13
-3
12 12
11 11
10 10
Months 3 6 9 3 6 9 3 6 9 3 6 9 3 6 9
1 year 2 years 3 years 4 years 5 years
Age (completed months and years)
WHO Child Growth Standards
Penilaian Perkembangan Anak

Anamnesis

Skrining gangguan
perkembangan anak :
KPSP dan Denver II
Kuesioner Pra Skrining
Perkembangan (KPSP)

 KPSP adalah suatu daftar pertanyaan singkat yang


ditujukan kepada para orang tua dan dipergunakan
sebagai alat untuk melakukan skrining pendahuluan
perkembangan anak usia 3 bulan sampai dengan 6
tahun. Bagi tiap golongan umur terdapat 10
pertanyaan untuk orang tua atau pengasuh anak.
Instrumen yang digunakan

 Formulir KPSP menurut umur. Formulir ini berisi 9–10


pertanyaan tentang kemampuan perkembangan yang
telah dicapai anak.

 Jadwal pemeriksaan atau skrining KPSP rutin adalah


pada umur 3, 6, 9, 12, 15, 18, 21, 24, 30, 36, 42, 48, 54,
60, 66 dan 72 bulan .
Interpretasi Hasil

Apabila jumlah jawaban Ya = 9 atau 10, perkembangan anak sesuai (S)


dengan tahap perkembangannya.

Apabila jumlah jawaban Ya = 7 atau 8, perkembangan anak meragukan


(M), tentukan jadwal untuk dilakukan pemeriksaan ulang dua minggu
kemudian.

Apabila jumlah jawaban Ya = 6 atau kurang, kemungkinan ada


penyimpangan (P) maka anak tersebut memerlukan pemeriksaan lebih
lanjut atau dirujuk.
Contoh : Umur 3 bulan (Lihat buku
KPSP)
No Kegiatan Ya Tidak
1 Pada waktu bayi anda telentang, apakah masing-masing
lengan dan tungkai dapat bergerak dengan mudah seperti
sisi yang lain ?
Pilih jawaban tidak apabila bayi menunjukkan gerakan tak
terarah/tak terkendali pada salah satu atau kedua lengan
atau tungkainya.
2 Pada waktu bayi anda telentang apakah ia melihat dan
menatap wajah anda ?
3 Apakah bayi anda dapat mengeluarkan suara-suara lain
(ngoceh) disamping menangis ?
4 Pada waktu bayi anda telentang, apakah ia dapat
mengikuti gerakan anda dengan menggerakkan kepalanya
dari kanan/kiri ke tengah ?
5 Pada waktu bayi anda telentang, apakah ia dapat
mengikuti gerakan anda dengan menggerakkan kepalanya
dari satu sisi hampir sampai pada sisi yang lain ?
Skrining Perkembangan Menurut
DDST

• Denver developmental • Test ini mudah dan


skrining test adalah cepat (15-20 menit)
salah satu dari metode • Memiliki validitas
skrining terhadap tinggi.
kelainan • Frankenburg
perkembangan anak. melakukan revisi DDST
DDST ini memenuhi kemudian menjadi
persyaratan yang Denver II.
diperlukan untuk
metode skrining yang
baik.
Aspek perkembangan yang di nilai

Terdiri dari 125 tugas perkembangan

Fine motor
Gross motor (
Personal Social adaptive Language (
gerakan motorik
(perilaku sosial) (gerakan bahasa)
kasar )
motorik halus)
• Skala umur tertera pada bagian atas formulir yang terbagi dari
umur dalam bulan dan tahun, sejak lahir sampai berusia 6
tahun.

• Setiap ruang antara tanda umur mewakili 1 bulan, sampai anak


berumur 24 bulan. Kemudian mewakili 3 bulan, sampai anak
berusia 6 tahun.

• Pada setiap tugas perkembangan yang berjumlah 125, terdapat


batas kemampuan perkembangan yaitu 25%; 50%, 75% dan 90%
dari populasi anak lulus pada tugas perkembangan tersebut.
6 9 12 15
_______________________________________________
25% 50% 75% 90%
Berjalan dg baik

 25% populasi anak sudah dapat berjalan dengan baik


pada usia 11 bulan lebih,
 50% pada usia 12 1/3 bulan.
 Pada ujung sebelah kiri dari daerah hitam menunjukkan
bahwa 75% populasi sudah dapat berjalan dengan baik
pada usia 13 ½ bulan
 Pada ujung kanan dari daerah hitam menunjukkan 90%
populasi anak sudah dapat berjalan dg baik pada usia 15
bulan kurang.
LANGKAH PELAKSANAAN

Sapa orang tua/ pengasuh dan anak dengan ramah


Jelaskan tujuan dilakukan tes perkembangan.
 Buat komunikasi yang baik dengan anak.
Hitung umur anak dan buat garis umur
 Instruksi umum: catat nama anak, tanggal lahir, dan
tanggal pemeriksaan pada formulir.
Umur anak dihitung dengan cara tanggal pemeriksaan
dikurangi tanggal lahir.
(1 thn = 12 bulan; 1 bulan = 30 hari; 1 minggu = 7 hari)
Tahun Bulan Hari
Tgl pemeriksaan (26/4-12) …………12….……4………….26
Tgl lahir (20/2-11)……….………………..-11……...-2…...……-20
Umur anak : …………………………….…1............2…………..6

.....…………………………………..…………………14

Tgl pemeriksaan (11/3-12)………….…12….……3…….…….11


Tgl lahir (20/7-11)……….……………..-11…...….-7…………-20
Umur anak………………………………..0……….7……...…..21
 Bila anak lahir prematur, koreksi faktor prematuritas
Untuk anak yang lahir lebih dari 2 minggu sebelum tanggal perkiraan
dan berumur kurang dari 2 tahun, maka harus dilakukan koreksi.
(1 thn = 12 bulan; 1 bulan = 30 hari; 1 minggu = 7 hari)

Tahun Bulan Hari


Tanggal pemeriksaan (11/3-12) ……………12….……3………….11
Tanggal lahir (4/2-11)......……………………11……….2…………..4
Umur anak:.........................…………………..1……….1…………..7
Prematur 6 minggu .....................……………………...-1……..…-14
Umur yang sudah dikoreksi …………………11……..…23
 Tarik garis umur dari garis atas ke bawah dan cantumkan tanggal
pemeriksaan pada ujung atas garis umur.
. Lakukan tugas perkembangan untuk tiap sektor perkembangan
dimulai dari sektor yang paling mudah dan dimulai dengan tugas
perkembangan yang terletak di sebelah kiri garis umur, kemudian
dilanjutkan sampai ke kanan garis umur.
i. Pada tiap sektor dilakukan minimal 3 tugas perkembangan
yang paling dekat di sebelah kiri garis umur serta tiap
tugas perkembangan yang ditembus garis umur
ii. Bila anak tidak mampu untuk melakukan salah satu ujicoba
pada langkah i (“gagal”; “menolak”; “tidak ada kesempatan”),
lakukan ujicoba tambahan ke sebelah kiri garis umur pada
sektor yang sama sampai anak dapat “lulus” 3 tugas
perkembangan.

iii.Bila anak mampu melakukan salah satu tugas perkembangan


pada langkah i, lakukan tugas perkembangan tambahan ke
sebelah kanan garis umur pada sektor yang sama sampai anak
”gagal” pada 3 tugas perkembangan.
Penilaian

Lulus ( Passed = P)

Gagal (Fail = F)

No Opportunity (N.O)

Refusal/ menolak (R)


Interpretasi Penilaian
Individual

Lebih ( Advanced)

Normal

Peringatan ( Caution)

Keterlambatan ( Delay)

Tidak ada kesempatan ( No opportunity)


Interprestasi Penilaian Individual
1. Lebih (advanced)
Bilamana lewat pada ujicoba yang terletak di kanan garis umur,
dinyatakan perkembangan anak lebih pada ujicoba tsb.
garis umur
P

2. Normal
Bila gagal atau menolak melakukan tugas perkembangan disebelah
kanan garis umur, dikatagorikan sebagai normal.
garis umur garis umur
F R

Demikian juga bila anak lulus (P), gagal (F) atau menolak (R) pada
tugas perkembangan dimana garis umur terletak antara persentil 25
dan 75, maka dikatagorikan sebagai normal.
garis umur garis umur garis umur
P F R
3. Caution/ peringatan
Bila seorang anak gagal (F) atau menolak (R) tugas perkembangan,
dimana garis umur terletak pada atau antara persentil 75 dan 90.
F C R C R C F C

4. Delayed/keterlambatan
Bila seorang anak gagal (F) atau menolak (R) melakukan ujicoba
yang terletak lengkap disebelah kiri garis umur.

F R

5. No Opportunity/ tidak ada kesempatan.


Pada tugas perkembangan yang berdasarkan laporan, orang tua
melaporkan bahwa anaknya tidak ada kesempatan untuk melakukan
tugas perkembangan tsb. Hasil ini tidak dimasukkan dalam
mengambil kesimpulan.
NO NO
Gangguan Perkembangan

Beberapa gangguan perkembangan yang sering


ditemukan meliputi:

 Gangguan Bicara Dan Bahasa, Cerebral Palsy, Sindrom


Down,Gangguan Autisme, Retardasi Mental,
Gangguan Pemusatan Perhatian Dan Hiperaktivitas
(GPPH) .
“Sungguh .. atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali
dengan pertolongan Allah”
(QS. Al – Kahfi :39)