Anda di halaman 1dari 26

OBSERVASI PEMERIKSAAN

KOLPOSKOPI
• Kolposkopi adalah tindakan yang
bertujuan untuk memeriksa adanya
sel yang abnormal di dalam atau di
sekitar vagina, vulva, atau serviks
(leher rahim). Sel yang abnormal
biasanya dapat ditemukan di antara
lubang serviks sampai saluran
melahirkan dan rahim.
• Kolposkopi adalah pemeriksaan
untuk melihat permukaan serviks.
Alat ini menggunakan mikroskop
berkekuatan rendah yang
memperbesar permukaan seviks
sampai dengan 10-40 kali dari
ukuran normal.
alat colposcopy
Tujuan pemeriksaan kolposkopi
• Untuk melihat melihat kelainan epitel serviks,
pembuluh darah setelah pemberian asam
asetat. Pemeriksaan kolposkopi tidak hanya
terbatas pada serviks, tetapi pemeriksaan
meliputi vulva dan vagina.
• Pemeriksaan kolposkopi bukan untuk
membuat diagnosa histologik, tetapi untuk
menentukan kapan dan dimana biopsi harus
dilakukan
Manfaat pemeriksaan kolposkopi
• Pemeriksaan skrining adanya perubahan sel ke
arah keganasan secara dini sehingga kelainan
prakanker dapat terdeteksi serta
pengobatannya menjadi lebih murah dan
mudah
• Menentukan proses peradangan akibat infeksi
kuman, jamur, parasit maupun virus
• Mengetahui adanya sel kanker leher rahim
• Interprestasi kondisi hormonal wanita
Indikasi pemeriksaan kolposkopi
• Sampel pemeriksaan serviks yang menunjukkan adanya
sel yang abnormal, baik yang bersifat ganas ataupun
tidak
• Pasien didiagnosis memiliki human papillomavirus atau
HPV, yang merupakan penyebab utama dari sel
abnormal yang dapat menyebabkan kanker serviks
• Hasil pemeriksaan pap smear yang abnormal
• Timbul gejala tertentu yang menyebabkan dugaan akan
adanya kelainan pada serviks, termasuk pendarahan
vagina dan peradangan serviks
kontra indikasi pemeriksaan
kolposkopi
• Penyakit Radang Panggul akut
• Servisitis akut
Persiapan alat pemeriksaan kolposkopi
• Kolposkop
• Larutan asam cuka 3 %
• Speculum serviks
• Pinset endoserviks
• Speculum endoserviks
• Alat biopsy
• Bola kapas dengan tangkai pemegangnya
persiapan pasien pemeriksaan
kolposkopi
• Sebelum pemeriksaan, pasien diminta untuk
mengosongkan kandung kemih dan saluran
cerna
• Pasien dianjurkan untuk tidak melakukan
pencucian vagina dengan cairan apapun atau
melakukan hubungan seksual 1x 24 jam
sebelum pemeriksaan.
langkah kerja pemeriksaan kolposkopi
• Pada pelaksanaan pemeriksaan kolposkopi, meja
ginekologik diatur sedemikian rupa sehingga badan
penderita terletak dalam bidang membentuk sudut 30
derajat dengan bidang mendatar. Dengan posisi
berbaring demikian pemeriksaan lebih mudah
dilakukan.
• Daerah vulva dibuka dengan meletakkan kemudian
merenggangkan ibu jari tangan dan jari telunjuk pada
kedua bibir genitalia luar. Daerah vulva dibersihkan
dengan kapas yang dicelupkan dalam larutan garam
fisiologik dan daerah tersebut mula-mula diperhatikan
dengan mata telanjang kemudian kolposkop dengan
pembesaran 6x dan 10x.
langkah kerja pemeriksaan kolposkopi
• Spekulum serviks cusco dimasukkan secara perlahan-lahan
ke dalam vagina sampai akhirnya leher rahim dapat
ditonjolkan sesempurna mungkin. Agar penderita tidak
merasa nyeri dengan pemasangan speculum serviks, maka
ketiga jenis speculum serviks harus tersedia yaitu ukuran
kecil, sedang dan besar. Dengan spatula, ektoserviks dan
endoserviks diusap dan usapan tersebut diusapkan ke gelas
benda dan segera diawetkan dengan alcohol 95% atau
dengan cairan hairspray untuk pemeriksaan sitologik. Dapat
pula dilakukan dengan mengusap ektoserviks dengan
spatula dan endoserviks dengan kapas lidi, kemudian
mengusapkannya ke gelas benda (bahan dari ektoserviks di
sebelah kiri sedangkan bahan dari endoserviks di sebelah
kanan, label mengenai penderita di bagian paling kiri.
langkah kerja pemeriksaan kolposkopi
• Pengambilan bahan dari ektoserviks,
endoserviks dan forniks belakang dilaporkan
lebih baik. Ketiganya diusapkan ke gelas benda
dengan bahan dari forniks di sebelah kiri,
bahan dari ektoserviks di tengah dan bahan
dari endoserviks di sebelah kanan. Sekarang
sudah tersedia spatula yang dapat diusapkan
ke ektoserviks dan sekaligus mengisap cairan
dari kanalis servikalis.
langkah kerja pemeriksaan kolposkopi
• Jika usapan leher rahim tersebut menimbulkan perdarahan, daerah
tersebut ditekan beberapa saat dengan kapas lidi yang dibasahi
dengan garam fisiologik atau laretan asam asetat 2-3 %. Lendir pada
leher rahim dibersihkan dengan larutan asam asetat 2-3% atau
larutan garam fisiologik karna larutan tersebut tidak menimbulkan
perasaan perih dan tidak menyebabkan perubahan pada epitel.
• Sesudah leher rahim bersih, pemeriksaan dilakukan dengan
kolposkop tanpa filter hijau dengan pembesaran 6x kemudian 10-
16x. pemeriksaan dilakukan secara sistematis yaitu mulai pada
posisi jam 12 berputar menurut arah jarum jam sampai kembali lagi
ke posisi jam 12 semula. Jika terdapat daerah yang mencurigakan,
filter hijau digunakan agar kontras dan jaringan pembuluh darah
terlihat lebih nyata. Pada pemeriksaan kolposkopi, leher rahim
harus sering dibasahi agar daerah yang diperiksa