Anda di halaman 1dari 34

KAS

OLEH:
SHAFIRA TSALATSA SALSABILA 165020307111001
RIEKE ILMA RAHMAYANI 165020307111003
Apa yang dimaksud dengan kas?
Definisi Kas

Kas adalah segala sesuatu (baik yang berbentuk uang atau


bukan) yang dapat tersedia dengan segera dan diterima sebagai
alat pelunasan kewajiban pada nilai nominalnya.
Kas terdiri dari :
 Kas di tangan (cash on hand), seperti uang logam, uang
kertas
 Kas di bank (cash in bank) seperti rekening giro dan
tabungan.
Fungsi Kas

 Sebagai alat tukar atau alat bayar dalam jumlah


besar/kecil.
 Alat yang diterima sebagai setoran oleh bank sebesar nilai
nominalnya.
 Kas juga digunakan untuk investasi baru dalam aktiva tetap.
Apa yang dimaksud dengan
manajemen dan pengendalian kas?
Manajemen Kas

Dalam manajemen biasanya menghadapi dua masalah


akuntansi untuk transaksi kas:
 Pengendalian yang tepat harus ditetapkan untuk menjamin
bahwa tidak ada transaksi yang tidak di otorisasi yang
dicatat oleh pejabat atau karyawan
 Menyediakan informasi yang dibutuhkan diperlukan untuk
mengelola kas yang ada di tangan dan transaksi kas dengan
tepat
Pengendalian Kas

Teknik dalam pengendalian kas dengan penggunaan


rekening bank, antara lain:
 Rekening Lockbox (Lockbox account)
 Rekening Koran Umum (General checking account)
 Rekening Bank Imprest (Imprest bank accounts)
Rekening Lockbox (Lockbox account)

Rekening ini digunakan oleh perusahaan besar dengan


multilokasi untuk melakukan penagihan pada kota-kota di
daerah penagihan pelanggan yang paling berat.

Keunggulan terbesar rekening ini adalah bahwa hal itu


mempercepat ketersediaan kas yang ditagih.
Rekening Koran Umum (General
Checking Account)
Rekening bank yang utama dalam sebagian besar
perusahaan dan biasanya merupakan satu-satunya rekening
bank yang dimiliki perusahaan kecil.
Kas disetorkan dan dikeluarkan dari rekening ini karena
semua transaksi diputar melalui rekening ini
Deposito dari dan pengeluaran ke semua rekening bank
lainnya dilakukan melalui rekening koran umum.
Rekening Bank Imprest (Imprest Bank
Account)
Rekening yang digunakan untuk sejumlah kas tertentu yang
tersedia bagi tujuan yang terbatas. Rekening bank imprest
seringkali digunakan untuk mengeluarkan cek gaji, dividen,
komisi, dan beban perjalanan
Contoh bentuk pengendalian kas

 Penerimaan dan pengeluaran kas menggunakan rekening


yang berbeda
 Penggunaan lemari besi (brankas) untuk menyimpan kas di
ruang tertutup dengan akses terbatas
 Terdapat pemisahan tugas antara pihak yang melakukan
otorisasi dengan pembayaran, pihak yang melakukan
pengelolaan kas dan pencatatan, pihak pengguna dan pihak
pembayar
Apa masalah dalam pelaporan kas?
Masalah dalam pelaporan kas

 Kas yang dibatasi atau Restriktif


Kas yang dicadangkan untuk suatu tujuan tertentu
seperti : kas yang dibatasi untuk kas kecil, penggajian, dana
deviden, perluasan pabrik, pembayaran gaji karyawan,
pencatatan biaya deposito jangka pendek, dan saldo
kompensasi
 Overdraft bank
Terjadi apabila suatu cek ditulis melebihi rekening kas di
bank. Hal itu harus dilaporkan dalam kelompok kewajiban
lancar dan biasanya ditambahkan ke dalam jumlah yang
dilaporkan sebagai liabilitas jangka pendek
 Ekuivalen kas (setara kas)
Investasi jangka pendek yang sangat likuid yang mempunyai
ciri-ciri:
a. Sangat dekat dengan jatuh temponya sehingga kecil
resikonya terhadap perubahan tingkat bunga
b. Dapat dikonversi menjadi sejumlah uang kas dengan
sesegera mungkin
Ikhtisar Pos-Pos yang
Berhubungan dengan
Kas
Apa yang dimaksud kas kecil (petty
cash)?
Pengendalian kas: Dana Kas Kecil
(Petty Cash)
Pengendalian yang baik
1. Semua penerimaan langsung disetorkan ke bank
2. Semua pengeluaran uang dilakukan dengan cek

Namun tak semua pengeluaran dapat dilakukan dengan


cek
Yaitu pengeluaran dalam jumlah kecil misalnya biaya
materai, ongkos taksi, dan sebagainya

Kas Kecil
Penyisihan sejumlah nilai nominal tertentu untuk melakukan
pengeluaran-pengeluaran bernilai kecil
Kas Kecil (Petty Cash)

Uang tunai yang disediakan perusahaan untuk membayar


pengeluaran-pengeluaran yang jumlahnya relatif kecil dan
tidak ekonomis bila dibayar dengan cek atau giro.

Sistem Kas Kecil


 Sistem Imprest Kas Kecil
 Fluctuating System
Sistem Imprest Kas Kecil

Mekanisme kas kecil di mana dana dipertahankan tetap.


Pada awalnya dibentuk dana kas kecil dalam jumlah tertentu.
Setiap ada pengeluaran akan dibuat bukti pengeluaran tetapi
tidak dibuat jurnal.
Fluctuating System

Dana kas kecil tidak ditetapkan sejumlah tertentu sehingga


saldonya bervariasi dari waktu ke waktu. Penggantian tidak
didasarkan jumlah terpakai tetapi sering kali ditetapkan
sejumlah tertentu.
Contoh sistem
imprest kas kecil
dan fluctuating
system
Apa yang dimaksud rekonsiliasi bank?
Rekonsiliasi Bank

Skedul yang menjelaskan setiap perbedaan antara catatan


kas bank dengan catatan kas perusahaan.
Bentuk rekonsiliasi bank :
 Merekonsiliasi saldo laporan bank dengan saldo buku atau
sebaliknya
 Merekonsiliasi saldo bank maupun saldo nasabah dengan
saldo kas yang benar
Penyebab rekonsiliasi bank

 Penerimaan yang diterima oleh bank namun belum


diketahui oleh entitas, seperti tagihan bank
 Penerimaan yang dilakukan oleh entitas namun belum
disetorkan oleh entitas atau sudah disetorkan namun
belum terlihat dalam rekening Koran di bank, seperti
deposit interansit (setoran dalam perjalanan)
 Pengeluaran yang dilakukan oleh bank namun belum
diketahui oleh entitas, seperti biaya administrasi bank
 Pengeluaran yang dilakukan oleh entitas namun belum
diambil oleh pemegang cek, seperti cek kosong (not
sufficient fund)
 Kesalahan mencatat dapat terjadi baik oleh bank maupun
entitas.
 Cek yang sudah ditulis oleh perusahaan tetapi belum
dikliring (dicairkan) ke bank, seperti outstanding cek atau
cek yang masih beredar
Prosedur rekonsiliasi bank:

 Hitung saldo kas akhir periode menurut perusahaan


 Teliti dan cocokkan setiap setoran dalam buku penerimaan
kas dengan jurnal kredit dalam rekening koran
 Teliti dan cocokkan setiap pengeluaran dalam buku
pengeluaran kas dengan jurnal debit dalam rekening koran
 Teliti laporan rekonsiliasi bank periode sebelumnya (bila
ada) untuk memeriksa apakah terdapat cek beredar dari
akhir periode sebelumnya yang belum dicairkan sampai
dengan akhir periode sekaran
 Simpulkan faktor-faktor yang menyebabkan perbedaan
Pos-pos rekonsiliasi

 Deposit in transit (Deposito dalam perjalanan): deposito kas akhir bulan


yang telah dicatat dalam pembukuan depositor (perusahaan) untuk satu
bulan, baru diterima dan dicatat oleh bank pada bulan berikutnya
 Outstanding cheque (Cek beredar): cek-cek yang telah dikeluarkan dan
dicatat oleh depositor namun belum dicatat/dikliring oleh bank sampai
bulan berikutnya
 Pendapatan bunga bank, biaya bunya, biaya administrasi, cek kosong
 Kredit bank: penagihan/deposito oleh bank atas nama depositor yang
mungkin belum diketahui oleh depositor sampai diterimanya rekening
koran
 Kesalahan pencatatan oleh bank atau depositor
Format Laporan
Rekonsiliasi Bank
Terima Kasih