Anda di halaman 1dari 16

ELISSA OKTAVIA

163110163

PROGRAM STUDI D-III KEPERAWATAN PADANG


POLTEKKES KEMENKES RI PADANG
2019
BAGAIMANA
CARA DETEKSI
DINI KANKER
PAYUDARA ?
Segera lakukan
SADARI!

Sadari sebaiknya
dilakukan secara
rutin sebulan
sekali saat sudah
selesai
menstruasi
PENCEGAHANNYA?
1. Terapkan Pola Hidup Sehat

 Menjaga berat badan ideal


 Pemberian ASI
 Memilih diet dengan mengkonsumsi sayuran, buah-
buahan dan kacang-kacangan serta mengurangi
konsumsi makanan berkanji yang diproses.

 Olah raga secara teratur


 Hindari penggunaan pil KB yang lama
2. SADARI
Pencegahan
 Menjaga berat badan ideal :berolahraga secara teratur
 Pemberian ASI : Memberikan asi pada anak setelah melahirkan
selama mungkin dapat mengurangi risiko terkena kanker payudara.
Ini di sebabkan selama proses menyusui, tubuh akan memproduksi
hormon oksitosin yang dapat mengurangi produksi hormon
esterogen karena hormon esterogen memegang peranan penting
dalam perkembangan sel kanker payudara.
 Memilih diet dengan mengkonsumsi sayuran : brokoli, tomat ; buah-
buahan : blueberry, cherry, alpukat
 SADARI ( Pemeriksaan Payudara Sendiri ) : SADARI dilakukan pada
waktu yang sama setiap bulan, bagi wanita yang masih mengalami
menstruasi, waktu yang paling tepat untuk melakukan SADARI
adalah 7-10 hari sesudah mentruasi. Bagi wanita pasca menopause,
SADARI bisa dilakukan kapan saja, tetapi secara rutin dilakukan
setiap bulan ( misalnya stiap awal bulan ).
Mastektomi

Pengobatan
Medis

Radiasi Kemoterapi
Pengobatan Medis
1. Mastektomi
Mastektomi adalah pembedahan yang dilakukan untuk mengangkat payudara.
Tipe mastektomi dan penanganan kanker payudara tergantung pada beberapa faktor,
meliputi usia, kesehatan secara menyeluruh, status menopause, dimensi tumor, tahapan
tumor dan seberapa luas penyerapannya, stadium tumor dan keganasannya, status
reseptor hormon tumor, serta penyebaran tumor telah mencapai simpul limfa atau belum.

2. Radiasi atau Radioterapi

Bertujuan membunuh sel kanker yang masih tersisa di payudara setelah


operasi. Adapun efek pengobatan ini yaitu tubuh menjadi lemah, nafsu makan berkurang,
warna kulit di sekitar payudara menjadi hitam, serta Hb dan leukosit cenderung menurun
sebagai akibat radiasi.
3. Kemoterapi
Kemoterapi adalah proses pemberian obat-obatan anti kanker dalam bentuk pil
cair atau melalui infus yang bertujuaan membunuh sel kanker. Efek kemoterapi yaitu
pasien mengalami mual dan muntah, rambut rontok karena pengaruh obat-obatan
kemoterapi, hilangnya nafsu makan, perubahan siklus dalam menstruasi, menjadi mudah
lelah karena rendahnya jumlah sel darah merah, terasa ngilu pada tulang-tulang serta
kuku dan kulit menghitam, kadang kulit kering.