Anda di halaman 1dari 10

Kemasan

yang digunakan dalam sediaan


parenteral
Kelompok 5
1. Alifa Noora
2. Asfy Nurany
3. Mathlail Fajri
Ada 6 bahan dasar dalam kemasan atau sistem wadah, yaitu:
1. Ampul – kaca
2. Vials – plastik dan kaca
3. Pre – filled syringes – kaca dan plastik
4. Katrid (Cartridges) – kaca
5. Botol – plastik dan kaca
6. Bags - plastik
Secara tradisional, SVPs dikemas dalam ampul berbahan kaca.
Penggunaan ampul u/ produk baru semakin berkurang, krn
keinginan u/ menghindari terjadinya cedera saat pembukaan.
Kemudian pengemasan SVPs ditingkatkan menggunakan vial yg
disegel dg karet.
Ampul
Ampul kemasan kaca lebih banyak digunakan sebagai dasar sistem
kemasan untuk produk jumlah kecil injeksi volume kecil.
Ampul lebih disukai karena menggunakan bahan hanya satu tipe tetapi
khawatir terhadap potensial interaksi antara produk obat dibandingkan
sistem kemasan lain.
Kerugian lainnya : Jaminan integritas segel ampul, dimana ujung ampul
tertutup oleh api dan masalah dari partikel kaca masuk ke dalam
larutan saat leher ampul dipatahkan.
Oleh karena itu di US produk baru tidak menggunakan kaca.

Kekurangan vial yang disegel dengan karet yaitu:


Karet tutup vial biasanya tidak memenuhi kriteria krn dpt berinteraksi
dg komponen formulasi produk
Vial
Vial kaca kemasan untuk cairan dan
freeze-dried-injeksi
Vial plastik kemasan untuk obat kanker
Vial plastik terbuat dr cyclik olefin copolymer
(COC)
Kekurangan vial yang disegel dengan karet yaitu:
Karet tutup vial biasanya tidak memenuhi
kriteria krn dpt berinteraksi dg komponen
formulasi produk
Injeksi/Suntikan
Merupakan sistem delivery yang populer.
Biasa digunakan sistem wadah steril kosong,
dimana larutan ditarik dari vial ke suntikan
kosong sebelum proses injeksi atau pra
pengisian injeksi.
Blow-Fill-Seal Technology
Tehnik blow-fill-seal technology merupakan
inovasi dalam penggunaan SVPs.
Tehnik merupakan penggunaan ampul dr bhn
plastik yg dicetak, diisi secara aseptik, dan
disegel dlm proses yg berkelanjutan.
Silikon
Perkembangan terbaru penutup karet diganti
dengan silikon (silikon dg polimer khusus).
Penutup silikon mengurangi potensi interaksi
formula dg penutup.
Khusus produk lyophilized, disarankan
menggunakan segel dg kapasitas rendah u/
menyerap kelembaban saat proses sterilisasi.
Kesimpulan
Plastik dikurangi atau dihilangkan dengan
menggunakan bahan plastik yang mengandung bahan
berpotensi ekstraktif tingkat rendah. Misalnya, polivinil
klorida (PVC) mengandung kadar plastisizer
diethylhexylphthalate yang dapat diekstraksi, tetapi
dapat diganti dengan kombinasi polyethylene,
polypropylene, atau bahan polyolefinik lain yang
memiliki tingkat rendah bahan ekstraksi.