Anda di halaman 1dari 35

NUTRISI PADA KEHAMILAN

Qorry W Septica, S.ST., M.Kes


• Seorang ibu hamil memiliki kebutuhan gizi
khusus.
• Beberapa kebutuhan gizi ibu hamil dapat
ditutupi oleh makanan sehat yang
seimbang. Selain pilihan makanan sehat,
pada saat kehamilan dibutuhkan vitamin.
• Namun, terkadang diperlukan tambahan
makanan, bahkan suplemen sesuai
kebutuhan.
• Kehamilan, meningkatkan metabolisme sehingga
kebutuhan energi & zat gizi lainnya meningkat
• Peningkatan energi & zat gizi tsb utk
pertumbuhan dan perkembangan janin,
pertambahan besarnya organ kandungan,
perubahan komposisi & metabolisme tubuh ibu.
• Kekurangan zat gizi saat hamil dpt menyebabkan
janin tumbuh tidak sempurna.
• Latar belakang gizi kurang :
– Meningkatkan risiko morbiditas, komplikasi dan
mortalitas ibu hamil dan menyusui
– Anak : lahir, mati, cacat lahir, BBLR, komplikasi
• Asupan dan kualitas gizi kurang post partum
– Risiko moriditas
– Risiko komplikasi
SYARAT MAKANAN SEHAT
BAGI IBU HAMIL:
• Menyediakan energi yang cukup (kalori) untuk
kebutuhan kesehatan tubuh anda dan
pertumbuhan bayi
• Menyediakan semua kebutuhan ibu dan bayi
(meliputi protein, lemak, vitamin, mineral)
• Dapat menghindarkan pengaruh negatif bagi bayi
• Mendukung metabolisme tubuh ibu dalam
memelihara berat badan sehat, kadar gula darah,
dan tekanan darah.
TUJUAN PEMBERIAN NUTRISI
• Optimalisasi kesehatan ibu dan anak
• Optimalisasi pertumbuhan dan kesehatan bayi
• Membantu menurunkan angka kesakitan dan
kematian ibu selama kehamilan dan proses
persalinan
• Membantu menunjang proses tumbuh
kembang bayi
PENGUKURAN STATUS GIZI
• INDEKS MASSA TUBUH
IMT = BERAT BADAN (Kg)
TINGGI BADAN (m)²
• Berat badan kurang = < 18,5
• Berat badan normal = 18,5 - 23
• Berat badan lebih = 23 – 25
• Obesitas = > 25
KENAIKAN BERAT BADAN YANG
DIANJURKAN BERDSARKAN IMT
IMT SEBELUM TOTAL KENAIKAN KENAIKAN BB PADA KENAIKAN BB PADA 6
HAMIL BB (Kg) 3 BLN PERTAMA (Kg) BULAN KEMUDIAN
(Kg)/MG
BB KURANG 12,5 - 18 2,3 0,5
BB NORMAL 11,5 - 16 1,6 0,45
BB LEBIH 7 – 11,5 0,9 0,3
OBESITAS 6 0,8 0,3
• BB sebelum konsepsi, dan pertambahan BB
selama hamil ---mrpk indkator memperkirakan
laju pertumbuhan janin
• Berat lahir berkorelasi positif dg pertambahan
BB total selama hamil
• American College of Obstetrics and
Gynaecology menganjurkan pertambahan
berat badan selama hamil sebesar 10 – 12,3
Kg.
BERAT BADAN SEBAGAI
PARAMETER STATUS GIZI IBU
DITRIBUSI PENAMBAHAN BERAT BADAN SELAMA HAMIL

BERAT BAYI 3,4 – 3,8 kg

CADANGAN LEMAK DAN PROTEIN 3,4 kg

CAIRAN DARAH 1,8 kg

CAIRAN JARINGAN 1,2 kg

RAHIM 0,9 kg

CAIRAN KETUBAN 0,8 kg

PLASENTA DAN TALI PUSAT 0,7 kg

PAYUDARA 0,5 kg

TOTAL PENINGKATAN BB 12,7 – 13,1 Kg


KEBUTUHAN GIZI PADA WANITA
HAMIL
• Kebutuhan energi :
– + 300 kalori / hr pada TM 2 & TM 3
– Terdiri dari :
• Karbohidrat/ pengganti
• Lemak
– ± ½ porsi /kali makan
– Bervariasi tergantung aktifitas, pada umumnya
menurun
• Seorang wanita selama kehamilan memiliki
kebutuhan energi yang meningkat.
• Energi ini digunakan untuk pertumbuhan
janin, pembentukan plasenta, pembuluh
darah, dan jaringan yang baru.
• Selain itu, tambahan kalori dibutuhkan
sebagai tenaga untuk proses metabolisme
jaringan baru.
• Kebutuhan protein
– Penting untuk menunjang pertumbuhan jaringan
baru pada ibu dan janin
– Kebutuhan meningkat + 10-16 gr/hr, terutama
pada TM 2 & TM 3
• ASAM FOLAT :
– Folat merupakan vitamin B berperan dalam
perkembangan embrio. Penting sebagai salah satu
unsur pembentuk inti sel
– Folat juga membantu mencegah neural tube defect
– Kekurangan folat juga dapat meningkatkan kehamilan
prematur, BBLR, dan pertumbuhan janin yang kurang.
– Asupan kurang mengakibatkan kegagalan
pertumbuhan jaringan saraf
– Bahan makanan sumber : hati, sayuran berwarna
hijau, kacang-kacangan
• VITAMIN C
– Antioksidan yg melindungi jaringan dari kerusakan
– Penting untuk pembentukan kolagen dan
menghantarkan sinyal kimia di otak
– Makanan yang kaya vitamin C juga membantu
penyerapan zat besi dalam tubuh.
– Bahan makanan sumber :buah-buahan, sayur-
sayuran
• Vitamin D
– Untuk mineralisasi tulang dan gigi
– Bahan makanan sumber : susu dan produknya,
magarin, butter, hati, kuning telur, daging,
minyak ikan
• VITAMIN A
– Fungsi : fungsi tubuh, termasuk fungsi penglihatan,
imunitas, serta pertumbuhan dan perkembangan
embrio.
– Kekurangan vitamin A dapat mengakibatkan kelahiran
prematur dan BBLR.
– Bahan makanan sumber : susu dan produknya, hati,
telur, bayam, sayur berwarna hijau tua, buah
berwarna kuning merah
– Suplementasi : hati-hati/ atas petunjuk dokter, karena
dosis aman pada hamil lebih rendah termasuk vit.A
untuk pemakaian lokal.
• KALSIUM
– Kebutuhan meningkat untuk mineralisasi tulang dan
gigi
– Juga digunakan u/ membantu pembuluh darah
berkontraksi & berdilatasi
– Selain itu diperlukan u/ mengantarkan sinyal saraf,
kontraksi otot & sekresi hormon.
– Dipengaruhi oleh hormon kehamilan
• YODIUM
– Penting untuk pertumbuhan
– Sumber garam beryodium, ikan laut.
• ZAT BESI
– Zat besi dibutuhkan u/ memproduksi hemoglobin,
yang berperan membawa oksigen ke jaringan
tubuh.
– Kebutuhan meningkat sesuai meningktnya jumlah
sel darah merah, aktivitas di sumsum tulang dan
sel darah janin
– Kebutuhan bertambah 2 x lipat pd saat kehamilan.
– Sumber : daging merah, ikan, unggas, telur
KOMPLIKASI KEHAMILAN YANG
BERHUBUNGAN DENGAN DIET
• Mual muntah
– Biasanya terasa pada mg ke-4 kehamilan sampai
mgg ke-12, kadang melebihi
– Pengaruh hormon kehamilan
– Atasi dengan makan porsi kecil dan sering, kering,
bahan makanan mudah dicerna
– Kasus berat : penanganan khusus
• Heart burn
– Akibat pendesakan lambung oleh rahim dan
relaksasi saluran nafas atas sehingga terjadin
aliran balik makanan
– Atasi dengan porsi lebih kecil, minum cukup,
pakaian dalam lebih longgar, tidak cepat berbaring
setelah makan
• Konstipasi
– Penyebab konstipasi karena menurunnya gerakan
usus, inaktivitas fisik, tekanan rahim pada usus
besar
– Kurang asupan cairan dan serat, kebiasan defeksi
yg buruk, suplemen Fe.
– Atasi dengan cukup minum, makan makanan
berserat (sayur & buah)
– Kasus tertentu perlu penanganan khusus
• Hemoroid
– Penyebabnya ada tekanan janin pada pembuluh
darah balik, atau faktor risiko lain
– Hemoroid ringan dapat diperburuk selama hamil
& mungkin menjadi trombosis, nyeri & berdarah.
– Anemia dapat terjadi karena perdarahan berat
dari hemoroid.
– Konsultasi pada dokter untuk memberikan obat
hemoroid yg aman
• Bengkak Dan Kram Anggota Tubuh
– Bengkak tidak menyeluruh pada TM 3 normal
– Tinggikan kaki u/ mengalirkan cairan.
– Bengkak menyeluruh disertai hipertensi perlu
penanganan khusus
– Makanan tanpa ekstra garam
– Cukup bahan makanan sumber kalsium dan
magnesium
• Insomnia
– Kesulitan tidur pada malam hari disebabkan
oleh emosi yang berubah-ubah selama
hamil.
– Hindari makanan berat sebelum tidur.
– Coba mencari posisi tidur yang enak.
– Istirahat jika lelah pada siang hari.
• Anemia
– Karena kekurangan Fe dan asam folat dalam
makanan
– Gelaja : Hb < 11 mg%, pucat, pusing,
lemah, pengelihatan berkunang- kunang
dan BB ibu naik sedikit
FAKTOR RISIKO KEHAMILAN
• BB sebelum hamil < dan selama hamil
kenaikan BB tdk sesuai
• Keadaan gizi ibu kurang
• Status Sosek : kemiskinan, tidak adanya
bantuan keluarga, pendidikan yg rendah dan
ketersediaan makanan yang terbatas
• Kebiasaan hidup : perokok, minum minuman
beralkohol dan penggunaan obat terlarang.
• Usia ibu < 20 th atau >35 th, jumlah
melahirkan (multipara), dan jarak kelahiran yg
dekat akan menyulitkan kelahiran
• Ibu menderita peny.hipertensi, diabetes
mellitus, penyakit kronis ( jantung, ginjal,
pernapasan, kelainan genetik dan lain – lain)
HARUS DIHIDARI SELAMA HAMIL
• Alkohol
– Fetal Alcohol Syndrom (FAS) : bayi lahir kecil,
biasanya cacat mental, kelainan fisik ( terutama
kepala, wajah, tangan, kaki, jantung & susunan
syaraf pusat)
– Risiko keguguran tinggi, BBLR, lahir mati
– Komplikasi kelahiran & persalinan
– Kelainan pertumbuhan & perkembangan
• Merokok
– Meningkatkan risiko komplikasi kehamilan
(perdarahan, keguguran, tertanamnya plasenta
ditempat yg tidak normal, pelepasan plasenta yg
terlalu dini, pecah ketuban terlalu dini (KPD),
persalinan premature, BBLR )
• Kafein
– Minum kopi selama hamil dlm Σ sedang tdk
mengganggu ibu dan janin (300 mg kafein/hr = 3
cangkir kopi.
– Kafein dapat meningkatkan detak jantung &
metabolisme pada tubuh ibu, yg akibatnya dapat
terjadi stress yg mengganggu perkembangan
janin.
– Kafein dpt juga menyebabkan insomnia, mudah
gugup, sakit kepala, merasa tegang & lekas marah.
DAMPAK KURANG GIZI
SELAMA HAMIL
1. Ibu
• Meningkatkan risiko & komplikasi seperti
anemia, pendarahan, BB ibu tdk bertambah
dg normal, dan terkena peny. infeksi.
2. Terhadap Janin
• Gangguan tumbang janin, dpt menimbulkan
keguguran, lahir mati, kematian neonatal,
cacat bawaan, anemia pd bayi, asfiksia intra
partum (mati dlm kandungan), BBLR, FAS
AKIBAT ANEMIA PD BUMIL
PADA KEHAMILAN PADA PERSALINAN : TERHADAP BAYI :
- Lemah dan - Persalinan lama - Abortus
anoreksia - Persalinan - Lahir mati
- Perdarahan prematur - Kematian neonatal
- Pre-eklamsi dan - Perdarahan pasca - Cacat bawaan
eksamsi persalinan - Anemi pada bayi
- Infeksi dan sepsis - Persalinan seksio - Asfiksia
cendrung - BBLR
meningkat
PESAN PENTING BAGI IBU HAMIL
• Ibu hamil harus makan dan minum lebih banyak dari
pada saat tidak hamil.
• Makan beraneka ragam makanan dlm jumlah yg cukup.
• Hindari pantangan thd makanan, krn akan merugikan
kesehatan ibu.
• Hindari merokok & minum-minuman keras krn akan
membahayakan keselamatan ibu & janin.
• Jangan lupa minum tablet tambah darah 1 butir setiap
hari.
• Periksa kehamilan secara teratur
TERIMA KASIH