Anda di halaman 1dari 15

JOURNAL READING

Herpes simplex virus infections, pathophysiology


and Management

Dosen pembimbing : dr. Umi Rinasari, MARS, SpKK


Disusun oleh : Asep Aulia Rachman (1102014041)

Kepaniteraan Klinik Ilmu Kulit dan Kelamin


Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi
Rumah Sakit Bhayangkara tk.I R.S.Sukanto-Jakarta
Periode 28 Januari 2019 - 3 Maret 2019
Definisi
◂ Infeksi akut yang disebabkan oleh virus herpes
simplex tipe 1 atau tipe 2 yang ditandai oleh
adanya vesikel yang berkelompok di atas kulit
yang sembab dan eritematosa pada daerah
mukokutan

2
Etiologi
◂ Herpes simplex virus tipe 1 dan 2 (virus DNA)

3
Epidimiologi
◂ Herpes simplex biasa disebabkan oleh HSV-1
dibanding HSV-2 pada usia dewasa
◂ Angka kejadian terbanyak penyakit herpes
simplex berada di sub Sahara Afrika dan paling
sedikit terjadi di Eropa Barat
◂ Usia yang rentan dengan penyakit Herpes
Simplex biasanya 15 – 50 tahun

4
Penyebaran Penyakit

◂ Melalui kontak langsung permukaan mukosa pada


genital atau oral pada keadaan dimana lesi vesikel
pecah
◂ Bayi yang dilahirkan oleh ibu yang terkena herpes
◂ Infeksi perianal pada homosexual (MSM)

5
Patofisiologi
Paparan virus HSV pada
mukosa kulit

Virus bereplikasi di
epidermis dan dermis

Menginfeksi saraf sensorik


ataupun saraf autonom
6
Setelah melewati neuroepitelial gap dan
masuk ke neurorenal sel

Virus akan dibawa secara intra-axonally


ke badan sel saraf di ganglia

Pada HSV1 ganglia trigeminal biasanya


mengalami infeksi dan bisa terjadi pada
inferior dan superior survival ganglia

7
Pada HSV2 umumnya menginfeksi
daerah genitalia pada saraf sacral
ganglia

Virus kembali bereplikasi di ganglia


dan menginfeksi jaringan saraf
hanya pada tahap infeksi primer

Virus menyebar ke permukaan


mukosa kulit lain secara sentrifugal
melalui saraf sensoris perifer

8
Manifestasi Klinis
◂ Infeksi pada wajah dan mulut (orofacial herpes)
◂ Infeksi pada genitalia (genital herpes)
◂ Infeksi pada tangan (herpetic whitlow)
◂ Gejala sistemik (demam malaise)

9
Diagnosis
◂ Anamnesis
◂ Pemeriksaan Fisik
◂ ditemukan adanya vesikel yang
berkelompok, eritematosa daerah
mukokutan dan kulit yang sembab
◂ Pemeriksaan Lab
◂ Kultur virus
◂ Direct Fluorescent Anti body (DFA)
◂ Biopsy kulit
◂ Tes IgG HSV 10
Diagnosis Banding
◂ Herpes zooster
◂ Impetigo vesiko bulosa
◂ Ulkus durum dan Ulkus mole (daerah genitalia)

11
Tata Laksana
◂ Antiviral :
1. Asiklovir  5x200mg
2. Famiciclovir  2x500mg
3. Andpenciclovir
◂ Analgesik dan Antipiretik
1. Paracetamol  3x500mg
2. Ibuprofen  4x250mg
◂ Anastesi topical
1. Prilocaine
2. Lidocaine
12
3. Benzocaine
4. Tetracaine
Pencegahan
◂ Menggunakan kondom
◂ Penggunaan antivirus sebelum
berhubungan seksual pada pasangan
yang salah satunya terkena herpes
simplex
◂ Penggunaan obat antivirus pada ibu
hamil satu bulan sebelum melahirkan

13
Prognosis
◂ Quo ad vitam  Dubia ad malam
◂ Quo ad sanactionam  Dubia ad bonam
◂ Quo ad fungsionam Dubia ad bonam

14
Thanks!
Terimakasih!
ありがとうございました
dank je
15