Anda di halaman 1dari 11

PENINGKATAN PELAYANAN KEDIKLATAN MELALUI

PENYUSUNAN STANDAR OPERASIONAL


PROSEDUR PENGELOLAAN ASRAMA DALAM
MEWUJUDKAN KEPUASAN PESERTA DIKLAT

DISAMPAIKAN OLEH:
DRG. TITY PURWANTI
NDH :14
LATAR BELAKANG MASALAH

1. Undang-Undang Nomor 25 tahun 2009


tentang Pelayanan Publik
2. Keputusan Gubernur Provinsi Jawa
Timur Nomor 188/985/KPTS/013/
Dasar Hukum
2015 tentang Status BLUD Unit Kerja
Dinkes Jatim.

Rendahnya penilaian peserta terhadap


komponen penunjang pelatihan
 Pelayanan asrama yg kurang memuaskan
Permasalahan
 Volume pelayanan asrama yg tinggi
 Lambatnya respon petugas dalam menangani
komplain
AREA DAN FOKUS PERUBAHAN

Area Perubahan PENINGKATAN KUALITAS


PELAYANAN PUBLIK

Fokus Perubahan Pengelolaan Asrama


Latkesmas Murnajati
TUJUAN PROYEK PERUBAHAN
1. Tersusunnya SOP dan
pedoman teknis operasional
Jangka Pendek
2. Uji coba
3. Implementasi
4. Terbitnya SK SOP

monitoring dan evaluasi


TUJUAN Jangka Menengah pengelolaan asrama secara
berkelanjutan

Mewujudkan sistem, proses


dan prosedur kerja yang jelas,
Jangka Panjang
efektif, efisien dan terukur
dalam pengelolaan asrama
MANFAAT PROYEK PERUBAHAN

Manfaat Internal :
1. Mendapatkan data yang akurat mengenai kebutuhan
bahan habis pakai dan pemeliharaan di masing-masing
asrama (sebagai dasar perencanaan anggaran)
2. Menyediakan instrumen pencatatan dan pelaporan bagi
petugas asrama
3. Memudahkan pengawasan terhadap kinerja petugas
asrama
4. Mengurangi jumlah keluhan terhadap pelayanan asrama
MANFAAT PROYEK PERUBAHAN

Manfaat Eksternal :
1. Mendapatkan pelayanan asrama yang sesuai dengan
harapan.
2. Memudahkan pelanggan dalam melaporkan keluhan
terhadap pelayanan asrama
PENTAHAPAN (MILESTONE) 1
JANGKA PENDEK
1. Mengkonsultasikan dan mengkoordinasikan dengan Mentor terkait kegiatan yang
disusun
2. Membentuk Tim Kerja dan ditetapkan dengan SK Kepala UPT Latkesmas Murnajati
3. Melaksanakan rapat koordinasi dengan Tim Kerja membahas Proyek Perubahan
4. Mengkonsultasikan dengan Mentor terkait design kegiatan yang disusun hasil rapat
5. Menyusun rancangan Pedoman Pengelolaan Asrama
6. Mengkonsultasikan dengan Mentor tentang hasil design
7. Memperbaiki design sesuai arahan Mentor
8. Melakukan uji coba pedoman pengelolaan asrama
9. Menganalisis hasil uji coba
10. Mengkonsultasikan dengan mentor hasil uji coba aplikasi
11. Memfinalisasi rancangan pedoman pengelolaan asrama
12. Membuat rancangan SK Kepala UPT Latkesmas sebagai payung hukum
13. Menetapkan Pedoman Pengelolaan Asrama dengan SK Kepala UPT Latkesmas
14. Mensosialisasikan Pedoman Pengelolaan Asrama di UPT Latkesmas
15. Implementasi SOP Pengelolaan Asrama di UPT Latkesmas
PENTAHAPAN (MILESTONE) 2
JANGKA MENENGAH
1. Implementasi Pedoman Pengelolaan Asrama di UPT
Latkesmas
2. Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pedoman
pengelolaan asrama
3. Menyempurnakan dan melanjutkan implementasi

JANGKA PANJANG
Melaksanaan Pedoman Pengelolaan Asrama yang berisi
sistem, proses dan prosedur kerja yang jelas, efektif, efisien
dan terukur
TATAKELOLA PROYEK PERUBAHAN
MENTOR (Kepala UPT Pelatihan Kesehatan Masyarakat Murnajati)
 memberikan bimbingan, arahan dan dukungan dalam proyek
perubahan

PROJECT LEADER (Drg. Tity Purwanti)


 konseptor dan pelaksana proyek perubahan

POKJA (Bidang Pelayanan Penunjang Pelatihan)


 Membantu mempersiapkan bahan proyek perubahan)

COACH (DR. Didik Kusumahadi, MS)


 Membimbing dalam penyusunan proyek perubahan
Bagan klasifikasi stakeholder
Tinggi

LATENS PROMOTOR

 Pokja Penunjang  Kepala UPT


Diklat Latkesmas Murnajati
 Kasubbag Tata
 Widya Iswara
Usaha
 Kasi Yandiklat
Pengaruh

APATHETIS DEFENDERS

 Koperasi (Penyedia  Dinkes Prov


Konsumsi/ATK/barang/j  Dinkes Kab/Kota,
asa)
 Staf Subbag Tata Usaha
 Perguruan Tinggi
 Staf Seksi Yandiklat dan Swasta

Rendah Interest Tinggi


TERIMA KASIH