Anda di halaman 1dari 7

KIMIA ANALISIS FARMASI

TITRASI ARGENTOMETRI
KELOMPOK 6
Aditya Ilham 31171033
Fitrianti A. 31171080
Hasna Fadhilah 31171045
Sisi Aristin 31171060
S. Witri Syifa 31171081

D3 2FA2
01 TITRASI PENGENDAPAN
Titrasi pengendapan adalah titrasi yang melibatkan pembentukan
endapan dari garam yang tidak mudah larut antara titran dan analit

02 PRINSIP TITRASI PENGENDAPAN


Reaksi pengendapan merupakan reaksi yang
salah satu produknya berbentuk endapan.

Endapan terjadi karena zat yang tidak atau sukar larut


dalam air atau pelarutnya

( Zulfikar, 2010 )
JENIS TITRASI PENGENDAPAN

Merkuri metri Titasi yang menggunakan garam merkuri sebagai titran

Merupakan titrasi pengendapan


Artgentometri sampel yang dianalisis dengan
menggunakan ion perak.
Biasanya ion-ion yang ditentukan
dalam titrasi ini adalah Cl-, Br -,
dan I-

Khopkar,S. M. 1990. Konsep Dasar Kimia Analitik. Universitas Indonesia. Jakarta


REAKSI YANG MENDASARI TITRASI ARGENTOMETRI:

AgNO3 + Cl- AgCl (s) + NO3

Gandjar, I.G dan Rohman, A., 2007, Kimia Farmasi Analisis, Pustaka Pelajar, Yogyakarta
CONTOH SENYAWA OBAT YANG DAPAT DITITRASI
OLEH TITRASI ARGENTOMETRI:
• Amonium Klorida
• Feneterol Hibromida
• Kalium Bromida
• Klorbutanol
• Natrium Bromida
• Magnesium klorida
Metode Mohr (Pembentukan endapan berwarna)
Untuk menetapkan kadar klorida dan bromida dalam
suasana netral
Larutan standar: AgNO3 (perak nitrat)
Indikator: K2CHO4
Hasil : endapan merah bata
Metode Volhard (penentu zat warna yang mudah larut)
Untuk menentukan ion Cl-, Br -, dan I-
MACAM- Larutan standar : AgNO3

MACAM Indikator : Fe3+ dengan titran NH4CNS


Hasil : merah
METODE Metode Fajans (Indikator absorbsi
Menetapkan kadar klorida dan bromida dalam
suasana netral
Larutan standar : AgNO3
Indikator :indicator absorbsi cosine fluonescein.
Hasil : merah jambu

Gandjar, I.G dan Rohman, A., 2007, Kimia Farmasi Analisis, Pustaka Pelajar, Yogyakarta
THANK YOU 