Anda di halaman 1dari 12

STUDENT PARTNERSHIP

DALAM MENDUKUNG PERCEPATAN PENURUNAN


KEMATIAN IBU DAN BAYI DI SURABAYA

Dr. Nyoman Anita Damayanti, drg., M.S.


Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Airlangga
0
10
20
30
40
50
60

1
KO BLITAR

JML

1
KO MOJOKERTO

1
KO BATU

2
KO PASURUAN

3
KO MADIUN

4
KO KEDIRI

8
Gambar 1

MAGETAN

8
KO PROBOLINGGO

9
SUMENEP

Sumber : LKI KAB. /KOTA


PACITAN
TRENGGALEK
MADIUN

10 10 11 11
BANGKALAN
PONOROGO
PROBOLINGGO
NGAWI
TUBAN
12 12 12 12 13

PAMEKASAN
Jatim : 642 kematian

16

BLITAR
TULUNGAGUNG
SITUBONDO
LAMONGAN
17 17 17 18

JOMBANG
SAMPANG
BOJONEGORO
19 20 20

KO MALANG
BONDOWOSO
MOJOKERTO
GRESIK
22 22 22 23

LUMAJANG
24

NGANJUK
26

SIDOARJO
28

PASURUAN
BANYUWANGI
33 34

KEDIRI
Angka Kematian Ibu di Jawa Timur Tahun 2013

36

JEMBER
39

MALANG
49

KO SURABAYA
0
50
100
150
200
250
300
350
400
450
Batu (M)
Madiun (M)
Blitar (M)
JML
Pasuruan i(M)
JUMLAH

23 24 25 26 28
Kediri (M)

33
Mojokerto (M)
2

57
Sumenep
Pamekasan
Trenggalek

69 70 72
Probolinggo (M)

Sumber : LB3-KIA KAB. /KOTA


79
Pacitan

85
Ngawi
GambarKEMATIAN

Lamongan
Madiun

91 97 97
Gresik
AngkaBAYI

Magetan
Bangkalan 100

Tulungagung
Kematian

Mojokerto
123 124 129

Situbondo
136

Ponorogo
JAWA TIMUR : 5.793 BAYI MATI
DI JAWA

Tuban
170 171

Bondowoso
Banyuwangi
Malang
187 191 193

Probolinggo
Bayi diTIMUR

Pasuruan
201 206

Malang (M)
209
Jawa Timur

Sampang
Bojonegoro
216 219

Kediri
227
TAHUN

Lumajang
237
Tahun

Surabaya (M)
Blitar
249 251

Jombang
277
2013
2013

Sidoarjo
316

Nganjuk
365

Jember
420
UNAIR
berpartisipasi
Pengabdian aktif dalam
masyarakat – upaya
STUDENT penuruan AKI
Mahasiswa
dengan PARTNERSHIP
berbagai latar
belakang
Berbagai keilmuan
macam sebagai sumber
keilmuan daya
Dasar Pemikiran
1. Deklarasi Grahadi
2. Komitmen untuk berpikir Out of The Box
• Komitmen untuk berpikir dan bertindak secara
comprehensive dan integrated
• Komitmen untuk pendekatan hulu-hilir terkait
percepatan penurunan AKI dan AKB
• Komitmen untuk preventif & promotif serta kuratif &
rehabilitatif
• Komitmen untuk bertindak sesuai continumm of care

3. Continuum of Care
• Tahap awal : core pada ibu
Socio-ecological Model
RENCANA PENGMAS
• Program pengabdian masyarakat ini disusun
dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai
fakultas di UNAIR
• Fakultas yang terlibat antara lain:
1. Fakultas Kesehatan Masyarakat
2. Fakultas Kedokteran
3. Fakultas Kedokteran Gigi
4. Fakultas Keperawatan
5. Fakultas Farmasi
6. Fakultas Psikologi
7. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
LOKASI
• Kota Surabaya
– Kecamatan Gunung anyar
– Kecamatan Rungkut
• Waktu
– Tahun 2015
Tahapan Student Partnership
• Tahap 1 Mapping existing condition
– Menganalisis kekuatan internal kampus dalam
student partnership
– Menganalisis kondisi masyarakat
– Menganalisis kondisi tenaga kesehatan
• Tahap 2 Implementasi
– Intervensi dilakukan berdasarkan hasil tahap 1
• Tahap 3 Pembangunan sustainibility
Tahap 1 Mapping Existing Condition
Tujuan Khusus Tahap 1 Aktivitas
Menganalisis kekuatan 1. FGD dengan mahasiswa S1, S2, S3  mapping
internal kampus dalam keahlian masing-masing fakultas
student partnership 2. Studi dokumen tentang keahlian masing-masing
fakultas
Menganalisis kondisi
masyarakat, yakni:
-Bumil 1. Survei untuk mengetahui aspek intrapersonal
-Keluarga bumil 1. Survei untuk mengetahui aspek interpersonal
- Tokoh masyarakat 1. FGD dengan tokoh masyarakat dan kelompok sosial
lainnya untuk mengetahui aspek community
- Tenaga kesehatan 1. Survei untuk menilai KAP bidan (bidan Puskesmas,
BPS)
2. FGD dengan tenaga kesehatan terkait pelayanan KIA
di Puskesmas (untuk mengetahui aspek
institutional)
Tahap 2 Implementasi
• Implementasi dirancang dengan
memperhatikan 3 pilar WHO dalam
penurunan AKI
– Keterlibatan Masyarakat
– Capacity Building
– Sistem Rujukan
Upaya menarik mahasiswa
• Bekerjasama dengan UKM Kependudukan
• Pemberian SKP untuk keikutsertaan
mahasiswa dalam pengmas