Anda di halaman 1dari 7

Watertight Sliding Door

Peraturan Peraturan:
1. Peraturan kementrian perhubungan nomer 3 tahun 2005
2. SNI ISO 3796:2011 Teknologi kapal dan kelautan - Bukaan bersih untuk pintu luar satu daun
3. SNI 7361:2007 Pintu baja tidak kedap air
4. SNI 7362:2007 Pintu baja kedap cuaca untuk kapal kecil
5. SNI 7363:2007 Pintu baja tidak kedap cuaca untuk kapal kecil
6. International Load Line Convention 1966

Perijinan Fabrikasi:
Belum ditemukan mengenai prosedur perijinan fabrikasi pintu kapal, yang ditemukan adalah ijin untuk
pembuatan galangan kapal (Ijin TUPS)
DEFINISI PINTU KEDAP AIR
Pintu-pintu dan jendela kedap air dikapal merupakan perlengkapan kapal yang tidak dapat dipisahkan terhadap konstruksi
lambung kapal secara keseluruhan. Pintu-pintu dan jendela kedap air digunakan dikapal untuk menutup bukaan-bukaan tempat
lewat orang dan sirkulasi udara dikapal yang pada umumnya untuk pintu kedap air terbuat dari baja, dan jendela terbuat dari kaca
dengan konstruksi khusus kedap air. Selain kedua jenis penutup tersebut masih ada penutup bukaan dikapal yang lain seperti
penutup skylight dan penutup jalan masuk orang yang kedap air diatas geladak, yang secara garis besar didalam bab ini terbagi
menjadi kelompok :
• Pintu baja kedap air, yang terletak dan berhubungan langsung dengan tempat terbuka seperti geladak utama atau pintu
kedap air yang terletak pada sekat kedap air dikapal.
• Pintu baja kedap cuaca, yang terletak dan berhubungan langsung dengan tempat terbuka seperti di anjungan atau pintu
kedap cuaca yang terletak pada ruang lain dikapal.
• Jendela kedap air, yang terletak dilambung kapal (side scuttle) dan jendela yang terletak di anjungan kapal.
• Bukaan untuk pencahayaan (Skylight) dan penutup bukaan tempat lewat orang digeladak (hatch entrance)
Ketentuan pemasangan pintu – pintu dan jendela kedap air diatur dalam peraturan klasifikasi dan International Load Line
Convention 1966.

PERSYARATAN PENGELASAN
Semua pekerjaan pengelasan harus mempunyai welding detail dan welding procedure yang berupa gambar-gambar berisi detail
semua sambungan las dari konstruksi pokok (mainstructural) beserta tipe dan ukuran las termasuk sambungan dengan konstruksi
bahan baja tuang, berikut prosedur perbaikan atau koreksi terhadap kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi. Data-data yang
harus dicantumkan didalam detail pengelasan(welding detail) dan prosedur pengelasan (welding procedure) diantaranya :
1. Apakah ukuran las dinyatakan dalam tebal leher (throatthicknesses) atau dengan panjang kaki (leg length).
2. Grade dan tebal dari material yang akan dilas.
3. Lokasi dan tipe sambungan
4. Referensi dari prosedur pengelasan yang dianut
Pintu kedap air baja dibagi sesuai dengan sistem, mekanisme dan engselnya. Beberapa jenis pintu kedap air yang banyak
digunakan adalah :
1. Pintu kedap air manual dengan sistim engsel (manual watertight door)
2. Pintu kedap air sistem geser manual (manual watertight sliding door)
3. Pintu kedap air sistem geser hidrolik/otomatis (hydraulic sliding door)

Jenis tersebut diatas dipasang dikapal disesuaikan dengan jenis kapalnya dan sesuai dengan letak lokasi pemasangannya.
Pintu kedap air digeladak terbuka dipasang dengan memiliki tinggi ambang 600 mm untuk pintu yang menuju keruangan yang
terletak digeladak utama, dan tinggi ambang 380 mm untuk pintu yang terletak diatas geladak utama.

PINTU KEDAP AIR MANUAL


Pintu kedap air jenis ini memiliki konstruksi kuat dan terbuat dari baja atau alumunium (kapal alumunium), menggunakan sistem
engsel, terdiri dari dua engsel. Pintu memiliki sistem pembuka (handle) yang dapat dibuka dari dalam dan dari luar, dan umumnya
pintu dibuka kearah luar untuk dapat menambah kekuatan menahan air masuk (kedap).
Pintu juga dilengkapi dengan sistem pengunci disekeliling daun pintu, sehingga apabila posisi ditutup, handle pengunci secara
manual dapat menekan daerah sekeliling pintu , sehingga dapat tertutup rapat, biasanya satu daun pintu memiliki enam buah
atau empat buah handle.

PINTU KEDAP AIR SISTIM GESER MANUAL


Pintu kedap air jenis ini memiliki konstruksi yang kuat, dan terbuat dari baja atau alumunium (kapal alumunium). Pintu ini
biasanya dipasang sebagai pintu di sekat kedap air dengan menggunakan sistem geser, dengan memakai rel dan roda. Pintu harus
mampu menahan air masuk (kedap) dan dapat dioperasikan walau kapal miring hingga 15 derajat.
Pintu ini dilengkapi dengan sistim handle dan pengunci, posisi handle harus disesuaikan dengan arah membuka atau menutup.
Artinya arah membuka pintu sama dengan arah handle saat membuka dan sebaliknya. Sesuai dengan peraturan yang ada tinggi
handle minimum 1,6 m dari lantai yang dapat dioperasikan dari dua sisi. pengunci secara manual dapat menekan daerah sekeliling
pintu , sehingga pintu dapat tertutup rapat. Sistim pengunci dilakukan dengan manual, mekanismenya dibuat apabila satu handle
digunakan maka sistim pengunci akan bekerja bersamaan.

PINTU KEDAP AIR SISTIM GESER OTOMATIS


Pintu kedap air jenis ini memiliki konstruksi yang hampir sama dengan jenis sebelumnya, Bedanya pintu ini dilengkapi dengan
sistem handle dan pengunci yang dapat diatur secara otomatis, mekanismenya diatur oleh motor elektrik hidrolis, sehingga
tenaga untuk membuka dan menutup pintu ini digerakkan dengan motor, posisi handle harus disesuaikan dengan arah membuka
atau menutup. Artinya arah membuka pintu sama dengan arah handle saat membuka dan sebaliknya. Handle pintu dapat
dioperasikan dari dua sisi., Sistim otomatis akan menutup pintu secara otomatis setelah terbuka beberapa saat, kecuali pintu
dibuka dan sistim otomatis dimatikan.
Spesifikasi Umum
• Ukuran menyesuaikan jenis ukuran/Tonase kapal, sebagai contoh ukuran 1700 mm x
700 mm.
• Tebal plat daun pintu 6mm
• Tebal kusen 7mm x 70mm x 50mm
• Finishing prime coat dengan sistem
• Bahan plat besi baja KS / aluminium
• Karet seal anti bocor jenis NEOPRENE
Karet neoprene memiliki kelebihan atau keunggulan sebagai berikut:
- tahan terhadap suhu atau cuaca.
- tahan terhadap minyak dan rendaman air.
- tahan terhadap solvent atau pelarut.
- tahan sinar UV
- tahan hingga 200°F tanpa terjadi kerusakan fisik. Kelemahannya pada waktu bekerja
di bawah suhu 40°F, biasanya menjadi kaku atau mengeras.
• Bushing dari kuningan atau aluminium extrusi dengan ditambah nipple grease, sehingga
tidak terpengaruh korosi air laut
Contoh Spesifikasi Pintu sliding watertight otomatis
Gambar dari Walz and Krezner Inc.
gambar dalam bentuk autocad.