Anda di halaman 1dari 14

ASUHAN KEPERAWATAN GADAR DENGAN ADHF( ACUTE

DECOMPENSATED HEART FAILURE) PADA TN. S DI RUANG


ICU RSUD TIDAR MAGELANG

OLEH

MUHAMMAD ABI I
015 2 0 5 4
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG

ADHF (Acute Decompensated Heart Failure) merupakan gagal jantung akut yang di
definisikan sebagai seraangan yang cepat

B. TUJUAN

Tujuan dari penulisan ini adalah

1. Mengetahui definisi ADHF

2. Mengetahui etiologi ADHF

3. Mengetahui patofisiologi dan patway ADHF

4. Mengetahui manifestasi klinik ADHF

5. Mengetahui penatalaksanaan ADHF

7. Mengetahui asuhan keperawatan ADHF


TINJAUAN PUSTAKA
A. Pengertian

1. Definisi

ADHF (Acute Decompensated Heart Failure) merupakan gagal jantung akut yang di
definisikan sebagai seraangan yang cepat ( rapit anset) dari gjala-gejala atau tanda-tanda akibat
fungsi jantung yang abnormal, ADHF dapat merupakan serangan baru tanpa kelainan jantung
sebelumnya , atau dapat merupakaan dkompensasi dan gagal jantung kronik yang telah di alami
sebelumnya. ADHF muncul bila kardiak output tidak dapat memenuhi metabolisme tubuh. Gagal
jantung akut merupakan istilah yang di gunakan untuk mendeskripsikan kegagalan fungsi jantung
dengan awitan yang cepat maupun perburukan dari gejala dan tanda gejala dari jantung, ( murrray,
2012)

2. Tanda dan gejala

1. Sesak Nafas muncul saat istirahat atau beraktifitas


2. Batuk-batuk
3. Mudah lelah
4. Orthopnea
5. Takikardi dan berdebar-debar
6. Paroxysmal Nocturnal Dyspnea (PND) yaitu sesak tiba-tiba pada malam hari

Peningkatan tekanan Vena jugularis


3. Etiologi

Ada beberapa keadaan yang menyebabkan fungi jantung, Penyebab paling utama addalah
kerusakan fungsi otot jantung. Iskemik akut dan kronik peningkatan tahanan vaskuler dengan
hipetensi atau perkembangan takiaritmia seperti atrial fibrilaso (AF) , penyakit jantug yang
merupkan penyebab penyakit miokard, menjadi penyebab gagal jantung pada 70% dari pasien gagal
jantung ( Hkim, 2013)
4. Patofisiologi

ADHF dapat muncul pada orang yang sebelumnya menderita gagal jantung kronik
asumptomatik yang mengalami dekompensasi akut atau dapat juga terjadi pada mereka yang tidak
pernah mengalami gagal jantung sebelumnya, Etiologi ini beserta dengan faktor presipitasi lamanya
akan menimbulkan kelainan atau kerusakan pada jantung yang menyebabkan poreses iskemia
miokard atau hipertropi remodeling otot jantung yang di akibatkan oleh proes iskemia atau
kerusakan katup jantung yang dapat menyebabkan disfungsi ventrikel sehingga terjadi
gangguanpreload maupun afterload sebelumnya sehingga terjadi penurunan curah jantung, bila
curah jantung turun maka tubuh akan mengeluarkan mkanisme ini melibatkan sistem adrenergik
remin angiotensi dan aldoteron sehingga terjadi peningkatan tekanan darah akibat karokontriksi
atersol dan refensi natrium dan air
Patway

Gagal Jantung

Gagal Pompa Ventrikel Gagal pompa ventrikel kanan Penurunan lajumetabobilsme

Forward Failure Tekanan distol naik Jantung berkompensassi


untuk memenuhi kebutuhan
Suplai darah jarngan Bendungan atrium kanan o2 jaringan
menurun
Bendungan vena sisemik Peningkatan curah jantung
Metabolisme anaerob tekanan arteri meningkat
Lien
Asidosis metabolik Palpasi dan takikardi
Splenomegali
ATP menurun Kegagalan jantung
Mendesak diafragma berkompensasi
Atigue menurun
Sesak nafas
TINJAUAN PUSTAKA
A. Pengkajian

Pengkajian dilakukan pada hari rabu 21 maret 2018 di ruang ICU RSUD TIDAR MAGELANG dengan
auto/alloanamnesa

1. Identitas klien

Nama :Tn.S

Umur :72 Tahun

Alamat :Pendekan Tanjung sari 01/02

Agama :Islam

Pendidikan :-

Pekerjaan :-

Tanggal masuk :19 Maret 2018

No RM :

Dx. Masuk :ADHF

2. Identitas Penanggung Jawab

Nama :Ny.E

Umur :30 tahun

Alamat :Pendekan Tanjung sari 01/02

Agama :Islam

Hub denagn klien :Anak


B. Riwayat Kesehatan

1. Keluhan Utama

Keluarga mengatkan pasien sesak nafas

2. Riwayat Kesehatan Sekarang

Pasiendatang pada tanggal 19 maret 2018 di bawa ke UGD dengan Keluhan sesak nafas,
Keluhan seudah kurang lebih 3 bulan dan mulai memburuk hari ini

3. Riwayat Kesehatan dahulu

Keluarga pasien mengatkan pasien sebelumnya tidak pernah di rawat di Rumah Sakit

4. Riwayat kesehatan keluarga

Keluarga mengatkan di dalam keluarganya tidak ada riwayat penyakit keturunan seperti
hipertensi,DM,Asma dll
C. Pengkajian Fungsional

1. Airway

Tidak ada sumbatan jalan nafas, suara nafas vesikuler tidak terdengar suara nafas tambahan

2. Breathing

Pasien sesak nafas RR: 30x/mnt pernafasan dangkal dan cepat tidak ada sputum

3. Circulation

Frekuensi nadi 101x/mnt teratur dan kuat, tekanan darah 108/70 mmHg akral hangat, warna kulit
sawo matang

4. Disability

Kesadaran CM pasien terlihat lemas

5. Exposure

Tidak ada luka pada pasien/jejas, tidak ada pendarahan


ANALISA DATA

Nama : Tn.S NoRM:

Ruang : ICU Dx Medis:

No Hari tanggal Data Fokus Kemungkinan Masalah keperawatan


jam penyebab
1 Rabu 21 Ds: - Hiperventilasi Ketidak efektifan pola
maret 2018 Do:-klien tampak sesak nafas
nafas
-klien terpasang nasal
kanul
-RR 30x/mnt

2 Rabu 21 Ds:- Ketidak Intoleransi aktifitas


maret 2018 Do:-klien tampak lemas di seimbangan antara
tempat tidur suplai dan
kebutuhan oksigen

3 Rabu 21 Ds:-keluarga klien Kurangnya Defisit pengetahuan


maret 2018 mengtakan belum informasi
mengetahui tentang
penyaakit yang di alami
oleh klien
Do:-keluarga klien
tampak bertanya-tanya
Rencana Keperawwtan

Nama : Tn.S No RM:

Ruang : ICU Dx medis:

No Hari tanggal Tujuan Rencana Keperawatan TTD


jam
1 Rabu 21 Setelah di lakukan tindakan kepe -berikan oksigen tambahan
maret 2018 selama 3x24 jam pola nafas klien -Monitor aliran okssigen
dapat kembali normal dengan KH -posisikan klien senyaman
-klien tidak terjadi dispnea saat mungkin agar oksigen dapat
istirahat mengalir dengan normal
-tidak terdapat addanya sianosis
-saturasi oksigen normal

2 Rabu 21 Setelah di lakukan tindakan 3x24 jam -monitor ttv


maret 2018 intoleransi aktifitas klien kembali -observasi adanya pembatasan
nornal dengan kh klien dalam melakukan aktifitas
-klien dapat mendemonstrasikan -kaji adanya faktor yang
aktifitasnya meyebabkan kelelahan
-keseimbangan antara aktifitas an
oksigen

3 Rabu 21 Setelah di lakukan tindakan -kaji pengetahuan keluarga


maret 2018 keperawatan selama 1x24 jam di tentang penakit yang di alami
harapkan keluarga klien sudah kklien
mengerti tentang penyakit yang di -berikan endidikan kesehatan
alami klien dengan KH : tentang penyakit yang di alami
-keluarga klien mengerti tentang klien
penyakit yang di alami klien -evaluassi kembali tentang
pengetahuan keluarga klien
tentang penyakit klien
IMPLEMENTASI
CATATAN PERKEMBANGAN

Nama : Tn.S NoRM:

Ruang : ICU Dx medis :

No Hari tanggal jam Evaluasi TTD


1 Jumat 23 maret S :-
2018 O : Klien sudah tidak terlihat ssak lagi RR:20x/mnt
A : Masalah teratasi
P : Pertahankan intervensi

2 Jumat 23 maret S :-
2018 O :aktifitas klien sudah sesuai tidak banyak aktifitas hanya istirahat di
atas tempat tidur
A : masalah teratasi
P : Pertahankan intervensi

3 Rabu 21 maret S : Keluarga klien mengatkan sudah cukup mengerti tentang penyakit
2018 yang di alami klien
O : keluarga klien tampak sudah mengerti dengan menjelaskan
kembali apa yang telah di jelaskan oleh perawat
A : masalah teratasi
P : pertahankan intervensi
TERIMA KASIH