Anda di halaman 1dari 104

WORKSHOP IMPLEMENTASI

KURIKULUM 2013 REVISI 2017


MGMP BAHASA INGGRIS SMK KABUPATEN BANDUNG

SMK Negeri 3 Bale Endah


26 Agustus 2017
TUJUAN
 Penyamaan Persepsi
 Menjadi yg terdepan di sekolah
 Memahami Dinamika Perubahan
Kurikulum 2013 secara umum
 Menerapkan Perubahan Kurikulum 2013
dalam Pembelajaran Bahasa Inggris
 Menyusun RPP Bahasa Inggris
A. PERUBAHAN UMUM
KURIKULUM 2013
Paradigma Baru dlm
Kurikulum 2013
 Paradigma Pendekatan Pembelajaran
 Pendekatan Ilmiah (5 M)
 Dokumentasi Penilaian Sikap
 Penilaian Otentik
 Rumusan KI & KD baru
B. REVISI 1 KURIKULUM 2013

1. Penyelarasan KD & Buku Teks


2. Penyederhanaan Penilaian Sikap
3. Penyekatan Dimensi Proses Berpikir & Dimensi
Pengetahuan
4. Paradigma baru dr konsep 5 M
5. Penjabaran KI 3 & 4 ke KD
LATAR BELAKANG
 Revolusi industri
 Kebutuhan Domestik
 Globalisasi
 Digital natives
Hasil Perbaikan Dokumen Kurikulum 2013

3. Penataan Kompetensi yang Tidak Dibatasi Pemenggalan


Taksonomi Proses Berpikir
Kerangka Kerangka
Penyusunan KD Penyusunan KD Revisi
Lama Dimensi
Proses
SMA/S Berpikir
MK
Dimensi Proses Berpikir

Keluasan
SMP &
Kedalama
n SMA/SMK
SD

SM
P
S Faktual
Konsept
D Prosedur
ual
Metakogn
al
itif

Dimensi
Pengetahuan
Hasil Perbaikan Dokumen Kurikulum 2013
Contoh Penataan KI-1: Sikap Spiritual Contoh Penataan KI-2: Sikap Sosial

Contoh Penataan Kompetensi Sikap Spiritual & Sosial


Mata Pelajaran Kimia SMA/MA Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SD

Lama Baru Lama Baru


KI-1 KI-1 KI-2 KI-2
1. Menghayati dan 1. Menghayati dan 2. Memiliki perilaku jujur, 2. Memiliki perilaku jujur,
mengamalkan ajaran mengamalkan ajaran disiplin, tanggung jawab, disiplin, tanggung jawab,
agama yang agama yang santun, peduli, dan percaya santun, peduli, dan
dianutnya.
dianutnya. diri dalam berinteraksi percaya diri dalam
KD KD dengan keluarga, teman, berinteraksi dengan
1.1 Menyadari adanya (KI-1 dicapai melalui dan guru. keluarga, teman, dan
keteraturan dari sifat pembelajaran tidak guru.
hidrokarbon,
langsung (indirect KD KD
termokimia, laju reaksi, 2.1 Memiliki kepedulian dan (KI-2 dicapai melalui
kesetimbangan kimia,
teaching) yaitu
rasa ingin tahu terhadap pembelajaran tidak
larutan dan koloid keteladanan, langsung (indirect
keberadaan wujud dan sifat
sebagai wujud pembiasaan, dan benda melalui teaching) yaitu
kebesaran Tuhan YME budaya sekolah, pemanfaatan Bahasa keteladanan,
dan pengetahuan dengan Indonesia dan/atau bahasa pembiasaan, dan
tentang adanya daerah. budaya sekolah, dengan
memperhatikan
keteraturan tersebut 2.2 Memiliki rasa percaya memperhatikan
sebagai hasil
karakteristik mata
diri terhadap keberadaan karakteristik mata
pemikiran kreatif pelajaran, serta pelajaran, serta
tubuh melalui pemanfaatan
manusia yang kebutuhan dan Bahasa Indonesia dan/atau kebutuhan dan kondisi
kebenarannya bersifat kondisi peserta bahasa daerah. peserta didik.)
tentatif. didik)
Substansi Perbaikan Dokumen Kurikulum
2013
Permasalahan Hasil Perbaikan
 Isu keselarasan antara KI-  Koherensi KI-KD dan
KD dengan silabus dan penyelarasan dokumen.
buku.  Penataan kompetensi
 Kompleksitas Sikap Spiritual dan Sikap
pembelajaran dan penilaian Sosial pada semua mata
pada Sikap Spiritual dan
pelajaran.
Sikap Sosial.
 Pembatasan kemampuan
 Penataan kompetensi
siswa melalui pemenggalan yang tidak dibatasi oleh
taksonomi proses berpikir pemenggalan
antar jenjang (berpikir taksonomi proses
tingkat tinggi hanya untuk berpikir (berpikir
jenjang menengah). tingkat tinggi sejak SD).
 Penerapan proses berpikir
5M sebagai metode
pembelajaran yang bersifat  Pemberian ruang kreatif
prosedural dan kepada guru dalam
mekanistik. mengimplementasikan
kurikulum.
Hasil Perbaikan Dokumen Kurikulum 2013

1. Koherensi KI-KD dan Penyelarasan Dokumen 2. Penataan Kompetensi Sikap Spiritual & Sosial

Keselarasan antara Pada mata pelajaran


1 dokumen KI-KD, silabus, dan 1 Pendidikan Agama-Budi
buku. Pekerti dan mata pelajaran
PPKn, pembelajaran sikap
Koherensi vertikal:
2 Kesinambungan cakupan
spiritual dan sosial
dilaksanakan melalui
(scope) dan urutan pembelajaran langsung dan
(sequence) KD sejak kelas I tidak langsung.
s.d. XII.
Koherensi horizontal:
3 Keselarasan cakupan 2 Pada mata pelajaran selain
mata pelajaran Pendidikan
(scope) dan urutan Agama-Budi Pekerti dan
(sequence) KD antar mata pelajaran PPKn,
mata pelajaran. pembelajaran sikap spiritual
dan sosial dilaksanakan
melalui pembelajaran tidak
langsung.
Hasil Perbaikan Dokumen Kurikulum 2013

4. Pemberian Ruang Kreatif kepada Guru

Silabus yang disiapkan Pemerintah merupakan salah satu


1 model untuk memberi inspirasi. Guru dapat
mengembangkannya sesuai dengan konteks yang
relevan.

Dalam pembelajaran tematik (khusus jenjang SD), guru


2 dapat mengembangkan tema dan sub tema sesuai
dengan konteks yang relevan.

• 5M merupakan kemampuan proses berpikir yang perlu


3 dilatihkan secara terus menerus melalui pembelajaran
agar siswa terbiasa berpikir secara saintifik.
• 5M bukanlah prosedur atau langkah-langkah atau
pendekatan pembelajaran.
B. REVISI 2 KURIKULUM 2013

Latar belakang:

1. Revolusi industri
2. Kebutuhan Domestik
3. Globalisasi
4. Digital natives
PERUBAHAN UMUM
 PERMENDIKBUD TERBARU UTK SMK
- SPEKTRUM SMK
- STRUKTUR SMK
- KI KD SMK
 INPRES NO 9/2016: REVITALISASI SMK
 NEW POINTS IN RPP:
 LITERASI
 4 C SKILLS + P
 IT USE
 PBP  PENUMBUHAN BUDI PEKERTI
 SILABUS MODEL
KELAS
MATA PELAJARAN X XI XII
1 2 1 2 1 2
A. MUATAN NASIONAL
1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 3 3 3 3 3 3
2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 2 2 2 2 2 2
3 Bahasa Indonesia 4 4 3 3 3 3
4 Matematika 4 4 4 4 4 4
STRUKTUR 5 Sejarah Indonesia
6 Bahasa Inggris dan Bahasa Asing Lainnya
3
3
3
3
-
3
-
3
-
4
-
4
KURIKULUM B. MUATAN KEWILAYAHAN

Generik 7 Seni Budaya


8 Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan
3
2
3
2
-
2
-
2
-
-
-
-
Implementatif Jumlah A dan B 24 24 17 17 16 16
C. MUATAN PEMINATAN KEJURUAN
(3 Tahun) C1. Dasar Kejuruan
9 Simulasi dan Komunikasi Digital 3 3 - - - -
10 - - - -
11 - - - -
C2. Dasar Keahlian
12 - - - -
13 - - - -
14 - - - -
C3. Kompetensi Keahlian

15 - -
16 - -
17 - -
18 - -
19 - -
20 Produk Kreatif dan Kewirausahaan - - 5 5 5 5
Jumlah C 22 22 29 29 30 30
© Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah
TOTAL
Kejuruan 46 46 46 46 46 46
B. PENERAPAN KURIKULUM 2013
REVISI
DALAM
PEMBELAJARAN BAHASA
INGGRIS
NEW IMPLEMENTATION
 STRUKTUR KURIKULUM
 KOMPETENSI DASAR
 MODEL PEMBELAJARAN
 PENERAPAN 5 M
 LITERASI
 4 C SKILLS + P
 PBP
 HOTS
 SERTIFIKASI -> KD & TOEIC
 RPP
 SILABUS
C. ANALISIS KI - KD
ANALISIS KOMPETENSI INTI
KOMPETENSI INTI PENGETAHUAN
Permen No. 24 Tahun 2016:
Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

KI Pengetahuan SMK:
Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan
faktual, konseptual, prosedural dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan
lingkup kajian Bahasa Inggris pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks,
berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora
dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah,
dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.
ANALISIS KOMPETENSI INTI
KOMPETENSI INTI KETERAMPILAN
Permen No.24 Tahun 2016:
mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda
sesuai kaidah keilmuan

KOMPETENSI INTI KETERAMPILAN SMK:


 Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim
dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kajian Bahasa Inggris.
 Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan
standar kompetensi kerja.
 Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis,
mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan
dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung.
 Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir, menjadikan
gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah,
serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.
ANALISIS KOMPETENSI DASAR

- Permen untuk KD
- Jumlah seluruh KD
- Tidak ada penyekatan antar tingkat
KD BHS INGGRIS Lama
Kelas X Kelas XII
1. Self Introduction 1. Offering Service
2. Expressing Congratulations 2. Application Letters
3. Intention for future plan 3. Caption Text
4. Describing famous places 4. News Items
5. Announcement 5. Conditional Sentences
6. Past events 6. Manual & Tips
7. Recount Text 7. Songs
8. Narative Text (Legend)
9. Songs

Kelas XI
1. Giving suggestion
2. Giving opinion
3. Formal invitation
4. Teks eksposisi analitis
5. Passive Voice
6. Personal Letter
7. Cause & Effect rekationship
8. Explanation Text
9. Songs
KD BHS INGGRIS REVISI
1. Self Introduction
2. Expressing Congratulations
3. Intention for future plan
4. Describing people, things, places
5. Announcement
6. Past events
7. Recount Text
8. Narative Text (Legend)
9. Memo, menu, schedule & signs
10. Comparison Degree
11. Asking and Giving Direction
12. Simple routine tasks
13. Giving suggestions & Offering somethings
14. Asking & Giving Opinion
15. Taking Simple Phone Messages
16. Formal Invitations
17. Personal Letters
KD BHS INGGRIS REVISI
18. Manuals & Tips
19. Describing events without mentioning the doers
20. Future Plans
21. Factual Report Text
22. Analytical Exposition Teks
23. Biography Texts
24. Expressing cause & Effect relationship
25. Writing simple Reports
26. Presenting Simple Reports
27. Offering services
28. Writing application Letters
29. Job Interviews
30. Expressing Obligations
31. News Items
32. Conditional Sentences followed by imperative & suggestions)
TOEIC CAN DO LEVEL TABLE:
1. NOVICE (10 – 250)
2. ELEMENTARY (255 – 400)
3. INTERMEDIATE (405 – 600)
4. Basic Working Proficiency (605 – 780)
5. Advanced Working Prodiciency (785 – 900)
6. General Professional Proficiency (905 – 990)
Karakteristik KD Bhs Inggris SMK
3.7 Menganalisis fungsi sosial, struktur teks,
dan unsur kebahasaan beberapa teks recount
lisan dan tulis dengan memberi dan meminta
informasi terkait peristiwa/pengalaman sesuai
dengan konteks penggunaannya

4.7 Menyusun teks recount lisan dan tulis,


pendek dan sederhana, terkait
peristiwa/pengalaman, dengan memperhatikan
fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan, secara benar dan sesuai konteks
RUMUSAN KI-3
(PENGETAHUAN)

Dimensi Proses Dimensi


Kognitif Pengetahuan
C-1
Mengingat FAKTA
C-2
Memahami Kelas X KONSEP
Kelas X C-3 Kelas XI
dan XI Menerapkan dan XII
Kelas XII PROSEDURAL
C-4
Menganalisis
METAKOGNITIF
C-5
Mengevaluasi
C-6
Mengkreasi
RUMUSA KI-4
(KETERAMPILAN)

Keterampilan Keterampilan
Abstrak Konkret
K-1 Persepsi, Kesiapan,
Mengamati Meniru
K-2
Menanya Membiasakan
K-3
Kelas X Mencoba Mahir
dan XI Kelas XII
K-4
Menalar Alami
K-5
Menyaji Orsinal
K-6
Mencipta
DIMENSI KETERAMPILAN ABSTRAK
Kemampuan
Deskripsi
Belajar
Mengamati Perhatian pada waktu mengamati suatu objek/membaca suatu tulisan/mendengar suatu
penjelasan, catatan yang dibuat tentang yang diamati, kesabaran, waktu (on task) yang
digunakan untuk mengamati
Menanya Jenis, kualitas, dan jumlah pertanyaan yang diajukan peserta didik (pertanyaan faktual,
konseptual, prosedural, dan hipotetik)

Mengumpulkan Jumlah dan kualitas sumber yang dikaji/digunakan, kelengkapan informasi, validitas
informasi/menco informasi yang dikumpulkan, dan instrumen/alat yang digunakan untuk mengumpulkan
ba/ mengolah data.
Mengembangkan interpretasi, argumentasi dan kesimpulan mengenai keterkaitan
informasi dari dua fakta/konsep, interpretasi argumentasi dan kesimpulan mengenai
keterkaitan lebih dari dua fakta/konsep/teori, mensintesis dan argumentasi serta
Menalar/mengas kesimpulan keterkaitan antar berbagai jenis fakta-fakta/konsep/teori/pendapat;
osiasi/ mengolah mengembangkan interpretasi, struktur baru, argumentasi, dan kesimpulan yang
informasi menunjukkan hubungan fakta/konsep/teori dari dua sumber atau lebih yang tidak
bertentangan; mengembangkan interpretasi, struktur baru, argumentasi dan kesimpulan
dari konsep/teori/pendapat yang berbeda dari berbagai jenis sumber.

Mengomunikasi Menyajikan hasil kajian (dari mengamati sampai menalar) dalam bentuk tulisan, grafis,
kan/ menyaji media elektronik, multi media dan lain-lain.
Mencipta Menghasilkan ide-ide, rancangan dan atau keputusan-keputusan baru.
(creating)

© Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan


DIMENSI KETERAMPILAN KONKRET
Tingkat Tingkatan
No.
Taksonomi Uraian Taksonomi Uraian
Simpson Dave
1.  Persepsi  Menunjukkan perhatian untuk Imitasi Meniru kegiatan yang telah
melakukan suatu gerakan. didemonstra-sikan atau dijelaskan,
 Kesiapan  Menunjukkan kesiapan mental meliputi tahap coba-coba hingga
dan fisik untuk melakukan suatu mencapai respon yang tepat.
 Meniru gerakan.
 Meniru gerakan secara
terbimbing.
2. Membiasakan Melakukan gerakan mekanistik. Manipulas Melakukan suatu pekerjaan dengan
gerakan i sedikit percaya dan kemampuan
(mechanism) melalui perintah dan berlatih.
3. Mahir Melakukan gerakan kompleks Presisi Melakukan suatu tugas atau aktivitas
(complex or dan termodifikasi. dengan keahlian dan kualitas yang
overt tinggi dengan unjuk kerja yang cepat,
response) halus, dan akurat serta efisien tanpa
bantuan atau instruksi.
4. Menjadi Menjadi gerakan alami yang Artikulasi Keterampilan berkembang dengan baik
gerakan alami diciptakan sendiri atas dasar sehingga seseorang dapat mengubah
(adaptation) gerakan yang sudah dikuasai pola gerakan sesuai dengan
sebelumnya. persyaratan khusus untuk dapat
digunakan mengatasi situasi problem
yang tidak sesuai SOP.
5. © Direktorat Pembinaan
Menjadi Sekolah
Menjadi gerakan baruMenengah
yang KejuruanMelakukan unjuk kerja level tinggi
Naturalisa
ANALISIS SILABUS

 Just a model
 Attachment to new Permen
 New form
 Minimum standard ->develop more comprehensive
Alokasi
Indikator Pencapaian
Kompetensi Dasar Materi Pokok Waktu Kegiatan Pembelajaran Penilaian
Kompetensi
(JP)
1 2 3 4 5 6
1.
ANALISIS SILABUS
Menganalisis
fungsi sosial,
struktur teks, dan
3.1.1 Mengidentifikasi fungsi
sosial, struktur teks dan
unsur kebahasaan
Teks lisan dan tulis
tentang menanyakan dan
memaparkan jati diri dan
6 1. Mengamati teks tulis
dan lisan tentang jati
diri dan hubungan
a.

-
Pengetahuan:

Tes tertulis
unsur dalam teks mengenai hubungan keluarga
keluarga; - Tes lisan
kebahasaan teks jati diri dan hubungan
interaksi keluarga 2. Menganalisis - Penugasan
transaksional a. Fungsi Sosial: (mengidentifikasi dan - Kinerja
lisan dan tulis membedakan) fungsi
Untuk memperkenalkan - Proyek
yang melibatkan
3.1.2 Membedakan fungsi dan menyebutkan sosial, struktur teks dan
tindakan
sosial, struktur teks dan identitas diri dan unsur kebahasaan yang - Portofolio
memberi dan
unsur kebahasaan dari hubungan keluarga dan terdapat dalam teks
meminta
ungkapan meminta dan untuk mengembangkan tentang jati diri dan
informasi terkait
memberi informasi komunikasi dan menjalin
jati diri dan keluarga;
mengenai jati diri dan hubungan interpersonal
hubungan a. Keterampilan:
hubungan keluarga dengan yang lain 3. Dalam kelompok,
keluarga, sesuai - Penilaian
formal dan tidak formal mengumpulkan data
dengan konteks
mengenai fungsi sosial, Kinerja
penggunaannya. a. Struktur Teks:
struktur teks dan unsur - Proyek
- Ungkapan Pembuka kebahasaan dari
- Portofolio
- Ungkapan pertukaran ungkapan meminta dan
4.1 Menyusun teks
4.1.1 Menyusun teks lisan memberi informasi
interaksi informasi tentang jati
dan tulis mengenai jati
transaksional diri: tentang jati diri dan
diri dan hubungan
lisan dan tulis hubungan keluarga;
keluarga dengan  May I know your name,
pendek dan
menggunakan struktur please? 4. Mendiskusikan,
sederhana yang
teks dan unsur membedakan dan
melibatkan  What is your address?
kebahasaan yang tepat mengelompokkan
tindakan memberi
sesuai dengan konteks
dan meminta  My name is Ali. fungsi sosial, struktur
penggunaan
informasi terkait  I’m a worker. teks dan unsur
PROSES PENGEMBANGAN
DOKUMEN KURIKULUM NASIONAL
KESIAPAN TUJUAN PENDIDIKAN KEBUTUHAN
PESERTA DIDIK NASIONAL PEMBANGUNAN

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL)

STANDAR STANDAR ISI


STANDAR KURIKULUM
PROSES PENILAIAN
NASIONAL
• Spektrum
KERANGKA DASAR KURIKULUM
Keahlian (Filosofis, Yuridis, Konseptual)
• Struktur
STRUKTUR
Kurikulum KURIKULUM
• KI-KD
KEMDIKBUD SEKOLAH
PENDAMPINGAN DAN SILABUS KURIKULUM
OTORISASI
TINGKAT DAERAH
PENGEMBANGAN OPSI RPP DAN SEKOLAH
TEMPLATE SILABUS, BUKU
SISWA & GURU SERTA (pilihan, terintegrasi
MATERI AJAR BERMUTU MATERI & ALAT dengan keunggulan
AJAR lokal)
D. ANALISIS MODEL
PEMBELAJARAN
&
PENDEKATAN SAINTIFIK
DEFINISI

 PENDEKATAN,
 METODE,
 TEKNIK&
 MODEL PEMBELAJARAN
Two different approaches
 Traditional Approaches :
- Structural oriented
- Viewing language as separate elements

 Current Language Teaching:


- Communicative purpose
Summary of changes in language teaching
approaches & their features since the 1960‘s
 Grammatical : Grammar & words out of context , Language items & exercises without
meaning
 Audio-visual & audio-lingual: Simulated dialogues with slides & recordings Repetitive
imitation of artificial dialogues
 Communicative: Authentic texts & communicative phrases but grammar focus, Focus
on meanings for communication but also fictitious conversations
 Task-based: Language for performing tasks, Inconsistency of relationship of language
to tasks; pretend roles & tasks
 Genre-based : Authentic models of genres in context, Linguistic focus on
components of genre
 Text-based : Authentic text-types for experience of texts in social practices/purpose
Current communicative approaches
 Communicative Language Teaching
 The Natural Approach
 Cooperative Language Learning
 Content-Based Instruction
 Task-Based Language Teaching
 Text-Based Language Teaching
Pembelajaran Pendekatan Saintifik
1. Mengamati: kegiatan siswa mengidentifikasi pada waktu mengamati suatu
objek dengan ataupun tanpa alat bantu, siswa dapat mengidentifikasi masalah

2. Menanya: kegiatan siswa mengungkapkan apa yang ingin diketahuinya tentang


suatu objek, peristiwa, suatu proses tertentu, siswa dapat merumuskan masalah
dan merumuskan hipotesis

3. Mengumpulkan data: kegiatan siswa mencari informasi sebagai bahan untuk


dianalisis dan disimpulkan, siswa dapat menguji hipotesis.

4. Mengasosiasi: kegiatan siswa mengolah data dalam bentuk serangkaian


aktivitas fisik dan pikiran dengan bantuan peralatan tertentu, siswa dapat
menyimpulkan hasil kajian dari hipotesis.

1. Mengomunikasikan: kegiatan siswa mendeskripsikan dan menyampaikan hasil


temuannya dari kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan dan mengolah
data, serta mengasosiasi baik secara lisan maupun tulisan, siswa dapat
memformulasikan dan mempertanggungjawabkan pembuktian hipotesis
METODE PEMBELAJARAN
 Rencana pembelajaran bahasa, yang mencakup pemilihan,
penentuan, dan penyusunan secara sistematis bahan yang akan
diajarkan
 "The process of planning, selection and grading
language materials and items, techniques of teaching, etc."
Anthony (1963)
 metode tata bahasa/terjemahan
 metode audiolingual
 metode langsung
 metode tematik
 metode kuantum
 metode konstruktivistik
TEKNIK

 Cara guru menyampaikan bahan ajar yang


telah disusun (dalam metode), berdasarkan
pendekatan yang dianut
TEKNIK
 Teknik pembelajaran berbicara
(1) ulang-ucap
(2) lihat-ucapkan
(3) memerikan
(4) menjawab pertanyaan
(5) bertanya
(6) pertanyaan menggali
(7) melanjutkan
(8) menceritakan kembali
(9) percakapan
(10) parafrase
(11) reka cerita gambar
(12) bermain peran
(13) wawancara
(14) memperlihatkan dan bercerita7
TEKNIK
 Teknik pembelajaran menulis
(1) menyalin kalimat

(2) membuat kalimat

(3) meniru model

(4) menulis cerita dengan gambar berseri

(5) menulis catatan harian

(6) menulis berdasarkan foto

(7) meringkas

(8) parafrase

(9) melengkapi kalimat

(10) menyusun kalimat

(11) mengembangkan kata kunci


TEKNIK

 Teknik pembelajaran membaca


(1) membaca sekilas

(2) membaca dangkal

(3) membaca nyaring

(4) membaca dalam hati

(5) membaca kritis

(6) membaca teliti

(7) membaca pemahaman


MODEL PEMBELAJARAN

 Model pembelajaran adalah bentuk pembelajaran yang


tergambar dari awal sampai akhir yang disajikan
secara khas oleh guru di kelas
 PROBLEM BASED LEARNING
• (Bransford and Stein)

• Mengidentifikasi masalah;
• Menetapkan masalah melalui berpikir tentang
masalah dan menyeleksi informasi-informasi yang
relevan;
• Mengembangkan solusi melalui pengidentifikasian
alternatif-alternatif, tukar-pikiran dan mengecek
perbedaan pandang;
• Melakukan tindakan strategis, dan
• Melihat ulang dan mengevaluasi pengaruh-
pengaruh dari solusi yang dilakukan
 PROJECT BASED LEARNING

• Penentuan pertanyaan mendasar (Start with the


Essential Question);
• Mendesain perencanaan proyek;
• Menyusun jadwal (Create a Schedule);
• Memonitor peserta didik dan kemajuan proyek
(Monitor the Students and the Progress of the
Project);
• Menguji hasil (Assess the Outcome), dan
• Mengevaluasi pengalaman (Evaluate the
Experience).
 DISCOVERY BASED LEARNING

• Pemberian rangsangan (Stimulation);


• Pernyataan/Identifikasi masalah (Problem
Statement);
• Pengumpulan data (Data Collection);
• Pembuktian (Verification), dan
• Menarik simpulan/generalisasi (Generalization).
 INQURY BASED LEARNING

• Orientasi masalah;
• Pengumpulan data dan verifikasi
• Pengumpulan data melalui eksperimen;
• Pengorganisasian dan formulasi eksplanasi,
• Analisis proses inkuiri.
 PRODUCTION BASED LEARNING

• Merencanakan produk;
• Melaksanakan proses produksi;
• Mengevaluasi produk (melakukan kendali mutu),
dan
• Mengembangkan rencana pemasaran.
 Model Pembelajaran dalam Pembelajaran
Bahasa Inggris
• Task based Learning
1. Pre-task
* Framing the activity
* Planning time
* Doing a similar task
2. During task
* Time pressure
* Number of participants
3. Post-task
* Learner report
* Consciousness-raising
* Repeat task
 Model Pembelajaran dalam Pembelajaran
Bahasa Inggris
• Text based Learning
12 kinds of texts:
1. Procedure (procedure, explanation)
2. Information teks (description, report, news item,
review)
3. Story teks (narrative, spoof, recount)
4. Persuasive teks (analytical exposition, hortatory
exposition, discussion)
 Model Pembelajaran dalam Pembelajaran
Bahasa Inggris

• Syntax of Text based Learning


1) Building the context & knowledge of the Field (BKOF)
2) Modelling and deconstructing of the Text (MOT)
3) Joint Construction of the Text (JCOT)
4) Independent Construction of Text (ICOT)
5) Linking to related text.
Matriks Perancah Pemaduan
Sintak Model Pembelajaran
dengan
Tahapan Pendekatan Saintifik
Tujuan Sintaksis Proses Berfikir Ilmiah (Saintifik)
Kompetensi model Text
IPK based Mengumpulkan Mengomuni-
Dasar Mengamati Menanya Menalar
Learning Informasi kasikan

7. Menganalisis 3.7.1. Melalui kegiatan 1. Building Siswa


fungsi sosial, Mengidentifik mengumpulkan Knowle mengamati
struktur teks, asi fungsi informasi dge/con sebuah teks
sosial, dengan text of
dan unsur recount
struktur teks berdiskusi dan the
kebahasaan dan unsur membaca yang
beberapa teks Field dijadikan
kebahasaan berbagai
recount lisan dalam teks literatur, peserta (BKOF) model
dan tulis dengan recount didik mampu:
memberi dan sesuai  Guru
meminta dengan 1.Menentukan membacaka
konteks fungsi sosial
informasi terkait n contoh
penggunaann dalam teks
peristiwa/pengal ya. recount sesuai teks recount
aman sesuai dengan konteks tersebut
dengan konteks penggunaannya dengan
3.7.2
penggunaannya secara dengan ucapan,
Membedakan tepat
intonasi,
fungsi sosial, 2.
struktur teks Mengidentifikasi tekanan kata
dan unsur dengan
struktur teks
kebahasaan dalam teks benar dan
dari berbagai recount sesuai lancar
teks recount dengan konteks
sesuai penggunaannya
dengan dengan benar
konteks
penggunaann
ya.
E. PENYUSUNAN RPP
LANDASAN HUKUM

 PERMEN NO 22 Tahun 2016 :

STANDAR PROSES
Komponen RPP (Permen No.22/2016)
• a. identitas sekolah yaitu nama satuan pendidikan;
• b. identitas mata pelajaran atau tema/subtema;
• c. kelas/semester;
• d. materi pokok;
• e. alokasi waktu;
• f. tujuan pembelajaran
• g. kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi;
• h. materi pembelajaran;
• i. metode pembelajaran;
• j. media pembelajaran;
• k. sumber belajar
• l. langkah-langkah pembelajaran ;
• m. Penilaian hasil pembelajaran.
FORMAT RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

1. Identitas Program Pendidikan, meliputi:


Nama Sekolah : …...........................................................................
Mata Pelajaran : …...........................................................................
Komp. Keahlian : ..............................................................................
Kelas/Semester : …….......................................................................
Tahun Pelajaran : ..............................................................................
Alokasi Waktu : …...........................................................................

2. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar


 Kompetensi Inti Pengetahuan & Keterampilan
 Kompetensi Dasar pada KI pengetahuan & pada KI keterampilan

3. Indikator Pencapaian Kompetensi


 Indikator KD pada KI pengetahuan
 Indikator KD pada KI keterampilan

4. Tujuan Pembelajaran
5. Materi Pembelajaran
6. Pendekatan, Metode & Teknik
7. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Kesatu:
a. Pendahuluan/Kegiatan Awal (… menit)
b. Kegiatan Inti (... menit)
c. Penutup (… menit)

Pertemuan Kedua:
a. Pendahuluan/Kegiatan Awal (… menit)
b. Kegiatan Inti (... menit)
c. Penutup (… menit),
dan pertemuan seterusnya.

8. Alat/Bahan dan Media Pembelajaran & Sumber belajar


9. Penilaian Pembelajaran
 Teknik Penilaian
 Instrumen Penilaian
IPK

• 1 KD minimal mempunyai 2 IPK, dimulai dr IPK terendah s.d. IPK


puncak

• 1 KKO bisa digunakan utk 2 IPK dgn obyek yg berbeda


Ex: * Siswa dapat menggunakan ungkapan meminta petunjuk arah
dengan tepat
* Siswa dapat menggunakan ungkapan meminta petunjuk arah
dengan tepat
• Utk IPK dari KD Keterampilan, kegiatan latihan bisa dijadikan IPK
Ex:- mengucapkan selamat berdasarkan contoh (latihan)
- menggunakan ungkapan selamat berdasarkan tugas (post test)
CONTOH PENJABARAN KD KE IPK

3.10 Menganalisis komponen-komponen ekosistem dan interaksi antar komponen


tersebut
3.10.1 Mengidentifikasi komponen penyusun ekosistem.
3.10.2 Menjelaskan hubungan antara komponen biotik dengan abiotik dan biotik
dengan biotik lainnya.
3.10.3 Menjelaskan mekanisme aliran energi dalam ekosistem.
3.10.5 Membandingkan dua atau lebih daur biogeokimia dalam ekosistem.
3.10.6 Menganalisis peran mikroorganisme dalam berbagai daur Biogeokimia.

4.10 Menyajikan karya yang menunjukkan interaksi antar komponen ekosistem


(jaring-jaring makanan, siklus biogeokimia)
4.10.1 Mendesain karya yang menunjukkan adanya interaksi antar komponen ekosistem
berupa jaring-jaring makanan dan siklus biogekimia.
4.10.2 Mempresentasikan karya yang menunjukkan adanya interaksi antar komponen
ekosistem berupa jaring-jaring makanan dan siklus biogekimia
Contoh Indikator Simulasi Digital
KD IPK
3.2. Menerapkan 3.2.1. Menerangkan komunikasi daring
pengetahuan asinkron.
pengelolaan 3.2.2. Menerangkan komunikasi daring
informasi digital. sinkron.
3.2.3. Menerangkan kewargaaan digital.
3.2.4. Menerapkan komunikasi daring
asinkron dan komunikasi daring
sinkron.
4.2 4.2.1. Melakukan komunikasi daring
Menyajikan hasil asinkron dan sinkron berdasarkan
penerapan contoh.
pengelolaan 4.2.2. Mendemonstrasikan komunikasi
informasi digital daring asinkron dan sinkron 63

melalui berdasarkan tugas


Tujuan Pembelajaran

 Tujuan pembelajaran bisa pengulangan dari IPK tapi bisa lebih rinci dan
lebih banyak dari IPK

Ex: IPK : menjelaskan jenis surat


Tujuan : menjelaskan 2 macam jenis surat

 Mengandung : Audience, Behaviour, Condition & Degree


Ex: a. Setelah berdiskusi dan menggali informasi, peserta didik akan
dapat menjelaskan 2 jenis surat dengan tepat.
b. Disediakan beberapa situasi, peserta didik akan dapat menulis
sebuah surat pribadi dengan tepat.
Rumusan Tujuan Pembelajaran
Perumusan tujuan pembelajaran mengandung
komponen Audience, Behaviour, Condition dan Degree
(ABCD), yaitu:
1. Audience adalah peserta didik;
2. Behavior merupakan perubahan perilaku peserta
didik yang diharapkan dicapai setelah mengikuti
pembelajaran;
3. Condition adalah prasyarat dan kondisi yang harus
disediakan agar tujuan pembelajaran tercapai;
4. Degree adalah ukuran tingkat atau level
kemampuan yang harus dicapai peserta didik
CONTOH RUMUSAN TUJUAN PEMBELAJARAN
(dengan komponen A,B,C,D)

Condition Behaviour
Audience

Disediakan peralatan komunikasi dan


jaringan internet, peserta didik akan
dapat melakukan komunikasi daring
asinkron dan sinkron berdasarkan
contoh dengan percaya diri

Degree Degree Pengikat KI-2


CONTOH RUMUSAN TUJUAN PEMBELAJARAN
Simulasi digital
1. Setelah berdiskusi dan menggali informasi, peserta didik akan dapat
menjelaskan 2 jenis pengelolaan informasi digital melalui komunikasi
daring online dengan santun
2. Setelah berdiskusi dan menggali informasi, peserta didik akan dapat
menentukan kebutuhan pokok fasilitas yang diperlukan untuk
pengelolaan informasi digital daring online secara mandiri
3. Setelah berdiskusi dan menggali informasi, peserta didik akan dapat
menjelaskan cara melakukan komunikasi daring online dengan
percaya diri
4. Disediakan peralatan komunikasi dan jaringan internet, peserta didik
akan dapat melakukan komunikasi daring asinkron dan sinkron
berdasarkan contoh dengan percaya diri
5. Disediakan peralatan komunikasi dan jaringan internet, peserta didik
akan dapat mendemonstrasikan komunikasi daring asinkron dan67
sinkron berdasarkan tugas sesuai prosedur dengan percaya diri
Rumuskan Tujuan Pembelajaran
 Melalui kegiatan diskusi & menggali informasi, peserta
didik dapat mengidentifikasi bagian dari sebuah surat
lamaran dengan tepat

 Disediakan beberapa lowongan pekerjaan, peserta


didik dapat menulis sebuah surat lamaran dengan
fungsi social, struktur teks dan unsur kebahasaan yang
tepat
MATERI PEMBELAJARAN

a. Fungsi sosial (communicative purpose)


Apa maksud atau fungsi sosial yang hendak dicapai?
Tujuan komunikatif dicapai dengan cara menyusun teks (struktur teks) sedemikian
rupa agar mudah difahami oleh pendengar dan pembacanya.
Bahasa dipilih sedemikian rupa agar mudah difahami oleh pendengar dan
pembacanya

b. Struktur Teks (generic structure)


Bagaimana bagian-bagian teks diurutkan secara logis dan runtut untuk mencapai
maksud atau fungsi sosial teks?

c. Unsur Kebahasaan (linguistic features)


Ungkapan, kosa kata, dan tata bahasa apa yang dipilih untuk mencapai maksud
dan fungsi sosial teks dan bagaimana unsur kebahasaan (ucapan, tekanan kata,
intonasi, ejaan, tanda baca, dan kerapian tulisan tangan)
CONTOH MATERI POKOK
a. Fungsi sosial:
Untuk menceritakan kejadian di masa lampau

b. Struktur Teks:
Teks Recount:
 Pembuka (menyebutkan peristiwa/kejadian secara umum)
 Peristiwa (menyebutkan urutan peristiwa/kejadian secara kronologis dan runtut)
 Penutup (kesimpulan jika diperlukan)

c. Unsur Kebahasaan:
Kosakata: yang terkait dengan topik
Grammar:
- Simple Past Tense
- Simple Past Continuous Tense
- Present Perfect Tense
Ejaan dan tanda baca yang jelas, rapi dan tepat
Ucapan, tekanan kata & intonasi yang jelas dan tepat ketika mempresentasikan secara
lisan
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

 Pertemuan Kesatu:**)
Pendahuluan/Kegiatan Awal (… menit)
Kegiatan Inti (... menit)
Penutup (… menit)

 Pertemuan Kedua:**)
Pendahuluan/Kegiatan Awal (… menit)
Kegiatan Inti (... menit)
Penutup (… menit),
dan pertemuan seterusnya.
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

A. Kegiatan Pendahuluan
Pada kegiatan pendahuluan guru:
 Mengkondisikan suasana belajar yang menyenangkan.
 Mendiskusikan kompetensi yang telah dipelajari dan
dikembangkan sebelumnya terkait dengan kompetensi yang
akan dipelajari.
 Menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan manfaatnya
bagi kehidupan.
 Menyampaikan garis besar cakupan materi dan kegiatan yang
akan dilakukan.
 Menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang akan
digunakan.
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

B. Kegiatan Inti
 Diisi dengan kegiatan siswa dan guru, dapat
mengikuti urutan sintaks model belajar yang
dipadukan dengan pendekatan saintifik

 Kegiatan 5M tersebut tidak harus terjadi sekaligus


pada satu kali pertemuan, tetapi disesuaikan dengan
karakteristik materi yang sedang dibahas.
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

C. Kegiatan Penutup
 membuat rangkuman/simpulan pelajaran.
 refleksi terhadap kegiatan yang sudah
dilaksanakan.
 merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
tugas kelompok/ perseorangan (jika diperlukan).
 menyampaikan rencana pembelajaran pada
pertemuan berikutnya.
MEDIA, ALAT & SUMBER BELAJAR

Definisi:
Alat yang digunakan dalam pembelajaran, meliputi alat
bantu guru dalam mengajar serta sarana pembawa
pesan dari sumber belajar ke penerima pesan belajar
(peserta didik).
MEDIA, ALAT & SUMBER BELAJAR

 Media : Power Point Presentation, worksheet


 Alat : Laptop, proyektor, dan Speaker Active
 Sumber Belajar :
- Look Ahead (6th edn), Jakarta: Erlangga, hal. 35.
- Sample letter. Retrieved 21 August 2013 from
http://www.writeexpress.com/love 42.html
Keterampilan Abad 21 (4 C)

1.Berpikir Kritis & Pemecahan Masalah (Critical thinking &


Problem Solving skill)

- Membedakan antara yg relevan & tidak, antara fakta & pendapat


- Menentukan kredibilitas suatu sumber
- Mengidentifikasi dan mengevaluasi pendapat & bukti
- Memperbaiki proses berpikir diri sendiri
- Mengolah dan mengintepretasi informasi
- Menggunakan kemampuan untuk memecahkan masalah
- Memahami interkoneksi antar konsep
Keterampilan Abad 21 (4 C)

2. Kecakapan Berkomunikasi
- Memahami komunikasi yang efektif
- Mengungkapkan ide dalam diskusi dll
- Menggunakan Bahasa sesuai konten dan konteks
- Menghargai pendapat orang lain
- Menggunakan alur piker yang logis dan terstruktur
- Multi bahasa
Keterampilan Abad 21 (4 C)

3. Kreativitas dan Inovasi


- Mampu mengembangkan gagasan
- Menyampaikan gagasan baru
- Bersikap terbuka dan responsive terhadap perbedaan
- Menggunakan konsep dalam situasi baru dan berbeda
- Menggunakan kegagalan sebagai pembelajaran
- Mampu beradaptasi dalam situasi baru
- Memberi kontribusi positif terhadap lingkungan
Keterampilan Abad 21 (4 C)

4. Kolaborasi (Collaboration)
- Mampu bekerjasama dalam kelompok
- Beradaptasi dalam berbagai peran dan tanggung jawab
- Memiliki empati
- Menghormati perbedaan pendapat
- Mampu berkompromi dgn anggota lain untuk mencapai tujuan
Literasi Pembelajaran
Bagian dari proses KBM & Siswa terlibat langsung

 1. Sebelum membaca
a. Membuat prediksi
b. Mengidentifikasi tujuan membaca
 2. Ketika membaca
a. Mengidentifikasi informasi yang relevan
b. Memvisualisasi (jika teks bukan bentuk visual)
c. Membuat informasi
d. Membuat keterkaitan
 3. Setelah membaca
a. Membuat ringkasan
b. Mengevaluasi teks
c. Menginformasi, merevisi, atau menolak prediksi
1. Peserta didik saat mengawali pembelajaran dengan melakukan aktivitas
literasi pembelajaran yaitu;
• membaca referensi yang sudah ditugaskan pada pertemuan sebelumnya
• peserta didik bersama kelompoknya melaksanakan kegiatan meringkas
dalam bentuk tabel, bagan atau Peta konsep (critical tinking and
collaboration)
• peserta didik mencari contoh dari berbagai sumber tentang permasalahan
dalam menulis teks berita. (critical tinking)
• peserta didik menceritakan kembali dengan bahasa sendiri salah satu dari
berbagai masalah dengan menyampaikan alternative solusi. (critical
thinking, creative and communication).

2. Guru juga selalu membimbing peserta didik agar bersungguh--‐sungguh


dan bekerja keras serta memantapkan karakter lainnya
PENILAIAN

Permen No. 23 Tahun 2016


 Penilaian adalah proses pengumpulan dan
pengolahan informasi untuk mengukur
capaian hasil belajar peserta didik
PENILAIAN
a. Penilaian Kinerja:
penilaian yang dilakukan secara komprehensif untuk menilai mulai dari masukan
(input), proses, dan keluaran (output) pembelajaran.

b. Penilaian berbasis portofolio:


penilaian yang dilaksanakan untuk menilai keseluruhan entitas proses belajar
peserta didik termasuk penugasan perseorangan dan/atau kelompok di dalam
dan/atau di luar kelas khususnya pada sikap/perilaku dan keterampilan

c. Penilaian Harian
kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk menilai kompetensi peserta didik
setelah menyelesaikan satu Kompetensi Dasar (KD) atau lebih

d. Ujian Tengah Semester (UTS)


kegiatan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah
melaksanakan 8 – 9 minggu kegiatan pembelajaran. Cakupan penilaian mepiluti
seluruh indikator yang merepresentasikan seluruh KD pada periode tersebut.
PENILAIAN
e. Ujian Akhir Semester (UAS)
Kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi
peserta didik diakhir semester. Cakupan penilaian meliputi seluruh indikator yang
merepresentasikan semua KD pada semester tersebut.

f. Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN)


Kegiatan pengukuran capaian kompetensi peserta didik yang dilakukan oleh satuan
pendidikan untuk mata pelajaran tertentu dengan mengacu pada Standar
Kompetensi Lulusan untuk untuk memperoleh pengakuan atas prestasi belajar.

g. Ujian Sekolah (US)


Kegiatan pengukuran dan penilaian kompetensi peserta didik terhadap standar
kompetensi lulusan untuk mata pelajaran yang tidak diujikan dalam USBN dilakukan
oleh satuan pendidikan.

h. Ujian Nasional (UN)


Kegiatan pengukuran capaian kompetensi lulusan pada mata pelajaran tertentu
secara nasional dengan mengacu pada Standar Nasional Pendidikan.
Lingkup Penilaian Hasil Belajar

spritual nilai spiritual menerima, menanggapi, menghargai,


Sikap menghayati, dan mengamalkan (Krathwohl)
Sosial nilai sosial

Faktual,
Konseptual mengingat, memahami, menerapkan,
Pengetahuan menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta
Kemampuan berfikir
Prosedural, (Bloom, Anderson)
Metakognitif

mengamati, menanya, mengumpulkan


informasi/mencoba, menalar/mengasosiasi,
Abstrak Kemampuan belajar dan mengomunikasikan (Dyer)

meniru, melakukan, menguraikan, merangkai,


memodifikasi, dan mencipta (Permendikbud).
Keterampilan
persepsi, kesiapan, meniru, membiasakan,
Konkrit Kemampuan psikomotor mahir, alami, orisinal (Sympson)

imitasi, manipulasi, presisi, artikulasi,


naturalisasi (Dave)
PENILAIAN

 Diisi dengan hasil analisis:


- Teknik penilaian
- Instrumen penilaian
CONTOH PENILAIAN

 KD 3.1: Penilaian Pengetahuan


 Teknik : Tes Tertulis
 Instrumen: Soal tes tertulis (PG & essay)

 KD 4.1: Penilaian Keterampilan


 Teknik : Unjuk kerja
 Instrumen: Lembar soal praktik & lembar
observasi
89
PENILAIAN

 Penilaian Pengetahuan

Tes Tertulis : Pilihan Ganda, Uraian

Tes Lisan : Interview

Portofolio : Dokumen sebagai bukti pencapaian kompetensi/


prestasi

Penugasan : Tugas yang dilakukan secara individu dan kelompok


PENILAIAN

 Penilaian Keterampilan
a. Penilaian Kinerja :Mengukur capaian pembelajaran berupa
keterampilan proses dan/atau hasil (produk)

b. Proyek: Mengetahui kemampuan siswa dalam mengaplikasikan


pengetahuannya melalui penyelesaian suatu tugas dalam
periode/waktu tertentu

c. Portofolio : Sampel karya terbaik siswa per KD pada KI-4 untuk


mendeskripsikan capaian kompetensi keterampilan (dalam satu
semester)
PENILAIAN

Hasil penilaian dalam bentuk bilangan

Skala 0-100

Dideskripsikan dalam 3 kategori :

 Sangat baik,

 Baik, dan

 Kurang;
Kategori Hasil Penilaian
 Skala : lebih kecil dari 70
 Kategori : Kurang (Belum mencapai KKM)
 Deskripsi : Belum mampu melakukan prosedur kerja yang menghasilkan
produk/jasa yang konkret atau abstrak dan memenuhi kriteria

 Skala :70 s.d 85


 Kategori :Baik (Mencapai KKM)
 Deskripsi :Mampu melakukan prosedur kerja yang menghasilkan produk/jasa
yang konkret atau abstrak dan memenuhi

 Skala : 86 s.d 100


 Kategori :Sangat Baik (Melampaui KKM)
 Deskripsi :Mampu melakukan prosedur kerja yang menghasilkan produk/jasa
yang konkret atau abstrak dan melebihi kriteria
RUBRIK PENILAIAN

 Analytic

 Holistic
Penilaian untuk Kemampuan Menulis (Writing Skill)
No Aspek yang Dinilai Kriteria Skor
Isi sangat sesuai dengan judul 5

Isi sesuai dengan judul 4

2 Kesesuaian isi dengan judul Isi cukup sesuai dengan judul 3

Isi kurang sesuai dengan judul 2

Isi tidak sesuai dengan judul 1

Keruntutan teks sangat tepat 5

Keruntutan teks tepat 4

3 Keruntutan Teks Keruntutan teks cukup tepat 3

Keruntutan teks kurang tepat 2

Keruntutan teks tidak tepat 1

Pilihan kosa kata sangat tepat 5

Pilihan kosa kata tepat 4

4 Pilihan Kosa Kata Pilihan kosa kata cukup tepat 3

Pilihan kosa kata kurang tepat 2

Pilihan kosa kata tidak tepat 1

Pilihan tata bahasa sangat tepat 5

Pilihan tata bahasa tepat 4

5 Pilihan Tata Bahasa Pilihan tata bahasa cukup tepat 3

Pilihan tata bahasa kurang tepat 2

Pilihan tata bahasa tidak tepat 1

Tulisan rapih dan mudah terbaca 5

Tulisan tidak rapih tetapi mudah terbaca 4


7

Kerapihan Tulisan
Format Penilaian presentasi/monolog

Nama peserta didik: ________ Kelas: _____

Keterangan:
Baik mendapat skor 2
Kurang baik mendapat skor 1

No. Aspek Yang Dinilai Baik Kurang


baik
1. Organisasi presentasi ( pengantar, isi, kesimpulan)

2. Isi presentasi ( kedalaman, logika)

3. Kemahiran Berbahasa

4. Bahasa:

Ucapan

Tatabahasa

Perbendaharaan kata

5. Penyajian (tatapan, ekspresi wajah, bahasa tubuh)

Skor yang dicapai

Skor maksimum 10
KRITERIA
AKTIVITAS KURANG BAIK BAIK SEKALI

Lancar mencapai fungsi


Membaca script, kosa kata terbatas, Lancar dan kosa kata dan kalimat sosial, struktur lengkap
Role Play dan tidak lancar berkembang, serta ada transisi dan unsur kebahasaan
sesuai
Contoh: Rubrik untuk penilaian unjuk kerja

Fungsi sosial kurang


Fungsi sosial kurang tercapai,
Fungsi sosial tercapai, ungkapan tercapai, ungkapan dan
Simulasi ungkapan dan unsur kebahasaan
dan unsur kebahasaan kurang tepat unsur kebahasaan kurang
kurang tepat
tepat

Lancar, topik jelas, dan Sangat lancar, topik jelas,


Tidak lancar, topik kurang jelas, dan
Presentasi tidak menggunakan slide presentasi
menggunakan slide presentasi menggunakan slide
numun kurang menarik presentasi yang menarik

Lancar mencapai fungsi


Membaca text, fungsi sosial kurang Lancar, fungsi sosial tercapai, sosial, struktur lengkap
Melakukan tercapai, ungkapan dan unsur struktur dan unsur kebahasaan dan unsur kebahasaan
kebahasaan kurang tepat, serta tepat dan kalimat berkembang, sesuai,kalimat
Monolog
tidak lancar serta ada transisi berkembang, serta ada
transisi
Perencanaan Penilaian Kelas

KD PG ESSAY LISAN PROSES PRODUK PROYEK PORTOFOLIO


PEMBELAJARAN REMEDIAL
 Pembelajaran remedial dapat dilakukan dengan cara:
a. Pemberian pembelajaran ulang dengan metode dan media yang
berbeda, menyesuaikan dengan gaya belajar siswa.
b. Pemberian bimbingan secara perorangan.
c. Pemberian tugas-tugas atau latihan secara khusus, dimulai dengan
tugas-tugas atau latihan sesuai dengan kemampuannya.
d. Pemanfaatan tutor sebaya, yaitu siswa dibantu oleh teman sekelas
yang telah mencapai ketuntasan belajar.

Pembelajaran remedial dapat dilakukan sebelum semester berakhir atau


batas akhir pemasukan nilai ke dalam buku rapor.
PEMBELAJARAN PENGAYAAN
 Pembelajaran pengayaan dapat dilakukan melalui:
a. Belajar kelompok, yaitu sekelompok siswa diberi tugas pengayaan
untuk dikerjakan bersama pada dan/atau di luar jam-jam pelajaran
sekolah;

b. Belajar mandiri, yaitu siswa diberi tugas pengayaan untuk dikerjakan


sendiri/individual;

c. Pemadatan kurikulum, yaitu pemberian pembelajaran hanya untuk


kompetensi/materi yang belum diketahui siswa. Dengan demikian
tersedia waktu bagi siswa untuk memperoleh kompetensi/materi baru,
atau bekerja dalam proyek secara mandiri sesuai dengan kemampuan
masing-masing
”The successful implementation of a
curriculum framework relies not simply on the
policy or regulatory practice, but also on
educators; their interpretation, knowledge and
understanding of the framework; and their ability to
apply it to their pedagogical practices.”

Marianne Knaus
Journal of Early Childhood Research, October 2015; vol. 13,
3: pp. 221-235., first published on August 4, 2014
Mengajar adalah menyanyi di panggung dengan iringan musik.
Guru memilih bagian yang akan diajarkan lalu
mengaransemennya menjadi tatanan yang mudah diikuti,
dinikmati dan kemudian dinyanyikan kembali. Vocal dan
aransemen diatur sesuai dengan khalayak pendengar dan
penontonnya. Semakin jelas artikulasinya semakin mudah
diikuti. Semakin pas aransemennya semakin nikmat hati dan
pikiran mengolahnya, semakin dalam penghayatan yang
ditunjukkan, semakin lama melekat di pikiran dan hati.
Semakin nyaman bahasa tubuh yang ditampilkan, semakin
hanyut siswa dalam mengikuti untaian konsep-konsep yang
baru dikenalnya. Lalu tanpa terasa konsep tersebut terselip
dalam jiwa dan pikiran mereka. Setelah itu mereka
mengemasnya kembali dan merangkainya dengan gaya dan
kata-katanya sendiri. Sebagaimana sebuah lagu yang lantas
kita lantunkan ke kamar mandi, konsep-konsep pelajaran
secara mudah lantas diungkap kembali oleh siswa saat
diperlukan.
THANK YOU