Anda di halaman 1dari 55

TUTORIAL

Coal Project

Date : 23-03-2017
PERSIAPAN DATA
1. SCHEMA

2. SURFACE TOPO UPDATE


2. BOUNDARY LIMIT UPDATE
4. SURFACE ELEVASI

Jangan Lupa
cek Schema
PEMBUATAN BATTERBLOCK

Buang yg tidak
perlu
PEMBUATAN SOLID
>>>>Buka Strip_design – Project_solid

Block list

Pit Projection Rule


PIT PROJECTION RULE
Locate diisi
surface
expression
elevasi
terendah.
Project diisi
surface
expression
elevasi urut
dari atas ke
bawah elevasi
terendah ke
elevasi
tertinggi.
HASIL SOLID
EXPORT SOLID
Buka explorer
Kemudian cari
folder solid.
Tekan Export
Filter datanya
Cari layer solid.
Tentukan nama
output.
Save di folder
Polygon

File output digunakan untuk


membuat database polygon xpac.
Perlu Editing lanjut di ultra edit jika
data row melebihi kapasitas Excel.
MENGHITUNG
>>>>Reserve – Sample - Polygon
RESERVE

Cek list polygon

Jangan lupa :
Cek centroid
Satuan dan
value densitas
MENGHITUNG
>>>>Reserve – Sample – Polygon - Benches
RESERVE

Jangan lupa :
Bench yg
dipakai adalah
bench xpac
DEFINISI BENCH XPAC
>>>>Bench – klik kanan - edit
Jangan lupa :
Aturan bottom.
Kalau level name RLP005
berarti top elevation nya 5
MENGHITUNG
>>>>Reserve – Sample – Polygon - Qualities
RESERVE

Jangan lupa :
Masukkan
qualities
definition
MENGHITUNG RESERVE 2.>Reserve – Accumulated

1.>Reserve – Evaluate_sample – Mining_reserve


MENGHITUNG RESERVE

3.>Reserve – Reformat Sample - Interval


MENGHITUNG RESERVE
Simpan di folder >>>>Explore – Tables – Export - Excel

Reserve
EXPORT DXF
>>>>Explore – Design – Export - Dxf

Data-data design
yang di export
untuk xpac :
Pit Design
dan data2
tambahan lainnya
EDITING DATA EXCEL
TAMPILAN RESERVE DI EXCEL

Data original dari


minescape diberi nama
file_orig.
EDITING RESERVE DI EXCEL
EDITING RESERVE DI EXCEL

Kolom yang di insert (urutan kolom):


1. Name : Diisi nama block saja. Contoh : B02S18 bisa memakai fungsi mid
2. Pit : Diisi nama pit. Contoh : Ssy
3. Block : sama dengan kolom Name
4. Elev : diisi kolom definisi bench elevasi
5. Interval : diisi nama interval
6. CentroidZ : adalah kolom Top Elevation
EDITING RESERVE DI EXCEL

Kolom yang di insert (urutan kolom):


7. OB : diisi sama dengan kolom TOTBURDVOLUME
8. COAL : diisi sama dengan kolom INTRRMASS
9. SR : diisi fungsi if(COAL=0,0,OB/COAL)
10. CV, TS, ASH, …. Diisi sama dengan kolom quality
11. Insert MOIST, TM, NA20, CA0, RD, kolom selanjutnya dan diisi angka 0
12. COAL_CV : diisi fungsi if(COAL=0,0,CV*COAL)
13. COAL_TS : diisi fungsi if(COAL=0,0,TS*COAL)
14. COAL_ASH : diisi fungsi if(COAL=0,0,ASH*COAL)
EDITING RESERVE DI EXCEL

Kolom yang di insert (urutan kolom):


15. COAL_MOIST, COAL_TM, COAL NA20, COAL CAO, COAL RD
Kolom2 di atas hanya untuk pelengkap dan diisi angka 0

Setelah semua kolom diisi di save as dengan format csv


Dan buang kolom2 yg tidak diperlukan
EDITING RESERVE DI EXCEL

Kolom yang di insert (urutan kolom):


15. COAL_MOIST, COAL_TM, COAL NA20, COAL CAO, COAL RD
Kolom2 di atas hanya untuk pelengkap dan diisi angka 0

Setelah semua kolom diisi di save as dengan format csv


Dan buang kolom2 yg tidak diperlukan.
Beri ekstensi file _rf
Nama file : Pit_ssy_sep06_rf
EDITING POLYGON DI ULTRAEDIT

Buka file hasil


export polygon
solid di ultra
edit.
Jika baris
terlalu banyak,
bagi menjadi
per 60.000
baris. Save as
dalam bentuk
txt dengan
nama Poly_1,
Poly_2,Poly_3,
dst.
Simpan di
folder polygon
EDITING POLYGON DI EXCEL

1. Buka hasil
pemotongan
data dr ultraedit =VLOOKUP(F:F,L:M,2,FALSE)
di Excel
2. Buat kolom2
dengan urutan
seperti di
gambar Rumus : fungsi
mid dari kolom c
3. Save as dlm
CSV dan buang
Rumus : fungsi
kolom yg tidak mid dari kolom c
perlu
HASIL AKHIR DATA POLYGON
XPAC PROGRAM
INPUT DATA
Sebelum memasukkan data2 ke Xpac, pastikan:
1. Database xpac kosong
2. Hitung dengan rumus excel dulu data2 seperti SR, CV, dll dari total
reserve yg ada. Tujuannya untuk memastikan kesamaan data dengan
hasil xpac.

Tekan icon format


design mode
SETTING KOLOM
Sebelum input data, baris sr, cv, ts, ash, dan yg memakai ratio pada kolom field type diubah terlebih dahulu ke
additive. Caranya double klick pada field type, OK, kemudian save (f9).
INPUT DATA
>>File-import-data
1. Pilih data reserve
INPUT DATA
2. Pilih delimited
Kemudian Next
INPUT DATA
3. Check bagian Tab, Space, Comma
Kemudian Next
INPUT DATA
4. Tekan Load, dan pilih
setting yang sudah dibuat
Dalam contoh : HKR_MTN
Maka field type akan terisi
secara otomatis
INPUT DATA
5. Hasil Load spec.
Setelah itu tekan finish.
6. Akan muncul pertanyaan.
Check Apply to all dan tekan
Yes. Kemudian setelah
selesai tekan f9 untuk
meyimpan database xpac.

7. Jika telah disimpan


makan pada deposit akan
muncul angka.
EDIT DATABASE
8. Kembali pada format
design mode.
Untuk SR adalah Ratio1
adalah fresh overburden
Ratio2 adalah Coal Tonnes
EDIT DATABASE
9. Untuk Quality contoh CV,
Pada Ratio1 diisi CoalCV
dan pada Ratio2 diisi Coal

Rumus quality :
(Qa*Ta)+(Qb*Tb)/(Ta+Tb)
EDIT DATABASE
Hasil setelah diubah rumus databasenya
IMPORT POLYGON
>>File-import-polygon
1. Pilih data polygon
IMPORT POLYGON
2. Pilih delimited
Kemudian Next
IMPORT POLYGON
3. Check bagian Tab, Space,
Comma.
Kemudian Next
IMPORT POLYGON
4. Tekan Load, dan pilih
setting yang sudah dibuat
Dalam contoh : HKR
Maka field type akan terisi
secara otomatis

5. Tekan Finish.
6. Lakukan hal yang sama
untuk file polygon lain jika
lebih dari satu file.
HASIL IMPORT POLYGON
IMPORT DATA DXF
>>File-import-feature layers
1. Pilih data dxf (pit design)
SETUP SCHEDULING SCENARIO
Pada input path dan resource buatlah nama2 alat yg akan dipakai untuk OB Removal (Weekly Plan, Monthly
Plan) dan nama bulan (Three month Plan dan long term).
SETUP SCHEDULING SCENARIO
Pilih sheet scenario, kemudian check pada item alat atau bulan yg baru saja dibuat (contoh pc1250).
SETUP SCHEDULING SCENARIO
Double klik pada folder yg baru dibuat contoh pc1250. Klik Input Path, kemudian check pada pc 1250
DISPLAY GRAPHIC FOR SCHEDULING
Untuk memulai schedulling pilih icon Display polygon Graphics

Pilih nama file, contoh ssy


DISPLAY GRAPHIC FOR SCHEDULING
Tampilan graphic scheduling
DISPLAY GRAPHIC FOR SCHEDULING

Untuk menampilkan file dxf sperti Pit Design, pilih icon show legend-klik kanan edit legend. Kemudian pilih layer
dan check dxf yang diperlukan.
DISPLAY GRAPHIC FOR SCHEDULING
Pilih Setting-Resource- Pilih alat yg akan dipakai (PC1250)
DISPLAY GRAPHIC FOR SCHEDULING
Sebelum memulai schedulling cek kembali apakah angka reserve sudah benar. Caranya select semua poligon
dengan icon marquee select, kemudian lihat berapa angka2nya. Jika sudah benar bisa dimulai scheduling.
Untuk memulai memilih area, tahan tombol ctrl dan klik area yg akan diambil.
DISPLAY GRAPHIC FOR SCHEDULING
Setelah data diseleksi, klik pada icon transfer to input path. Maka data2 yg dipilih akan disimpan di folder
diatasnya.
EXPORT GRAPHIC SCHEDULING
Untuk mengekspor data2 gambar yang sudah dibuat dalam bentuk dxf bisa dilakukan dengan cara:
>>File-Export-Image
Pilih Advance
Pilih Model Coordinate (3dplot)
OK….